Jungkat

13Inch 144Hz.. Tablet Gaming Nih Buoss! Infinix XPAD GT Review (YouTube Video)

  • 19/06/2025

Halah, tablet Android mah sama aja, paling dibuat scroll TikTok atau baca-baca doang. Itu sebelum aku tahu yang namanya Infinix XAD GT. Tablet yang satu ini bisa dibilang sebagai tablet gaming sesungguhnya dengan ukuran layar lega dan performa tinggi ngebut. Tablet ini bukan cuman bisa main game, tapi memang diciptakan buat gaming. Semarik apa? Yuk, kita bahas Lego. [Musik] Dari awal pembeliannya, kamu bakalan dapat bentuk box kayak gini. Ada tulisan Infinix-nya aja dengan ada gambar dinamis yang menunjukkan cas gaming. Saat dibuka, kamu juga dikasih covernya di sini. Lalu ada Device Infinix Xpad GT. Enggak lupa juga ada beberapa lembar panduan penggunaan serta kabel dan kepala chargernya. Nah, kalau kamu mau beli secara terpisah, ada juga nih Infinix X Pencil dan juga Infinix Xadet GT Keyboard yang kalau disatuin semuanya, behing. He, desain. Waktu aku pertama kali pegang Infinix X GT, rasanya beda dari tablet Android kebanyakan. Biasanya tablet tampil standar, polos, dan cenderung membosankan. Tapi yang satu ini beda, Guys. Desainnya tuh kalem, tapi enggak polos-polos banget. Warnanya pakai stellar grey yang terkesan profesional dan adem dilihat. Cocok buat kamu yang enggak suka desain mencolok. Tapi kalau kamu perhatikan lebih detail, di beberapa bagian Xet GT punya aksen-aksen desain khing. Garis halus yang membentuk pola seperti cooling panel, grill speaker yang disusun simetris, dan detail body yang ngasih sedikit sentuhan agresif tapi tetap classy. Jadi dia bisa masuk kedua dunia sekaligus. Kamu bisa bawa ini buat kerja dan tetap kelihatan stylish. Tapi begitu kamu buka game, vibes gaming-nya juga langsung dapat. Tablet ini juga tipis banget, cuman 6,5 mm dan bobotnya sekitar 655 gr. Waktu aku pakai sambil duduk santai atau sambil kerja di sofa, enggak pernah terasa berat. Rasanya pas di tangan ringan tapi tetap terasa kokoh. Materialnya juga solid, bukan yang ringkih kalau ditekan atau dibengkokin dikit. Dan begitu layar dinyalakan makin jelas ini bukan tablet sembarangan. Ukurannya 13 inci. Resolusinya 2.8K dan refresh rate-nya 144 Hz. Warna yang ditampilkan tajam banget karena sudah mendukung 10 bit color dan HDR10. Brightness-nya tembus 700 nits bikin layar tetap terlihat jelas. Bahkan pas aku pakai di ruangan terang dekat jendela dipakai buat nonton film, scrolling konten atau buka-buka dokumen kerjaan. Semua kelihatan rapi dan enak di mata. Tapi yang paling kerasa adalah waktu dipakai buat main game. Visualnya terasa imersif dan responsif banget. Performa. Tampilannya emang meyakinkan. Performa tablet ini juga enggak main-main. Di dalamnya ada Snapdragon 88 chipset flagship yang sebelumnya dipakai di HP Android mahal. Dipadukan dengan RAM 8 GB LPDDR 5 dan storage 256 GB UFS 3.1. Semua terasa cepat. Buka aplikasi, loading game, multitasking, semua dijalankan tanpa ada masalah. Hasil benchmark-nya juga mengkonfirmasi semuanya. Di Antu, XT GT mencetak skor 932.099. GPU mark-nya bahkan tembus Rp1.892.400. Di 3D Mark slingshot hasilnya mentok alias maxed out. Dan di wildlife skornya menyentuh 5.649. Geek Bench 6-nya pun mengesankan dengan skor single core 1510 dan multiore 3.966. Aku lanjut nih uji pakai GFX Bench dan hasilnya untuk Aztech Ruins di Open GL dan Vulcan masing-masing mencetak 32 dan 33 fps. Di TX off screen performanya menyentuh 271 fps. Stabilitas CPU-nya juga sangat baik karena saat diuji selama 30 menit dengan CPU trting test performanya rata-rata tetap di angka 95%. Ini menunjukkan kalau tablet ini bukan cuman cepat di awal tapi juga stabil buat penggunaan yang intens. Dan semua itu gak cuman angka di atas kertas. Aku tes langsung untuk main Gin Impact dengan setting highest di 60 fps. Dalam 15 menit sesi gameplay, rata-rata FPS-nya bertahan di 48 fps dan sempat turun ke 32 fps di area yang ramai. Suhunya stabil di 42 derajat celcius dan di tangan aku enggak terasa panas yang mengganggu. Lanjut ke PUBG Mobile. Aku main di setting smooth dan frame rate ekstreme. Rata-ratanya 89 FPS dan drop paling rendah cuman ke 85 FPS. Suhu maksimalnya 37 derajat Celcius dan semua gerakan terasa smooth banget. Aku juga cobain nih Mobile Legends di pengaturan ultra semua dan hasilnya lebih mengesankan lagi. FPS rata-rata 117 dan FPS terendah cuman di angka 102. Suhu maksimal cuma 38 derajat Celcius. Semua itu terjadi tanpa suara kipas, tanpa lag, dan dengan layar yang tetap responsif. Bahkan touch sampling rate-nya udah diuji menyentuh angka 1000 Hz. Multitouch-nya juga berjalan sangat baik. Bisa mendeteksi 10 jari sekaligus dengan akurat. Nyaman nih buat dipakai main game dengan banyak jari sekalipun. Fitur lainnya, sisi audio juga mendukung pengalaman gaming yang solid. Tablet ini dibekali dengan delan speaker stereo dengan dukungan DTS audio. Aku juga coba main tanpa earphone. Mulai dari suara langkah kaki, efek skill, dan background music tetap terdengar jernih dan imersif. Nonton film pun terasa lebih hidup. Apalagi kalau kamu pakai sambil rebahan atau di ruangan tenang. Dan yang bikin pengalaman makin maksimal adalah performa baterainya. Dengan kapasitas 10.000 mAh, daya tahannya sangat bisa diandalkan. Aku coba nonton video 1080p selama 30 menit. Baterainya cuman turun 5%. Scroll TikTok dan Instagram selama setengah jam cuman turun 6%. Lalu aku main game 30 menit dan baterainya berkurang sekitar 14%. itu termasuk awet untuk ukuran tablet gaming. Pengisian dayanya juga cukup cepat karena sudah support 33 watt fast charging. Dan menariknya lagi, kamu bisa pakai tablet ini buat ngecas perangkat lain lewat fitur reverse charging 10 watt. Untuk kebutuhan sehari-hari, Infinix juga udah nyiapin sistem operasi Android 14 dengan tampilan XOS 15 yang bersih dan cukup ringan. Fitur-fitur tambahan seperti split screen, floating window, hingga gaming mode juga tersedia dan bekerja seperti semestinya. Oh ya, gak lupa fitur AI salah satunya seperti Flex Assistant juga sudah disediakan di dalam sini ya. Untuk urusan foto ataupun meeting masih terbilang aman nih. Kamera belakangnya sudah mendukung 13 megapel dengan 9 megapel untuk kamera depannya. Jadinya buat bukti kerjaan atau meeting online sih masih memumpuni ya. Halo, Guys. Ini adalah hasil video dan juga audio dari kamera depan Infinix Xad GT. Gimana menurut kalian? Oke kan? Menurut aku ini udah cukup banget sih, apalagi buat meeting ataupun mungkin kelas online sehari-hari. Kesimpulannya, Infinix Xperet GT adalah salah satu tablet Android dengan performa gaming terbaik yang pernah aku coba di kelas harganya. Enggak cuman unggul di performa, tapi juga layar, audio, dan daya tahan baterai. Infinix benar-benar meracik tablet ini buat kamu yang pengin pengalaman gaming maksimal tapi tetap fleksibel. Entah buat main game, multitasking atau maraton namatin series drakor, Infinix XAD GT ini bisa banget jadi teman harian kamu. Dan kalau ditanya soal kekurangannya, mungkin satu-satunya yang perlu dicatat adalah absennya Gyro Hardware. Memang ada Gyro virtual, tapi buat gamer yang biasa main game balap atau FPS dengan kontrol gerak, ini bisa jadi hal yang terasa. Tapi di luar itu semua sensor penting seperti akselerometer, light sensor, dan magnetic sensor sudah lengkap dan berfungsi dengan baik. Desainnya yang kalem tapi tetap berkarakter. Layarnya yang super lega dan tajam. Performa gamingnya yang beneran kencang sampai daya tahan baterainya yang luar biasa. Udah cocok lah ya Infinix X GT ini disebut tablet gaming. Device serba bisa buat kerja, hiburan, dan terutama buat main game dengan pengalaman layar besar. Ini jawabannya. Enggak perlu keluar belasan juta, tapi kamu tetap dapat pengalaman yang flagship banget. Karena Infinix Xpad GT ini dibandrol dengan harga Rp6 juta aja. Jadi kalau kamu udah yakin dan pengen upgrade ke tablet sekeren ini, langsung aja klik link yang ada di deskripsi video ini. Jangan tunggu kehabisan ya, siapa tahu lagi ada promo yang menarik juga. Oke, guys. Terima kasih telah nonton video ini. Semoga bermanfaat buat kamu. Sampai jumpa di video selanjutnya. Bye bye.

Lihat di YouTube