1 jutaan, Bisa 4G, UFS, Lengkap! AI Educational Tools, Parental Control: Review itel VistaTab 11 (YouTube Video)
Tablet R jutaan ini punya banyak fitur untuk mendukung aktivitas anak. Bahkan tablet ini bisa membantu mengoreksi pekerjaan rumah. Ya, ini adalah Itel Vista Tab 11. Tablet terjangkau ini punya fitur AI educational tools untuk membantu anak-anak belajar. Layarnya 10,1 inci yang seharusnya pas untuk aktivitas sehari-hari. Enggak terlalu besar tapi enggak kekecilan juga. RAM 4 gig storage 128 gig. Ya, ini udah pakai UFS bukan IMMC. Baterai 6000 mAh dan punya konektivitas 4G. Jadi bisa digunakan tanpa konektivitas Wii. Bisa dipakai buat teleponan juga loh yang satu ini ya. Nah, selain itu tablet ini juga sudah dilengkapi dengan fitur parental control lock yang membuatnya makin cocok lagi untuk digunakan oleh anak-anak. Oke, langsung aja kita review tablet unik yang satu ini. Oke, ini Itel Vista Tab 11. Eh, yang waktu itu udah ada Vista Tab 30 ya. Kok ini angkanya turun ke 11 lagi nih? Iya benar, Vista T memang sudah ada dan sudah kami review. Kalau kalian tahu buat sudah tablet yang itu mantap, berarti kalian memang udah ngikutin review-review kami ya. Buat yang belum tahu ya mungkin kalian kelewatan. Tahu dong kenapa kelewatan. Oke, balik lagi ke Vista Tab 11. Itel sepertinya menggunakan angka 11 ini untuk menunjukkan kalau posisi tablet ini ada di bawah Vista Tab 30 atau yang 30. Jadi harganya lebih terjangkau lagi. Wah, bisa jadi tablet yang menarik yang satu ini ya. Oke, kita mulai pembahasannya mulai dari paket penjualan terlebih dahulu ya. Tentunya dalam sini ada unit tabletnya lengkap dengan screen protector yang sudah langsung terpasang. Ada chargernya, ada chargernya, ada chargernya di sini ya. Ini charger 10 watt ya, tapi ada chargernya ya. Untuk kabel USBC juga udah ada. Kaca pemindai atau untuk scanning ada juga di sini. Nanti kita lihat ya fungsinya buat apa ya. Lalu ada paket dokumen, ada sim tray ejector ya. Itel juga menyediakan case gratis ya di paket penjualan tablet ini berlaku untuk pilihan online maupun offline. Jadi udah lumayan lengkap lah ya. Nah, untuk desain memang terlihat mirip banget dengan Vista Tab 30. Untuk material tablet ini menggunakan polikarbonat di bagian body belakang dan frame-nya juga sama ya. Walaupun begitu body tablet ini terasa kokoh kok saat dipegang sama sekali enggak berasa murahan. Untuk warna yang kami review ini warnanya ocean blue. Ada juga opsi lain yaitu deep grey. Untuk dimensinya panjang 296 mm, tinggi 147 mm dengan ketebalan di 8,1 mm. Kalau untuk bobotnya, tabletnya aja dikisaran 428 gr. Untuk case bawaannya itu sekitar 184 gr. Jadi kalau tablet ini dibawa beserta case-nya, total bobot baru mencapai 611 gr. Jauh ya kalau dibandingkan laptop yang ringan sekalipun ya. Nah, sekarang mari kita coba lihat apa yang ada di sekeliling tablet ini dengan tablet dipegang di posisi vertikal seperti ini ya. Kenapa vertikal? Karena kami ambil patokan dari posisi kameranya ya. Kan sisi yang ada kameranya ini harusnya adalah bezel bagian atas dari layar ya. Jadi posisi penggunaan tablet ini memang seharusnya lebih pas di posisi vertikal atau berdiri seperti ini. Di kanan kita lihat ada grill speaker, ada tombol power, tombol volume up and down. Di atas ada mikrofon. Di kiri ada sim tray hybrid. Ini bisa untuk dual nano SIM atau 1 nano SIM plus 1 micro SD. Ini langka ya, bisa dual SIM di sebuah tablet ya. Dan ada grill speaker di sisi bawah ada port USB type C. Nah, terlihat di sini ya. Itel mengandalkan dual speaker yang mengarah ke sisi kiri dan kanan tablet. Untuk kalitas suaranya sendiri bagi kami ini relatif mencukupilah untuk kelas harganya. Sekarang kita beralih ke sisi depan. Ini adalah layar 10,1 inci. Tidak ada keterangan terkait panel yang digunakan. Tapi menurut kami nih karakternya ini panel IPS harusnya ya. Resolusinya adalah HD plus 1280 * 800 piksel. Reverage rate-nya 60 Hz. Untuk brightness diklaim sampai 400 nits. Nah, saat kami coba ukur brightness layar ini ada di kisaran 400 Nit, baik di indoor maupun kalau kita lakukan simulasi di outdoor. Ya, kita juga tes simulasi outdoor untuk tablet ini karena tablet ini punya fitur auto brightness ya. Luar biasa. Nah, untuk color gamut layar ini menawarkan gamut coverage di kisaran 79,4% sRGB dengan gambut volume di 86,3% sRGB. Memang belum yang saturasinya tinggi banget, tapi ini masih wajar sih buat kelas harganya. Lagian kalau diingat-ingat ya, laptop-laptop kelas terjangkau itu kali gambatnya cuma sekitar 50 60% sRGB. Jadi kalau ini sudah mendekati sekitar 80 sRGB udah lebih dari cukup harusnya untuk kelas harganya. Mau nonton konten di sini juga udah enak sih sebenarnya. Jadi kalau maedit warna di foto atau video selama gak butuh akurasi tinggi yang kelas profesional ini masih cukup banget sih. Nah, untuk bezel layar memang belum yang super tipis tapi wajar untuk sebuah tablet kelas terjangkau. Lagian kan kita butuh bezel-baseel itu untuk megang ya. Oke, lanjut untuk kamera depannya atau mungkin dibilang kamera selfie. Ini adalah kamera 5 megapel bukannya F2.0 per kamera video up to 720p 30 fps. Beralih kei belakang ini adalah kamera 8 megap f2.0. Ini autofokus ya. Perekapan videonya up to 1080p 30 fps. Di sini juga ada LED flash. Dan untuk fitur-fitor kameranya lumayan banyak juga. Tinggal dilihat aja di tabel yang satu ini. Beralih ke spesifikasi internalnya. Untuk SOC dia pakai Uni SOC T615. RAM-nya 4 GB LPDDR 4X. Untuk storage 128 GB. Atel menyebutkan kalau tablet ini sudah menggunakan UFS 2.2 dan hasil tes kami menunjukkan memang ini pakai UFS bukan IMMC. Emang kencang ya. Nah, buat yang butuh storage ekstra, kita masih bisa menambahkan micro SD hingga 2 TB kalau dibutuhkan, ya. Untuk baterai ini 6000 mAh dan sudah mendukung charging sampai dengan 10 watt. Kami sudah cek pakai charger yang lebih kencang memang mentok 10 watt aja ngecasnya ya. Untuk sensor dia punya akselerometer dan light sensor. Apa gero ini bukan tablet gaming dan harganya ya. Lanjut untuk konektivitas 4G tentunya udah bisa ya. Jadi 2G, 3G, 4G bisa semua. Kalau ada nanya ini bisa dipakai buat teleponan atau enggak? Ya, tablet ini sudah dilengkapi dengan dialer. Jadi memang bisa dipakai buat nelepon. Tapi untuk nelepon kita harus pakai speaker karena tablet ini belum punya earpiece. Tentunya kita juga bisa pakai headset USB atau pakai TWS bisa ya. Lalu Wii-nya udah WiFi 5. Bluetooth-nya versi 5. USB-nya tentunya bisa OTG. Untuk setiap kameran dia pakai face unlock dan dia juga punya save protection. Sesuai namanya, fitur ini bisa membantu melindungi perangkat kalau misalnya amit-amit ya dicuri gitu ya. Nah, di sini ada theft detection lock yang akan otomatis mengunci perangkat saat dibawa kabur oleh orang lain. Fitur ini manfaatkan motion sensor, Wi-Fi, dan Bluetooth yang terhubung ke perangkat yang kita gunakan. Ada juga offline device lock yang akan langsung otomatis mengunci perangkat kalau terputus dari koneksi internet. Untuk OS dia pakai Android 14 dan UI-nya adalah Android vanila ya, alias UI standarnya Android banget ya, bersih banget di sini. Terkait update, Itel menyebutkan kalau tablet ini mendapatkan 1,eng tahun jaminan security update dan bug fixing. Saynya emang belum ada informasi resmi terkait update versi Android yang tersedia, ya. Lalu untuk fitur-fitur ada AI study. Nah, ini salah satu aplikasi yang bisa membantu anak belajar. Di sini ada foto correction. Fitur ini yang tadi kami sebutkan di awal, ya, dia bisa membantu koreksi tugas sekolah. Fitur ini menggunakan kamera tablet untuk memindai atau nge-scan halaman PR anak. bisa pakai kamera utama ataupun kamera selfie. Untuk kamera selfie, nah ini menarik ya. Kita bisa pakai kaca pemindah yang ada di paket penjualan tadi seperti ini nih ya. Kalau hasilnya benar akan muncul ikcon centang. Kalau salah akan muncul icon silang di situ. Kemudian di sini ada finger tap words. Ini fitur yang bisa mendeteksi sebuah kata yang kita tunjuk lalu menerjemahkannya. Tentunya fitur ini sudah mendukung bahasa Indonesia. Kemudian ada tab to read sentence yang fungsinya mirip seperti fitur sebelumnya, tapi ini bisa mendeteksi satu kalimat panjang seperti ini nih ya. Lalu ada learning center. Ini masih sama ya. Ini juga fiturnya untuk membantu anak belajar. Di sini terdapat video yang isinya materi belajar anak SD hingga SMA dan masih ada beberapa fitur lainnya juga. Kemudian di sini ada Kids Park ya. Ini aplikasi yang di dalamnya ada banyak fitur yang bisa digunakan untuk anak belajar sambil bermain. Fiturnya ada banyak banget di sini ya. Bahkan di sini sampai ada Kids TV yang isinya tontonan untuk anak-anak. Kartun anak-anak populer juga ada di sini. Nah, selain fitur-fitur untuk anak, di sini juga ada fitur parental control yang bisa membantu orang tua mengawasi pemakaian tablet oleh si anak. Di sini kita bisa mengatur aplikasi mana saja yang diizinkan untuk diakses oleh anak. Ada juga pengaturan file-file apa saja yang boleh dibuka oleh anak. Bahkan kita juga bisa memfilter website yang bisa dibuka oleh anak kita. Di sini kita juga bisa mengatur durasi pemakaian tablet ini. Bahkan kita bisa melakukan pengaturan spesifik untuk setiap harinya. Misalnya Senin sampai Jumat hanya boleh pakai tablet selama 6 jam. Lalu kemudian untuk weekend itu bisa 12 jam. Nah, itu bisa dietting dari sini. Lalu di aplikasi ini kita juga bisa melihat statistik pemakaian tablet oleh anak. Terlihat ya di sini Itel benar-benar merancang tablet ini untuk menunjang pendidikan. Oke, sekarang mari kita lihat hasil benchmark-nya. Untuk Antutu 10 ini tentunya kita pakai 3D yang light ya. Kita dapat Rp312.000-an. Untuk Geig Base 6 core di 437, multicore di 1418. Untuk 3Dx Sling Shot Extreme Open GL S3.1 graphic score di 1065. Untuk 3k wildlife stress test best score di 565, lowest score di 561. Jadi stabilitynya ada di 99,3% ya stabil. Untuk GFXB T-Rex 1080p offsreen dia dapat 25 fps. Oke, terlepas e tablet ini dirancang untuk anak ya, tapi kita coba lihat kemampuan gamingnya untuk Gensin Impact ya. Kita langsung aja mulai. sayangnya kalau dimainkan di lowest 60 fps game ini masih belum bisa dimainkan dengan nyaman ya. Dia masih jalan di kisaran 20 sampai 30 fps saat traveling dan ini masih bisa ng-edrop ke kisaran belasan FPS. Jadi menurut kami ini kurang nyaman untuk dimainkan. Tapi mengingat harganya ini masih wajar banget. Lagian seperti dibahas tadi ya, ini emang dipakai untuk anak-anak belajar ya. Kalau misalnya lancar 60 fps. Hmm kayaknya anak-anak pada main Gin Impact mulu entar ya. Oke lanjut. Untuk Subway server, game ini berjalan di 60 fps dan lancar di tablet yang satu ini. Untuk PUBG Mobile, opsi frame rate yang terbuka itu sampai high atau 30 fps aja. Kalau dimainkan dengan setting grafis smooth high, frame rate yang didapatkan ya 30 fps. Mantap juga ya. Lalu untuk Free Fire Max dengan setting grafis max dan frame rate di high hasilnya game ini bisa jalan di kisaran 45 sampai 60 FPS. Jadi kalau main game dengan frame rate yang lebih stabil tinggal turunin aja lah setting grafisnya. Oke, lanjut untuk Mobile Legends. Dengan map quality ultra frame rate high dan setting lainnya mentok kanan seperti ini. Hasilnya kita dapat di kisaran 55 sampai 60 fps. Saat ada battle, frame rate hanya turun ke kisaran 50 fps aja. Hasil seperti ini bertahan bahkan setelah kita mainkan selama 3 match berturut-turut. Setelah match ketiga, kita coba cek suhu permukaannya ya. Di bagian belakang SU hanya mencapai 35 derajat Celcius saja. Di layar juga sama su terlihat di kisaran 35 derajat Celcius. Jadi aman banget. Oke, kita lanjut ke pengujian kameranya ya. Ini adalah hasil perekaman kamera menggunakan kamera selfie atau kamera depan dari Itel Vista Tab 11. Dan karena posisi kameranya ada di basel bagian atas, jadi penggunaannya kurang lebih seperti ini ya. Jadi di mode portrait atau mode vertikal. Untuk kualitas videonya sendiri kurang lebih seperti ini ya. Ini di resolusi 720p 30 fps dan memang resolusinya baru support sampai itu aja. Dan ini di kondisi pencahaian yang proper di mana lampu studionya dinyalakan. Lalu ini hasil video kalau misalnya lampu studionya tadi dimatikan dan hanya menggunakan lampu ruangan aja. Dan seperti yang teman-teman lihat di sini, sayangnya videonya enggak bisa di 30 jadi agak ada frame drop ya. Dan detailnya juga udah mulai hilang. Lalu, ini adalah hasil perekaman dengan kamera belakangnya. Dan untuk di kamera belakang ini support perekaman sampai 1080p 30 fps. Dan untuk hasilnya sendiri kurang lebih seperti ini ya. Nah, sekarang kita coba simulasikan untuk meeting online. Di sini saya pakai aplikasi Google Meet ya. Dan saat digunakan, aplikasi ini bisa berjalan mulus di tablet ini. Dan saat kita menggunakan virtual background ataupun filter, videonya masih aman ya, enggak patah-patah sama sekali. Nah, sekarang kita balik lagi ke kamera selfie-nya ya. Ini sekarang saya pakai di mode horizontal ya. Overall untuk kemampuan kameranya ini terbilang sudah memadai untuk kelas harganya dan sudah mencukupi untuk penggunaan meeting online ataupun video call. Ya, sekarang mari kita lihat daya tahan baterainya ya untuk YouTube local video playback ya. Jadi, kita download dulu dari YouTube lalu kita putar ya. 1080p. Ini baterai bisa bertahan 12 jam 10 menit. Ini hasil yang udah lumayan lah ini untuk layar yang sebesar ini dan untuk tablet di harga segini. Untuk YouTube streaming 1080 P30 non HDR, baterai berkurang 4% selama 30 menit. Lalu kalau kita swipe-swipe TikTok, baterai berkurang di kisaran 5% dalam 30 menit. Oke, sekarang kita lihat charging-nya. Kita coba dengan charger bawaan ya. Dari 0 sampai 50% itu butuh waktu 1 jam 37 menit. dari kosong sampai penuh butuh 3 jam 48 menit. Memang sih ini terbilang lambat ya, tapi ini hasil yang wajar mengingat baterainya yang 6000 mAh dan chargernya cuman 10 watt aja. Oke, lanjut lagi untuk Netflix dia dapat Whitefine L3. Jadi kalau mau nonton resolusi yang tinggi ya kita lebih baik download dulu kontennya dengan kualitas yang tertinggi kalau kita mau nonton. Lalu untuk YouTube streamingnya bisa sampai 1080p 60 fps tanpa dukungan HDR. Untuk htic feedback di sini tidak ada. Untuk Wii sharing di sini juga belum bisa. Tapi kalau hotspot seluler itu bisa enggak ada masalah. Untuk tablet pasti semua perdananya ya. Layarnya bisa menerima input sampai berapa jari? Nah, ini bisa sampai 10 jari ya sudah sesuai ya. Apakah bisa pakai keyboard yang lain atau nambah mouse? Tentunya bisa karena secara standar Android bisa pakai keyboard dan mouse Bluetooth dan juga bisa via port USBC-nya. Kalau nanya bisa pakai stylus atau enggak ya dia tidak ada stylus bawaannya. Jadi enggak ada layer spesialnya untuk stylus. Tapi kalau mau pakai stylus yang generik itu sih bisa-bisa aja. Tapi ya itu seperti gantinya jari aja sih sebetulnya. Nah, untuk harga tablet ini dijual di harga Rp1.499.000. Ya, terjangkau dong. Tapi kalau ada promo harganya tentu bisa lebih miring ya. Dan bonus-bonusnya juga biasanya seru-seru nih. Nah, kalau kalian sendiri dapat harganya berapa sih? Coba deh cek di toko online dapat berapa sih? Coba tulis di kolom komentar ya. Oke, untuk hal yang perlu diperhatikan pertama performanya memang masih terbilang belum yang kencang-kencang amat tapi melihat kelas harganya wajar sih performa segini ya. Lalu untuk layar resolusinya memang HD Plus tapi lagi-lagi untuk harganya ini ee bukan sesuatu hal yang jadi masalah sebetulnya dan ini juga layarnya bukan yang 12 13 14 inci kan ini masih yang di 10 inci. Kemudian untuk charging-nya ini tergolong lambat sih memang ya dan dia start dari Android 14 dan belum ada info soal update versi Android dari Itel walaupun memang sih zaman sekarang Android 14 masih mumpuni banget. Nah, dari segi kelebihannya ukuran lehernya bisa dibilang ini pas ya, enggak kebesaran dan enggak kekecilan juga. Lalu dia punya AI education tools yang membantu proses belajar anak. Fitur-fitur pendukung belajar ini oke nih yang ditawarkan di sini ya. Lalu ada fitur parental kontrol bawaan juga. Kalau butuh pakai aplikasi parental control lainnya tentunya juga bisa. Tinggal download dari Play Store dan bisa pakai Google Family Link atau yang sejenisnya. Itu juga powerful tuh ya. Lalu tablet ini juga punya konektivitas 4G jadi koneksi internetnya tidak bergantung tersedianya Wii. Ini memungkinkan pemantauan aktivitas anak secara remote. Sekalipun di tempat anak kita itu tidak ada Wii-nya. Kemudian ini bisa dipakai buat teleponan juga ya. Siapa tahu orang tua mau nelepon ke anaknya. Bisa nih bisa ya. Dan dia support dual SIM. Dua-duanya bisa 4G pula ya. Storage udah 128 gig dan udah UFS. Jadi bukan yang lambat gitu kalau loading ya. Masih kurang. Tenang. Dia juga support micro sampai 2 TB. Ada fitur auto brightness juga di sini. OS juga bersih dari iklan setidaknya selama pengujian tablet ini. Paket penjualannya juga terbilang lengkap. Ada softcase dan ada screen protektor juga dalam paket penjualannya. Jadi pertanyaannya tablet ini cocoknya buat siapa? Ya tentunya ini akan cocok untuk orang tua yang lagi nyariin tablet untuk aktivitas harian anaknya. Apalagi kalau yang masih kecil-kecil nih cocok banget ya. Fitur yang tersedia di sini terbilang bisa membantu anak belajar terutama untuk TK dan SD. Kalau mau dipakai SMP sampai SMA juga masih bisa sih sebetulnya ya. Tapi tentunya bukan cuma cocok buat anak-anak aja yang satu ini. Ini juga cocok untuk siapa saja yang mencari tablet dengan harga terjangkau yang bisa 4G ya. Nah, cocok banget yang satu ini. Layar 10 inciya juga bisa membantu kalau butuh tampilan lebih besar dari layar smartphone. Bisa untuk nonton, baca berita, main game ringan, dan lain sebagainya. Jadi Itel Vista Tab 11 apa yang ditawarkannya membuatnya jadi tablet yang sangat layak dipertimbangkan untuk kelas harganya. Saya D Irfan JakaB TV. [Musik]
