Jungkat

2 Jutaan, 4G, UFS, 11 Inci, 4 Speaker: Review TECNO Megapad SE (YouTube Video)

  • 01/01/1970

tablet 4G di kelas R juta emang ada. Nah, ini adalah Techno Megapad SE atau SE ya. Layarnya besar 11 inci full HD plus. Refresh rate 90 Hz. Desainnya tipis cuma 7 mm. SOCnya Qualcom Snapdagon 685, baterai 8000 mAh. Dan dia punya empat speaker dengan suara yang sangat lantang. Tentunya dia udah support sim card 4G di harga sekitar R jutaan. Selain transit ya menemukan racikan seperti ini. Kebanyakan tuh masih wifi only kan ya. Apakah tablet ini akan cocok untuk kalian? Nah, ini dia review tekno Megapet SE ya. Tekno Megabet SE ini adalah tablet yang ditujukan untuk kebutuhan hiburan dan produktivitas ringan. Fokus utamanya itu ada di layar besar yang nyaman dilihat, desain tipis dan ringan, performa yang cukup untuk aktivitas harian. Nah, gitu ya. Ini bukan pertama kalinya tekno merilis tablet di Indonesia. Sebelum kita sudah pernah review ya Tekno Megapad 11. Kalau yang udah subscribe harusnya udah nonton sih ya. Nah, Megapad SE ini diposisikan di bawahnya Megapad 11 tadi. Tablet ini juga bisa disebut sebagai tablet entry level-nya Tchno. Nah, untuk paket penjualan di sini ada unit tablet tanpa screen protektor bawaan. Lalu tentunya ada chargernya, ada chargernya, ada chargernya. Ini ada charger 18 watt di sini. Serta ada kabel type C, kartu SIM Smart friend, SIM ejector, dan ada paket dokumen serta ada volio case tapi adanya di industri yang terpisah ya. Nah, untuk desain tablet ini hadir dengan desain yang sederhana mirip seperti uni frame dan back cover jadi satu. Tapi ada sedikit bagian yang terpisah di bagian modul kameranya. Bodinya ini dari metal build quatnya terasa solid berkat body metal. Tapi tetap harus hati-hati ya karena material seperti ini bisa saja rentan penyok kalau terbentur dengan keras. Nah, untuk dimensinya tinggi 165,66, lebar 254,7 mm. Ketebalannya itu cuma 7 mm. Jadi kerasa sangat tipis ya saat dipegang ya. Bobotnya diklaim sekitar 489 gr. Nah, kalau kami timbang, nah, ternyata bobotnya itu ada di 498 gr. Jadi, selisih sekitar 9 gr aja ya. Pilihan warnanya ada ice blue seperti yang kami pakai ini dan ada moondust gry untuk warna yang lebih gelapnya. Nah, kalau melihat posisi kamera selfie-nya atau kamera depannya, tablet ini ditujukan untuk penggunaan secara horizontal. Ini klasik untuk tablet masa kini. Untuk sisi kanan di sini ada dua grill speaker dan ada USBC. Di atas ada one tap button. Ini adalah sebuah tombol multifungsi. Dengan tekan dua kali, kita bisa mengaktifkan fungsi seperti nyalain flash, mute notifikasi, sound recording, dan lain-lain. Kita juga bisa tekan dan tahan untuk mengaktifkan AI assistant dari Techno yang namanya adalah ya. Nah, di sebelah one tap button ada slot tray yang bisa kita isi satu SIM dan 1 micro SD. Ini enggak bisa du SIM ya. Tablet ini hanya mendukung single SIM aja ya. Udah bagus ada support SIM card-nya. Kemudian di sebelahnya ada mikrofon, tombol volume, dan tombol power. Di kiri di sini ada dua grill speaker lagi dan ada logo Dolby Atmos. Untuk sisi bawahnya ini kosong ya. Nah, bisa kita lihat speakernya total ada empat biji di sini ya. Dan kami sudah coba suaranya memang sangat lantang. Dari segi kejernihan suaranya tergantung mesingan diputar juga sebetulnya ya. Ketika instrumennya ramai suaranya agak sedikit kurang rapi. Tapi kalau instrumennya enggak terlalu banyak bisa kami bilang ini cukup jernih dan enggak pecah walaupun volumenya dimaksimalkan. Dan untuk jutaan sih udah oke banget ini sebetulnya ya. Oke kita beralih ke depannya. Ini adalah layar 11 inci. Resolusinya full HD plus 1200 * 1920 atau 1920. Refresh setnya up to 90 Hz dengan fitur auto switch dari 60 Hz sampai 90 Hz tergantung aplikasinya. Brightness-nya diklaim up to 440 Hitz. Lucunya hasil pengujian kita menunjukkan kalau layarnya ini bisa lebih terang tepatnya di 470 nits untuk maksimum brightness-nya. Nah, dari segi warna kita disediakan tiga mode. Ada adaptif, boosted, dan natural. Dari pengujian kami semuanya cenderung mirip dari segi color gamut dan coverage volume-nya mendekati 100% sRGB. Yang membedakan itu ada di delta E-nya atau penyimpangan warnanya. Untuk aku warna ini sangat baik ya di natural ya. Delta E-nya itu di 0,07 di mode sisanya itu masih di atas dua. Mode natural ini akan cocok untuk editing konten e mode sisanya lebih pas untuk nonton film atau main game misalnya. Secara keseluruhan kualitas warnanya tergolong lumayan oke untuk tablet di kelas harga segini. Oke, lanjut ke atas layarnya. Ini ada kamera depan 5 megap dengan perekaman video up to 1080p 30 fps. Oke, sekarang kita berada ke belakang ya. Di sini ada modul kamera terlihat ada dua tapi ya yang satunya cuma pajangan aja ya sebetulnya yang berfungsi cuma satu kamera ini. Kamera utamanya 8 megapel dengan perekaman video up to 1080p 30 fps. Oke untuk spek internalnya adalah Snapdragon 685 ya. Nah untuk RAM unit yang kita pakai ini yang 4 GB LPDDR 4X dan di sini ada fitur M Fusion up to 4 GB untuk nambahin RAM-nya. Untuk storage ini 128 GB bukan IMMC ini UFS 2.2 jadi walaupun dia pakai Snapdragon 685 dia tidak pakai AMMC, dia pakai UFS 2.2. Ini harusnya membuat performa atau kesigapannya jadi lebih mantap ya. Oh ya tentunya ada varian lain juga yang RAM-nya 8 gig dengan storage 128 gig dan ada juga yang RAM-nya 8 gig dengan storage 256 GB. Nah, untuk baterai ini 8000 mAh. Chargernya ini 18 watt. Nah, kita ah coba nih dengan charger yang lebih kencang. Tapi memang dia mentoknya itu ngcar cuma di 18 watt aja. Nah, untuk bypass charging di sini belum bisa. Dan untuk sensor-sensor ini masih tersedia ya, tapi sebatas aksarometer dan magnetometer untuk light sensor, proximity, dan gyroskope ini memang tidak ada di sini. Untuk fitur keamanan ini hanya standar Android aja. Ada screen lock dengan pattern pin atau password. untuk face unlock dan fingerprint scanner sayangnya ini belum ada. Untuk aktivitas dia tentunya udah bisa 4G ya, 2G, 3G, 4G bisa semuanya. Wi-nya Wii 5 dan udah support WiFi sharing. Bluetooth-nya versi 5. Untuk coddex-nya ini bisa SBC dan AAC aja. Untuk NFC di sini enggak ada ya memang ya. Untuk display output tentunya ini belum bisa. Di harga segini sih masih jarang yang bisa ya. Oke, untuk OS ini kita bisa bilang dia pakai Android vanila atau stok Android ya. Bersih banget basisnya Android 15. Jadi berbeda dengan smartphone Techno yang pakai High OS di sini UI-nya tuh polosan tidak banyak fitur macam-macam ya masih wajar sebetulnya mengingat RAM-nya kan 4 GB tapi paling enggak di sini masih ada beapa fitur tambahan yang bisa kita temukan di dalam menu settings seperti pengaturan one tap button AI assistant Ella oh masih ada L AI-nya sini ya dan fitur multi device connection ini semacam quick share tapi yang dirancang untuk ekosistem trans group jadi kita bisa sharing file dengan lebih mudah ke produk transion yang punya fitur ini juga nah untuk Google Mobile mobile services karena ini versi yang full version ya dan ini native ya ekosistem Google itu berjalan dengan normal dan baik di sini Quickshare tentunya ada di sini dan kalau mau parental control ada Google Family Link yang bisa dipakai di sini enggak perlu akal-akal atau enggak perlu nambah-nambah software lain lagi. Udah ada build in dan ini termasuk yang mantap sebetulnya ya. Oke langsung kita ke pengujian performanya. Untuk benchmark Antoto 10 kita dapat di Rp356.000-an. Antutu 11 di R95.000-an. Untuk Gig 6 core 473 multiore di 1419. Untuk 3 trim sling shot extreme grafic scor-nya ada di 1367. Trear life stress test by score di 659, low score di 654. Jadi stability-nya tinggilah 99,2%. Skornya ini masih standar sen 685 pada umumnya ya. Posisinya pun memang di entry level untuk SOC zaman sekarang. Oke, kita lihat aja langsung untuk gaming gimana. Kita coba PUBG Mobile setting-nya smooth ultra dan game ini berjalan di 40 fps dengan lancar. Ini belum level kompetitif sih, sekedar untuk casual gaming aja. Geroing tentunya gak bisa ya, karena emang gak ada gyroscope-nya. Untuk Mobile Legends, setting frame rate maksimum di high dengan setting visual kita style di rata kanan. Game berjalan di 60 fps. Tapi ketika rame bisa drop ke 30-an FPS. Belum yang super mulus, tapi kalau mau dimain ini masih ok lah satu ini ya. Enggak terus yang berhenti-berhenti gitu ya, enggak juga ya. Lalu untuk supply servers, game ini bisa jalan di 90 fps dengan lancar. Tapi syaratnya kita harus tel dulu refres set layarnya ke 90 Hz. Kalau kita pakai setting auto switch, game-nya nyangkut di 60 fps. Nah, untuk Gensin Impact dan watering waves, sayangnya ini belum pas ya dites dengan SOC ini. Apalagi RAM-nya X 4 gig yang kita pakai ini. Jadi lebih enggak pas lagi. Oke, sekarang kita masuk ke pengujian kameranya. Oke, kali ini kita uji kemampuan kamera dari tablet Tchno Megpad SE yang satu ini. Untuk resolusi maksimalnya dia bisa sampai 1080p 30 FPS saja. Hasilnya seperti ini kalau kita pakai pencarian studio. Gambar sudah terlihat bagus. Noise juga minim dan detail juga oke nih. Gimana kalau kita pakai pencahayaan biasa? Kali ini kita uji kalau pakai pencahayaan biasa. Bisa kalian lihat di sini gambarnya udah mulai agak soft dan noise juga udah mulai bermunculan nih. Jadi disarankan kalau mau pakai kamera depannya pakai pencahayaan yang lebih proper. Kali ini kita cek kalau pakai kamera belakangnya. Oke, kali ini kita uji kemampuan kamera belakang dari tabletchno Megabit SE yang satu ini. Untuk resolusi maksimalnya sama seperti kamera depannya, dia cuma bisa sampai 1080p 30 fps. Hasilnya seperti ini kalau pakai pencahan studio. Gimana menurut kalian? Nah, habis ini kita coba kalau pakai pencahan biasa, ya. Let's go. Nah, kalau yang ini adalah contoh video kamera belakang dari Techno Megab tanpa pencan studi atau kita pakai pencahan biasa, ya. Hasilnya kurang lebih seperti ini. Gimana menurut kalian? hasilnya masih tetap oke atau enggak. Nah, gimana kalau kita pakai tablet ini untuk meeting online? Kita ambil contoh pakai Google Meet ya. Di sini kita akan coba beberapa fiturnya seperti backgrounds dan filters. Kita coba background-nya terlebih dahulu. Oke, kita pilih salah satu background-nya, ya. Nah, kita ambil contoh pakai yang ini. Nah, dia bisa menjalankan background-nya Google Meet dengan baik di sini. Nah, kalau filternya gimana? buat lucu-lucuan gitu buat pas meeting online. Kita coba filter yang satu ini. Nah, kelihatan ya filternya berjalan dengan baik di sini. Nah, oke kurang lebih seperti itu ya contoh penggunaan tablet ini untuk meeting online. Jadi begitu ya kualitas kamera dari Tekno Megap SE yang satu ini. Sekarang kita lanjut ke pembahasan berikutnya ya. Sekarang kita lihat daya tahan baterainya ya dengan YouTube lokal video playback 1080p resolusinya baterai habis setelah 29 jam 7 menit. Ini lumayan oke ya. Mengingat ini layarnya cukup besar ya dengan harga segini pula ya. Untuk YouTube streaming 1080p selama 1 jam, baterai berkurang di 6%. Untuk mainan TikTok selama 1 jam, baterai berkurang di 7%. Ya, jadi untuk layar 11 inci dengan baterai 8000 mAh ini hasil yang udah lumayan oke sebetulnya. Nah, untuk charging dari 0 sampai 50% butuh waktu 1 jam 3 menit. Dari kosong sampai penuh butuh waktu 2 jam 37 menit. Nah, ini memang agak lama ya, tapi wajar. Baterai 8.000, charger 18 watt. Jadi ya agak lama memang di 2,5 jam lebih gitu ya. Tapi kalau mau dibandingkan dengan laptop ini kurang lebih ya rata-rata air dari laptop di kelas harga segini. Eh, ada enggak laptop harga segini? Kayaknya enggak ada deh ya. Oke, kita lanjut ke pengujian ekstra lagi ya. Untuk Netflix ini masih L3 streaming masih mentok di SD aja ya. Tapi bisa dialiin ya dengan download di kualitas yang high terus ditonton. Nah, untuk YouTube streaming maksimum di 1080p 60 fps tanpa dukungan HDR. Untuk hati feedback di sini enggak ada dan wajar untuk tablet kelas gini. Nah, apakah dia support keyboard dan mouse? Tentunya support ya. Memang tekno tidak menyediakan keyboard case khusus, tapi kalau mau dipakai buat kerja jaringan, kita bisa hubungkan tablet ini ke mouse Bluetooth. Atau mau pakai dongal, bisa juga pakai USB hub type C, lalu dongal USB dan mouse dipasang ke hub. Beres bisa? Bisa ya. Nah, untuk harganya untuk yang 4128 ini harganya ada di Rp2.399.000. Kemudian untuk varian 8128 itu harganya Rp2.799.000. Untuk varian 8256 harganya Rp3.199.000. Hati-hati ya, jangan sampai ketipu sama penjual yang bundle. Yang bilang RAM 4 gig itu dibilang 8 gig karena kan emang 4+ 4 sebetulnya ya. Oke, ini praktik yang sering kami ketemukan di pasaran nih. Harus jeli ngelihatnya ya. Atau kalau mau pasti lebih aman belanjanya langsung di official store tchno yang ada di e-commerce. Oke, kita masuk dalam hal yang perlu diperhatikan. Pertama, kami agak kurang menyarankan untuk varian RAM yang 4 gig. Kalau ada dana ambil aja langsung yang RAM-nya 8 gig. Kemudian untuk harganya ini agak tinggi dan hanya berbeda sekitar Rp100.000 R000 dengan Techno Megap 11 yang RAM-nya 8 gig dengan Helio G99. Ya memang sih industri sekarang lagi di masa krisis RAM dan storage yang harganya melonjak gila-gilaan. Tapi tekno perlu mencari solusi agar tidak dibingungkan dengan lini produknya sendiri sebetulnya. Lalu dia belum mendukung stylus khusus untuk sekarang hanya bisa pakai stylus universal aja. Kemudian belum ada biometric security di sini. Charging juga agak lama. Sensor juga terbatas. Di sini enggak ada gyro. Dan ini tidak hanya berdampak pada game, tapi juga bisa berpengaruh ke arah kompas dan orientasi peta yang jadi kurang responsif serta tidak adanya stabilizer pada video tentunya. Oh ya, meskipun ini tekno tapi jangan samakan UI-nya dengan smartphone Techno yang pakai iOS ya. Di sini beda lebih ke Android polos. Jadi kalau kalian cari fitur-fitur spesifik iOS tentunya belum ada di sini. Kelebihannya apa? Wah layarnya nih jernih nih ya. Besar dan jernih. Navigasinya juga mulus karena refresh rate-nya 90 Hz. Ukurannya 11 inci dan body yang enggak terlalu tebal. Ini juga membuatnya nyaman untuk dibawa ke mana-mana. Lalu dia udah support Google Mobile Service secara penuh ya. Ya kalau bicara aplikasi aman. Ada Play Store di situ aman aman. Lalu ada one tap button juga yang bisa dipakai untuk berbagai macam fungsi. Storage ini udah pakai UFS paling enggak ya udah pakai UFS. Ini bukan 685 yang pakai IMMC. Kemudian dia punya empat speaker yang lantang di sini dan baterainya ini lumayan awet. Support 4G pula di sini ya. Masih ada slat micro SD juga kalau memang dibutuhkan. Dan dia datang sepaket sudah dengan volio case-nya. Pada akhirnya tablet ini cocokan buat siapa? Ya, rasanya ini cocok untuk yang mencari tablet, untuk keperluan entertainment ringan. Untuk anak-anak juga masih cocok ya. Parental krol itu sangat bisa diandalkan dan performanya juga bukan yang super lancar untuk gaming. Jadi ini malah bisa jadi poin positif buat orang tua. Iya enggak? Lalu untuk yang cari tablet dengan dukungan SIM ini juga cocok ya. Belum banyak opsi ya saat ini di kelas R jutaan. Memang kalau wifi only bisa aja ttering dari smartphone tapi beberapa orang akan lebih suka kalau bisa pakai SIM card langsung di tabletnya ya. karena ya ada yang bilang ini lebih praktis dan lebih nyaman aja. Lalu tentunya untuk yang darahnya belum tercover provider internet atau Wii ya okelah ya tablet dengan dukungan SIM ini jadinya opsi yang lebih pas mungkin ya. Ya pada akhirnya Tchno masih tetap konsisten merilis produk-produk tabletnya di tengah krisis RAM dan store saat ini. J memang kalau kalian masih bisa dengan mudah mendapatkan Megapad 11 dari tahun lalu dengan harga yang mirip itu kabar baik buat kalian. Tapi kalau udah sulit mendapatkannya Megapad SEI ini akan tetap jadi opsi yang pantas untuk dipertimbangkan.

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Brand Terkait

Tecno

Inovasi pintar, gaya masa depan. Jelajahi jajaran smartphone, tablet, dan laptop TECNO dengan desain futuristik, performa ekstrem, dan harga paling kompetitif.