24jtan.. Bisa 8K 30fps, Drone 360 ANTIGRAVITY A1 Unboxing & Cara Nerbangin (YouTube Video)
Ya, Guys. Kembali lagi bersama dengan Diar. Kita bahas drone lagi nih. Kalau bicara soal drone pasti harus bahas Diar. Iya enggak? Oke, kita kedatangan nih drone yang saya udah incer-incer belakangan ini, yaitu anti graffiti A1 atau A1 yang mana drone ini punya kemampuan 360. Jadi, kita bisa nengok-nengok sana kiri, kanan, belakang tanpa harus muter-muter drone-nya ya. Keren banget. Penasaran kayak apa? Yuk, langsung aja kita bahas. Lego. Oke, jadi ini dia boksnya kayak begini warna putih dan coba kita lihat ya di boknya di cover depan ini ada tulisannya anti graffiti A1 8K 360 drone. Eh, bukan 4K lagi, tapi dikasih 8K Infinity Bundle Pack Infini. Oke, kita nih pakai ambil yang banling ya, Guys, ya. Jadi ada paketan dapat baterainya, macam-macam. Nanti kita lihat ya. Di bagian samping ada tulisannya tuh anti graffiti dan di bagian belakang ini tuh oke di dalam box ini ada dapat apa aja? Tentu dapat drone-nya, dapat Googles-nya nih, terus ada e remote control-nya dalam bentuk kayak joystick. Oke, langsung aja kita buka anti graffiti A1. Iya, kita buka. L la la. Oke, dalamnya nih tas, Guys. Dalamnya tas dan ada buku. Oke, jadi ada tas dan ada satu buku nih. Tasnya kayak gini, Guys, ya. Tuh, tampak dari atas seperti ini. Dan ini bukunya, ya. Kita lihat ee bukunya seperti apa nih. Kita coba lihat, yuk. Ini bukunya kayak begini. Oke. Dan di sini dapat banyak ternyata. Tapi apa? Oh, dapat stiker, Guys. Stiker anti graffiti. Oke, kemudian ini dapat aduh anti graffiti care. Ini kayaknya buat layanan ini deh. Servis-servan, nih. Anti graffiti A1 quick leader. Oh, cara penggunaannya. Oke, warranty card-nya juga nih. Oke, tapi ini barangnya dari China ya, Guys, ya. Berarti ini garansinya saya garansi China. Tuh ada juga buku panduannya kayak begini tuh. Ada semacam kayak ee apanya ya? Kayak buat ikatannya di kepala. Wih, lengkap cuy. Tuh goggles-nya, Guys. Gila, keren sih. Ini cara pakai untuk pemakaian drone-nya, Googles-nya, terus juga joystick buat remote control-nya sih. Okelah, nanti kita baca ya kalau kita enggak ngerti dan kita buka ini di tasnya dapat apa aja. Tasnya cukup look ya, cukup gede dan warnanya abu-abu, hitam dan kayak miring-miring begitu ya. Kita buka deh. Oh. Uh. Oke. Uh. Oke, perintilannya banyak nih. Kita mulai dari yang kecil-kecil dulu aja lah ya. Ya, di sini dapat tali tali nih, Guys. Oke, kita taruh sini ya. Tali. Kemudian di sini dapat perkabelan lah, ya. Tuh, perkabilan. Perkabelan lah. Di sini ada banyak nih perkabelannya. Buat USBC lah, buat charger lah, macam-macam. Dan di sini dapat kayak semacam ada lap dan ada bulatan ring. Ringnya apa nanti kita cari tahu aja lah ya. Nah, di sini juga ada. Nah, ini tadi nih apa ya ini ya? Saya bingung nih. Kayak dia kayak USBC, USB tapi bukan. Ini apa nih, Guys? Oh, ini bisa dicopot. Oh. Oh, ini jungle ya dari type C ke Lightning. Wah, saya udah enggak pakai Lightning deh. Saya kan pakai iPhone-nya udah iPhone type si ini. Oke, kita taruh dulu lagi di sini. Kemudian di sini dapat apa lagi nih? Printilannya banyak juga ya. Hm. Nih dapat propeler nih sayapnya. Kita lihat di sini pasti banyak dapat sayap tuh. Baling-baling ya, bukan sayap. Baling-baling propler. Ini juga sama baling-balingnya. Nih dapat ring lagi satu. Jadi ada dua ring ya di kantong sini. Udah enggak ada apa-apa. Langsung kita lihat di sini ada boknya. Kita lihat lagi di sini. Iah. Ini enggak tahu apa mungkin baterai. Dan ini kita angkat drone-nya. Dan ini remote control-nya. Dah, di dalam tas enggak ada apa-apa lagi ya. Langsung aja kita taruh samping dan kita bahas ini boxnya. Ini kayaknya tas deh. Tasnya buat Oh, ini drone-nya. Ini apa? Oh, ini goggles-nya. Oh, ini drone-nya. Hei, drone-nya kita buka belakangan ya. Bintang utama tuh biasanya harus belakangan. Kita buka dulu ini. Ininya apa namanya? Controller. Bentuknya kayak joystick. Nah. Wih, beda loh. Beda sama yang punya DJI. Ini kayak kayak pistol ada kokangnya. Kayak pistol ada kokangnya dan button-buttonnya tuh keren. Ada warna orange. Tuh, tuh, tuh, tuh, tuh, tuh. Keren sih. Keren sih. Wah, enak nih megangnya. Oke, ini adalah joysticknya ya, remote controlnya. Kemudian di sini ada ini pasti baterai nih soalnya bentuknya ngotak nih baterai. Oh. Nah, benar kan? Ini adalah perbataian dan hub-nya dan hoop-nya ya. Ini gimana masangnya ya? Ini baterai udah ada dua. Satu lagi masukinnya ke mana? Nanti kita cari tahulah ya. Coba ya kita buka nih salah satu. Oke, ini baterai. Oh, ini baterai dua. Yang ini apa ya? Ini power bank kali ya. Okelah ya, nanti kita cari tahulah ya. Kita sambil sambil ini aja. Yang jelasnya dikasih ada baterai dua mungkin. Satu lagi baterainya ada di drone-nya ya. Kita lihat aja nanti. Nah, ini dia Googles ini. Oke, ini dapat ada panduannya begini, Guys. Panduannya lucu juga ya. Pakai kertas dilipat-lipat kayak begitu dan hei hei hei ini dia. Hei hei hei. Ini dia kita copot nih. Kita copot plastiknya. Wah gila keren guys dalamnya kayak gitu. Oh, mesti dibuka lagi. Nah, dibuka lagi tuh, Guys. Oke, kita lihat nanti kita keletek lah ya pada saat kita pakai ya, supaya enggak kena tangan nih. Dan kita lihat tuh, Guys, Googles-nya mirip kayak robot ya. Ini robot atau apa sih ini? Kok seru banget ya? Dan kalau kita lihat ya di video-video di internet yang sebelah sini nih, mata sebelah kiri itu adalah layar. Lir yang kita bisa lihat si drone-nya lagi ke mana. Keren banget, cuy. Keren banget. Oke, ini Googles-nya dan ini baterai. Ini enggak tahu apa. Power bank dan ini joysticknya. Sekarang kita buka si drone-nya nih. Penasaran saya sama drone-nya nih. Bentuknya kayak gimana ya? Ceng ceng ceng. Iya. Wuh. Du du duh. I. Oke, boknya kita taruh di samping sini. Kita lihat. Drone-nya si anti graffiti A1. Kita lihat. Teng teng. Wih. Eh, drone-nya kok kecil, Guys? Kok kecil? Kayaknya kalau saya lihat di gambar-gambar internet gede. Oh, ini bisa dibuka. Eh, bisa dibentangin kakinya. Bisa dibentangin. Dibentangin. Oh, dibentangin. Jadi agak gede sih. Jadi agak gede sih. Cuman di atas ini jadi ada kayak lensanya. Ini bentuk drone-nya aneh sih. Saya udah terbiasa sama bentuk drone-nya DJI ya. Ini bentuk drone-nya aneh sih. Kayak enggak ada gimbal tapi ada gimbal tapi enggak ngerti juga ya. Di sini ada kamera. Kamera. Kamera. Oh, kamera 360-nya di atas sini, Guys. Pasti dan di bawah sini. Oke, mantap. Di bawah sini ada sensor-sensor juga. Dan oke, baterainya ada udah terpasang satu di sini. Oke, ya. Begitulah ya bentuk drone-nya. Mil. Saya kira gede tapi mungil. Tapi nanti ini bisa Oh, dia bisa tet bisa gitu, Guys. Berarti nanti ini bisa kayak ada kakinya. Nyit. Lucu loh. Lucu loh ini. Lucu loh. Aduh ini lucu loh. Oke ini udah saya pretelin semua. Sekarang saya mau coba kekin dan kita coba terbangin kayak gimana ya si drone anti graffiti E1 ini dan pakai Googles-nya dan juga ada pakai remote control. Oke, langsung aja saya mau setup dulu ya. Sekilas desain drone anti graffiti ini langsung kelihatan beda. Bodinya terlihat lebih solid dan futuristik. Di bagian depan ini bukan kamera ya, ini sensor anti tabraknya. Kameranya ada di bagian atas dan bawah drone. Oke, Guys. Sebelum kalian nerbangin drone ini, ada beberapa step yang wajib kalian lakuin. Ini dulu. Kita mulai dari drone-nya. Masukin dulu baterainya ke dalam drone sampai benar-benar terkunci. Kalau udah tekan tombol power dua kali dan tahan. Nanti lampu akan menyala tandanya drone udah aktif. Kita lanjut ke Googles. Buka dulu pengamanan lensa. Setelah itu masukin memory card ke Googles. Kalau udah colokin baterainya lalu tekan tombol power dua kali dan tahan. Di sini kalian bisa lihat tampilan kamera dari drone secara real time dari depan Googles. Berikutnya kita siapin remote-nya. Bisa kalian lihat bentuk remote-nya ini cukup unik dan beda dari yang lain. Cara nyalannya sama, tekan tombol dua kali dan tahan sampai remote menyala. Nah, kalau drone, Googles, dan remote udah menyala semua, tinggal terbangin aja. Caranya gampang banget. Kalian tinggal slide dua kali ke atas. Setelah baling-balingnya berputar, kalian slide ke atas dan tahan. Nanti di Google sekalian akan ada notif take off dan drone kalian otomatis akan take off. Di sini ada beberapa fitur yang harus kalian tahu nih. Kalau kalian mau atur arah drone, kalian bisa putar di bagian yang berbentuk grill pada remote. Di sebelahnya ada tombol brak atau RTH, ada tombol record, foto, dan naik turun pada drone. Di samping kanan ada tombol power dan tombol menu. Di sisi kiri ada tombol mode untuk mengatur speed pada drone. Ada tombol C1 dan C2 bisa dicustom sesuai yang kalian inginkan. Satu lagi yang saya suka dari drone ini ada di tampilan menu Googles-nya. Kalau kalian pernah cobain Apple Vision Pro atau Met 3, kalian pasti familiar sama tampilan menu ini. Di sini kalian bisa cobain virtual cockpit, tinggal pilih aja mau pakai naga, burung ponix, pesawat, bahkan ada sapu terbang loh. Di sini saya coba tengok-tengok kanan kiri berasa lagi terbang beneran. Keren kan? Yang enaknya pakai drone ini kalian gak usah mikirin angle kamera, tinggal kalian terbangin aja bisa dapat 4 view dalam satu tag video. ini bisa menghemat waktu banget saat syuting. Antiraffiti A1 ini pada dasarnya adalah drone yang mengubah cara orang kita buat pengambilan gambar drone. Kamu enggak perlu mikirin angle, manuver, atau teknik FPV yang ribet. Karena sistem 360 derajatnya tuh udah ngurusin framing buat kamu. Hasil videonya fleksibel, imersif, dan bahkan bisa ditambah elemen visual seperti naga, burung ponik, sampai sensasi naik sapu terbang. Jadi proses terbangnya tuh enggak boring. Internal storage 20 GB juga jadi penyelamat nih yang sering kejadian di lapangan, terutama saat lupa bawa memory card. Resolusi 8K 30 FPS-nya juga negesin kalau ini bukan mainan sembarangan. Secara kualitas gambarnya udah kelihatan proya. Buat pemula yang pengen hasil ala FPV tanpa harus belajar FPV ya ini cocok banget. Memang ada konsekuensinya juga ya kalau pakai antiraffiti A1 ini. Terutama di proses editing yang butuh adaptasi karena jadi lebih ribet elemen editingnya jadi lebih banyak jadinya cukup makan waktu ya. Workflow-nya juga jadi enggak sesimpel drone biasa dan ini perlu waktu buat terbiasa. Tapi kalau kamu tipe yang suka explore apalagi familiar dengan VR dan konten yang imersif harusnya sih ini enggak jadi masalah. Dan menurut saya anti graffiti A1 ini beneran jadi terobosan buat drone ke depannya sih. Saya jadi makin enggak sabar nih lihat terobosan apaagi ya yang bakal ada di seri-seri selanjutnya. Oke, Guys. Jadi, itu dia drone anti graffiti A1. Semoga bisa menambah wawasan kalian. Sampai jumpa di video selanjutnya. Bye.
