Jungkat

Xiaomi 15 Ultra

Xiaomi 15 Ultra adalah smartphone flagship yang dipasarkan resmi di Indonesia dan difokuskan untuk pengalaman fotografi, performa, dan layar kelas atas. Perangkat ini menggabungkan sistem kamera Leica generasi terbaru, layar WQHD+ LTPO yang sangat terang, serta chipset flagship dengan kemampuan AI yang kuat. Xiaomi juga menempatkan Xiaomi 15 Ultra sebagai perangkat yang siap dipakai untuk kerja kreatif dan produksi konten, bukan sekadar pemakaian harian biasa. Di Indonesia, Xiaomi menekankan kombinasi kamera Leica 1 inci dan telefoto resolusi sangat tinggi sebagai daya tarik utama. Posisinya jelas sebagai model tertinggi di lini Xiaomi 15 Series yang tersedia untuk konsumen Indonesia.

Dari sisi desain fisik, Xiaomi 15 Ultra memiliki dimensi tinggi 161.3 mm dan lebar 75.3 mm. Ketebalan berbeda menurut warna, yaitu 9.35 mm untuk Black dan White, serta 9.48 mm untuk Silver Chrome. Bobotnya juga berbeda, yaitu 226 g untuk Black dan White, serta 229 g untuk Silver Chrome. Informasi dimensi ini penting karena menunjukkan karakter perangkat yang solid dan berorientasi flagship. Xiaomi 15 Ultra juga dibekali IR blaster dan motor getaran linear sumbu X sebagai bagian dari paket fitur sensor dan pengalaman penggunaan.

Pada bagian layar, Xiaomi 15 Ultra memakai panel AMOLED 6.73 inci dengan resolusi 3200 x 1440 dan kerapatan 522 ppi. Panel ini menggunakan teknologi LTPO dengan refresh rate 1-120 Hz sehingga dapat menyesuaikan konsumsi daya secara dinamis. Xiaomi juga mencantumkan touch sampling rate hingga 300 Hz untuk respons sentuhan yang cepat. Layar mendukung gamut warna DCI-P3 dan kedalaman warna 68 miliar warna untuk reproduksi warna yang luas. Selain itu, tersedia mode layar selalu aktif dan kecerahan adaptif 2-80 nit untuk tampilan informasi saat layar terkunci.

Salah satu poin penting yang menonjol adalah kecerahan layar. Xiaomi menyebut kecerahan puncak multi-skenario hingga 3200 nit, yang dirancang agar layar tetap jelas di bawah sinar matahari terang. Layar juga mendukung peredupan DC dan PWM 1920 Hz untuk kenyamanan mata. Xiaomi melengkapi perangkat dengan sertifikasi TUV Rheinland untuk cahaya biru rendah, bebas kedip, dan penyesuaian ritme sirkadian. Perangkat ini juga mendukung HDR10+ serta Dolby Vision untuk konten video dengan rentang dinamis tinggi. Xiaomi menambahkan fitur Wet Touch agar layar tetap dapat dioperasikan dalam kondisi tertentu yang menantang.

Untuk performa, Xiaomi 15 Ultra menggunakan Snapdragon 8 Elite dengan proses manufaktur 3 nm. Konfigurasinya mencakup 2 prime core hingga 4.32 GHz dan 6 performance core hingga 3.53 GHz, dipadukan dengan GPU Adreno. Xiaomi juga menuliskan dukungan Qualcomm AI engine untuk pemrosesan AI. Pada varian Indonesia, konfigurasi memori yang tersedia mencakup RAM 16 GB dengan penyimpanan 512 GB atau 1 TB. Teknologi memori yang digunakan adalah LPDDR5X 8533 Mbps dan penyimpanan UFS 4.1 untuk kecepatan akses data yang tinggi.

Agar performa tetap stabil saat beban berat, Xiaomi 15 Ultra memakai sistem pendingin Xiaomi 3D Dual-Channel IceLoop. Xiaomi menyebut desain baru dengan area LHP keseluruhan 5100 mm2 untuk mendukung pembuangan panas yang lebih efektif. Pendekatan ini relevan untuk aktivitas seperti merekam video resolusi tinggi, fotografi beruntun, atau bermain game berat. Kombinasi chipset 3 nm dan pendinginan yang agresif juga diarahkan untuk menjaga performa berkelanjutan dalam waktu lama. Untuk pengguna yang sering melakukan pekerjaan kreatif di ponsel, kestabilan termal menjadi faktor penting yang memengaruhi pengalaman real-world.

Bagian kamera menjadi identitas utama Xiaomi 15 Ultra. Sistem kamera belakang menggunakan Leica Summilux optical lens dengan rentang VARIO-SUMMILUX 1:1.63-2.6/14-100 ASPH. Kamera utama adalah 50 MP dengan sensor gambar LYT-900 berukuran 1 inci, bukaan f/1.63, dan OIS, dengan jarak fokus setara 23 mm. Xiaomi menyebut konfigurasi Super Pixel 4-in-1 dengan ukuran 3.2 um untuk mendukung penangkapan cahaya yang lebih baik. Selain kamera utama, terdapat telefoto ultra 200 MP dengan bukaan f/2.6, OIS, dan jarak fokus setara 100 mm. Ada juga lensa telefoto mengambang 70 mm 50 MP dengan bukaan f/1.8 dan OIS, serta kamera ultra-lebar 50 MP setara 14 mm dengan bukaan f/2.2 dan FOV 115 derajat.

Untuk fitur fotografi, Xiaomi menyediakan dua gaya Leica, yaitu Leica Authentic dan Leica Vibrant, serta filter Leica, suara rana Leica, dan watermark Leica. Perangkat juga mendukung Xiaomi ProFocus termasuk pelacakan gerakan dan pelacakan mata, serta Lightning Burst untuk pemotretan cepat. Xiaomi menuliskan zoom digital hingga 120x dan dukungan format DNG, HEIF, dan JPEG, termasuk RAW serta UltraRAW 16-bit. Ada pula mode 50 MP untuk lebar, ultra-lebar, dan telefoto, serta mode 200 MP untuk kamera periskop. Rentang fitur ini menunjukkan fokus perangkat pada fleksibilitas fotografi, dari pemotretan cepat hingga workflow yang lebih serius.

Kemampuan video Xiaomi 15 Ultra mencakup perekaman 8K pada 30 fps dan perekaman 4K pada 30 fps, 60 fps, hingga 120 fps. Perangkat juga mendukung mode video seperti mode film, ShootSteady, dual video, time-lapse, Ultra Night Video, mode pro video, serta format log video. Untuk slow motion, Xiaomi mencantumkan opsi hingga 1920 fps pada 720p dan 1080p. Kamera depan menggunakan kamera selfie dalam layar 32 MP dengan bukaan f/2.0 dan mendukung perekaman 4K pada 30 fps dan 60 fps. Kamera depan juga mendukung perekaman Dolby Vision serta fitur seperti teleprompter video, selfie slow motion, dan selfie time-lapse.

Pada baterai dan pengisian daya, Xiaomi 15 Ultra memakai Xiaomi Surge Battery berkapasitas 5410 mAh (standar). Pengisian daya kabel mendukung HyperCharge 90 W dan pengisian daya nirkabel mendukung HyperCharge 80 W, dengan catatan pengisi daya nirkabel dijual terpisah. Xiaomi juga menyebut Xiaomi Surge Battery Management System dengan chipset pengisian daya Xiaomi Surge P3 dan chipset manajemen baterai Xiaomi Surge G2 untuk membantu pengisian cepat dan memperpanjang masa pakai baterai. Port pengisian daya menggunakan USB Type-C dan mendukung berbagai standar seperti PD dan QC sesuai daftar resmi. Kombinasi kapasitas baterai besar dan pengisian cepat ini dibuat untuk pemakaian intensif sepanjang hari.

Untuk keamanan dan ketahanan, Xiaomi 15 Ultra memakai sensor sidik jari ultrasonik di layar dan mendukung AI Face Unlock. Perangkat memiliki sertifikasi IP68 untuk ketahanan terhadap cipratan, air, dan debu, dengan ketentuan pengujian laboratorium yang dijelaskan oleh Xiaomi. Dari sisi konektivitas, Xiaomi mencantumkan dukungan Wi-Fi 7, Bluetooth 6.0, NFC, serta dukungan konfigurasi SIM ganda termasuk opsi eSIM tergantung dukungan operator. Untuk audio, tersedia speaker stereo dan rangkaian 4 mikrofon, dengan dukungan Dolby Atmos serta sertifikasi Hi-Res dan Hi-Res Audio Wireless. Ini memperkuat posisi Xiaomi 15 Ultra sebagai perangkat flagship yang tidak hanya unggul di kamera, tetapi juga menyeluruh di fitur harian dan multimedia.

Dari sisi perangkat lunak, Xiaomi 15 Ultra menjalankan Xiaomi HyperOS 2. Xiaomi juga menekankan Xiaomi HyperAI yang mencakup Penulisan AI, Pengenalan Suara AI, Interpreter AI, dan Asisten Kreatif AI, serta integrasi fitur seperti Lingkari untuk Menelusuri dengan Google dan Google Gemini. Xiaomi menyatakan ketersediaan fitur AI dapat berbeda tergantung wilayah dan bahasa, dan beberapa fitur AI tersedia melalui pembaruan OTA mulai 2 Maret 2025. Dengan fondasi chipset flagship dan ekosistem fitur AI ini, Xiaomi 15 Ultra diarahkan untuk produktivitas dan kreativitas yang lebih cepat di perangkat. Perangkat ini juga menyertakan paket penjualan yang mencakup adaptor, kabel USB Type-C, casing pelindung, dan aksesori dasar lainnya, dengan catatan isi dapat berbeda sesuai wilayah.

Bagikan

WhatsApp
Media Sosial
Lainnya

Loading related content…