1 Bulan Nyobain realme 16 Pro+ 5G! Kameranya SERIUS! (YouTube Video)
Halo, balik lagi Putra di Project Review. Jadi, bulan lalu Realme Indonesia tuh baru aja ngerilis satu smartphone yang kalau menurut saya sangat menarik sekali karena kalau menurut saya nih kayak Realme itu belajar dari kesalahan mereka di seri sebelumnya. Ini dia Realme 16 Pro Plus 5G, sebuah jawaban dan perbaikan signifikan dari Realme 15 series sebelumnya. Emangnya yang 15 series jelek? Ya sama sekali enggak sebenarnya. Cuma emang ada poin yang disayangkan dan ternyata diperbaiki di seri terbarunya. So, kalau ditanya jadi lebih worthed atau enggak, emang iya ya lebih worthed sih. Karena kita bisa lihat juga dari klaimnya Realme bahwa Realme 16 series ya terbaru itu laris banget di penjualan awalnya. Mantap. Dan setelah saya cobain sekitar 1 bulanan terakhir, ya wajar karena emang banyak yang bagus di sini. Nah, spek pertama dan utama itu udah pasti di kameranya. Ini adalah satu poin krusial yang Realme miss di seri 15 sebelumnya. Bukan karena jelek, tapi karena entah ada apa di tim risetnya Realme saat itu ya, mereka enggak bikin versi Pro Plus. Jadi, cuma ada Realme 15 Pro aja. Walhasil itu HP ya, gak ada lensa telefoto yang menurut saya kayak ngide banget gitu. Padahal lensa telefoto kayak pegangannya Realme dari seri berapa? 12 Pro Plus ya. Bahkan saat itu periscope bagus banget untuk sebuah midrange. Nah, di Realme 16 Pro Plus 5G ini enggak cuma soal telefoto yang balik, tapi ada juga algoritma luma color dari Realme yang bikin pemrosesan warnanya jadi lebih oke dan hasilnya enggak bercanda. Dari segi spesifikasi udah kelihatan nih menjanjikan dengan tiga kamera belakang. Ada lensa utama 200 megapel, ada telefotonya 50 megapel, dan ultrawide-nya 8 megap. Ya, ultrawide masih kayak apa ya dikesampingkan kayak downgrade malahan di sini. Tapi ya udahlah ya. Saat ini yang saya lebih senang adalah hasil telefotonya ya. Itu bagus banget. Nanti kalian bakal lihat ya hasilnya. Nah, sedikit ngelihat ke UI kamera, Realme banget ngasih fitur ya. banyak banget yang bukan enggak mungkin kalau menurut saya bakal bikin bingung untuk mereka yang baru pakai. Nah, salah satu fitur yang menarik sebenarnya adalah AI yang bisa ngebantu untuk framing foto. Ini berguna banget buat new V ya, yang mungkin tidak paham soal foto, komposisi, segala macam. Fitur ini bisa ngebantu, tapi catatannya fitur ini tuh butuh koneksi internet buat bisa dipakai. Aktifinnya gampang banget, kita tinggal pencet yang ada di layar, terus ikutin petunjuknya. Habis itu di HP ini juga ada menu yang tulisannya Vibes ya. Saya bisa bilang ini tuh kayak fitur fotographic style di iPhone ya. Ada pilihan macam-macam filter yang kemudian bisa kita custom lagi look-nya. Nah, ini tuh beda dengan mode filter yang ada di mode foto biasa yang mana itu enggak bisa diapa-apain. Untuk fitur edit-edit AI masih ada banget buat yang pengin pakai. Ini bisa dikasih prom ya, bisa ada AI style juga dan hasil lebih oke dibandingkan versi sebelumnya. Nah, untuk hasil foto nih tanpa mode-mode aneh tadi, singkat kata Realme 16 Pro Plus 5G ini impressif ya. Kamera yang menurut saya sangat multifungsi dan yang terpenting kualitasnya sangat baik untuk sebuah midage. Detailnya bagus, warnanya juga menyenangkan di mata. Dan by the way, may tas ini saya ambil dengan pilihan warna fibrant yang lebih umum lah ya, lebih pleasing untuk banyak orang. Kalau kalian mungkin pengin yang saturasi sedikit lebih diturunin, tetap bisa ada pilihan natural tapi yang gak jauh-jauh banget sebenarnya selisihnya. Nah, untuk hasil fotonya juga tajam, bisa dapetin detail dengan baik dan tidak ketinggalan dengan dynamic range yang bisa diandalkan pada mayoritas waktu. Nah, yang terpenting itulah hasil pada kondisi terang maupun low light pada mayoritas waktu itu tetap bikin puas. Kemudian untuk lensa telefoto, nah keputusan Realme untuk kembali menghadirkan lensa telefoto, menghadirkan seri Pro Plus yang ada telefoto. Saya akan bilang ini akan menjadi keputusan terbaik yang bisa mereka lakukan di tahun ini paling tidak sampai sekarang. Makanya saya bingung banget ini kayak sempat dihilangin. Telefoto benar-benar bikin puas hasil di sini. Bisa bikin scene yang lebih lebar kayak gini jadi lebih fokus, lebih ada ceritanya gitu. Iya sih, saya tahu ini lagi di bawah traveling. Tempatnya yang difoto juga bagus, tapi tetap ada andil yang sangat besar dari kameranya. Simpelnya ini effortless banget untuk dapetin foto-foto yang bagus dan dia tetap dapetin detail tanpa bikin kelihatan fotonya itu apa ya banyak processing yang aneh-aneh. Dan satu lagi untuk lensa ultrawide sebenarnya yang ini kayak ya udah aja sih ada masih ada aja masih bagus gitu. Tapi kalau dari segi hasil sebenarnya ya udah enggak spesial dan ya perlu ditambahin lagi kalau ini fixed focus jadi tidak ada auto fokusnya. Terus untuk videonya resolusi udah bisa sampai 4K 60 fps kamera depan dan belakang ya lensa utama dan telefoto. Tapi tidak dengan ultrawide karate ultrawide-nya itu hanya bisa di 1080p. Catatan lain itu adalah soal zoom-nya. Dan ini penting banget nih kalau untuk video. Jadi kalau mau ngerekam dengan lensa telefoto si 3,5x-nya itu, itu harus dari awal rekaman. Sedangkan kalau misalnya kita mulai dari 1X dulu, terus kita pengin zoom ke 3,5 itu zoom-nya jadi digital dan secara kualitas cukup jauh ya dari telefoto yang seharusnya. Bisa langsung cek nih perbandingannya ya. Jauh banget hasilnya. Sekarang lanjut untuk video kondisi malam hari. E gelap sih gelap ya low light. Tapi ini lagi ada festival. Jadi emang banyak lampian-lampian, banyak lampu-lampu. Kita pindah ke situ kali. Tengahan dikit yang lebih ada cahayanya. Nah, kita ke sini coba dulu. Nah, itu kalau lampu dia terang banget sih. Jadi kalau mau dapetin Xmosure yang pas masih harus ditap. Nah, kalau ditap dia akan lebih baik kalau diturunin lagi. Nah, ini baru dapat yang oke. Ini kita pindah ke sana. Kita tap lagi biar balik exposure-nya itu ya. Lampunya masih agak blown out ya, detailnya enggak ada di lampunya terang banget. Lampunya itu sebenarnya ada pink sama putih, tapi di video hanya putih doang. Sebelah sana juga kita mau zoom. Nah, nih ya digital ya. Jadi kalau mau nge-zoom yang bagus itu harus di stop dulu. Kita mulai record dari 3,5x kayak gini nih. Kita coba ya. Nah, ini sekarang rekamannya dimulai di 3,5x dan hasilnya lebih baik. Cuma emang kita enggak bisa balik ke 1X ya. Jadi kekunci di 3,5 atau kalau mau digital jadinya lebih jauh. Sekarang kita pindah kamera depan. Nah, di kamera depan dia kayak gini. N tempatnya jauh lebih terang banyak lampu-lampu. Kalau pengin lihat stabilisasi, audio bisa langsung didengar di kondisi seperti sekarang. Jadi untuk Realme terbaru ini menurut kalian oke atau enggak? Silakan dikomentarin aja di bawah. Jadi itu dia soal kameranya Realme 16 Pro Plus 5G yang menurut saya sangat tidak mengecewakan secara hasil dan layak dipertimbangkan banget buat yang mementingkan kualitas kamera saat cari sebuah smartphone di kelas menengah. Nah, selain kamera bagian lain juga sebenarnya masih oke nih dari si smartphone ini. Desain HP-nya slick, materialnya tuh menarik karena kalau di website-nya Realme tulisannya adalah silikon organic, halus, lembut gitulah pas di tangan. Unik banget feel-nya. meskipun pada ujung-ujungnya banyak orang bakal tetap dipasangin casing, tapi ya gak masalah gitu. Paling sedikit catatan aja nih. Saya enggak notice dari awal sih, tapi kalau kalian lihat nih di logonya Realme itu kayak ada kotak gitu ya, kayak ada kotak di pinggir-pinggirnya. Ini tuh kayak pas masang logo Realme ada plastiknya gitu ketinggalan nyeplak gitu. Jadi ada kayak kotaknya ini. Jadi ini bukan cacat pemakaian tapi ya udah begitulah dari sananya. Device-nya cukup tipis ya walaupun mungkin enggak tipis-tipis banget. Beratnya masih ada di 200 gran lebih dikit pas saya timbang. Tapi yang lebih menarik itu adalah di baterainya. Di sini pasang 7000 mAh. Bukan cuma kapasitas gede, tapi emang bisa di-andelin untuk sehari-hari. Dalam pengujian kita pakai yang di aplikasi PC Mark supaya kita objektif dapat data gitu. Realme 16 Pro Plus ini bisa dapetin waktu di atas 20 jam yang artinya harusnya lebih dari cukup untuk pemakaian lebih dari 1 hari dengan intensitas normal. Nah, selama saya pakai ini emang berasa awetnya ya, gak cepat habis kayak nonton Netflix ya, buat main game segala macam itu oke-oke aja. Jadi ya untuk seharian mestinya sih enggak bakal habis. Belum lagi kalau emang perlu dia chargingnya udah 80 watt yang mana itu ngebantu banget biar lebih cepat. Lanjut ke spesifikasi lainnya yaitu di soal layar juga udah bagus resolusi Full HD plus dengan panel AMOLED up to 144 Hz ya. Tapi sama kayak yang versi sebelumnya, 144 Hz ini cuman aktif pada kondisi dan situasi tertentu aja seperti game yang emang mendukung dan juga aplikasi bawaannya Realme. Secara kualitas layar sebenarnya udah bagus pasti nyaman banget untuk multimedia enak dilihat ya pakai outdoor juga oke-oke aja. Paling karena desainnya agak curvy mungkin enggak masuk preferensi untuk semua selera, tapi masih oke dan ya sesuatu yang menurut saya minor-minor aja. Habis itu untuk bagian performance ini juga sebenarnya oke kok ya. Dia di sini dilengkapi pakai Snapdragon 7 Gen 4. RAM-nya 12 GB dan storage-nya 512 gig. Kayak lega banget ya dan bisa dijifikasi untuk kenaikan harga akibat kenaikan harga komponen juga. Tapi paling tidak kita dapat 512 gig di smartphone ini. Antutu dia bisa dapat 1,4 jutaan ya di Anutu versi 11. Enggak jelek sama sekali. Emang bukan yang paling kencang, apalagi di kelas harganya. Belum lagi ya, kayak ini kan udah launching sebulan yang lalu ya. Setelah launching itu udah ada kompetitor yang launching lagi dengan chipset yang lebih mantap. Jadi kalau emang cari yang kencang banget mungkin ini emang kurang cocok gitu kali ya. Tapi kalau untuk m sehari-hari yang umum performanya udah sangat mencukupi. Untuk scrolling multitasking mah lancar enteng ya hari gini. Apalagi kalau ditunjang dengan OS dan UI yang proper seperti Realme UI. Wajar sih, karena ini kan kayak kloningan atau kembarannya Coloros Oppo yang sekarang udah semakin matang dan enak dipakai. Coba kalian tanya aja deh buat mereka yang pakai Oppo baru, pakai Color OS tuh oke banget ya sekarang UI-nya. Nah, masih soal performa ya. Kalau HP ini dipakai untuk aktivitas lain kayak ngedit konten, CapCut, masih oke banget dan bisa banget untuk jadi alat ngonten. Apalagi kita maksimalin kameranya yang juga bagus tadi. Untuk para penyuka gaming seperti yang saya bilang tadi kalau ini bukan smartphone yang paling kencang apalagi di kelas harganya. Kalau kalian cukup dengan mungkin settingan yang tidak rata kanan segala macam, sebenarnya bakal happy-happy aja karena smartphone ini tetap bisa diandelin untuk main games. Contoh untuk main Mobile Legends, dia masih dapat FPS yang cukup tinggi. Sedangkan kalau untuk game yang lebih demanding, di sini saya cobain di Zone Zero. Emang enggak yang terlalu tinggi ya. Saya cuma dapat sekitar 25 FPS aja. Padahal udah di-setting pada settingan yang tidak tinggi. Nah, jadi kalau misalnya ditanya apakah Realme 16 Pro plus 5G ini recommended? Tentu saya akan bilang ini smartphone yang recommended. Ini salah satu midrange terbaik saat ini sih menurut saya. Khususnya untuk bagian kamera utama dan telefotonya yang sangat memuaskan ya. Oke banget. Saya senang banget akhirnya Realme bawa telefoto setelah tahun lalu. Entah kenapa dihilangin sekarang dibawa balik dan hasilnya jempolan. Terus untuk dari segi performa memang bukan yang paling kencang cukup ya tapi ya sudah gitu yang penting smartphone bisa berjalan dengan baik karena kalau misalnya kalian memutuskan untuk membeli smartphone ini mungkin memang prioritas kalian adalah di bagian kameranya. Tapi perlu dicatat mungkin kamera ultrawide-nya sih ya. Kamera ultra wide-nya itu ya tidak spesial. Terus untuk zoom dari video juga harus ganti-ganti enggak bisa seles pindah-pindah. Untuk layar bagus, desain juga cakep. Ya, pokoknya ini adalah salah satu smartphone yang menurut saya recommended saat ini terlepas dari harganya. Emang kalau kita pantau di marketplace harganya sudah tidak seperti retail baru launching sebulan yang lalu ya sudah lebih rendah lagi. Tapi ya memang kalau cari performance yang lebih kencang ada yang lebih baru dan lebih kencang. Tapi ya kalau untuk kamera saya berisa bilang kalau Realme 16 Pro plus 5G ini adalah salah satu yang terbaik di classm range saat ini. Jadi itu dia untuk video kali ini ya. dan Mi 16 Pro plus 5G setelah 1 bulan. Makasih B non sama Putri Z pamit. Sampai ketemu lagi di video berikutnya. Jangan lupa untuk like, subscribe, dan share juga. Seperti biasa, have a nice day.
Video Lainnya
Bursa ponsel 2026 memanas oleh inovasi brutal. Persaingan kini berpusat pada pesona lensa periskop, monster baterai ekstrem, dan cip pendingin cair. Panduan taktis...
Pasar smartphone midrange di pertengahan tahun 2026 ini sedang menghadapi badai kenaikan harga yang kian tidak masuk akal, memaksa konsumen untuk ekstra jeli dalam...
realme C100 membuktikan bahwa ponsel kelas menengah ke bawah tidak selalu harus berkompromi soal daya tahan. Di tengah persaingan pasar yang ketat, perangkat ini...
Menemukan True Wireless Stereo dengan fitur Active Noise Cancellation premium biasanya membutuhkan anggaran jutaan rupiah. Namun, kejutan datang dari Realme Buds...
Pasar True Wireless Stereo (TWS) ramah kantong kembali diguncang oleh kehadiran perangkat terbaru yang berani membawa spesifikasi kelas atas ke segmen harga...
Pasar ponsel pintar kelas menengah sering kali didominasi oleh nama-nama besar yang membuat kita abai terhadap permata tersembunyi dengan potensi luar biasa....
Pasar smartphone kelas terjangkau kembali diguncang oleh kehadiran realme C100 yang membawa spesifikasi di luar nalar, terutama lewat baterai raksasa berkapasitas...
Kapasitas daya yang masif sering kali menjadi daya tarik utama saat memilih ponsel pintar baru, tetapi benarkah angka besar pada spesifikasi menjamin daya tahan...
Di tengah gempuran ponsel pintar yang makin tipis dengan kapasitas baterai yang begitu-begitu saja, pasar teknologi dikejutkan oleh kehadiran sebuah perangkat yang...
Pecinta gadget kembali dikejutkan dengan kehadiran lini terbaru yang membawa spesifikasi di luar kebiasaan kelas entri. Kali ini, perhatian tertuju pada daya tahan...
Pertarungan di kelas flagship killer kembali memanas lewat duel sengit antara iQOO 15R dan Realme GT7, dua ponsel yang datang dari generasi berbeda namun membawa...
Tren perangkat audio open-ear kini semakin memanas dengan kehadiran realme Buds Clip, sebuah dobrakan baru yang siap menantang dominasi merek premium di pasar TWS...


















