Jungkat

13 JUTAAN Mewah Idaman Anak DKV & Editor! - Dell Precision 5570 (RTX A1000) (YouTube Video)

  • 28/08/2026

Today, gua lagi gak mau nunjukin kalian rekomendasi laptop kantoran ataupun laptop gaming. Kami mau nunjukin wujud laptop sempurna buat kaum desainer, editor, dan fotografer. Tapi bukan MacBook. Singkat cerita, laptop ini adalah Dell XPS 15 versi mobile workstation profesional yang dijual secara B2B alias ke corporat dan enggak dimaksudkan buat dijual langsung di etalase toko. Jadi enggak heran kalau laptop bekas kantor ini feel dan desainnya premium pakai banget banget banget macam MacBook tapi Windows. Pada saat baru rilis, konfigurasi yang kami pegang ini harganya sekitar 3.000 1000 USD atau R6 jutaan di tahun 2022 belum termasuk pi cukai. Harga yang wajar untuk sebuah ISP certified mobile workstation dari Dell. Buat kantong perusahaan itu angka yang kecil lah ya. Sekarang di pasar laptop second setelah masa Dell support dan garansinya udah habis, kami rasa R juta adalah angka yang bagus buat nikmatin segala kemewahan alaadell XPS series yang segera kita bahas. Balik lagi soal desain dan build quality. Hampir 4 tahun setelah laptop ini rilis, penampakannya masih sangat premium dan futuristik. At the same time, minimalis berkat basel ekstra tipis. Enggak cuma di tiga sisi, tapi keempat sisi termasuk bawah. Membuat laptop 15,6 inch ini serasa laptop 14 inch. Unibody aluminium atas bawahnya juga tebal dan sangat presisi seperti namanya Full CNC Milk yang menurut gue ngalahin laptop sekelas NV1 sekalipun. Finishing palm rest dan frame keyboard-nya pun dikasih lapisan soft touch ala carbon fiber, touchpad ekstra luas dan nyaman, sebuah perpaduan sempurna dari kemewahan laptop high end dan kokohnya laptop bisnis. Ini adalah salah satu contoh laptop performa tinggi yang desainnya sama sekali enggak gaming. Dan kalau kalian bilang ini laptop harganya R30 juta, orang pasti bakal percaya-percaya aja karena ini emang sesolid dan sepremium itu saat berada di tangan. Next. Alasan utama gue sangat nyarenin laptop ini ke kaum desainer dan editor adalah karena dia punya salah satu touchscreen 4K IPS terbaik yang pernah ada di laptop manapun. Sure ini bukan mini LED, bukan OLED dan cuma 60 Hz. Tapi layar ini tajam, terang, kontras tinggi, dan punya gamed coverage 100% Adobe RGB yang luar biasa untuk desain dan color grading secara akurat. Asli, ngedit video dan foto di laptop ini nyaman banget di mata. berasa pakai monitor 4K yang jauh lebih gede karena pikel-pikelnya sama sekali enggak kelihatan. Bahkan kejar-kejaran nih sama resolusi kamera Mirrorless full frame yang gue pakai ketika dizoom sedikit. Fakta bahwa layar ini lapis Gorilla Glass dan touchscreen meski belum support stylus turut mendukung produktivitas daily secara intuitif. Sangat sulit intinya nemu laptop baru di bawah 20 bahkan R jutaan yang punya touchscreen 4K standar industri profesional. Perolokan. Udah enggak ada lagi port USBA dan HDMI. Meninggalkan enggak cuma dua, tapi tiga port USBC. Dua di antaranya thundobolt 4 Gbps dan ketiganya full function, termasuk display output 8K dan charging 130 watt. Dua di kiri, satu di kanan. Di samping slot SD card UHS2 full size dan combo audio jack. Selama kalian minimal punya charger 100 watt, laptop ini enggak harus dicas pakai charger bawaan untuk sekedar dipakai. Dan slot SD card ini penting banget kan buat com fotografer dan videografer yang gak pengin bawa dongol ke mana-mana untuk sekedar nyolok SD card. Speed-nya mantap pula. WiFi udah WiFi 6e. Login biometrik ada dua opsi, yakni sensor fingerprint nyatu di tombol power dan sensor Face ID di webcam 720p. Kemungkinan karena keterbatasan sang bezel ekstra tipis. Meskipun punya Face ID, webcam ini resolusinya hanya 1 megapel alias 720p dan tidak punya webcam shutter. Selain layar yang ci speakernya enggak kalah nendang. [musik] Sebagai user NV16 menurut gue udah bagus, watch speaker laptop ini jauh lebih jernih, powerful terutama di vokal dan ngebas subjectively lebih baik dari speaker MacBook Air dan hampir sebagus bawaan MacBook Pro, dua front firing dan dua subw. [musik] Jauhlah di atas standar laptop gaming belasan juta. Konfigurasi yang dijual di toko partner kami saat ini hanya ada satu SKU yakni layar 4K baterai 89 WH dengan prosesor Intel Core i7 12600 HV Pro 14 core 20 setp core. Lengkap pakai IGPU Intel Iris graphic 96iu. Kalau sang Nvidia Quadro RTX A1000-nya lagi idle. Spek ini tentu bukan buat gaming berat. Mengingat si A1000 basically adalah RTX 304 gig yang di downclock dan undervolt ke 45 watt. Tapi harusnya udah lebih dari cukup buat jalanin AutoCAD, Blender, Adobe Illustrator, bahkan editing dan color grading 4K di Premiere Pro. RAM bawaannya sayang ya. Duh, baru pertama kali nih gua menyayangkan dikasih DDR5 16 gig dual channel. Karena untuk upgrade ke 32 gig berarti kalian harus rogoh kocek lebih dalam daripada DDR4. Hehe, kabar baiknya ada dua slot NVMi PCI Gen 4 yang salah satunya udah keisi 1 tera ekstra kencang bisa dapat laptop DDR5 16 gig plus NVMi 1 tera upgradable di tahun 2026 adalah sebuah privilege. Jujur ini kan hitungannya laptop profesional S kantoran. Jadi harap maklum bahwa dia lebih ngejar stabilitas dan kesenyapan sistem dibanding tinggi-tinggian frame rate saat gaming. Power CPU-nya di limit di sekitaran 75 watt ya still lebih kencang dibanding rata-rata ultrabook generasi terbaru bahkan dibanding laptop gaming core i5 generasi 13 dengan performa stabil dan konsisten hampir enggak ngaruh juga mau dicolok maupun enggak dicolok. Dengan segala keterbatasan GPU 45 watt, render time lender rate tracing, dan Premiere Pro 4K-nya masih chengly lah di bawah 6 menit untuk tes export 4K 10 bit durasi 10 menit. Sebagai perbandingan ultrabook Ultrabook R jutaan terbaik saat ini macam pakai IGP Intel Arc B390 maupun Radeon 890M rata-rata butuh 7 sampai 8 menitan. Again, perbedaan performa sang RTX A1000 baik dicolok maupun enggak ya enggak beda jauh. [musik] Dengan segala keterbatasan VAM 4 gig dan TDP 45 watt, GPU ini masih mampu kok jalin Cyberpunk di setting low ke medium atau steller blade dengan DLSS ketika kalian lagi jenuh mikirin revisi desain. Masuk akal buat update dari GTX 1054 gig atau 1063 gig laptop misalnya. Karena TDP rendah, sistem dual fan dual heat pipe ini enggak perlu kerja keras. Risiko ser floating rendah tetap senyap dan buangnya ke engsel demi mengeliminasi ventilasi di kiri kanan. Semoga sih layar selalu aman, tapi toh ini bukan OLED yang sensitif sama panas. Konsekuensinya paling emang kalau main game atau render agak lama udah pasti permukaan keyboard perlahan memanas. Gimana ya kalau spek laptop gaming tahun 2022 dipaksa kalem jadi laptop kantor? Ginilah hasilnya. Persis XPS 15 keyboard gak punya maupun kolom samping dedicated untuk page up page down. However, keyboard-nya nyaman meski cetek. Punya backlit dua tingkat, dan yang terpenting kita punya touchpad ekstra luas, termasuk yang paling nyaman yang pernah ada di laptop Windows walau bukan heptic touchpad macam di MacBook. Kombinasi touchsreen dan touchpad luas ini bikin kita tetap bisa kerja dengan nyaman in case mouse ketinggalan di rumah. Yang paling gak MacBook dari laptop ini cuma daya tahan baterai. Di mana sang prosesor seri H tetap nge-drain baterai even udah 89 WH dan baterai health-nya excellent. Browsing ringan dan nyetel YouTube kuat sekitaran 5 sampai 6 jam. Tapi kalau dipakai ngedit video dan blender sekitar 2 jam udah low bet. Again bukan masalah serius karena bisa dicas pakai adapter 100 watt sembarang. Bahkan powerbank 65 watt di keadaan darurat. Well, dengan minus paling soal batery health dan lecet di beberapa unit di toko, Dell Precision 5570 atau XPS 15 keluaran 2022 ini bisa jadi pilihan terbaik buat anak-anak DKV dan comreatif yang belum bisa 100% migrasi ke Apple karena satu lain hal. Di antara laptop second 13 jutaan lainnya, di sini kalian dapat build quality dan experience yang luar biasa dan mungkin bisa merubah mindset kalian yang seringkiali cuma lihat spek laptop dari segi CPU dan GPU yang dipakai. Ya, mungkin dengan harga yang sama saat ini bisa kok dapat laptop gaming second pakai RTX 3060 bahkan 4050 tapi udah pasti enggak punya build quality sebaik precision, layar setajam precision, speaker sedahsyat precision, dan fleksibilitas kerja sebagus precision. Buat kalian yang minat dan tinggal di Jakarta bisa langsung ke Andrun Laptop Store di lantai dasar Harco Mangga 2 garansi 1 bulan. Itu dulu aja rekomendasi laptop second kami today. Gue Mike. Sampai jumpa di next video

Lihat di YouTube