Jungkat

1 Jutaan | iPhone 17 Versi China 😂😂 (YouTube Video)

  • 13/09/2025

Kalau ada yang ide buat ngasih HP keemper tua, berarti bukan kebetulan. Karena di video kali ini kita akan ngebahas HP under 1 jutaan yang mungkin bisa bikin mertua kalian terkesan. Padahal mah duit masih pas-pasan. Ya, ya udah enggak usah beralasan. Selamat menonton para mantu idaman. Hai adika, guys. Di sini kayaknya kita udah terlalu sering ngebahas HP-HP yang mahal lah ya. Kita sekarang bahas HP yang versi sangat-sangat terjangkau dulu. Under Rp1.900.000. Eh, kita udah pernah ngebahas HP dari live-nya Baim Wong Rp700.000. Asus Zenfone seri lama 2016 kalau enggak salah. Nah, HP-HP kayak gitu mending enggak usah dibeli lah. Mending beli HP yang kayak gini karena selisihnya cuman berapa? Berarti selisihnya cuman Rp200.000, Rp900.000 lebih kepakai dibandingkan yang kemarin kita bahas. Jadi kalau dikasihin ke calon mertua enggak malu-maluin gitu. Kalau kemarin dikasihin yang itu ya buat apa HP yang enggak bisa dipakai. Jadi kenalin ini adalah Techno Spark Goto yang kemarin pas flale pas video ini dibuat ya harganya itu di Rp970.000 tapi kalau enggak flesale sih Rp1 juta Rp1 juta kecil kok Rp1.19.000 ya langsung aja lah cek link pembeliannya. Semoga aja harganya enggak berubah ya, masih under R1 juta. Nah, di harga under R1 juta kita udah dapat charging yang 18 watt. Ini lumayan loh ya, karena sekali lagi mindsetnya harus diubah kalau ini under R1 juta. 18 watt biasanya cuma dapat 10 watt. Terus min kameranya juga udah dapat 13 megapel. Sertifikasi IP rating ada. Dan layarnya juga udah punya refresh rate 120 Hz. Cuman memang karena dia under juta ya, jadi storage-nya cuman 64 GB dan RAM real-nya itu 3 GB. Kalau kalian baca di sini 6 GB ini enggak ya. RAM-nya ini 3. Jadi RAM-nya 3 GB dengan storage 64 GB. Nah, untuk spesifikasi reel-nya jangan terkecoh yang di sini, yang di sini nih. Nah, ini kan 64+ 3. Pertanyaannya di 2025 RAM 3 GB emang bisa buat apaan? Tapi langsung ajaalah nanti kita cobain. Sekarang kita coba unboxing dulu di dalam paket pembeliannya ada apa aja. Astagfirullahalazim. Ada 4,5G. Jadi 4G, 4.5G, 5G yah. Ya, ada freelink tapi ya. Wah, freelink ini lumayan. Jadi free link ini kalau misalkan kalian punya HP semua HP transing contohnya Infinix, Techno Itel, Itel saya belum pernah coba sih. Tapi yang pernah saya coba itu di Techno Pova 7 sama Infini Hot 60 Pro. Walaupun namanya beda, ultra link dan freelink, tapi masih bisa dipakai. Jadi ini kayak semacam dia memanfaatkan komunikasi Bluetooth. Bisa kita gunain untuk chat, bisa buat telepon. Jadi kalau misalkan di rumah enggak ada kuota bisa pakai Bluetooth. Tapi jangan dipakai sama tetangga ya. Walaupun mungkin tetangga sebelahnya itu Bluetooth-nya terkoneksi, bahaya. Itu bisa merusak rumah tangga. Terus ada infrared remote control, dual speaker juga ada DTS-nya. Dan langsung aja deh eh belum nanti dulu kita coba lihat dulu di dalam paket pembeliannya under sejuta dapat apa aja. Jadi dapat beberapa buku panduan kayak gini. Wah, masih dapat case dan case-nya pun juga bukan yang transparan gitu ya. Ini case yang ala-ala koper remova karena ada garis-garisnya seperti ini ya. Bisa rema, bisa plastik bubble. Bebaslah kalian mau perspektifnya yang mana. Tapi intinya dia enggak yang transparan case gitu. Terus kita dapat adapter yang cukup lumayan dengan 18 watt. Terus ada kabel type A to type C dan ada sim ejector di sebelah tengah sini. Hmm, lumayan under sejuta. Dan HP-nya seperti ini, Guys. Uh, desainnya simpel ya. Dengan dua kamera kayak gini aja enggak kelihatan kalau dari belakang itu kayak HP under R1 juta. Ya udah kayak iPhone berapa nih? iPhone 15 kayak gini ya desainnya ya. Jadi vertikal kayak gini. Terus di bagian bawah itu ada tulisannya Tekno Spark B ngomongin Tekno Spark. Jadi Tekno itu ada tekno Spark, ada Tekno Pova, ada Tekno Premier. Techno Cemon Premiere. Jadi tingkatannya masih ada. Nah, spark ini bisa dibilang seri paling bawahnya. Cuman yang menarik walaupun spark ini seri bawah, tapi mereka ngeluarin Spark 40 Pro yang tipis banget. Yang nanti juga kita bahas lah. Kita bahas yang ini dulu, ya. Kita fokus ke sini. Jadi, di bagian kanan ada volume up and down, ada tombol power. Apakah ada fingerprint-nya? Nanti kita coba lihat. Terus di bagian atas juga ada speaker, ada sim tray, di bagian bawah ada speaker lagi type C dan juga audio jack. Jadi walaupun under sejuta speakernya udah stereo, tapi ini kayaknya fingerprint deh karena warnanya udah beda ya. Jadi dia udah ada fingerprint-nya juga under R1 juta. Nah, sekarang sambil kita coba nyalain dan kita coba lihat spesifikasi prosesornya karena kalau di boksnya enggak dikasih tahu tuh prosesornya apa. Biasanya kalau enggak dikasih tahu berarti prosesornya ya prosesor yang tidak populer lah bahasa sopannya. Oke, jadi HP-nya udah selesai kita instalasi untuk hands on dan walaupun under sejuta dia gak pakai water drop loh. Gokil memang teknya dia pakai punch hole walaupun memang kalau kita lihat secara baselnya baselnya tebal tapi bisa dimaafkan sekali lagi karena under R1 juta. Curangnya HP under Rp1 juta itu bakalan susah untuk dikritik. Karena kalau misalnya dikritik nih ya, wah ini baselnya tebal. Pasti bakalan ada yang komen, "Wah, maklumlah under sejuta minta basel tipis." Wah, itu mah namanya kurang ajar. Kayak gitu-gitu ya. Tapi untuk under R juta untungnya dia udah pakai punch hol. Cuman tadi setelah saya coba untuk proses instalasi ya beberapa aplikasi memang kerasa cukup lagi sih. Dia memang refresh-nya itu 90 Hz tapi kayak ada kerasa patah-patahnya lumayan nge-lag gitu karena RAM-nya cuman 4 eh sori 3 GB. Nah, ini untuk spesifikasi lengkapnya. Jadi prosesornya dia pakai Uni SOC T250 yang sebenarnya prosesor ini sama dipakai juga di beberapa HP entry. Contohnya kayak Redmi A5 itu HP juga lumayan sejuta umat ya. Penjualannya juga banyak karena murah. Tapi kayaknya bakalan kegeser sama HP ini deh karena secara spesifikasi dan fitur lumayan unik di under R1 juta. Untuk baterainya 5000 mAmz. Terus layarnya yang 90 Hz tadi belum full HD ya. Ini masih di XD Plus. Dan OS-nya dia pakai Android 15 tapi Android 15-nya ini versi yang Go. Nah, kenapa kok pakai versi Yang Go? Karena kalau enggak pakai versi Yangu untuk RAM 3 GB Android 15 ya wasalam ya enggak kuat kayak ibaratnya Android gua itu Android versi light-nya lah. Jadi untuk opsi 3 GB 64 GB ya paling wajar ya pakai Android Go. Sebenarnya dia ada dua varian juga ya. Ini sambil kita coba untuk cek update. Tapi di sih udah ada ya enggak ada update ya. Dia ada varian yang 464 GB juga. Terus kalau untuk kameranya kamera depan 8 megap, kamera belakang di 13 megap untuk layar. walaupun under sejuta karena dia pakai highos jadi UI-nya dan juga beberapa fiturnya masih diturunin ya kayak misalkan bisa dark temp terus adaptive brightness ada I care juga ada, terus high brightness mode ada juga. Nah, ini screen refresh-nya bisa di 60 sampai 120 Hz. Jadi bisa aut switch atau bisa kita pilih sendiri. Nah, ngomongin soal layar walaupun under R1 jutaan udah kita tes juga pakai Kalman untuk color akurasinya lumayan kok dapatnya ya. Dan untuk SRGB-nya itu di 94,5%, adob RGB di 81,9%, P3 di 79,5% dan brightness-nya tembus di 400 nit. Sekali lagi mindsetnya harus diubah kalau ini under Rp1 juta. Untuk spek kayak gitu under R1 juta, sRGB hampir 100% itu udah oke banget. Jadi warna-warnanya itu bakal natural. Kita coba ya, kita cari video di YouTube. Wah, dan untuk HTIK feedback-nya ya kerasa banget entry levelnya dan kadang agak lagi ya, Guys, ya. Untuk for ini misal saya mau cari 4K video jadi agak lagy dikit patah-patah dan happy feedback-nya benar-benar motornya ini motor-motor yang entry level yang biasanya di HP R1 jutaan. Cuman saya penasaran kalau misalkan RAM 3 GB terus kita coba di YouTube di upsaling apakah nge-lag? Bentar kita ganti Wii dulu ya. Dan biasanya bedanya HP sejutaan dengan HP yang R3 jutaan mid range ke atas itu ya penerimaan Wii-nya juga berbeda ya. Nah ini kalau kalian lihat kan tadi agak-agak delay, agak-agak kurang kencang gitu kan. Nah, sekarang kita coba langsung dia bisa di upsaling-nya di berapa. Langsung aja advance di uh bisa di upsaling-nya mentok di full HD doang sih ya, enggak sampai yang 2160p gitu. Dan full HD sih aman, dia enggak ada patah-patahnya cuman ya wifi-nya aja ya peneramaan sianyalnya itu enggak kayak HP-HP flagship J. Kalau misalkan kita nyoba HP flagship, nah ini kayak gini nih kualitas layarnya. Audionya kencang juga ya. Nah, enggak patah-patah. Warnanya juga natural, IPS-nya aman. Mau dilihat dari kiri kanan enggak ada perubahan warna, enggak patah-patah juga ya. Dan untuk audionya lumayan kencang loh. Uh, tapi yang dominan bagian bawah ya. Jadi kalau misalkan bagian bawahnya tutup tuh bagian atasnya ada tapi tipis aja dan kalau bagian atasnya saya tutup kayak enggak ada efeknya ya. Dia stereo tapi stereonya yang stereo rasa munu lah ya. Paling enggak audionya udah stereo lah. Tapi ingat under R1 juta. Jangan dikritik habis-habisan. Dan kalau kalian tanya bisa buat main game gak, Bang? Nah, ini sebenarnya kita udah coba pakai FPS meter ya. Cuman sayangnya kalau pakai FPS meter di sini dia gak muncul gitu. Jadi aplikasi Scene dan juga Breven yang biasanya saya pakai untuk FPS meter enggak bisa. Cuman udah kita coba main Mobile Legends dan juga PUBG masih aman dapatnya grafik high. Nanti tolong editor dibantu birol. Cuman kalau udah main Gensin Impact dan juga wooding wave itu udah enggak kuat ya, udah ngos-ngosan. Jadi jangan ya, Dik ya. karena bukan prosesornya bukan memang ditujuin untuk itu, tapi ingat ini kayak pengingat buat saya juga ya ng-review-nya ya. Harganya under 1 juta. Untuk baterai yang 5000 m ini support 18 watt charging yang ngecasnya sekitar 1 jam lebih. Terus pas kita tes untuk main PUBG 30 menit dia berkurangnya 8%. Lumayan boros sih karena biasanya 6%. Terus kalau untuk YouTube 30 menit berkurangnya 4%. Lumayan boros juga karena biasanya cuman 3%. Dan buat kalian yang suka iseng sama teman, karena mungkin remot-nya kalian ganti-ganti pakai infrared blaster, ada ya fitur ini masih tetap ada infrared blaster walaupun under jutaan. Jadi ya okelah kalau misalkan kalian pengen gonta-ganti atau remote-nya hilang di rumah bisa pakai infrared blasternya. Ingat under R1 juta harganya. Dan soal kameranya, kameranya kan tadi di boknya dibilang min, kameranya 13 megapel, tapi kan di sini ada dua ya. Nah, kamera yang bawah ini ini bukan kamera ya, ini cuman kayak gimmik aja karena udah agak musim zamannya pakai satu kamera. Nah, sekarang kita coba lihat. Nanti kan iPhone 17R itu kan cuman pakai satu kamera ya. Nah, kita coba lihat apakah Android bakal ngikutin balik ke satu kamera aja. Karena kalau misalkan dua kamera, satunya gimmik ya enggak kepakai sih. Tapi secara tampilan jadi kelihatan lebih bagus memang ya. [Musik] Okelah, Guys. Mungkin cukup segitu aja video unboxing dan juga hands on dari Technos Spago. Karena ya memang under Rp1 juta, enggak ada fitur-fitur atau fitur EA yang menarik buat dibahas. Yang menarik sih infrared blaster sama free link-nya tadi ya untuk harga under Rp1 juta dikasih fitur itu menurut saya lumayan lah kita bisa hemat kuota kalau misalkan di rumah bisa pakai itu aja biar ya hemat kuota kita kalau di rumah enggak ada Wii tapi kayaknya enggak mungkin deh kayaknya semua orang udah pakai wifi enggak sih kesimpulannya ya HP ini buat HP kayak HP yang terpaksa gitu ya kalau misalkan kalian enggak terpaksa jangan beli karena ya storage cuma 64 GB walaupun dia suut sama micro SD ya tapi micro SD itu kan enggak bisa kita buat instal aplikasi ya biasanya buat foto video yang enggak di-install gitu kalau Kalau misalnya di laptop atau PC itu drive C-nya lah ya untuk yang 64 GB-nya. Dan RAM-nya juga cuman 3 GB ya. Kalau misalkan dibuat hanya untuk sekedar orang tua, mertua atau adik kita yang cuman nonton YouTube ya oke-oke sih. Tapi kalau misalkan buat multitasking berat bukan. Inilah TNO udah ngasih HP lain kayak yang Rp3 jutaan kemarin. Tekno Pova 7 itu lebih oke dibanding ini. Tapi kalau HP-nya kayak cuman sekedar HP admin terus HP yang ya secondary device atau mungkin beli ini mungkin ya buat modem, buat remote karena ada infrared blaster-nya itu masih cocok aja sih. Karena kemarin waktu kita mau download beberapa game aja ya contohnya ini kan kalau kalian lihat wering wave enggak ada ya. Jadi saya harus instal dulu Gensin Impact kalau mau ngetas Wering Wave. Foouting wave-nya hapus, terus Gensin Impack-nya di-download lagi kayak gitu. Karena 64 GB enggak cukup ini. Bahkan buat SOP, DKID aja buat ngetesnya. Aplikasi ngetes doang itu enggak cukup 64 GB. Jadi ya walaupun memang dia harganya murah under Rp1 juta, yang perlu diperhatikan ya di bagian itu 64 GB. Kira-kira menurut kalian cukup enggak dengan RAM 3 GB? Kalau cuman untuk secondary device atau ngasih hadiah doang sih ya okelah ya. Asalkan yang orang yang dikasih hadiah juga enggak pakai HP-nya yang terlalu ekstrem gitu.

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Episode Terakhir.....
Oleh DKID Media
10m 24s

Kabar mengejutkan datang dari jagat media teknologi tanah air seiring keputusan DKID Media untuk menyudahi KOTEK (Komedi Teknologi) tepat di episode kesepuluhnya....

Brand Terkait

iPhone

iPhone adalah smartphone premium dengan kamera pro dan performa tercepat berkat chip Apple Silicon. iPhone menghadirkan desain elegan, keamanan tinggi, dan ekosistem Apple terintegrasi untuk pengalaman terbaik.