2026 RAM & SSD Naik, Waktunya Beli OLED? (YouTube Video)
Kalian pasti ngerasa kan kalau harga RAM dan SSD itu lagi digoreng habis-habisan. Efek dari tren AI yang membuat demand chip memorinya itu pada lari ke AI data center semua. Dan kita sebagai ya consumer biasa itu cuma bisa gigit jari ngelihatin harga RAM yang makin lama makin enggak masuk akal. Tapi kalau kalian punya udah megang budget nih dan pengen banget upgrade apa gitu ya biar pengalaman PC-nya berbeda tapi masih bingung buat upgrade apaan. Kita saranin sih jangan upgrade RAM atau SSD dulu kecuali terpaksa. Malah kita bisa lihat ada nih satu komponen yang harganya sekarang malah makin terjangkau yaitu monitor OLED. Mungkin beberapa dari kalian bakal ada yang nanya kalau Bang kan monitor IPS high end juga udah bagus ada yang udah 99 dc IP3 pula apa bedanya sama OLED? Oke, secara teknis ada beberapa alasan fundamental kenapa OLED itu ada di kasta yang berbeda. Pertama yaitu instan respon time. Di monitor biasa, response time terendah yang pernah kita dapat dari klaim adalah 1 ms. Ini disebabkan karena masih ada jeda transisi dari kristal cairnya. Tapi monitor OLED itu beda banget dibanding layar IPS atau VA. Setiap pikel bisa nyala sendiri. Makanya layar OLED itu biasanya diklaim punya response time bisa sampai 0,03 ms greay to grey lagi. Nah, buat gamer kompetitif dengan respon layar yang super cepat dan juga refresh rate yang tinggi itu akan menjadi advantage sendiri apalagi di pertandingan-pertandingan khusus. Ya, kalian bayangin aja saat main FPS atau racing game setiap gerakan itu kerasa kayak instan dan juga minim akan ghosting. Lalu alasan kedua kenapa OLED itu superior adalah warna hitamnya. Ini yang paling sering dibahas karena efeknya itu paling berasa. Monitor LCD itu masih butuh backlit yang selalu menyala di bagian belakang. Makanya warna hitamnya itu bakal terlihat agak abu-abu kalau di ruangan gelap. OLED itu self emissive, pikelnya bisa mati total. Hasilnya ya kontrasnya itu infinite. Ini yang bikin gambar di OLED itu terlihat lebih pop out dan punya dimensi padahal masih di resolusi yang sama. Dan itu juga yang menyebabkan monitor OLED biasanya ngasih real HDR experience. Banyak monitor yang ngaku HDR ready, HDR ready, tapi cuma dapat sertifikasi HDR 400 yang sebenarnya cuma IPS yang dipaksa terang. di monitor OLED, terutama yang dari ROG, ya kalian itu bisa dapat pengalaman HDR yang sesungguhnya karena tiap pikel bisa ngatur kecerahannya sendiri. Highlight yang sangat terang itu bisa muncul tepat di sebelah warna hitam pekat tanpa ada efek blooming atau cahaya yang bocor ke area hitam macam Mini LED. Dan buat kalian yang sekedar mau nikmatin film atau series, OLED juga bikin pengalaman nonton jadi lebih cinematik. Kayak punya bioskop pribadi lah di meja kerja. Selain dari entertainment, buat kalian yang juga pakai PC untuk kerja kreatif kayak color grading, desain, atau video editor, OLED ini biasanya punya cakupan warna yang sangat luas. Seringki tembus 99% di CP3. Jadi, ini bukan soal gaming doang, tapi juga soal akurasi visual di level profesional. Buat content creator, OLED adalah panel yang udah serba mentok kanan. Editing video atau foto jadi lebih presisi karena warna yang ditampilkan akurat banget. akurasinya itu sampai 100% di si IP3 juga. Jadi enggak ada lagi drama hasil edit kelihatan beda di layar atau di saat kita tampilin di tempat lain. Mana lagi orang-orang itu udah cukup banyak mengkonsumsi konten di layar OLED karena di smartphone ya layar ini udah semakin mainstream. Adapun line up monitor OLED desktop sekarang udah banyak. Ada yang terjangkau, ada yang refresh rate-nya tinggi banget dan juga ada yang smart. Nah, salah satu brand yang line up OLED-nya itu banyak dan lengkap adalah ROG. Kalau kalian gamer kompetitif yang main di resolusi 1440p refresh rate 240 Hz dengan panel OLED generasi baru yang di mana 17% lebih terang dari generasi sebelumnya bisa pilih ROG Swift OLED XG27 AQ DMG. Monitor ini udah pernah kita review juga waktu itu harganya Rp12 juta menjadi OLED yang paling murah pada saat itu ya. Nah, sekarang harganya udah turun ke R9,5 jutaan aja. Fitur-fiturnya juga masih lengkap, ada sRGB mode, DC IP3 mode juga ada. Nah, kalau 240 Hz dirasa kurang, ROG juga punya yang lebih mantap lagi buat gamer kompetitif. Ini adalah monitor OLED 500 Hz. Resolusinya juga di 1440p dan ini spesifik buat kalian yang memang hardcore di game FPS kayak Valoran atau CS2. Motion clarity-nya juga jujur ini di level yang berbeda. Ghosting itu minimal banget di monitor ini. Dan bahkan dia ada fitur ELMB juga yang khasnya ROG. Dan kalian jaranglah bakal nemu monitor selancar ini di panel teknologi lain. Tapi yang paling memikat hati gua adalah XG34 WCDM. Ini adalah smart monitor OLED dari ROG yang bentukannya itu ultrawide. Dia udah pakai OS Android 14 atau Google TV yang dimodif dengan sentuhan ROG. refresh rate-nya udah 240 Hz juga dan USBC-nya bisa sampai 90 watt charging. Jadi, ini merupakan upgrade ketimbang yang dipakai sekarang. Jadi, dengan berkembangnya tren AI yang efek banget ke harga RAM dan juga SSD, kita bisa mengalokasikan budget kita untuk upgrade komponen yang lain. Ya, contohnya ganti monitor biasa ke monitor OLED. Karena memang dengan makin murahnya monitor OLED tersebut ya, jadi semakin worth it. Dan gua sendiri udah ngerasain gua udah ganti monitor desktop gua ke monitor OLED, terus HP juga sekarang udah OLED dan laptop sekarang pun sudah OLED semua. Dan enggak cuman dengan monitor desktop doang yang makin murah, HP murah pun sekarang udah banyak yang pakai OLED dan juga laptop yang murah pun di bawah R jutaan juga ada yang OLED sekarang. Jadi, ya pilihannya itu udah banyak banget dan pilihan monitor OLED dari ROG juga sekarang udah banyak banget. Kalau kalian mau cari yang agak kere-hore itu ada XG27 AQ DMG yang tadi kita udah bilang refresh rate-nya itu sampai 240 Hz dan harganya di bawah Rp10 juta. Atau kalau misalnya mau yang game kompetitif banget dan sampai refresh rate-nya sampai 500 Hz, itu ada yang XG27 AQDPG yang tadi kita lihatin benar-benar barangnya itu bagus banget karena udah pakai QD OLED. Dan kalau misalnya gua sendiri sebenarnya gue itu naksir sama monitor OLED-nya ROG itu yang 34 inch ultra wide tapi ada smart monitornya alias ada remote-nya. Itu gua naksir tapi belum masuk ke Indonesia. Kalau kalian sendiri nih, kira-kira kalian niat untuk ganti monitor ke OLED atau enggak?
