Jungkat

10jtan.. Resmi Indonesia! POCO F9 Pro Review (YouTube Video)

  • 05/10/2026

Ya, Guys. Kembali lagi bersama dengan Diar. Tempo hari kita udah bahas ya Redmi K100. Wuh, yang nonton banyak. Berarti antusias orang untuk membeli HP itu pasti cukup banyak. Nah, sekarang udah ada nih versi duplikatnya alias plek ketipleknya dari Redmi K1 yaitu Poco S9 Pro. Yang ini resmi masuk Indonesia. Jadi, kalian enggak perlu tuh mau beli, Bang, yang Redmi K100. Enggak perlu ini aja. Poco nih. Tuh, boksnya udah ready dan kamu udah siap nih bisa beli di Indonesia. Chipset sama, layar sama, speaker sama, pokoknya semua sama deh. Penasaran? Yuk, langsung aja kita bahas. Lego. Oke, jadi ini dia box dari Poco F9 Pro ya, warna hitam dan ini masih disegal. Saya langsung buka dulu aja ya plastiknya biar langsung diproses unbox-nya. Oke, ini dia boxnya warna hitam tulisannya Poco F9 Pro tulis Poco Sound by Boss. Ini speakernya keren banget sih, Guys. Tuh, Guys. Dia pakai Xiaomi Hyper OS loh. Dan ini saya ambil yang varian RAM 12 GB, internal storetnya 512 GB. Dan ini saya ambil yang warna aurora green alias warna alias warna glow in the dark. Nah, menarik banget kan? Tuh di belakang ini ada fitur unggulan di antaranya nih, Guys. Ada chipset di sini pakai Snapdragon Elite Gen 5 V series. Oke, ini kencang nih, Guys, chipsetnya. Kemudian baterainya ini 6.330 330 mAh. Kepala cacedan 100 watt, layarnya 6,59 inch, terus 185 Hz loh. Gila enggak tuh? Kamera 200 megap, kamera 200 megapel, kemudian sound by boss. Gila enggak tuh, Guys? Dari chipset, desain, layar, sound-nya, wah maksimal semua ini. Gila. [tertawa] Ya udah, langsung aja kita buka. W kita buka. Iya. Uh. Oke. Dan ini dapat e apa ya? Kayak semacam tulisan ya. Pokoknya beraksi. Tung tung tung tung. Oke. Dan ini kita lihat dulu boknya di sini dah. Enggak ada apa-apa ya. Kita langsung keluarin aja si HP-nya dan kita taruh di samping dulu ya. Kita lihat dulu perintilannya di dalam bok dapat apa aja. Oke, pertama box yang ini kita lihat. Oke, dan di sini ada sim tray ejector yang bentuknya seperti ini, Guys. Nah, kemudian ini ada buku panduan singkat dan ini udah bahasa Indonesia, cuy. Resmi Indonesia, cuy. Widih. Dan ini dapat Oh, ini dulu deh. Dapat stiker ya. Seperti biasa ya, kalau kita beli produk Poco [musik] di Indonesia nih dapat stiker yang lumayan lah ya. bisa buat ditempel-tempel gitulah ya di helm lah, di jidat gitu ya. Dan ini dapat eh hard case bening yang sebenarnya agak sedikit dia agak sedikit ngeblur ya. Sedikit ngeblur sih cuman masih kelihatan jelas kalau dilihat tuh. Jadi enggak sedikit enggak ngeblur banget ya cuman sedikit ngeblurnya. Oke ini dapat hard cas bening keren ya. Dan kita lihat di dalamnya lagi. Di sini dapat kepala charger 100 watt, cuy. 100 watt, cuy. Gila, benar ini. Pokong jangan macam-macam ya kalian, ya. Saya kasih nih, Poco bilang nih saya kasih 100 watt loh. Oh gila keren banget nih Poco F9 Pro. Oke berarti ngecasnya kencang tuh kita ini dapat juga dapat ke cable charger. Wih, masih keset ya. Kabel charger dalamnya warna orange. Mantap. Udah enggak ada apa-apa lagi di boknya. Kita langsung lihat aja ke smartphone-nya. Poco F9 Pro. Tapi di sini kita lihat ada beberapa fitur unggulan udah kita bahas sih tadi ya dari chipset, kepala charger, baterai, layar, kamera, dan speakernya. Oke, ini dia dari Poco F9 Pro nih, Guys. Kita lihat bentuk dan desain dari Poco F9 Pro. Waduh, desainnya camik sih ini. Camik banget. Tapi sebelum kita bahas soal desain, kita lihat dulu yuk Sim TR yang dipakai dari Poco F9 Pro ini dia pakai apa ya? Nah, sim-nya adalah dia dual nano SIM dan tidak menyediakan slot micr SD. Oke, dan kita lihat sekarang secara seksama desainnya. Di sebelah kanan ini ada tombol power on off, tombol volum keras suara satu dua buah garis antena. Dan ini frame-nya terlihat manis sekali ya, ujungnya rounded. Dan di bagian atas ini ada satu dua buah garis antena dan ada speaker yang artinya smartphone ini punya dua speaker. Eh, dua speaker apa tiga speaker ya. Sat dua t Gila, tiga speaker, [tertawa] Guys. Di sebelah sini ada satu, dua buah garis antena dan di bawah ini ada speaker satu dua buah garis antena P type C, microfone, dan slot SIMT yang udah kita buka tadi. Nah, di bagian belakang ini terdapat tiga buah lensa, satu LED flash, dan di sini ada speaker sound by boss dan di sini tulisannya Poco dan ini adalah warna hijau. Dan ini adalah warna hijau alias glow in the dark. Wah gila keren ya. Hijau-ija muda tapi keren cuy. Dan di depannya ini hanya ada satu buah lensa selfie dan layarnya ini flat ya bukan curve. Wow mantap sih. Di genggaman ini berasa enggak terlalu jumbo. Oke langsung aja yuk kita nyalain. Hap Poco F9 Pro. Oke kita lihat nih tulisannya. Wis, logo Poco powered by Android langsung ya. Ya, muncul tuh, Guys, tulisan Xiaomi Hyper OS. Bayangin tuh, Guys, Poco pakai Xiaomi Hyper OS. Wow. Wow. Dan kita masuk ke home screen. Iya. Seperti ini ya tampilan interface dari Poco F9 Pro. Ini udah saya instal beberapa aplikasi dan game. Kalau kita masuk ke menu setting dan kita bisa lihat di situ baselnya presisi ya, simetris ya, atas, kiri, kanan, dan bawah. Oke, menarik ya. Dan Poco F9 Pro ini memiliki dimensi dengan panjang 157,5 mm, lebar 75,3 mm dengan ketebalan 8,8 mm dengan berat 206 gr. Jadi terbilang sebenarnya ini HP enggak jumbo-jumbo banget, enak di tangan dan beratnya juga enggak terlalu berat. Pas aja di tangan gitu. Tergolongnya enteng dan solid lah ya. Nah, seperti itu, Guys. Dan si Poco F9 Pro ini memiliki bentang layar 6,59 inch dengan jenis layar AMOLED, 68 billion color dan Hz loh. Wow. Biasanya paling 120 Hz ya, 144. Ini 185 Hz loh. Gila kan itu ya. Tuh refresh set-nya udah saya set tuh ke 185 Hz. Gila sih. Jadi kalau buat main game atau apapun smooth banget ini guys. [tertawa] Nah untuk urusan benchmark dari Poco F9 Pro ini kita mulai dari cek ya Antutu-ya berapa nih dari Poco F9 Pro. [musik] Jeder. Dia mencapai skor nih, Guys. R,5 juta. Wow. Nih, Guys, detailnya ya. Kita lihat di sini device detailnya dia pakai tuh Xiaomi Poco F9 Pro. Kemudian ini dia pakai CPU-nya CUTM8850. Ya, artinya ini pakai Snapdragon 8 Elite Gen 5. GPU-nya pakai Adreno 840. Baterainya 6.330. 30 mAh. Mantap nih, Guys. Nah, untuk konctivitasnya nih, Guys. Wii-nya dia pakai Wii 7. Bluetooth-nya ada, NFC ada, fingerprint ada, biometric face ada. Oke, lengkap juga ya. Nah, sekarang kita masuk ke Geek Band 7. Kita lihat nih, Guys, ya. Skornya itu dia di 1727 single core dan 8.102 multiore-nya. Dan untuk 3D Max kita bisa lihat skornya itu adalah solar B di 9136 sling s white left-nya [musik] max out yang artinya ini kalau buat main game mestinya lancar-lancar aja nih guys. Ngacir ya ngacir. Ya udah langsung aja kita tes buat main game apa dulu nih? Gensin PUBG Mobile. Gensin dong. [terkesiap] Ya, Guys. Sudah masuk ke game-ennya Gensin Impact nih, Guys. Wow, speakernya merdu sekali. Ada dentingan gitarnya juga. Wah, lancar, Guys. Kita lihat nih masuk ke menu grafik. Dia pakai settingan rata kanan ya. High, ha high. H fps. Mantap nih. Wuh, gila. Gila mulus. Warnanya juga tajam. Kita cari musuh dulu ya, Guys. Nah, nih, Guys. Di depan udah dapat musuh nih, Guys. Kita sikat. Waduh. Waduh. I. Wuh. Waduh. H. Oke, oke, oke, oke, oke. M. Oh, ayo mana? Sini ayo. Gila suaranya, Guys. Seru banget, Guys. Jadi, sama tim saya udah dites, Guys, ya. FPS-nya main game Gensin Impact dengan settingan highest 60 FPS selama 15 menit. FPS rata-rata ada di 59 FPS dan FPS terendah ada di 55 FPS dengan suhu di 40 derajat celcius aja. Oke, mantap. Kemudian untuk PUBG Mobile settingan grafik smooth dan grafik ultra ekstrem pengetesan 15 menit sama tim saya udah dites juga nih, Guys, FPS-nya. dan FPS rata-rata ada di 119 FPS dengan terendah di 115 FPS saat lagi ramai dan suhu maksimal hanya di 39 derajat Celcius. Kemudian tes Mobile Legends nih dengan grafiknya settingan SD, frame rate-nya ultra, pengetesan 15 menit, FPS rata-rata ada di 164 FPS dan terendah di 140 fps saat lagi battle dengan maksimal SU di 38 derajat celcius. Nah, untuk Poco F9 Pro ini performa CPU-nya ada di rata-rata di 46%. Kita tes menggunakan aplikasi CPU troting test selama 30 menit. Untuk tasling red maksimalnya ada di 1000 Hz. Kita tes dengan aplikasi Touch Sampling Red Tester. Maksimal sentuhan yang bisa terima layar secara bersamaan bisa 10 jari. [musik] Dan sensor yang ada di Poco F9 Pro udah lengkap dan semua berfungsi dengan baik dari accelerometer sensor, light sensor sampai magnetic sensor. [musik] Untuk pemakaian baterai di Poco F9 Pro kita pakai untuk menonton video dengan kualitas 1080 sekitar 30 menit, baterai berkurang 2%. Berikutnya kita gunain TikTok dan Instagram. Kurang lebih 30 menitan, baterai berkurang 3%. Dan kita pakai nih buat bermain game kurang lebih 30 menitan, baterai berkurang 8%. Dan untuk layar dari Poco F9 Pro udah kita tes juga ya. Brandes tesnya dengan sunlight mode aktif yaitu di 922 nitz. Kalau gemut tesnya di mode vivit di 97% sRGB dan 83% DCI P3. Nah, sekarang kita bahas kamera dari Poco F9 Pro ini yang mana memiliki tiga buah kamera belakang yang terdiri dari 200 megap F1.7 main kamera, 50 megap F2.0 kosong untuk telefoto dan 8 megap F2.3 untuk ultrawide. Sedangkan kamera depannya ini 32 megapel. Yuk, kita lihat hasil contoh jatan foto dan record video dari Poco F9 Pro ini sebagai berikut. Nah, inilah hasil perekaman video di 1080 30 FPS untuk kamera belakangnya ya. Untuk hasilnya kayak gini ini stabil banget pastinya udah kayak kelas flagship ya. Dan dia bisa pindah ultra wide juga bisa dipakai zoom juga. Ini kamera utama ini zoom dua kali, 2,5 dan 5 kali. Terus balik ke kamera utama. Untuk hasil kayak gini bisa kalian lihat sendiri. Stabil banget ya. Dan warnanya juga yang natural. Masih bisa kalian tuning kalau mau. Terus kalau misalnya mau langsung point and shoot buat dipost langsung juga bisa. Tuh, ini kamera zoom-nya juga udah detail banget. Nah, ini untuk perekaman di 1080 60 fps. Hasilnya kayak gini. Untuk yang 60 fps ini dia enggak bisa pindah ke ultra wide ya. Cuman untuk zoom masih bisa tuh. Ini untuk dua kalinya, 2,5 kali dan 5 kali. Tuh, masih tajam juga ya. Mau dizoom sampai lima kali juga. Warna-warnanya juga masih konsisten, enggak ada perubahan kalau misalnya kita pindah-pindah lensa dan masih stabil juga bahkan di 60 fps. Nah, ini untuk perekaman di 4K 30 fps hasilnya kayak gini. Untuk 4K dia juga masih stabil banget ya. Tuh, untuk yang 4K dia juga enggak bisa pindah ke lensa ultrawide sayangnya. Tapi untuk zoom-nya masih bisa di dua kali, 2,5 kali dan bisa 5 kali juga. Tuh, kita kembali ke lensa utama. [musik] Stabilisasinya juga masih aman banget ya. Nah, untuk kamera belakangnya dia bisa ngerekam sampai maksimal di 4K 60 fps. Tuh, untuk hasilnya kayak gini stabil banget. Terus kalau misalnya kita coba zoom sampai lima kali juga masih bagus ya. Kualitasnya masih stabil juga. Ini untuk di 4K 60 fps tuh warna-warnanya bagus ya. Nah, untuk kamera depannya kita tes di 1080 30 fps dulu. Untuk hasilnya kayak gini bisa kalian lihat sendiri dia lumayan oke ya untuk dnamic range-nya. Mungkin di shadow agak hilang detailnya cuman kalau misalnya kita arahin ke langit kayak gini masih kelihatan ya untuk warna langitnya masih kelihatan birunya. Ini di 1080 30 FPS. Untuk stabilisasi juga masih oke. Masih sama dengan kamera belakangnya. Stabil banget dan cukup buat nge-vlog ya. enggak perlu bawa gimbal tambahan atau dibilize lagi di post proses. Nah, ini untuk perekaman di 1080 60 fps. Hasilnya kayak gini pastinya lebih mulus ya di 60 fps tuh bisa lihat sendiri ya. Dan masih stabil juga, enggak ada pengurangan stabilisasi, masih konsisten. Kualitasnya bagus ya. Nah, untuk kamera depannya juga bisa ngerekam di 4K. Cuman sayangnya dia enggak bisa di 60 fps, cuman mentok di 30 fps aja. Hasilnya kayak gini tuh. Surprisingly dynamic range-nya bagus banget ya. Tuh, kalau misal kita backlight gini, mukanya enggak langsung gelap. Tuh, masih kelihatan detail wajah. Nah, Sekarang kita tes sensor fingerprint yang ada di layar. Jadi kita bisa bukan tap aja ya, tapi kita bisa tekan dan diputar-putar gitu, Guys. Nah, ini adalah proses perekaman sidik jari. Gila, keren banget loh. Cuman diputar-putar langsung e kerekam. Ini baru keren. Ini yang saya suka nih, Guys. Enggak ditap tap tap. Kadang-kadang miring miring miring. Lama banget. [tertawa] Nah, sekarang kita tes sensor face unlock-nya. Dan ini adalah proses perekaman wajah. Ya, lihat kiri kanan. atas bawah dan oke langsung kita tes nih sensor fingerprint telunjuk enggak bisa jari tengah enggak bisa jempol mantap kita pakai kondisi layar off tunjuk enggak bisa jempol beh mantap cuy face unlock kencang wah mantap saya suka nih face unlock fingerprint dari Poco F9 Pro mantap nah Di cover belakang ini kan dia warnanya Aurora Green yang mana ini adalah glow in the duck. Jadi kalau kena cahaya yang terang terus kita taruh di tempat yang gelap, dia akan meninggalkan jejak ee cahaya di sini. Beberapa saat dia akan masih berbekas [musik] di sini. Senter di sini aja nanti yang terang ada di sini doang, Guys. Keren ya. Gimik kayak gini sih seru juga. Mana ada coba ya HP Glow in the Duck selain Poco F9 Pro saat ini enggak ada. Keren ini, Guys. Nah, kesimpulan saya sama Poco F9 Pro adalah gini deh. Buat kalian yang pengen punya HP performa kencang, kamera bagus, speaker bagus, layar smooth banget, dan resmi Indonesia, ambil ini Poco F9 Pro. Harganya pasti sangat terjangkau. Poco udah terkenal itulah ya. HP dengan harga terjangkau, tapi speknya tuh wah papan atas banget. Dan ini Poco S9 Pro udah resmi Indonesia. Cuman harganya saya belum tahu. Mungkin pada saat video ini dibuat mungkin nanti sejam lagi baru ada diumumin tuh. Tapi nanti saya akan pasang di judul video ini. Kamu jadi bisa tahu harganya berapa harga resmi dari Poco F9 Pro. Kalau menurut saya langsung sikat aja guys. [tertawa] Apalagi performanya kencang ya. Kameranya bagus banget. Beh. Terus sensor fingerprint-nya saya suka banget diaps di uwek uwek uwek langsung enggak pakai tap tap tap lama. Pokoknya enggak ada sisi yang negatif bangetlah sama si Poco Pro ini. Malah saya menaruh hal positif banget. Oke guys, jadi itu dia review singkat dari Poco F9 Pro ini. Semoga bisa menambah wawasan kalian. Sampai jumpa di video selanjutnya. Bye. Buruan beli guys. Keburu nanti ini loh gaib loh. Keburu gaib nanti nyesel kan.

Lihat di YouTube