10 Tips Bikin iPhone Lawas Jadi Ngebut Lagi! (YouTube Video)
Seperti yang kalian tahu, beberapa hari lagi kita bakalan ngelihat update iOS terbaru dan juga operating system untuk Apple produk lainnya. Namun saya sangat mengerti sekali teman-teman di luar sana yang mungkin saat ini masih menggunakan iPhone dan iOS-nya itu sudah mentok atau mungkin sudah pesimis dirasa enggak bakal dapat update iOS tahun ini. Gua mau bilang tenang aja, Guys. Enggak usah bersedih hati walaupun tidak bisa menikmati fitur-fitur terbaru di update iOS yang beberapa tahun terakhir gitu-gitu aja. Pokoknya selagi aplikasi-aplikasi penting yang sering kalian gunakan di iPhone kalian, let's say kayak WhatsApp, Instagram, Gmail, Google Maps atau aplikasi-aplikasi lainnya itu masih mendukung compatibility dengan iOS kalian saat ini, ya berarti iPhone kalian masih sangat bisa untuk diandalkan untuk ke depannya. Nah, di video kali ini gua mau nge-share ke kalian tips and trik gimana cara ngejaga iPhone kalian yang maybe saat ini posisinya di iOS 17, iOS 16, iOS 15 itu performanya bisa tetap optimal, enggak gampang nge-lag, lemot, dan sebagainya. Yang mana tips ini berdasarkan dari pengalaman penggunaan gua sendiri. So, ikut terus video ini. Saya Indra. Let's get [Musik] started. Yang pertama ini simpel tapi gua yakin banyak yang ngelupainnya. Yaitu adalah restart iPhone secara berkala. Ayo coba ngaku di sini yang jarang matiin iPhone-nya atau mungkin kayak sebulan sekali, 2 bulan sekali. Kalau misalnya iPhone kalian 15 Pro, 15 Pro Max, 14 Pro atau mungkin 16 Pro, tidak apa-apa. Tapi kalau kalian saat ini menggunakan iPhone XR, iPhone XS, iPhone 11 gitu ya, tolong sekali-kali nih ya, minimal seminggu, 2 minggu sekali kasih iPhone-nya restart. Karena restart iPhone bisa bantu untuk bersihin cage sementara dan juga ng-refresh sistemnya secara total. Oh, kalau matiin iPhone sering kok gua, Bang. Kalau baterainya habis gitu 0%. Itu namanya bukan restart secara berkala, iPhone-nya keburu pingsan. Jadi, ya jangan lupa buat teman-teman untuk restart-nya secara berkala minimal satu atau 2 minggu sekali. Tips yang kedua, biasain untuk hapus aplikasi yang jarang dipakai. Karena satu aplikasi yang jarang kalian pakai aja itu bakalan tetap ninggalin background research dan storage juga. Bayangin kalau misalnya ada 5 10 aplikasi yang udah jarang kalian gunakan. Kalian bisa cek di setting general iPhone storage. Kalian bisa lihat tuh besaran fal size aplikasi kalian. Kalau misalnya emang kalian baru ingat aplikasi ini sudah lama tidak kalian gunakan, langsung di-delete aja, Guys. Nanti kalau misalnya sewaktu-waktu perlu lagi, ya download lagi. Jadi intinya jangan biarin iPhone lu untuk nimbun banyak aplikasi yang enggak kepakai. Yang ketiga, matiin background app refresh. Kalian bisa akses ini di setting general background app refresh. Kalian bisa matiin di sini atau nyalain hanya untuk aplikasi-aplikasi yang penting. Contohnya seperti social messaging atau sosial media yang sering kalian gunakan dan juga aplikasi-aplikasi yang emang benar-benar bakalan kalian pakai setiap hari. Karena background app refresh ini itu akan selalu bikin aplikasi kalian selalu jalan di background, selalu nge-refresh, sehingga pada saat kalian masuk ke aplikasinya itu dia enggak nge-load lagi. Nah, seringkiali background app refresh ini dilupain banyak pengguna iPhone di luar sana atau mungkin mereka enggak tahu cara pakainya. Intinya kalau misalnya aplikasi yang kalian tidak terlalu sering gunakan, itu baiknya dimatiin aja karena ini bisa ngurangin beban sistem dan bisa untuk hemat baterai iPhone kalian juga. Tips yang keempat ini khusus buat kalian yang iPhone-nya sudah ada indikasi-indikasi asma, indikasi-indikasi performa yang udah mulai kerasa nge-lag, lemot, ya you name it lah itu pokoknya, yaitu adalah redu motion. Seperti kita tahu, iOS itu punya motion animation yang selalu dijaga sama Apple dengan tampilan yang smooth, yang halus buat ngejaga user experience menggunakan iOS-nya tetap fluid. But still, tetap aja ketika kalian menggunakan iPhone yang 5 tahun lalu, 6 tahun lalu, 7 tahun lalu, terus update ke iOS terbaru, tentunya hardware-nya itu punya limitasi untuk bisa mengadaptasi perubahan yang ada di iOS yang tahun rilisnya berbeda beberapa tahun dari iPhone itu sendiri. Untuk setting-nya masuk ke settings iPhone kalian lalu accessibility lalu motion. Pilih yang reduce motion lalu on. Setelah kalian nyalain reduce motion ini saat kalian masuk aplikasi, keluar aplikasi, akses multitasking, pindah dari satu aplikasi ke aplikasi yang lain. Ini kalau gua bilang animation-nya jadi lebih instan, jadi kerasa lebih responsif, dan yang penting adalah enggak bikin iPhone kita terlalu bekerja keras untuk animation UID iOS-nya. Yang kelima, biasain untuk kosongin storage iPhone kalian. Minimal 10 sampai 15% kosong lah. Jangan yang terlalu mepet. Free storage-nya cuma di 5 gig atau mungkin di 2 gig. Karena pada dasarnya iPhone butuh ruang kosong untuk sistemnya bisa berjalan secara optimal. Untuk kosongin storage ini kalian bisa akses di setting general lalu iPhone storage. Kalian bisa delete-deletein aplikasi yang udah ggak kalian gunakan atau mungkin untuk kasus aplikasi yang masih sering kalian gunakan tapi file size-nya udah membengkak. Kalian bisa pilih opsi offload apps untuk ngurangin beban file size aplikasi kalian. Atau buat kalian yang sering banget menggunakan Safari sebagai browser default kalian untuk browsing-browsing. Kalian bisa akses ke setting Safari lalu kalian bisa pilih clear history and website data. Pokoknya intinya jangan sampai storage di iPhone kalian itu mepet-mepet banget lah. Kalau iPhone-nya 128 pastikan free storage-nya itu ya ada di 20 sampai 25 gigan. Yang keenam ini simpel tapi mungkin banyak orang yang masih agak ragu juga yaitu adalah selalu update ke version iOS terbaru. Kalau misalnya ada update iOS terbaru walaupun minor update ya yang belakangnya doang katakanlah 17.1.1 17.1.2 2 itu di-update aja, Guys. Karena biasanya ya update operating system terbaru itu biasanya ngebawa perbaikan performa dan bug fix juga. Kalian bisa cek di setting general dan software update. Nah, tungguin aja tuh di situ kalau ada update iOS terbarunya. Karena dari pengalaman gua nge-review dan selalu ngupdate ke iOS versi terbaru, tentunya Apple bakalan terus nge-page performa operating system-nya sestaabil mungkin biar bisa digunakan atau dinikmati oleh seluruh pengguna atau seluruh usernya. Enggak hanya yang iPhone paling terbaru aja. Poin yang nomor 7, matiin auto download dan application update. Kalian bisa akses ke setting lalu App Store. Automatic download-nya ini kalian pilih off aja karena ini untuk menghindari aplikasi yang bakalan auto update di background yang kadang waktunya enggak tepat aja gitu. Maybe saat kalian lagi main game, saat kalian lagi edit foto, edit video, tahu-tahu iPhone kerasa panas, ya kan? Nah, saran gua app update ini dimatiin aja. Nanti kalau kalian pengin update, kalian bisa update secara manual saat iPhone kalian emang benar-benar lagi pengen kalian tinggal gitu atau lagi nganggur lah. Jadinya enggak bakal bikin iPhone kerasa nge-lag. Yang nomor 8an, nonaktifin tampilan visual yang enggak penting. Ini khusus buat teman-teman yang seperti reduce motion tadi ya, sudah dirasa nge-lag, lemot, tidak responsif, mungkin bisa coba cara yang satu ini. Kalian masuk ke setting, lalu accessibility lalu pilih display and text size, lalu reduce transparency. Ini kalian nyalain aja. ini bakalan bikin user interface kalian kerasa lebih ringan. Yang kesembilan adalah gunakan fitur low power mode saat iPhone kalian tidak membutuhkan performa yang tinggi. Biasanya kita menggunakan low power mode itu kalau iPhone-nya udah mau 20% atau lagi perjalanan mau ngirit baterai ya pokoknya ketika kita pengin lagi ngirit baterai lah. Low power mode ini bisa kalian akses melalui setting baterai low power mode atau kalian bisa munculin juga di control center iPhone kalian. Kalau kalian swipe ke bawah dari sisi kanan atas iPhone kalian. Nah, mulai sekarang biasain pakai low power mode ini ketika kalian lagi menggunakan iPhone kalian secara ringan ya saat lagi chatting doang atau lagi browsing-browsing aja. Walaupun baterai kalian masih berada di posisi 100% 80% tapi dengan adanya low power mode ini, selain bisa nge-save baterai kalian bisa lebih irit, performa di iPhone kalian juga bakalan tetap terjaga. Ya, ibaratnya kalau di mobil ini mode hemat BBM lah atau e mode. Nah, buat kalian yang mobilnya ada eco mode itu enggak kalian aktifin pada saat bensin kalian sekarat doang kan. Yang ke-10 atau yang terakhir ini gua sebut-sebut sebagai nuclear option ya atau opsi terakhir lah ketika iPhone kalian emang benar-benar udah kerasa nge-lag, enggak beres, lemot, segala macam, yaitu reset all settings di iPhone kalian. Yang mana ini bisa kalian akses melalui settings iPhone kalian. lalu general transfer or reset iPhone. Pilih yang reset lalu pilih yang settingan reset all setting. Reset all setting ini enggak bakal nge-wipe atau nghapus data di iPhone kalian. Ini hanya ngebalikin settingan di iPhone kalian jadi seperti semula atau settingan default awal saat kalian baru aktivasi iPhone kalian. Ada juga opsi erase all content and setting. Ini baru nge-wipe out habis data di iPhone kalian. Settingan, network setting segala macam. Pokoknya balikin ke iPhone kalian kayak baru lagi. Nah, jadi ini tinggal disesuaikan aja dan gua harap kalian tahu apa yang sedang kalian lakukan ya. Kalau urusan reset all setting ini segala macam. Banyak juga teman-teman di luar sana yang mengalami masalah connectivity untuk Wii connection atau cellular connection. Dia melakukan reset all setting ini tapi pilihnya yang network connection. Tapi ya reset all setting ini udah meliputi semuanya termasuk network setting juga. Hanya aja dia enggak bakal nge-wipe out data yang ada di iPhone kalian. Dan itulah 10 tips yang bisa gua bagikan ke kalian tentunya biar kalian tetap bisa menggunakan iPhone kalian yang mungkin saat ini udah berumur 4 tahun, 5 tahun, 6 tahun, 7 tahun, dan masih bisa ngikutin perkembangan update iOS di seri-seri terbarunya seperti iOS 17, iOS 18 atau mungkin yang sebentar lagi mau rilis iOS 19 atau iOS 26 namanya. Intinya adalah mau berapapun seri iPhone lu, mau iOS version berapapun yang kalian gunakan ketika kalian benar-benar tahu cara menggunakannya, tahu cara m-maintenance-nya, seberapa jorok kalian menggunakan iPhone kalian, manajemen storage segala macam, harusnya ya performa iPhone kalian tetap bakalan bisa kalian jaga mau berapapun versi iOS-nya. Dan silakan yang mau nambahin bisa tulis di kolom komentar di bawah. Nanti gua love-lovin, gua pin lah yang mungkin menurut gua bisa ngebantu untuk teman-teman yang lainnya. Dan buat kalian yang baru mau praktekin tips-tips gua yang ada di video kali ini, silakan dan good luck. Semoga iPhone kalian bisa kembali optimal untuk bisa kembali menunjang produktivitas kalian sehari-hari. Please like and share this video dan kita ketemu lagi di video berikutnya. Saya Indra. Until next time, goodbye.
Video Lainnya
Di tengah lonjakan harga kebutuhan sehari-hari, menemukan perangkat pendukung produktivitas yang andal tanpa menguras kantong menjadi tantangan tersendiri bagi para...
Kehadiran bocoran seputar iPhone 18 Pro di tengah riuhnya pasar smartphone tahun ini memicu perdebatan sengit mengenai urgensi melakukan upgrade. Lewat pendekatan...
Kabar mengejutkan datang dari jagat media teknologi tanah air seiring keputusan DKID Media untuk menyudahi KOTEK (Komedi Teknologi) tepat di episode kesepuluhnya....
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Mencari laptop tipis dan ringan di tengah lonjakan harga RAM global belakangan ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pelajar dan mahasiswa yang bersiap...
Rumor mengenai lonjakan harga ekstrem pada lini Reno terbaru sukses memicu perdebatan hangat di kalangan pencinta gawai. Pasalnya, seri yang biasanya menyasar kelas...
Kabar mengejutkan datang bagi para pencinta ekosistem Apple karena raksasa teknologi ini dikabarkan siap merombak strategi harga mereka secara global. Kenaikan...
Kehadiran laptop berprosesor mobile sering kali dipandang sebelah mata oleh para pencinta performa, namun adu tanding terbaru antara MacBook Neo dan laptop gaming...
Kabar kurang menyenangkan datang bagi para pencinta ekosistem Apple, menyusul rumor kuat mengenai lonjakan harga perangkat masa depan mereka akibat ketergantungan...
Tecno Camon 50 Pro 5G sempat dipandang sebelah mata saat pertama kali meluncur karena label harganya yang menyentuh angka 5,5 jutaan terasa terlalu mahal. Namun,...
Pasar ponsel murah kembali diguncang oleh kehadiran perangkat sejutaan yang sekilas membawa visual mewah layaknya lini premium masa depan. Di balik desainnya yang...
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sederet perangkat antimainstream yang siap mengubah total kenyamanan setup harian Anda. Mulai dari inovasi TWS dengan konsep...
Kehadiran Huawei MatePad Mini sukses memberikan angin segar di tengah tren pasar yang dipenuhi tablet berukuran raksasa. Membawa dimensi super tipis dan panel...

















