Jungkat

10jtan.. Jam Lari Yg Siap Diajak ke Tengah Hutan! Amazfit Cheetah 2 Ultra Review (YouTube Video)

  • 25/06/2026

Ini adalah Amasfed Cita 2 Ultra smartwatch yang levelnya naik lebih tinggi lagi. Beda segmen, beda target, beda kebutuhan. Amas Cheet 2 Pro itu buat pelari di jalanan. Kalau Cheet 2 Ultra ini buat yang larinya udah di gunung, di hutan, di medan yang GPS biasa pun kadang enggak dapat. Buat yang suka ikutan trail running di gunung atau hiking-hiking lebih cocok pakai ini. Harganya Rp10.499.000. Lebih mahal Rp2 jutaan dari saudaranya. Worth it enggak? Yuk, langsung aja kita bahas. Lego. Boksnya masih bernuansa-nuansa hitam. Isinya ada cita 2 ultra dengan dua strap sekaligus. Silikon hitam sama strap nilon warna hijau bergaris. Lumayan nih, langsung dikasih pilihan dari awal. Ada juga lembar dokumen sama magnetic charger tapi tanpa kabel. Dari desainnya, kesan pertama saya ini jam kelihatan lebih kokoh dari Cheita 2 Pro. Punya diameternya cukup pas di tangan cowok yang enggak terlalu gede lingkar tangannya. Tebalnya sekitar 15,8 mm dari basel, frame tangan, sama bagian bawahnya semua grade 5 titanium dengan layarnya spire glass. Bobot beratnya cuma 52 gr tanpa strap. Untuk jam yang dipakai buat trail run 52 gr itu enteng sih. Warnanya titanium, tampilnya raget tapi tetap clean. Mau dipakai sehari-hari juga masih cocok lah. Nah, kalau yang Cita 2 Pro dominan warna hitamnya. Kalau yang ini dominan warna titaniumnya. Buat layar Cita 2 Ultra ini ngasih layar 1,5 inch AMOLED resolusi 480 * 480 32 PPI. Blatest-nya juga di 3.000 nits. Layar yang lebih besar ini dibutuhkan banget buat trail runner karena data yang perlu dibaca lebih banyak. [musik] Misalnya kayak informasi elevation, contor mappes, hard rate, navigation road, semua harus kebaca sewaktu pas lagi lihatnya. Apalagi kalau lagi nanjak dan nafas udah engos-ngosan, enggak ada waktu buat lihat layar lama-lama dan udah tahan goresan juga karena layarnya pakai spire glass. Di medan trail yang penuh semak dan batu ini jelas bisa bikin lebih bertahan. Tahan air juga enggak nih, Om? Oh ya jelas udah water resistance 5 ATM plus udah lolos military grade resistance untuk low pressure, high temperature, low temperature, temperatur shock, vibration sampai impact test. Duh, lengkap juga ujiannya ya. Nah, GPS-nya ini yang saya mau highlight. Dia udah dibekali dual band L1 dan L. Six satelite positioning system kombinasi ini lebih dari citah 2 Pro. Ditambah ada lagi circular polarize antena dan advance tren position algorithm. Waduh, makin pusing kan? Intinya sih gini, konfigurasi GPS-nya bisa tetap berjalan normal dan lancar meskipun di medan yang berat sekalipun. Misalnya kamu lagi di hutan lebat atau lereng gunung yang dalam, tracking-nya diklaim tetap stabil. Yang bikin saya rasa makin keren, ada full color contour map dengan offline navigation. Jadi mau sinyal nol sekalipun maps-nya tetap bisa diakses. Ada turn by turn navigation atur balik rute kalau nyasar. POW search elevation overview sampai slop difficulty visualization. Render map-nya diklaim 2,5 kali lebih cepat dari generasi sebelumnya. Buat trail runner yang pernah nyasar karena GPS ngaca, fitur navigasi kayak gini tuh bisa berguna banget walaupun saya enggak pernah trail run ya. Data latihan yang dikasih juga selengkap Cita 2 Pro, tapi ada tambahannya lagi nih. Yang beda ada equivalent P sama elevation overview. Equivalent P ini yang menarik dia ngitung PES kamu berdasarkan elevasi dan kesulitan medan. Jadi kalau kamu lagi nanjak di tanjakan 20% PES yang muncul bukan PES kamu yang kelihatan lambat tapi dihitung dari medannya sesusah apa. Buat yang sering stres lihat pes waktu nanjak jadi berasa pelan, ini solusinya sih. Jadi hasil pesu beneran apa adanya. Recoverynya sama seperti Cheet 2 Pro tapi konteksnya beda. Kalau Cheet 2 Pro penggunaannya pelari di jalanan yang latihan beberapa kali seminggu. Cheita 2 Ultra ini buat yang mungkin lagi di tengah lomba trail run. Recovery di kondisi kayak gitu jauh lebih krusial. Sinyal dari jam ini bakalan kasih tahu kapan harus push, kapan harus mundur. Bisa jadi perbedaan antara finish dan tidaknya. Fitur tambahan yang ada di sini juga lengkap ya. Bisa teleponan dari jam langsung karena udah ada Bluetooth calling. Terus juga kamu bisa aktifin Zapflow Voice Assistant. bisa langsung kamu suruh buka olahraga cuma pakai suara doang. Storage internalnya ada di 64 GB. Bisa buat simpan offline map, music, podcast, sama data latihan kita. Dikasih LED flashlight juga bisa munculin lampu putih merah SOS mode dengan kecerahan yang bisa diatur. Urusan konektivitas dia ngasih Bluetooth 5.2 dan Wii 2.4 GHz. Oh ya, saya belum bahas strapnya lebih lanjut dikasih dua strap ya dengan material silikon sama nilon. Buat trun, nilon jelas lebih nyaman buat dipakai lama karena nyerap keringat juga. Dan kalau lari-lari simpel sih pakai strap yang silikon. Sewaktu bahas Cita 2 Pro, saya suka sama baterainya yang gede. Nah, kali ini lebih gede lagi. 780 mAh loh. GPS mode-nya aktif bisa tahan sampai 80 jam juga jalan terus. Terus penggunaan sehari-hari bisa sampai 30 hari. Gila ya, ultra maraton aja biasanya bisa selesai di 24 hingga 36 jam nonstop. Nah, dengan GPS mode 80 jam berarti bisa dipakai balapan ultra maraton hampir tiga kali noncop. Tapi siapa juga sih yang mau ultra maraton berkali-kali dalam satu waktu? Yang jelas sisa baterainya sewaktu dipakai rest tuh masih banyak banget dan ini naiknya signifikan banget dibanding Cita 2 Pro yang 31 jam pada mode GPS. Jadi Cit 2 Ultra ini memang dirancang buat yang durasi latihannya hitungan hari. Nah, tapi masih ada satu catatan yang sama nih. Charger magnetiknya sih ada tapi tanpa kabel. Ya udahlah ya kamu juga kan pastinya ada kabel type C di rumah. Kesimpulannya intinya nih ya kalau kamu mau lari di jalanan beli tuh Cita 2 Pro dan kalau mau beli C 2 Ultra ini buat yang larinya di gunung. Selisih harganya sekitar R2 jutaan. Nah, yang kamu dapat dari selisih itu ternyata banyak banget. Kamu udah bisa navigasi offline dengan contour map secara lengkap. Bisa mode GPS nonstop 80 jam sama tingkat ketahanan level military grade. Kalau medan lari kamu masih aspal dan TRK, sayang sih ambil ini. Mending yang seri proya-nya aja. Tapi kalau kamu lagi trail runner yang butuh data lengkap, cocok pakai ini. Amasfit Cheet 2 Ultra ini serius dirancang buat yang larinya udah jauh dari peradaban deh. Udah enggak mikir-mikir culture lagi. Emang orang yang kelewat niat buat lari trail run. Bukannya jadi lebai ya, tapi emang dari segi fiturnya tuh terlalu lengkap buat kamu yang cuma lari biasa doang. Udah ada offline map dengan kontur. Baterai jam juga tahan hingga 30 hari. Military grade durability dan ada SOS. mode. Kalau nyasar di hutan pun masih ada harapan. Tapi ya balik lagi ke poin utamanya. Ini jam buat trail runner atau atlet ultra maraton yang latihan dan lombanya emang di medan berat. Harganya Rp10.499.000 garansi 2 tahun. Worth it nih buat emang yang butuh. Oke guys, jadi itu dia Amaz Cita 2 Ultra. Semoga bisa menawasan kalian. Sampai jumpa di video selanjutnya. Bye. Keren cuy. desain juga oke nih.

Lihat di YouTube