Jungkat

15 Laptop Snapdragon: Semua Irit, Makin Kencang, Kian Terjangkau! (YouTube Video)

  • 25/12/2025

Siapa bilang pilihan laptop Snapdragon Indonesia itu cuma sedikit? Ini kami hitung ya, seenggaknya ada sekitar 15 tipe laptop Snapdragon yang dijual resmi di Indonesia bahkan mungkin lebih. Nah, walaupun terhitung baru ternyata ada banyak pilihan laptop yang pakai Snapdragon X series. Ini enggak aneh ya, karena Qualcom mampu mengisi setiap segmen laptop dengan tipe prosesor yang sesuai dengan kelasnya. Di kelas atas ada laptop dengan Snapdragon X Elite. Kalau tengah-tengah tuh ada laptop pakai Snapdragon X Plus. Nah, kalau di kelas terjangkau ada laptop yang pakai Snapdragon X. Nah, jadi enaknya beli yang mana nih laptop Snapdragon-nya? Yang paling atas, yang tengah, atau yang paling terjangkau? Nah, nonton video ini untuk mendapatkan jawabannya. Oh ya, sebelum kita mulai perhatikan dulu ya kalau kompatibiless aplikasi untuk laptop Snapdragon ini benar-benar udah semakin baik. Bahkan menurut Qualcom, jumlah aplikasi native untuk laptop Snapdragon itu sudah meningkat tiga kali lipat. Ya, ini diucapkan oleh Qualcom pada Comeks 2025 yang lalu, pertengahan 2025 ya, sekitar 1 tahun saja sejak rilis awalnya. Kalau sekarang di akhir 2025 jumlahnya udah jauh lebih banyak, totalnya bahkan udah ribuan, ya. Nah, bisa dibilang bahwa perkembangannya itu sangat pesat sekali dalam waktu yang singkat banget dan jumlahnya akan terus bertambah. Oh ya, di Indonesia sendiri pilihan Raptor Snapdragonnya itu sendiri sudah tergolong cukup lengkap. Mau pakai yang Snapdragon X Elite, Snapdragon X Plus atau Snapdragon X ada semuanya. Pilihan mereknya juga beragam ada dari Acer, Asus, Lenovo, HP, macam-macam lah ya. Kalau di SR itu ya misalnya ya ada Swift Go 14 AI copilot plus PC. Lalu Asus ada Vivobook 14, Vivobook S14, Vivobook S15 OLED. Lalu ada dua tipe Zenbook A14 dan ada Pro Art PZ13. Kalau HP dia punya Omnibook X14. Lenovo ada Idapad Slim 5X, Ideapad 5X 2 inone, dan ada Yoga Slim 7X. Oke, sekarang mari kita pilah-pilih ya. Kira-kira mana yang cocok dengan kebutuhan kita. Kita mulai dari opsi untuk Snapdragon X Elite ya. Yang satu ini pastinya prosesor yang cocok untuk mereka yang butuh laptop Snapdragon dengan performa tanpa kompromi. Tentunya untuk sebuah laptop tin and light. Prosesornya itu punya 12 core Qualcom Orion CPU. Jadi emang cocok untuk jalan aplikasi yang butuh core melimpah. Ini beda dengan Snapdagan X Plus dan Stegagan X yang pakai konfigurasi 10 core dan 8 core. Selain jumlah core-nya yang lebih banyak atau melimpah bahkannya, performa grafis dari Snapdagon X Elite ini juga lebih tinggi. Menariknya walaupun performanya paling tinggi tapi daya tahan baterainya tetap bagus banget. Nah, ini bisa terlihat dari pengujian kami yang pakai Lenovo Yoga Slim 7X nih yang depan saya nih ya. Ini daya tahan baterainya itu nyaris menyentuh angka 22 jam nonstop nonton. Serius varian yang dengan RAM 32 GB ini adalah salah satu Snapdagon X Elite paling irit baterainya berdasarkan pengujian kami. Sementara itu untuk varian yang ukuran layarnya besar nih 15,6 inci ada Asus Vivobook S15 OLED yang performa prosesornya ini dilepas sebetulnya ya tapi baterainya tetap bisa bertahan sampai di atas 16 jam. Jadi tetap awet ya walaupun layar besar performanya di loss aja gitu ya. Nah, untuk performa bisa dilihat nih ya, pengujian SBZ 2024 yang menguji performa multicore prosesor laptop dengan seban X Elite itu mampu meraih skor lebih dari 1000 poin. Sementara kalau X+ dan X aja itu perolehan poinnya tentunya ada di bawah itu. Selain itu performa saat melakukan export video dengan Premiere Pro atau CapCut ini menunjukkan kalau performa Snapagan X Elite memang jelas lebih unggul. Oh ya, K performa gaming-nya gimana, Bang? Ei, hei, hei. Sudah dibuatin video pengujiannya ya? Yang bener dong cek itu. Cek video sebelumnya ya. Kalau kelewatan kalian mungkin belum subscribe jadi kelewat infonya. Tonton dulu sana ya. Ay, kalau kalian mau cari laptop dengan Snap X Elite juga nih tapi yang paling ringan itu ada Asus Zenbook A14 OLED. Ini bobotnya cuma 900-an gr, RAM 32 gig dan menggunakan layar OLED tentunya. Oh ya, berikutnya kita bahas Snapdragon X Plus. Nah, laptop dengan prosesor ini biasanya punya harga yang lebih terjangkau dibandingkan yang pakai Snapdragon X Elite. Jumlah core dan perform grafisnya memang tidak setinggi stapdagan X Elite, tapi kemampuan AI-nya tetap sama karena punya NPU yang 45 tops. Ya, uniknya selain form factor clamp cell atau laptop classic, beberapa tipe laptop dengan stand X plus ini juga hadir dengan form factor convertible dan bahkan ada detachable laptop. Salah satu yang pakai form factor convertible adalah Lenovo Idapad 5X 2 in1. Laptop ini bisa diubah menjadi tablet dengan muter layarnya 360 derajat. Mau gambar-gambar juga lebih mudah karena ada stylus dalam paket penjualannya. Nah, kalau li Snapdragon yang menggunakan form factor detchable atau bisa dilepas dari keyboard-nya itu adalah Asus Pro Art PZ13. Jadi dia bisa diubah jadi tablet dengan melepas keyboard-nya. Ini membuat dia bisa digunakan seperti tablet beneran ya tanpa ada keyboard. Menariknya karena namanya pro art. Laptop ini didesain spesial untuk content creation. Lagi-lagi ada stylus di paket penjualannya. Jadi membuat kita jadi mudah saat gambar-gambar atau mau bikin catatan-catatan bisa. Ya tentunya laptop dengan sebagan X Plus ini tetap sama iritnya dengan laptop sayaagan X Elite. Untuk Asus Pro PZ13 itu baterainya bisa bertahan selama 18 jam. Bahkan nih ada lagi yang pakai ya X Plus ya HP Omnibook X14 dan Lenovo Idapad Slim 5X. Ini juga menggunakan Snapdragon X+ dan tahan baterainya itu bisa di atas 20 jam. Irit-irit semua. Oke, kita berali lagi. Kalau kalian mau punya laptop Snapdragon tapi pengin yang harganya paling terjangkau, nih banyak yang nanyain nih ya, kita bisa ambil yang pakai Snapdragon X. Menariknya meskipun terjangkau, Snapdragon X lagi-lagi tetap punya NPU yang kencang di 45 tops. Sama seperti X Elite dan X Plus yang harganya jelas lebih tinggi, ya. Bisa dilihat nih hasil pengujian di benchmark UL Prosion di mana performa NPU dari Snapdragon X itu tetap mirip dengan yang X Elite dan yang X Plus juga. Tentunya dengan MPU 45 tabs kita jadi bisa menjalankan fitur copy plus PC di laptop Snapdragon X. Misalnya nih cok creator di aplikasi Paint. Kalau pakai fitur ini kita jadi bisa bikin gambar yang realistis cuma dengan menggunakan coretan-coretan kasar dengan input prom seperti ini. Jadi kita bisa bikin gambar yang kita inginkan tanpa perlu jadi orang yang jago-jago gambar amat ya. Yang penting ada idenya di situ. Selain itu, kita juga bisa pakai NPU-nya untuk editing video. Misalnya seperti ini. Kita pakai buat magic mask di Dainci Resolve buat menghilangkan gambar latar dari video yang kita edit. Nah, jadi lebih praktis kan di sini ya. Nah, untuk saat ini laptop Stnagon X paling murah di Indonesia adalah Asus Vivobook 14. Harganya oh bukan R jutaan, bukan R jutaan, tapi cuma di Rp8 jutaan. Bahkan kalau kalian punya voucher yang ekstra gitu, mungkin bisa lebih murah dari itu. Nah, walaupun paling murah laptop satu ini punya sertifikasi copilot plus PC dan dia punya dua konektor USB 4 yang kencang. Biometri pengalahan wajah juga ada dan daya tahan baterainya enggak kalah awet. 16 jam di sini. Kalau mau naik sedikit ke R juta, ada juga laptop dan X lain ada Asus Vivobook S14. Menariknya, laptop dengan layar 2,5K IPS 100% R S RGB tersebut punya daya tahan baterai yang nyaris 23 jam. Ya, salah satu yang paling irit nih. Nah, kalau butuh yang super ringan ada Asus Zenbook A14 yang pakai Snapdragon X. Ini jadi laptop 2025 yang paling ringan di Indonesia. Bobotnya hanya di kisaran 880-an gram saja. Dia itu menggunakan material body yang super ringan dan baterai 48 wath jadi beratnya bisa seenteng itu. Tapi jangan salah, baterainya kecil. Tapi dengan tahan baterainya bisa mencapai 17 jam. Awet banget kan? Nah, udah jelas ya. Mau pilih standagon mana pun semuanya punya daya tahan baterai yang sangat irit. Tentunya kalau baterainya irit kita enggak perlu lagi repot-repot bawa charger yang bikin tas jadi penuh dan berat. Dan oh ya kalau kalian takut banget nutup layar laptop ya takutnya dia cuman slipnya enggak terlalu dalam gitu terus boros baterainya. Tenang. Laptop-laptop Snapdragon ini enggak akan boros daya kalau kalian tutup aja langsung tanpa melakukan shutdown. Jadi, tutup aja layarnya langsung masukin dalam tas, pindah ke acara lain atau ke meeting lain, pertemuan lain. Lalu ya setelah 2 3 jam buka lagi baterainya biasanya masih awet-awet aja. Bahkan daftar sebagan manapun yang dipilih kemampuan AI-nya itu mirip satu dengan yang lainnya karena semua punya NP 45 tops dan sertifikasi copilot plus PC. Ini berarti laptopnya akan lancar buat ngejalain kerjaan yang butuh AI, terutama yang butuh NPU. Tapi tentunya kalau yang dibutuhkan itu adalah performa tanpa kompromi dengan fitur super lengkap, laptop yang pakai Snapdragon X Elite adalah pilihannya. Ini cocok buat kalangan profesional atau pekerja yang memang butuhnya laptop kelas premium yang tin and light tentunya ya. Sementara kalau butuhnya laptopan dengan fitur selengkap laptop yang X Elite tapi harganya lebih terjangkau pakai yang X+. Nah, ini adalah pilihan menarik kalau pengin yang multifungsi apalagi ada yang bisa jadi tablet juga di situ ya. Nah, buat yang pengin coba laptop Snapdragon tapi enggak mau keluar banyak uang ya atau butuh laptop Windows 11 yang terjangkau tapi fiturnya seperti laptop kelas atas, rasanya laptop yang pakai Snapdragon X itu bisa jadi pilihan yang sangat menggoda. Nah, kalau kalian sendiri tertarik yang mana nih? Apakah yang pakai Snapdragon X Elite, Snapdragon X Plus atau Snapdragon X? Dan kira-kira laptop stab mana yang sedang dilirik? Coba tulis di kolom komentar. Saya D Irfan Jaka TV. [musik]

Lihat di YouTube