10 Menit Bahas vivo X500 Series (YouTube Video)
[musik] Akhirnya Vivo X500 lini flagship-nya Vivo kelahiran lini baru gitu ya. Di sini ada yang namanya Pro Max. Yes. Kalau kita tahu top tier dari Vivo X eh series sebelumnya itu adalah Pro. Sekarang lahir di atasnya lagi bisa dibilang yaitu Pro Max. Jadi di video ini kita akan explore ada tiga varian totalnya ya. secara eh China version atau global version yaitu adalah X500 reguler, X500 Pro dan yang paling tinggi X500 Pro Max. Kita akan explore HP-nya, kita akan hands on juga. Jadi buat yang penasaran dan pengen tahu lebih soal X series barunya Vivo, boleh nonton [musik] video ini sampai selesai. Let's go. Nah, sebagai konteks, [musik] Vivo X500 series yang masuk ke Indonesia itu bukan semuanya, bukan tiga-tiganya, tapi dua varian, yaitu X500 reguler dan X500 Pro Max yang lagi gua pegang ini. Dan untuk varian storage-nya, harganya itu gua belum dapat info resmi dari Vivo Indonesia. Tapi untuk e kalau misalkan kita lihat di sebelumnya itu kemungkinan ada yang 256 dan 512 GB yang masuk ke Indonesia. Tapi yang unik adalah di varian Pro Max ini ada yang 1 TB. Gua enggak tahu apakah varian tersebut bakal masuk. Nanti lengkapnya itu akan gua cantumin aja di kolom deskripsi untuk storage dan harganya. Oke, kita mulai dari device yang menurut gua paling unik di sini yaitu Vivo X500. Oke, di Vivo X500 dia itu paling beda secara desainnya gitu ya, ketimbang dengan keluarganya yang X500 lain yang Pro dan Pro Max. Karena kalau kalian lihat di bagian belakang desainnya itu apa ya? Ada yang bilang nyeleneh, kalau gua bilangnya unik gitu ya. Karena dia dikasih kayak double step untuk frame kameranya. Satu itu di bagian yang gede nih ya. Dan ada lagi yang bulatan khasnya e Vivo X series sebelumnya. Tapi ini ukurannya jadi lebih mengecil di sebelah kiri. Dan enggak cuma itu aja, tapi bodinya sekarang itu sedikit membesar kalau misalkan kita bandingin dengan X300 e series yang bodinya tuh compact gitu ya, kecil. Nah, sekarang itu ada di 6,59 inci untuk layarnya sendiri. Nah, untuk layarnya sendiri dia pakai 1.5K LTPS alias perubahan frame rate-nya itu bisa ganti-ganti 60, 90, 120 sampai 144 Hz yang paling tinggi. Dan peck brightestnya itu ada di 4.000 nit. Jadi secara tidak langsung sebenarnya Vivo X500 ngelahirin eh ukuran baru gitu ya yang ada di tengah-tengah di antara kompactnya yang ada di seri standar dan seri-nya yang ukurannya tuh gede banget gitu. Dia ada nyempil di bagian tengah secara ukuran. Nah, untuk kameranya sendiri tetap ada tiga lensa gitu ya di bagian rearnya. Main kamera itu 50 megixel dia pakai Sony Lia 828. Fokaleng-nya dia agak lebar ya di 23 mm. Telepotonya sendiri dia pakai 64 megap dengan ltia 610. Terus dia jangkauannya itu di 3,1 kali zoom optical zoom di 72 mm. Ultrawatnya sendiri dia 50 megapel 15 mm focaleng-nya dan selfie-nya sama di 50 megapel. Nah, untuk lini dia dapat teleconverter kit juga, tapi memang gak sama kayak yang seri Pro Max. Dia teleconverter kit-nya lebih kecil, lebih mini gitu. Untuk chipsetnya sendiri pakai Dimensity 9600 M belakangnya yang mana ini pakai fabrikasinya itu ada di 3 nanm atau kalau misalkan bisa kita lihat secara spek itu mirip banget dengan 9.500 yang sebelumnya ada di X300 reguler. Baterai pakai 7.500 1500 mAh Blue Fold Technology ya. Dan chargingnya ada di 90 watt wired dan 40 watt wireless. Varian warnanya sendiri dia ada tiga yaitu putih, gry, dan black. Dan semuanya itu pakai material frosted AG glass. Jadi dari segi material dan shade-nya itu ada sedikit-sedikit perbedaan dengan seri Pro dan Pro Max. Dan yang seru juga origin OS 7 dan Android 17 itu udah coming out of the box. Jadi kita dapetin apa ya fitur-fitur barunya Vivo di sini. Menurut gua lini X500 reguler ini yang paling unik dan yang paling nyeleneh yang bisa kita coba. Dia itu sebagai apa ya entry point-nya untuk kalian yang pengen nyobain flagship-nya Vivo. Karena dari tadi ya ukurannya yang di tengah-tengah di antara kompact dan gede terus baterainya juga gede. Dia punya kamera juga tetap lengkap gitu. Jadi menurut gua ini lebih versatile lebih masuk ke banyak orang ya. Mungkin ini unpopular opinion ya. Tapi setelah gua pegang 2 hari, desainnya terlihat oke oke, gua bisa terima gitu. Tapi memang di awal-awal agak OCD aja karena posisinya yang agak gimana gitu ya. Nah, kita lanjut ke varian Vivo X500 Pro. Oke, di Vivo X500 Pro dia itu pakai ukuran yang paling kecil, paling compact yang mana ini ngingetin sama X300. Tapi keep in mind karena seri ini enggak masuk ke Indonesia, jadi gua quick recap aja. Nah, di bagian layar dia pakai 6,36 inci 1.5K LTPO dengan peck brightness ada di 4.500 nets. Jadi dari semua varian X500 ini yang paling tinggi ya pick brightness-nya. Kameranya dia pakai triple lens di bagian belakang main kamera 50 megapixel dengan dia itu gimbal grade OIS ya. Telepotonya ada di 64 megapel sama pakai lia 610 juga tapi yang ini pakai vocalnya agak jauh gitu di 85 mm. atau 3,7 kali zoom [mendengus] ultra wide dan selfie-nya masih sama-sama 50 megap. Chipsetnya sendiri dia pakai Density 9600 Pro yang mana ini fabrikasinya di 2 nm. Nah, karena ukuran yang paling kecil, paling kompact, jadi baterainya juga di sini yang paling kecil juga ya di 6.510 mAh dengan teknologi blue dan chargingnya masih sama 90 wat wired dan 40 wat wireless. Sayangnya Vivo X500 Pro itu tidak masuk ke Indonesia ya. Padahal dia ukurannya yang paling kompact buat kita bawa ke mana-mana itu ya pasti yang paling portable juga, paling nyaman gitu ya. Dan speknya dia bisa dibilang apa ya mendekati gitu atau nyundul-nyundul ke seri Max-nya. Yang mana sekarang kita obrolin soal Vivo X500 Pro Max-nya. Ini varian yang paling tinggi dan penamaan yang baru. Oke, jadi Vivo X500 Pro Max ini bisa dibilang titisan kali ya dari Vivo X300 Pro yang mana dia pakai ukuran layarnya itu gede, Pak. Ini ukurannya 6,85 inci ya. [tertawa] Gede banget bahkan lebih gede dibandingkan X300 yang ultra. Dan teknologinya sendiri dia pakai LTPO, resolusinya 2K dan pick brights ada di 4.400 Nit. Nah, kamera setupnya sendiri dia masih mirip sama X300 Pro triple lens di bagian main kameranya 50 megapixel dengan gimbal grade OIS juga dan punya 60 fps AF tracking, autofocus tracking ya yang mana itu lebih cepat untuk nangkap fokus. Telefotonya sendiri ada di 200 megapel 3,7 kali zoom atau 85 mm focaleng-nya. Dan sama juga ya di sini punya teknologi yang autofokus cepat. tadi ultrawide-nya sendiri 50 megapel dan selfie-nya sama di 50 megapel. Nah, untuk varian yang Pro Max dia ke bagian photographer kit di mana ada dua lensa yang bakal kita dapat gitu ya yang ukuran e fokalengnya di 400 mm dan ini yang kecilnya yang lebih pendek itu di 2,5 kali zoom gitu ya. Csetnya sendiri dia pakai Dimensity 9600 Pro 2 nanm dengan storage dia yang paling gede itu upunya di 1 TB. Baterainya juga ini paling gede ya, 7800 mAh dengan teknologi blue dan untuk charging-nya sendiri seluruh varian X500 itu punya e speed yang sama gitu ya. Wireless ada di 40 wat. Pakai origin OS7 out of the box dan Android 17 juga. Jadi bisa dibilang Vivo X500 Pro Max ini walaupun dari segi nama dia itu top tiernya yang paling atas. Lini yang nyempil gitu sebagai ee apa ya? Kakaknya yang paling dewasa. Tapi dari segi ukuran body itu sebenarnya menggambarkan X300 Pro. Tapi memang di sini lebih kencang dan kameranya juga dia updated gitu, upgraded ketimbang sebelumnya. [musik] Oke, itu dia hands on dan eksplorasi tipis-tipis dari Vivo X500 series yang mana itu baru banget launching di Shanghai. Dan kita di sini itu kebagian tadi eh ngelihat tiga varian dari X500 series dan yang masuk ke Indonesia sendiri ada dua ya, X500 reguler dan X500 Pro Max yang lagi gua pegang ini. Gua enggak sabar untuk review lebih dalam soal HP-nya, terutama yang masuk ke Indonesia. Dan untuk kalian yang mungkin ada pertanyaan entah itu mau tanya soal kameranya atau experience origin OS7-nya, kalian boleh cantumin aja di kolom komentar. Dan kalau misalkan kalian mau request apa konten selanjutnya itu, "Bang, diversusin aja." Kalian boleh juga ditaruh di sana. Kalau misalkan ada kekurangan data atau ada pertanyaan, kalian boleh langsung lemparin aja. Kita akan tambah-tambahin di bawah. kita akan ngobrol-ngobrol di bawah lagi. So, kita ketemu lagi di video selanjutnya. Thank you, guys. Ciao Bella. Ini menarik, tapi yang unpopular opinion yang versi X500 reguler menurut gua lumayan menarik gitu ya. Karena dia nyeleneh dan apa ya? Kayak beda aja gitu dari yang lain. [musik] Jadi, gua tertarik sama yang itu sih sebenarnya.
