Jungkat

10 Aksesoris Switch 2 Favorit 😆 GOTM Juni 2025 (YouTube Video)

  • 30/06/2025

Yo, what's up guys and welcome back to B YouTube channel sama gua Malven dan sudah akhir bulan Juni 2025 udah setengah tahun kita lewatin ya di tahun ini dan ya enggak berasa banget dan seperti biasa tiap akhir bulan gua bakal share ke kalian gadget of the month. Jij apa aja yang seruh, yang keren, bermanfaat selama sebulan terakhir dan ya selama bulan Juni ini memang yang paling happening ya mungkin teman-teman semua tahu adalah Nintendo Switch 2. Makanya di video kali ini gua pengen dedicate untuk share aksesoris apa aja yang gua udah cobain selama sebulan ini ya, terutama buat si Nintendo Switch 2 dan juga bakalan ada buat aksesoris-aksesoris lain sih yang bermanfaat buat kehidupan kalian pastinya. So, langsung aja tanpa basa-basa lagi kita mulai videonya. Let's go. So, ini dia untuk Nintendo Switch 2 yang mana gua juga udah pernah share ya experience selama seminggu makai DC konsol handc Nintendo ini. Dan memang sekarang harganya tuh udah turun banget, udah mendekati SRP lah bisa dibilang. Jadi udah ya bisa dibilang boleh kalau kalian pengen beli. Nah, sekarang gua pengen share juga beberapa aksesoris dan di mana di video itu juga sebenarnya gua udah share tiga yang utama. Yang pertama langsung aja kita mulai dari ya bagian layarnya, pelindung layarnya yaitu screen protector yang mana ini gua pakai temper glass yang tipenya antiglare dari brand JSox. Nah, Nintendo Switch 2 sendiri memang udah ada screen protektor bawaan yang enggak boleh dicabut ya. Ingat ya, enggak boleh dicabut gitu. Kenapanya? Nanti kalian cari sendiri aja. Cuma screen protektor bawannya sayangnya itu kurang oke kualitasnya. Satu, dia gampang lecet. Kedua, dia itu gampang nempel sidik jari dan ketiga juga lumayan cepat kotor gitu berdebu ya. Makanya gua mau rekomen sih anti glare yang temper glass ini yang mana dia itu bikin sidik jadinya jadi lumayan minim ya, enggak terlalu nempel. Debu juga enggak terlalu nempel. Plus dia juga bisa mengurangin kayak pantulan cahaya kayak gitu. Jadi kalau kalian main di outdoor juga bakalan lebih enak. Dan ini gua juga di N Dind Sus udah dari awal pakai screen protecttor yang matte ya, karena kita kan masih sering pakai vinegar print sidik jari. Dan di panelnya sendiri karena panelnya IPS kan warna hitamnya itu dia enggak terlalu pekat. Jadi buat pakai scrim protecttor mat yang memang ada sedikit kayak abu-abunya jadi enggak terlalu ada masalah. Kalau di layar yang OLED mungkin baru berasa kayak warna hitamnya jadi enggak terlalu hitam kalau kalian pakai si temper glass matte ini. Harganya juga tercangkau banget cuma di Rp99.000 aja gua belinya. Jadi nanti dapat dua biji. Udah itu ya. Linknya semua seperti biasa ada di bawah. Kita lanjut lagi. Yang kedua adalah case-nya yang mana ini juga gua masih pakai dari JSox ya. JSox ergonomic case dan sesuai namanya karena memang Switch 2 ini ergonomicnya agak kurang ya. Jadi Joycon-nya ini memang dia enggak ada semacam kayak e gripnya yang mana bikin tangan itu cepat capek kalau pegang dan ini juga karena Nintendo SH-nya lebih gede, lebih berat ya, jadi memang berasa banget di tangan. Makanya gua ngerasa case itu kalau kalian pengen beli yang minimal harus ada si gripnya ini ya. Jadi dia lebih enak di tangan, lebih nyaman buat dipakai buat main yang lama. Nah, sebenar ya gua itu kemarin sempat nyobain satu case lagi dari Spigen ya. Kalau kalian lihat di mega unboxing namanya adalah Spigen Dual Grip. Yang mana ini juga menurut gua case yang oke banget ya. Dan kerennya adalah case ini kalian tuh bisa masukin ke dalam docnya. Jadi kalian enggak usah copot case-nya. Cuma sayangnya adalah dia itu kita enggak bisa detach bagian JoyCon-nya. Jadi kayak harus ngebuka lagi gitu. Mungkin cocok kalau kalian yang ada controller ekstra. Jadi, switch-nya tinggal di doc aja terus bisa langsung main pakai controller yang ekstranya tadi. Dan dari segi gripnya juga ini ergonomiknya jauh lebih nyaman. Jadi kalau kalian buat pegang si handeld-nya tuh lebih pakem, lebih mantap gitu. Jadi sebenarnya memang idealnya adalah menurut gua casing yang oke adalah satu yang punya grip belakang kayak gini dan kedua bisa dicopot ikonnya. Jadi kalau ada nanti gua akan taruh juga di bawah. Tapi kalau kalian ada rekomendasi share juga di kolom komen. Oke, lanjut. Kalau kalian pengen bawa-bawa switch kalian keluar, gua rasa ini juga bakalan wajib banget. Kenapa? Karena Nintendo Switch ini ya kalau kalian pakai ee masukin tas dengan kondisi kayak gini e analognya kan bisa nge-drift lama-lama gitu dan itu masih terjadi ya di Nintendo Switch 2 namanya Joycon Rift. Itu kayak kemarin salah satu komen terbanyak yang ngomongin si drift-nya ini yang masih terjadi. Makanya penting banget buat kalian punya case dan ini gua beli dari brand namanya JYS ya. Case-nya terjangkau banget di bawah Rp100.000 R000 dan ini kalian bisa masukin sama ada case-nya juga posisinya ya jadi cukup lapang dan ada 10 storage buat catridge-nya Nintendo Switch gitu. Nah, di bagian atasnya juga kalian masih bisa selipin kayak mungkin kabel-kabel gitu ya, kabel charger. Walaupun charger kayaknya enggak bisa kita bawa yang tebal-tebal mungkin bisa kalau ada chargernya tipis-tipis. Nanti gua juga coba rekomen ya. Dan ini sendiri sebenarnya kalau kalian pengen beli tapi kalian lebih sering bawa keseluruhan ya karena gua sendiri kemarin sempat juga bawa ke keluarga kayak perlu bawa drop controllernya gitu. Gua rekomend satu lagi, nama brandnya adalah Ine, yaitu two ininone split carrying case. Kenapa split? Karena dia itu bisa dicopot aja bagian atasnya atau bagian yang kecil kayak gini doang. Dan di bagian bawahnya ada yang lebih gedenya buat kalian taruh doc, taruh controller e kaset gitu-gitu bisa ada di bagian bawahnya. Jadi bisa buat travel, bisa buat ya kalau kalian bawa semua gitu kan. Karena kan sekarang posisinya si Nitin 2 itu belum ada third party doc. Jadi harus bawa doc yang gedenya. Memang harganya kayak kalau enggak salah sekitar Rp400.000 R000 ya. Jadi lebih mahal kalau ini cuma Rp100.000 aja. Tapi yang itu bisa two inone tadi menariknya gitu. Jadi kalau ke mungkin enggak beli ini, gua akan beli yang itu sih dari awal gitu. Jadi itu yang gua bisa rekomen. Oke sip kita lanjut lagi. Nah kalau case-nya udah dan kalian pengen bawa sama tas, nah ini bisa jadi tas yang oke juga atau EDC bag ya. Everyday carryback dari TomT kodenya T26. Ini adalah sebuah slingback ya yang luas banget dan ini cocok buat handheld gaming ya kayak Nintendo Switch 2 bisa buat Steam Deck ROG Ali. Nah dia kompartmen utamanya ini kalau kalian pakai in case ini bisa kalian masukin dengan gampang ya. Jadi tutup bukanya juga oke dan kalian bisa selipin aksesoris-aksesoris lain juga. Nanti kita juga kasih kalian lihat ya kurang lebih load off-nya kayak gimana. Gua juga pernah bahas ini tas lengkap di YouTube channel Bas Indotch ya. Soal e buat jadi tas travel bisa bawa apa aja. Gua pernah bahas lengkap. Jadi dicek di sana buat kalian yang lagi nyariin. Dan ini juga menurut gua ukurannya oke, kapasitasnya 6,5 L, kompartmennya banyak ya, depan belakang kiri kanannya ada juga nih ya. Di belakang juga ada dan ya secara overall highly recommend sih. Ee secara bahan juga tebal-tebal jadi padding-nya oke buat kalian bawa-bawa bareng-bareng gadget-gadget yang berharga di sini. Harganya aja nih yang memang lumayan di sekitar 1,2 jutaan gitu ya. Cuma buat kalian yang memang ya suka travel dan perlu tas yang gede ya, sling, yang masih stylish dan juga buty. Oke, ya, ini bisa jadi rekomendasi. Lanjut. Oke, next gua pengen rekomendasi controller ya. Yang pertama kalau kalian pengen yang kecil buat dibawah-bawah jalan aja ada ini dia namanya 8 Did Light 2 ya. Yang mana ini tuh kemarin memang pernah gua share soal compatibility-nya. Dia enggak bisa, tapi ternyata sekarang udah bisa. Tinggal software update aja dari aplikasi 8 Bit Doc ya dan kalian bisa langsung update software-nya. Terus dia bisa compatible juga ke Nintendo Switch 2. Nah, ini secara layout juga kayak eh standarnya Nintendo ya. Dia B XY-nya juga udah benar. Terus e ada shoulder juga dan ukurannya super duper compact ya. Ada analognya juga. Jadi kalau kalian buat main game-game bermacam-macam ini udah oke. Lebih enak pastinya dibandingin pakai Joycon yang kecil-kecil gitu. Nah, kalau kalian pengen yang ergonomis ya dan bisa dipakai buat tabletnya Nintendo Switch, ada Gameser G8 Pro. Jadi, ini tuh sebenarnya controller Bluetooth yang bisa dixpend ya. Jadi, sebenarnya dia tuh desainnya buat tablet, tapi ternyata buat Nintendo Switch itu juga cocok banget dan ini juga jauh lebih ergonomis ya dibandingin sama controller atau Joycon bawaannya si Nintendo Switch. Dan ini tinggal dijepit aja terus diconnect via wireless. Cuma memang ini mesti dicas aja ya karena dia menggunakan baterai ya. Sama sih ini juga mesti dicas terpisah menggunakan USB type C. Nah, kalau kalian ada budget lebih, gua rekomen banget buat cobain si Nintendo Switch 2 Pro Controllernya ya. Karena ini benar-benar ya dibuat untuk si Nintendo Switch 2 gitu ya. Satu yang menurut gua asyik banget adalah si analognya ini ya. Yang gua kayak ngerasa ini tuh gak pernah ada controller yang analognya smooth ini. Ini tuh benar-benar greepy-nya enak banget, motion-nya juga enak banget. Eh, buat main Mario Kart World terutama ya yang butuh pergerakan-pergerakan ke sini ini bakalan sangat-sangat asik. Cuma memang bagian di pet-nya nih yang menurut gua agak sensitif ya buat main fighting games ini. E terlalu sensitif aja sih menurut gua. Cuma secara bahan, secara feeling premiumnya ini enak banget ya. Ee tombol-tombolnya juga gede-gede banget dan ya e memang sesuai mungkin bisa dibilang sama harganya yang enggak murah gitu kan yaitu di Rp1,3 juta. Nah, di antara controller ini juga baru controller ini yang punya fitur paling utama, yang paling unik bisa dibilang atau paling pembeda di antara lain, yaitu dia bisa ngidupin Nintendo Switch-nya dari posisi mati. Taruh di doc itu di TV atau di mana. Kalau kalian pengin hidupin tinggal pencet home aja gitu. Dia langsung otomatis hidup dan ada bunyinya sekarang kalau di Nintendo Switch 2 itu satisfying gitu bunyinya. Oke ya. Nah, untuk harganya sendiri untuk yang B2 Dudut sekitar Rp300.000 dan yang untuk G8 itu sekitar Rp600.000-an. Oke, kita lanjut lagi. Oke, buat kalian yang mungkin tadi gak mau beli controller tapi pengen bikin Joycon-nya jadi lebih nyaman kan memang kita tuh dapat dari bawaannya yaitu si handheld-nya ini ya biar bisa dipakai. Cuma sayangnya kalau kalian pakai case ini tuh jadi enggak bisa dipakai gitu kan. Makanya mau gak mau kita cari solusi. Dan gua sendiri nemuin satu buah grip ya, grip case dari brand Ine yang mana ini juga fungsinya selain buat gripnya tadi ya, bisa ditempel nih ya, dua. Dia juga bisa buat ngecas gitu. Ada USBC-nya di bagian atas. Jadi kalian bisa sambil ngecas pakai controllernya gitu. Enggak usah dibalikin lagi ke joycon-nya. Nah, yang mana di bawaannya ini enggak bisa. Jadi dengan grip case ini kalian juga bisa bikin posisi tangannya jadi lebih ergonomis ya. ada kayak miring gitu kan, jadi enggak terlalu kayak e tegang gitu, harus vertikal banget kalau kita pakai Joycon-nya. Jadi ini bisa lebih miring, lebih rileks kayak gitu. Dan ya beda fitnya juga kalau memang pakai Joycon aja itu juga bisa buat ngidupin si Nintendo Switch 2-nya dari Slip. There it go. Lanjut. Nah, buat Nintendo Switch 2 itu ada fitur baru namanya game chat yang mana sekarang kita tuh bisa kayak semacam video call menggunakan kamera yang ditempelin ke Nintendo Switch 2-nya. Nah, buat teman-teman yang gak tahu di Switch 2 ini kompatibel sama kamera. Jadi, kamera apapun mulai dari kamera DSR sampai ke webcam. Yes. Jadi, kalau kalian punya webcam, Logitech atau apapun yang enggak kepakai itu kalian bisa colokin aja pakai USB type C atau USB-nya ke doc-nya dan dia akan bertindak sebagai USB kamera dari si Switch 2-nya. Cuma kalau kalian pengen something yang unik, yang keren, yang lucu ya. Nah, gua menemukan satu produk yang keren banget namanya ini dia Piranha Plan Camera Dad. Ini sebuah webcam juga yang memang dibikin sama brand e third party aksesorisnya Nintendo adalah Hori ya. Jadi kalau kalian yang pakai aksesorisnya Hori mungkin udah familiar. Dan ini sendiri sebuah kamera yang unik banget ya bentuknya ya. Satu dia itu ya kayak pirun Halpl-nya Mario Bros ya kalau kalian tahu ya. Dan dia itu juga bisa ditutup jadi ada privacy cover-nya. Jadi kalau kalian enggak pakai tinggal ditutup aja dan bisa dibuka bentuknya kayak gini. Angl-nya bisa diatur-atur juga. Dan dia itu ada sebuah pot ya. Potnya ini fungsinya adalah buat ditaruh. Bisa ditaruh juga di meja atau kalian bisa jepit ini di TV tuh ada standnya yang mana kalian tinggal jepit aja di TV-nya dan kita e bisa pakai ini taruh di atas TV. Dan yang berikutnya juga satu lagi yang keren adalah dia itu bisa dicopot ya. Jadi dia ada port USB type C-nya dan ini bisa dicolok langsung ke Nintendo Switch-nya. tuh dia langsung jadi kamera direct. Jadi kalau kalian main e itu bisa langsung ya depan muka gitu. Beda sama kamera yang bawaannya official Nintendo Switch 2 yang mana dia itu enggak bisa kayak gini. Cuma memang catatan utamanya adalah kamera ini resolusinya kurang. Dia itu cuma 480p aja. Jadi gambarnya agak burik. Walaupun yang menurut gua karena ini tuh buat streaming dia tuh gak perlu kamera yang bagus-bagus gimana banget juga sih. Makanya gua bilang tadi kalau kalian ada webcam yang enggak kepakai itu juga bakalan works-works aja gitu karena dia cuma ngambil gambar sedikit gitu ya. Catatan aja untuk game chat sendiri memang fiturnya harus e menggunakan Nintendo Switch online ya. Jadi kalian itu mesti ya punya membership untuk bisa pakai si game chat-nya tadi. Nah untuk harganya sendiri untuk si webcam Hori ini dijual di harga Rp699.000 gua dapatnya. sedikit lebih murah dibandingin sama webcam OIM-nya Nintendo Switch 2 yang harganya sekitar Rp850.000-an. Cuma memang yang webcam Nintendo Switch 2 tuh resolusinya 1080p. Sip, itu tadi, kita lanjut lagi. Oke, sekarang kita ngomongin si doc-nya sendiri. Memang saat ini di Indonesia itu belum ada yang jual third party doc. Jadi kalau kalian pengen e main ini di TV, kalian harus bawa ini ke mana-mana. Kayak gua kadang main di lantai satu, gua mesti taruh ini. Di lantai du gua mesti bawa atau kadang gua ke rumah orang tua, gua mesti bawa juga. Cuma memang e alternatifnya sekarang adalah kalau gua bisa kasih tips itu kita e bisa siapin kayak charger sama HDMI aja. Nah, untuk chargernya sendiri rekomennya adalah yang menggunakan e protocol PD atau power delivery karena switch 2 itu sekarang udah pakai PD compliant. Jadi, semua charger yang PD itu bakalan kompatibel dan enggak bakal nge-break si Nintendo Switch 2-nya. Tenang aja, gua sendiri dari Switch One ini gua udah testing berbagai macam doc dan semuanya aman walaupun kata orang banyak resiko bakal nge-break. Gua sendiri ya sampai sekarang masih aman-aman aja ya si Nintendo Switch 1 ya yang dari 2017 gitu. Nah, untuknya sendiri gua rekomen ada ini dia dari brand Anchor ya. Ini adalah Anchor gun charger 140 wat yang mana ini kerennya adalah satu ya. tadi kalian bisa lihat bisa dilipat jadi dia enggak makan tempat. Kedua, dia itu ada layar di bagian belakangnya ini nunjukin berapa watt yang dipakai buat ngecas device-nya. Dan yang ketiga adalah portnya itu posisinya di bagian bawah gitu. Jadi kalau kalian colok ini ke dinding dia itu enggak jatuh ya chargernya karena posisi kabelnya emang udah di bawah. Jadi dia enggak ada yang ngeberatin di belakang gitu istilahnya. Nah, memang untuk Nintendo Switch sendiri charger bawaannya itu ada di 60 watt. Jadi kalau kalian pakai itu kalau gua testing memang dia ada beberapa momen bisa pakai wat tinggi. Cuma untuk ngechas si Nintendo Switch-nya sendiri itu cuma pakai sekitar 16 e 15 watt gitu. Jadi enggak terlalu gede. Makanya menurut gua charger-charger ini bisa dipakai juga buat sekalian ngecas yang lain. Jadi kalau kalian pengen bawa keluar, menurut gua idealnya adalah bawa aja si doc ini sama chargernya. yang misalnya kalau kalian di rumah orang tua siapin aja kabel HDMI sama kabel USB type C. Apapun selama itu kompatible PD 60 watt itu bakalan aman kabelnya. Jadi kalian enggak usah bawa-bawa kabel yang banyak. Kabelnya ditaruh aja di sana. Docoknya aja yang di bawah. Karena saat ini memang enggak ada doc. Ada sih gua kemarin baru nemu satu dan gua udah beli juga. Cuma nanti kalau udah datang gua akan share ke kalian. Gua masukin sedikitlah infonya. Oke. Nah, anchor ini juga ada versi power bank-nya yang mana nih power bank-nya ada retractable cable-nya ya. Jadi kalian bisa langsung colok-mencolok aja kabelnya enggak usah e pusing bawa kabel lagi. Dan ini bisa sampai 165 watt. Nah, harganya ini kurang lebih sama kalau harga SRP-nya itu di Rp999.000. Cuma gua sendiri dapatnya itu di sekitar R800.000-an ya, sering dapat voucher. Jadi nanti gua taruh aja di bawah kalau kalian pengen. Cuma memang ini power bank-nya kayaknya kegedean. Makanya next gua pengen rekomen power bank yang lebih kompact dan cocok buat si Switch 2. Nah, kalau kalian dari tadi mungkin lihat di Switch 2, di belakangnya kok ada tempelan ini ya? Karena ya itu memang buat tempelan si powerbank ini yaitu ini adalah power bank dari Cuktech kodenya Cuktek 6 ya. Sesuai dengan namanya yang 6 ini kapasitasnya 6000 mAh. Tapi yang keren adalah dia outputnya bisa sampai 50 wat ya. Jadi cara kerjanya gua tuh tempelinnya kayak gini ya. Nah, jadi dia langsung nempel dan kita bisa langsung ngecas pakai kabel USB type C itu USB type C yang pendek yang nanti gua juga taruh aja linknya di bawah nih udah langsung ngecas ya. Nah, di kapasitas 6000 mAh ini guys ini memang ideal buat si Nintendo Switch karena Nintendo Switch sendiri itu kapasitasnya sekitar 5.000-an mAh kayak gitu. Jadi kalian bisa nge-double battery life dari si Nintendo Switch 2 menggunakan konsep atau si kayak gini aja gitu ya. Nah, power bank ini sendiri tadi sampai 55 watt ya. Jadi bisa hampir setara dengan charger bawaannya si Nintendo Switch. Jadi setara bisa dibilang ya aman-aman lah. So far sendiri gua pakai oke-oke aja. Walaupun gua belum sampai tes yang long term sampai ngabisin dua kali tapi atas secara capacity ya hitung-hitungannya kurang lebih kayak gitu ya. Sisanya ini power bank-nya ringan ya kecil jadi enggak bikin beban jadi lebih berat. Dan harganya pun menurut gua juga masih terjangkau banget di sekitar Rp290.000 untuk power bank-nya. So, ya ini rekomen atau kalau kalian pengen suka yang gede, itu juga tadi yang anchor juga oke-oke aja sih. So, ya balikin ke kalian aja pilihannya. Kalau gua sih ya kayak gini enak buat kalian main long term. Oke, jadi itu aja, Guys, buat Nintendo Switch to Accessories buat episode Gadget of Theeman Juni 2005. Semoga videonya bermanfaat dan kalau iya bisa dikasih tombol jempol ke atas. Jangan lupa juga subscribe ke Basing YouTube channel dan let me know mana yang jadi favorit kalian. Kita diskusi langsung di kolom comment section di bawah. Itu aja. Thank you semua yang udah nonton. Nama gua Malvin. I'll see you guys on the next video. Co dognya coming soon deh. Entar review long term lagi ya. Yeah.

Lihat di YouTube