10 hal penting Apple Gak Mention soal iPhone 17 SERIES (YouTube Video)
Yang pertama adalah RAM dari iPhone 17 yang ternyata lebih kecil nih dibandingin sama iPhone ataupun yang seri Pro. Tapi apalah artinya RAM ya buat Apple? Coba cek nih ya di website Apple spec-nya iPhone 17 kalau kalian search keyword-nya RAM itu enggak bakal ketemu. Nah, gua sendiri ketemunya itu di website GSM Arena ya. Yaitu RAM-nya tuh di 8 GB dibandingin 12 GB di kakak-kakaknya ya di R ataupun di Pro atau Pro Max ya. Sebenarnya RAM sendiri emang di iOS tuh enggak terlalu signifikan pengaruhnya ya, dibandingin di smartphone Android ya, simply karena memang software-nya iOS kan semuanya dikontrol sama Apple dengan ketat ya. Jadi memang penggunaannya makanya lebih efisien dan lebih optimal. Kalau Android ya, tiap brand punya UI yang berbeda yang bikin kebutuhan masing-masingnya juga bakalan beda. Ada UI yang berat, ada UI juga yang ringan. Nah, bakal perlu satu video ngejelasin ini. Makanya kalau kalian pada tertarik boleh dikomen di bawah dan kasih jempol di komennya. Kalau ramei kita coba masak. Lanjut. Poin kedua yang mana awalnya gua sempat kira gara-gara RAM-nya lebih kecil akan ada fitur yang dikurangin di iPhone 17, yaitu namanya dual capture-nya. Yang mana fitur dual capture sendiri emang diperkenalkan sama Apple itu pas bagiannya iPhone Air ya, pas keynote kemarin. Jadi gua kirain itu eksklusif aja buat iPhone tapi ternyata gua salah di video recap kemarin. Banyak dari kalian juga yang komen kalau ternyata iPhone 17 itu juga punya fitur dual capture dan ternyata benar emang ada nih ya di website-nya Apple. Nah, fitur dual capture ini sendiri memang sebenarnya udah cukup lama ada di smartphone Android ya biasa namanya mungkin dual recording. Dan kalau enggak salah di Samsung itu dari HP mid range saja udah ada waktu itu ya. Jadi ya menarik untuk kita ngelihat perbandingannya kayak gimana. Oke, ketiga kita bakal ngomongin banyak soal iPhone Air karena ya keluarga paling baru dan paling bikin penasaran pastinya ya. Satu yang enggak dimention Apple adalah soal speakernya iPhone yang ternyata cuma mono speaker dan letaknya bukan di bawah tapi di bagian atas di earpiece-nya seperti yang tertulis di website Apple di gambarnya ini ya. Nah, ini lumayan bikin gua agak deg-degan. Tapi ngelihat reputasi Apple yang selalu ngasih speaker bagus buat HP-nya, gua sih penasaran ya gimana eksekusinya nanti. Alasannya sendiri memang Apple bilang kalau di bagian bawah dari kameranya iPhone itu memang dimaksimalin buat baterai. Makanya semua part kayak motherboard, chipset, speaker itu semua ada di bagian samping kamera atau dibilangnya tuh kamera pleto. Plou plet penyebutannya itu namanya kamera pleto. Sama kayak di iPhone yang pro atau Max. Poin keempat masih buat iPhone yaitu di charging speed-nya. Nah, di website-nya Apple tertulis kalau charging ke 50% itu cukup butuh 30 menit aja. Tapi enggak ditulis berapa watt-nya. Di mana di iPhone 17 yang reguler itu ditulis ya up to 40 wat. Ternyata memang setelah gua cek lebih lanjut tertulis kalau di iPhone itu untuk 50% dalam 30 menit menggunakan charger 20 watt yang artinya memang charging speed-nya tuh setengahnya ya. Enggak sekencang iPhone 17 atau yang Pro series-nya. Wajarlah mengingat bodinya memang yang tipis ya dan kalau terlalu gede watt-nya mungkin akan berdampak ke temperatur suhu yang panas di mana bodinya kan pakai titanium dan titanium ya kalau kalian lihat kenapa Apple ganti yang seri Pro balik ke aluminium karena titanium tidak terlalu menghantarkan panas. Selain itu juga Maxve di iPhone juga dilimit katanya ke 20 watt dibandingin di iPhone 17 dan Pro Series itu bisa sampai 25 wat. Sedikit lebih cepat ya tapi enggak terlalu signifikan. Poin kelima, port USBC di iPhone Air masih USB 2 ya, yang mana kecepatannya 480 megbit/ dibandingin sama yang USB 3 di Proies yang bisa sampai 5 Gbit pers. Oke, poin keenam kita bakal intermeso sedikit ya ngecekin harga iPhone 17 terutama di negara tetangga. Jadi sebelum kita bahas boleh kasih jempol dan juga subscribe ke basotech ya. Kita cek nih harga iPhone yang paling mahal Pro Max 2 TB 17 di Singapura ini harganya hampir R0 juta, cuy. Hampir seharga NMAX. Dan kalau kalian pengen beli ya udah tanggal tim 19 ini udah available di Malaysia dan Singapura. Gua juga bakal ke sana untuk ngambil dan Indonesia sendiri infonya akan masuk di awal Oktober. Jadi kita tunggu aja tanggal mainnya. Make sure kalian subscribe ke Basinotek karena kita pastinya akan bahas juga once udah masuk ke Indonesia secara resmi. Oke lanjut ke nomor 7uh. Balik ke iPhone lagi nih yang mana untuk pertama kalinya port charging di iPhone itu enggak senter ya, enggak di tengah kayak iPhone-iPhone selama ini. Nah, buat HP Android mungkin ini cukup lumrah karena faktor cost cutting ya penghematan terutama buat HP yang kelasnya entry sampai midrange. Tapi buat Apple sendiri gua yakin ada alasan teknisnya karena sebelumnya enggak pernah gitu kan. Salah satunya pasti karena ketipisannya yang cuma 5,8 mm dari iPhone itu jadi salah satu faktornya ya. Karena memang selama ini kan semua port charging Apple itu selalu senter. Jadi buat yang OCD, nah ini mungkin bakalan gatal nih matanya. Poin keedelapan di bagian kamera. Seperti yang kita tahu iPhone kameranya cuma satu aja yang main kamera 48 megapel-nya yang mana enggak ada kamera atau lensa ultrawide nih. Yang mana Apple enggak mention kalau karena enggak ada lensa ultrawide ya. Ada beberapa fitur-fitur kamera yang enggak ada di iPhone ya. yang ada di iPhone 17 reguler dan 17 Pro Series kayak misalnya foto video macro, spatial photos, dan cinematic mode itu enggak ada. Yang mana ketika gua cek juga di halaman texp-nya iPhone itu tidak tertulis di sana. Yang agak gua sayangkan cinematic mode sih karena gua sering banget pakai dan ya emang fitur cinematic mod-nya Apple tuh bagus banget dibandingin sama fitur bokeb-bok videonya dari HP-HP lain. Oke poin keesembing yang mana sekarang di semua iPhone 17 itu bisa dimatiin. Setting-nya lewat display and tech size masuk ke accessibility dan matiin si display pulse smoothing. Nah, PWM atau pulse with modulation itu tuh punya banyak fungsi di layar HP kita. Salah satunya dipakai untuk ngatur brightness level di layar atau auto brightness ya. Nah, beberapa orang dia tuh sensitif sama PWM layar terutama ketika layarnya itu lagi gelap yang bisa bikin mata tuh capek, pusing sampai mual karena ada flickering di layarnya yang kenotis sama mata terus ke otak. Jujur gua sendiri enggak ngerasa enggak ada masalah dengan auto brightness yang ada di iPhone, tapi memang ada beberapa orang yang sensitif sama hal ini. Jadi ya tetap aja ini juga benefit ya. Karena sebelumnya iPhone itu kan kita enggak bisa manual brightness-nya ya. bisa dimatiin lah auto brightness di layar iPhone ya sama kayak di Android yang bisa dimatiin auto brightness-nya. Cukup cek di control center, matiin aja tombol A-nya gitu. Last but not least nomor 10 yang enggak dimention Apple adalah kapasitas baterai yang mana di iPhone 17 series iPhone terbaru ini punya perbedaan antara varian eIM dan non ESIM. yang akan beredar di Indonesia itu most likely akan non e SIIM ya atau SIM fisic kecuali iPhone yang katanya seluruh varian global itu pakai eim. Nah, gua awalnya sempat tertarik banget sama varian Pro yang kecil ya karena Apple ngeklaim upgrade baterainya tuh signifikan banget dibandingin seri yang iPhone 16 Pro. Nah, kalau pakai standar ukur Apple itu katanya video playback-nya dari 27 jam di iPhone 16 Pro jadi 33 jam di 17 Pro naik 6 jam atau sekitar 22%. Tapi ternyata versi itu adalah versi yang ISIM yang tertulis ya. Di mana memang versi ISIM itu sampai 33 jam. Tapi kalau yang versi SIM fisik di Indonesia itu kita cek di websatter tertulisnya cuma 31 jam aja. Jadi naiknya memang cuma 15% atau hampir 15% ya. Not bad lah ya sebenarnya ya. Tapi ya sekalian gua share juga nih ya perbedaan kapasitas baterai antara iPhone 17 Pro dan Pro Max yang SIM physic dan eim ya. Bedanya sebenarnya enggak terlalu jauh, cuma ya memang yang menarik yang iPhone 17 Pro Max eSIM itu baterainya di atas 5000 mAh. Goceng ya. Baterai yang paling gede di iPhone yang ada saat ini. Lebih gede bahkan dari si Samsung Galaxy S25 Ultra cuy. Oke, bonus poin di case Tech Woven iPhone 17 eksklusif yaitu ternyata bisa dipakai di iPhone 16 Pro dan Pro Max. Walaupun memang enggak perfect fit banget, terutama di lubang speakernya, tapi masih oke ya. Tombol-tombolnya juga semua bisa. Dan yang bikin penasaran adalah apakah case 16 reguler itu muat di iPhone 17 reguler? Karena kan secara desain masih mirip ya, beda layarnya aja yang memang layarnya lebih gede karena bezelnya lebih tipis. Oke, segitu aja guys 10 hal yang Apple enggak mention selama keynote dan ya ini yang gua cari-cari sendiri ya informasi-informasinya gua kumpulin jadi satu. Semoga bermanfaat dan kalau iya bisa bantu dengan klik tombol jempol ke atas subscribe ke Bas YouTube channel. Dan itu aja nama gua Mavin. Thank you so much for watching. I'll see you guys on the next video. Kita jemput iPhone ke negeri tetangga.
Video Lainnya
Di tengah lonjakan harga kebutuhan sehari-hari, menemukan perangkat pendukung produktivitas yang andal tanpa menguras kantong menjadi tantangan tersendiri bagi para...
Kehadiran bocoran seputar iPhone 18 Pro di tengah riuhnya pasar smartphone tahun ini memicu perdebatan sengit mengenai urgensi melakukan upgrade. Lewat pendekatan...
Kabar mengejutkan datang dari jagat media teknologi tanah air seiring keputusan DKID Media untuk menyudahi KOTEK (Komedi Teknologi) tepat di episode kesepuluhnya....
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Mencari laptop tipis dan ringan di tengah lonjakan harga RAM global belakangan ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pelajar dan mahasiswa yang bersiap...
Rumor mengenai lonjakan harga ekstrem pada lini Reno terbaru sukses memicu perdebatan hangat di kalangan pencinta gawai. Pasalnya, seri yang biasanya menyasar kelas...
Kabar mengejutkan datang bagi para pencinta ekosistem Apple karena raksasa teknologi ini dikabarkan siap merombak strategi harga mereka secara global. Kenaikan...
Kehadiran laptop berprosesor mobile sering kali dipandang sebelah mata oleh para pencinta performa, namun adu tanding terbaru antara MacBook Neo dan laptop gaming...
Kabar kurang menyenangkan datang bagi para pencinta ekosistem Apple, menyusul rumor kuat mengenai lonjakan harga perangkat masa depan mereka akibat ketergantungan...
Tecno Camon 50 Pro 5G sempat dipandang sebelah mata saat pertama kali meluncur karena label harganya yang menyentuh angka 5,5 jutaan terasa terlalu mahal. Namun,...
Pasar ponsel murah kembali diguncang oleh kehadiran perangkat sejutaan yang sekilas membawa visual mewah layaknya lini premium masa depan. Di balik desainnya yang...
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sederet perangkat antimainstream yang siap mengubah total kenyamanan setup harian Anda. Mulai dari inovasi TWS dengan konsep...

















