2023 Batal Crash, Apa Strategi dan Perdiksi 2024 (YouTube Video)
video ini direkam tanggal 3 Januari tahun 2024 nah saya flashback sedikit tahun 2023 ada satu teori yang saya tonton cukup menarik mengenai kemungkinan manusia hidup dalam simulasi Nah mungkin Secara konteks science fiction itu mungkin terjadi tapi secara konteks real ya ini mungkin cuman sekedar imajinasi nah tapi kalau misalkan kita berpikir kritis kita mungkin manusia seakan-akan hidup quote unquote di dalam simulasi sama seperti ketika kita bermain video game ya kita memilih Avatar dan kita memainkan karakter tersebut di dalam sebuah sistem nah coba kita lihat kondisi keuangan kita kondisi karir kita ya perjalanan hidup kita kita seperti ada dalam sistem kita sekolah kemudian kita kerja dapat uang Rintis karir menikah eh kemudian kita hidup dari paycheck to paycheck ya kemudian ada peure pressure kita e tanpa sadar hidup karena dapat tekanan sosial harus punya anak kemudian orang-orang lagi New Year mereka Vacation maka shus Vacation kita lihat content Creator bilang bahwa beli rumah itu enggak bagus kita jadi enggak beli rumah jadi kita hidup bukan karena freeew kita sendiri tapi kita hidup seperti sudah di dalam sebuah sistem dan ini menjadi judul dari topik YouTube saya yaitu adalah red Pill keuangan di 2024 Nah untuk memberikan sedikit konteks Kenapa saya pilih judul ini saya terinspirasi dari sebuah metamorfosa dari film yang sangat booming tahun 99 yaitu the Mat nah film ini adalah film science fiction yang diperankan oleh e dua tokoh ya di dalam peran tersebut yang pertama adalah Neo ini tokoh utamanya Kemudian yang kedua adalah morpheus nah pada saat itu Neo ini hidup di dalam sebuah simulasi dan dia bertemu dengan morpheus Ya dan morpheus ini memberikan dua pil red Pill dan blue Pill pil merah dan pil biru di mana Eh Neo itu hanya boleh memilih salah satu dari kedua pil tersebut dan masing-masing dari pil itu memberikan keputusan dan hasil yang berbeda jadi red Pill itu represent bagaimana dia memilih kembali ke realita Jadi kalau misalkan dia pilih red Pill dia harus kembali ke realita yang di mana realita tersebut engak enak dan menyakitkan ya tapi itu benar apa adanya sakit engak nyaman tapi memang itulah realita atau dia bisa memilih BL Pill di mana dia kembali ke dalam simulasi menjadi Ignorance enggak peduliak apaapa deh simulasi kan yang penting nyaman ya Nah seringkiali kan kita juga sama dalam kondisi keuangan kita enggak apa-apa deh misalkan saya pakai uang tabungan dana darurat untuk misalkan Vacation Yang penting kan nyaman ya Jadi kita tanpa sadar itu harus di memilih juga red Pill atau BL Pill di tahun 2023 dan sebelumnya kita dipaksa untuk memilih dan seringki banyak generasi-generasi muda mereka memilih ya hidup dalam simulasi saya sebut sebagai fabricated World jadi ee mungkin seakan-akan Secara fisik secara packaging ya mereka akan kelihatan baik dari permukaan dari luarnya aja tapi ternyata mereka masih ee belum memiliki Investasi rumah misalkan mereka belum punya yang namanya dana darurat ya dan lewat video ini di tahun 2024 mumpung masih tanggal 3 sejak video ini direkam Saya ingin mengajak kita semua untuk mengambil pilihan yang sulit yaitu red Pill keuangan tahun 2024 Nah kalau misalkan teman-teman memilih BL pil silakan tutup video ini tapi di sini saya anggap teman-teman yang memilih red Pill kalian bisa lanjutkan video ini ada empat hal yang saya akan bagikan mengenai red Bill keuangan tahun 2024 yang pertama adalah sang kos Oke Mungkin beberapa teman-teman di dunia bisnis atau misalkan teman-teman yang di bergerak di bidang keuangan sudah paham apa itu sangkos tapi saya akan menjelaskan apa itu sangkos sangkos Itu adalah sebuah cost ya sebuah hal yang memang sudah kita bayar ya terlebih dahulu ya kita sudah berkorban baik itu uang tenaga atau waktu yang tidak mungkin lagi bisa dicover yang tidak mungkin lagi bisa dikembalikan itu disebut dengan sang cost jadi sang itu diambil dari kata sing atau tenggelam Nah di sini saya akan ambil contoh supaya teman-teman gampang adalah pengalaman saya pribadi jadi eh teman-teman tahu bahwa saya berbisnis karir saya adalah sebagai seorang real estate developer jadi saya adalah seorang realtor eh saya juga punya beberapa bisnis dan salah satun adalah Venture capit nah tapi teman-teman tahu enggak bahwa saya juga pernah beberapa kali membangun bisnis dan itu tidak berhasil salah satunya Saya pernah membangun bisnis di bidang FNB atau di bidang restoran ya dan total kerugian saya selama 5 tahun membangun restoran itu kurang lebih sekitar 30 miliar dan Sebenarnya saya bisa saja kalau misalkan flashback balik waktu mungkin kerugian saya enggak harus sampai sebesar 30 miliar bisa saja cuman 10 miliar atau 5 miliar nah pertanyaan adalah Kenapa kok bisa ruginya sampai sebegitu besar ya karena saya belum belajar untuk bisa menelan red Pill ya saya lebih suka hidup dalam simulasi Sebelumnya saya menelan blue Pill jadi gini ketika kita buat restoran cabang pertama tentu akan ada cost yang kita keluarkan kan Eh kita keluarkan kapex ya dan opex kita kita sewa tempat kita renovasi kita beli bahan makanan kitchen eh gaji karyawan ya overhead dan lain sebagainya dan ketika itu berjalan dengan baik ya baik-baik aja ya 6 bulan pertama 1 tahun pertama berjalan dengan baik tapi yang namanya bisnis kan enggak selalu mulus kan ada masa di mana ternyata restoran saya akhirnya merugi ya dan pada saat saya merugi saya merasa bahwa Oh ini saya harus tetap fight Ya tentu saja harus fight yang namanya bakun bisnis mana mana mungkin kita menyerah gitu aja Akhirnya saya kenapa Saya fight nah salah satu alasan saya adalah Pertama saya masih percaya yang kedua adalah karena saya sudah terlanjur mengeluarkan cost tenaga dan waktu ya Nah cost ini saya ingin kembalikan dong Ya wajar karena saya sudah keluar cost saya Saya ingin kembalikan akhirnya cara untuk bisa menyelesaikan hal tersebut saya buka cabang kedua supaya bisa mengejar ketinggalan di cabang pertama saya anggap cabang pertama enggak apa-apa sepi cabang kedua harus ramai dan ternyata Engak enggak membuahkan hasil yang positif dan ruginya makin besar dan cos yang saya keluarkan makin besar dan akhirnya saya juga berpikir enggak mungkin saya menyerah dong Karena kan kosnya saya sudah keluarkan untuk dua cabang Akhirnya saya berpikir untuk mengembalikan cos yang sudah pernah saya lakukan dan saya akan saya dan akhirnya saya buka cabang ketiga dan seterusnya sampai cabang keenam dan akhirnya total kerugian saya menjadi 30 miliar Nah di sini ini kita bermain sedikit kontekstual ya jadi saya bukan mengajakkan teman-teman untuk ketika kita coba sesuatu gagal lalu menyerah bukan itu tentu kita harus mencoba untuk berusaha tapi enggak selalu ya Ee seorang pengusaha itu dia e punya expertis itu berbeda-beda ada orang mungkin expekpertis-ya di bidang FNB ada orang ekpertisnya di bidang em properti dan dulu saya sebenarnya sudah di properti tapi saya iseng aja masuk ke bidang lain bidang yang saya Saya tidak paham yaitu FNB dan untuk konteks saya eh Sebenarnya saya harus paham bahwa sang C Itu adalah cost yang memang tidak bisa direcover nah salah satu kesalahan kita di tahun-tahun 2023 dan ke bawah khususnya misalkan teman-teman yang memilih untuk menelan blue Pill ya di 2023 di mana kita itu terjebak untuk mencoba untuk mengembalikan sesuatu yang tidak bisa dikembalikan jadi sometimes kadang-kadang kita perlu Cut lososs sometimes kadang-kadang kita perlu mengerti apa itu sangkos bahwa itu tidak bisa kita rekap jadi ya udah kita harus bisa menerima rugi tersebut ya rugi 10 miliar rugi 5 miliar daripada 30 miliar ya gak apa-apa kita terima dan kita start from zero kita start fresh Nah sekarang kita masuk ke red Pill yang kedua only the paranoid Survive nah saya sangat-sangat suka kalimat ini ya dan E seringkiali saya ketemu orang yang memang mereka itu menghindar dari hal-hal yang memang terkesan jelek atau pahit mereka itu gak mau ngomong-ngomong hal mereka tidak mau mau membicarakan hal yang memberikan bad vibes energy udahlah kita mau bisnis ngapain kita ngomongnya rugi dulu ngapain Kita bikirin plan B ply nah mereka lebih memilih blue Pill Ignorance dan ya hidup nyaman dalam simulasi tadi ya dari luar kelihatannya nyaman padahal sebenarnya mereka hidup dari paycheck to paycheck rekening mereka dan hutang Mereka sangat-sangat banyak jadi kadang-kadang sometimes saya kasih analogi ketika kita ingin build muscle Kita kan pergi ke gym ya kita doing Resistance training nah Apa itu Resistance training di mana kita weightlifting kita angkat beban dan analogi dari angkat beban itu sebenarnya sederhana kita Put stress di dalam muscle kita sehingga muscle kita itu agak sedikit robek gitu ya Dan ketika kita makan protein itu kan eh otot kita jadi growing ya Dan kalau kita enggak Put stress di dalam muscle kita ya maka muscle kita enggak akan grow sama hal dengan manusia purba manusia purba itu sebenarnya kalau mereka tidak memiliki level anxiety tertentu mereka tidak akan menjadi manusia modern seperti hari ini ya Di mana mereka nyaman di dalam gua mereka semua yang mereka inginkan sudah ada dalam gua kalau keluar mereka akan ketemu hal yang tidak pasti jadi ketika saya katakan only the paranoid Survive di dalam bisnis ini sering kali saya temukan orang-orang yang terlalu nyantai terlalu yang e enggak mau berpikir hal-hal yang buruk yang enggak memiliki ketakutan-ketakutan itu adalah orang-orang yang paling cepat tutup dan rugi bisnisnya tapi orang-orang yang Survive saya perhatikan adalah orang-orang yang meang Memang mereka tuh selalu punya anxiety dalam arti yang positif mereka itu orang yang paranoid mereka selalu berpikir plan a plan B Plan C Seperti apa mereka selalu adalah orang-orang yang paling siap untuk menerima kenyataan dan menerima kabar buruk jadi teman-teman Har prepare ya untuk bisa Survive di tahun 2024 teman-teman harus sedikit punya rasa paranoid dalam arti yang positif nah Sebelum saya lanjutkan pil yang ketiga dan mil keempat ada satu kabar baik untuk teman-teman semua ya kalau teman-teman yang sudah follow atau subscribe YouTube Saya dari 2008 kalian tahu bahwa dari 2008 sampai sekarang saya banyak membangun bisnis membangun projek-projek baru dan tidak ada satupun bisnis yang saya kerjakan sendiri jadi e semua saya kolaborasikan dengan partner saya ya Mulai dari properti total lebih dari 12 Project properti yang saya bangun eh kita juga membangun Venture Capital dan invest di lebih dari 12 company dan semua Project kita ajak orang-orang untuk berkolaborasi dan kabar baiknya di 2024 Saya akan mengerjakan dua Project baru nah saya tidak akan memberikan informasi ini di YouTube saya akan memberikan informasi ini dalam sebuah program yang terbatas untuk 10 orang saja jadi saya akan memilih secara random 10 orang untuk bisa bergabung di the big Boys table Kenapa saya kasih nama program ini the big Boys table jadi saya akan mengundang 10 orang datang ke kantor saya karena mejanya cuma muat 10 orang dan saya akan memberikan informasi mengenai Project baru dua sampai tig Project baru yang e akan saya kerjakan di tahun 2024 jadi teman-teman yang paling pertama tahu dan Kalian juga bisa ikutan Project baru ini jadi untuk misalkan teman-teman yang mau tahu lebih banyak mengenai program ini akan dimulai tanggal 3 Februari tahun 2024 dan hanya untuk 10 orang karena mejanya hanya untuk 10 orang The Big Boy Stable teman-teman bisa kontak nomor yang ada di bawah saya sekarang kita lanjutkan ke Pill yang ketiga red Pill yang ketiga adalah Tail getting nah ini adalah istilah yang memang eh tanpa sadar kita lakukan setiap hari tapi kita enggak tahu istilah tailgating Nah tailgating itu apa Jadi kalau misal akan teman-teman lihat di Jakarta ini kan adalah salah satu kota yang paling macet ya dan ternyata ee kalau misalnya kita lihat di Jepang dan di Jerman kenapa mereka itu e jauh lebih lancar jalanannya daripada di Jakarta ya ini adalah karena fenomena tailgating yang ada di Jakarta tailgating itu adalah ketika kita berkendara dan jarak kita Antara kendaraan dengan kendara itu nempel banget jadi kita tuh kayak pengen nempelin Tail atau buntut dari kendaraan orang lain Jadi kayaknya kita merasa kalau jauh tuh kayaknya kita bakal telat gitu loh Ya jadi selalu apalagi driver saya Saya suka selalu bilangin Kamu jangan terlalu nempel memang kita mau buru-buru apa Emang dengan kita nempel itu lebih cepat ya dan ternyata ya seorang ahli tata kelola e apa namanya infrastruktur perjalanan kemudian tata kota di Jerman itu mengatakan bahwa fenomena tailgating itu akan membuat jalanan lebih macet 25 sampai 30%. Jadi kalau misalkan teman-teman lihat di Jerman dan di Jepang ketika mereka lagi ngantri mereka itu kasih jarak yang jauh banget kasih jarak mungkin bisa kayak 5 10 m Jadi mereka tidak tailgating mereka enggak nempel dengan buntut tersebut dan akhirnya Ternyata jauh lebih lancar Loh kok bisa Pak bukannya kalau dekat itu jadi lebih efektif enggak ternyata secara akumulasi itu ada efek berantai ketika misalkan orang tu dekat dekat dekat itu jadi rebutan dan itu efek berantai dan kenyataannya malah tambahin macet 25 s 30% nah lalu apa hubungannya red Pill dengan tailgating nah saya sering k ketemu orang-orang yang memang tidak bisa meneran pil pahit ketika mereka bicara mengenai keuangan mereka juga melakukan fenomena tailgating tetapi di dalam di dalam konteks keuangan contoh misalkan kita ini orang Indonesia itu suka latah ya kita lihat Misalkan ada orang yang di tiktok Dia jualan barang a barang b terus kemudian kita ingin ngejar buntut kita ingin sama kayak tadi kan kita ingin nepetin kita merasa Wah itu bagus akhirnya mereka mulai dan akhirnya enggak ngerti apa-apa dan rugi lalu kemudian lihat lagi si A lihat lagi si B si B kayaknya dia baru mulai bisnis baru dan kelihatannya ramai kemudian tailgating lagi kita tempelin lagi buntutnya kita kejar lagi buntutnya seringkiali kita terlalu tergerak dan berpikir reaktif ya Jadi apapun yang kita lakukan itu keputusan keuangan kita tuh reaksional jadi keputusan yang memang bukan berdasarkan e akal sehat yang berpikir secara pahitnya dulu pil merah itu kan pahit ya kenyataan back to reality tapi seringkiali kita selalu pengin nempelin buntut orang kita selalu mengejar buntut dan sekali lagi kejar buntut itu enggak akan pernah habis ya dan EE seringkali kejar buntut adalah kita justru akan mengambil sisa makanan ya saya selalu percaya bahwa kalau misalkan kita mau berhasil adalah kita pergi ke tempat di mana orang-orang belum berada di sana tapi akan berada di sana dan kita tiba lebih awal Tapi sebaliknya ketika semua orang itu semua harus sedang mengarah ke sana dan kita ikut-ikutan kita hanya mengejar buntut mereka dan ya walaupun ini enggak ada hubungannya dengan kendaraan tapi saya percaya bahwa itu akan buat kita mencapai tujuan kita lebih lama daripada yang seharusnya kita bisa capai red Pill yang keempat Break The Rules Fight The Law langgar aturan dan ubah hukumnya sekali lagi ya tanda petik ya Dan ini bukan kalimat yang saya temukan ya ini adalah corporate culture dari Nike ya kalau misalkan teman-teman nonton filmnya air ya itu ada di Amazon Prime Kalau enggak salah itu diperankan oleh Matt demon di mana ini film mengisahkan tentang perjalanan Nike berhasil mengontrak Michael Jordan untuk bisa membuat sebuah eh sepatu baru yaitu bermerek Air Jordan ya Nah di dalam corporate culture itu banyak banget jadi Nike itu punya 10 atau 15 corporate culture tapi salah satu yang popul adalah Break The Rules Fight The Law Oke tanda kutip saya bukan mengajak teman-teman untuk melanggar aturan ya mengubah Aturan itu bukan tapi dalam kontekstual bisnis seringkiali kita perlu melanggar yang namanya industri standar ya industri standar itu apa sih Eh norma industri itu harusnya biasanya begini A tapi kita mencoba untuk melawan normal tersebut ya Eh contohnya misalkan kayak Ken Diner ini kan normal restoran itu adalah harus melayani customer ya kan customer adalah raja customer adalah King tapi kalau di Ken Diner adalah customer dimarah-marahin itu kan melanggar aturan nah dalam film eh air ya ini based on True events ya based on True Story pada saat Eh Nike mencoba untuk convince m Michael Jordan untuk bisa dikontrak nah Michael Jordan ini lagi diperebutkan oleh beberapa Sports Parel yang lain Salah satunya yang paling kuat saat itu adalah di Adidas ya Nike adalah company yang besar tentu saja Eh tapi waktu itu Nike itu belum kuat di basketball Nike itu baru kuat di spartu Running sementara Adidas itu kuat di sepatu basketball dan waktu itu NBA Ya tentu saja basketball jadi Nike dan Adidas Nike versus Adidas untuk memperebutkan Michael Jordan dan alhasil eh singkat cerita ya Adidas tu memberikan kontrak yang sangat ambisius yang naik itu gak punya budget lah untuk bisa menandingi kontrak yang ditawarkan Adidas kepada Michael Jordan ya tetapi di sini menarik ya akhirnya Michael Jordan itu lebih nyaman dengan Nike dan Michael Jordan melalui mamanya memberikan proposal oke saya rela menolak kontrak besar dari Adidas tapi Boleh enggak saya bikin brand namanya Air Jordan Saya tidak perlu dikontrak tapi saya minta 10% dari dari brand Air Jordan setiap penjualan saya dapat 10% dan ini langsung ditolak oleh foundernya Nike langsung ditolak sama founder Nike Kenapa karena ggak ada pernah ada konsep kerja sama seperti itu nah tapi kemudian e GM dari Nike Dia mengingatkan kembali foundernya Pak ini kita tulis di papan waktu Niki pertama kali dari Zero sampai saat ini kita bisa begini karena kita Break The Rules Fight The Loh kenapa sekarang kita Follow the Rul Kenapa kita enggak mau berani akhirnya setelah diconvin Oh ya benar juga kita harus berani lagi dan akhirnya mereka Break The Rules mereka terima konsep eh revenue sharing ya 10% dari penjualan Air Jordan dan kemudian dibuat sepatunya warna merah ya betul-betul red red sama Black dan pada saat itu di dalam NBA ada beda dengan atur NBA sekarang yang sepatu basket bisa warna pink warna hijau eh shocking e warna stabilo shocking Pink gitu banyak warna-warni tapi zaman dulu NBA itu masih ketat aturannya sepatu itu harus majority putih majority dominan putih dan sementara air jan itu sepatutnya warna merah dan hitam dan dominan merah dan Eh itu ada ada aturan dan ada hukumnya dan hukumnya adalah kalau misalkan melanggar itu harus bayar 5.000 dolar per games ya ya Enggak enggak gede sih 5.000 dolar per pertandingan dan akhirnya mereka bayar itu mereka langgar aturan tapi waktu mereka tiba-tiba punya sepatu warna beda sendiri yang lain putih ini merah dan akhirnya sekarang Michael Jordan eh dan melalui Air Jordan itu menjadi satu terobosan penjualan yang sangat besar mengalahkan Adidas yang membuat naiki sebesar sekarang ya berhasil masuk mendisrupsi sepatu olahraga khususnya di cabang olahraga basketball dan sekarang kalau ditanya salah satu atlet terkaya itu adalah Michael Jordan bukan karena dia mendapatkan kontrak tapi karena dia sekarang sudah menjadi bagian dari brand itu sendiri jadi Air Jordan Ya itu sudah menjadi lambang dari Michael Jordan itu s dan sampai hari ini saya belum melihat banyak ee pemain basket yang memang bisa punya satu Legacy sebesar Michael Jordan jadi sekali lagi red Pill yang keempat Break The Rules Fight The L semoga video ini bermanfaat teman-teman yang bisa mendapatkan manfaat dari video ini saya mau menyampaikan bahwa ternyata e lebih dari 80% yang nonton video ini itu ternyata adalah e orang-orang yang mungkin Secara randomly ketemu timeline video saya di YouTube dan hanya 20% yang subscribe Jadi kalau misalkan teman-teman merasa video ini bermanfaat mungkin teman-teman adalah bagian dari 80% kalian bisa subscribe dan mudah-mudahan kita bisa ketemu lebih sering lagi bukan cuma lewat timeline Tapi lewat video-video yang lebih bermanfaat I'll see you on the next video thank you
