Jungkat

26jtan.. Ikut Ramein Layar Lipat! Google Pixel 11 Pro Fold, Chipset Tensor G6 (YouTube Video)

  • 04/09/2026

Ya, Guys. Kembali lagi bersama dengan Diar. Kayaknya udah lama ya kita enggak bahas Google Pixel Series. Nih, di hadapan kita udah ada nih Google Pixel 11 Pro Vold langsung nih yang varian tertinggi dan yang layar lipatnya. Keren kan? Dan smartphone ini udah pakai chipset dia sendiri nih, yaitu Google Tensor G6 ya. Masih 3 nanom sih ya. Karena saat ini lagi eranya lagi hangat-hangatnya smartphone lipat ya. Ya udah, Google Pixel 11 profol ini masuk dalam list kita untuk kita bahas. Yang sebelumnya kita sudah pernah bahas juga ya, ada Vivo XFD 6, ada apaagi? Huawei Pura XMAX, ada ZFT 8, ZFT Ultra, wuh banyak macam-macam deh. Yuk, langsung aja yuk kita bahas yuk si Google Pixel 11 Pro Volt ini performanya gimana, kameranya gimana, penggunaan laratnya tuh gimana juga. Yuk, langsung aja kita bahas. Lego ya. Oke, jadi boksnya dari Google Pixel 11 Prof kayak begini, Guys, ya. Kayak bentuknya kecil, pipih, tipis kayak gitu, ya. Mirip kayak yang Samsung Galaxy Zfold Ultra nih. Tuh, ya. Kalau kita sandingkan sih ya masih tipisan yang Google Pixel 11 Pro Volt ya. Dan juga ini masih kecilan yang Google Pixel 11 Pro juga, tapi keduanya masih tipe yang sama nih box-box-nya ya. Ya, begitulah ya zaman sekarang makin ke sini makin tipis boksnya, makin enggak dapat apa-apa cuman batangan doang. Oke, jadi ini saya ambil yang varian warna olive. RAM-nya 256 GB nih storage-nya ya. Dan ya gini boknya tipis dan ada gambar dari si Google Pixel 11 volt-nya tuh kayak begini. Oke, di sini di atas ada logo G. Di sini samping Google Pixel 11 Provolt. Oke, ya udah langsung aja yuk kita buka. Penasaran kan? Saya juga penasaran banget nih. Kita buka I. E uh. Wow. Wow. Ya. Mm. Mantap. Oke, kita taruh dulu box yang ini. Kita lihat di sini. Kayaknya boksnya ini pakai model daur ulang deh. Kayaknya pakai karton-karton daur ulang nih, Guys. Jadi sepertinya bisa maksudnya dibuang dan tidak mencemarkan ee ini ya apa namanya? Sampah-sampah, ya. Oke, langsung aja yuk kita buka. Ih gila tipis banget. Bingung saya ini. Aduh. Du du du duh. [tertawa] Oke. Iya. Ini dia. Kita ambil. Kita angkat smartphone-nya. Kita taruh dulu di sampingnya dan kita lihat. Nah, kan benar kan? Cuman apa? Dapat kabel charger doang nih. Type Cuy. Beh, ngirit banget sih ini. Kenapa sih zaman sekarang pada ngirit-ngirit? Eh, tapi ini loh. Tapi dia si ininya buku panduan singkatnya biasanya kan tipis dan udah cuman dua tiga lembar halaman doang ini. Lihat deh kayak buku cuy. Gila tebal juga ya. Ini dalam bahasa Inggris nih karena ini saya belinya di Singaporea guys. Oke. Dan ini dapat sim tray ejector. Bentuknya kayak begini bulat. Nah, tuh, Guys, ya. Dan di sini apa sih nih? Oke, ada ini nih panduan singkat singkat-singkatnya ya. Ada ini bagian sini ada tombol-tombolnya terus bagian SIM card-nya ada di sebelah sana. Ya udahlah langsung aja nanti kita unbox ya. Kita buka, kita pretelin ya. Boksnya udah enggak ada apa-apa lagi isinya. Langsung aja yuk kita bahas ke si smartphone-nya dari Google Pixel 11 Pro-nya ini. Wih, gila mewah loh. Mewah loh. Kesan pertama saya mewah loh. Wah, wah wah wah wah wah wah wah wah wah. Gila. Kemarin-kemarin ngelihat e Samsung Galaxy ZFold 8 Ultra kayak begitu ya. Pas lihat ini, h beda lagi loh. Walaupun ini sama-sama smartphone lipat, tapi beda loh. Beda looksnya ya. Yang ini tuh kayak hmm punya style sendiri ya. [tertawa] Dia ujung-ujungnya rounded. Ah tapi sebelum kita bahas soan, kita lihat dulu yuk. Sim yang dipakai Google Pixel 11 Pro Volt ini dia pakai apa? Wah guys saking tipisnya tuh ya sama Sintre-nya aja udah sama tuh ukurannya. Iya, kita lihat dia pakai dual nano SIM ya, enggak menyediakan slot micro SD. Wow, tipis juga ya. Nanti kita bandingkan ya sama yang Samsung ee tipisan mana. Oke, jadi bentuk desainnya seperti ini, Guys, ya. Di bagian belakang dan ini cover depannya atau layar depannya. Kita bisa lihat di sini ada tiga buah kamera dan ada LED flash-nya. Kemudian ada logo G alias Google-nya. Dan ini warna olive. Warna olive tuh kayak warna apa ya? Hijau. Hijau kecoklatan atau enggak tahu deh. Kamu sebutin deh ni hijau apa coba? Oke, di sebelah sisi kanan ini kita lihat ada tombol power on off yang di atas. Terus kemudian tombol volume karena suara ada satu dua buah garis antena dan ini frame-nya tipis loh. Di bagian atas kita bisa lihat nih cukup ramai ya. [musik] Ada 1 2 3 4 garis antena, mikrofon, mikrofon, speaker. Oke, dan di bagian sebelah sini juga polos aja cuman ada dua buah garis antena. Di bagian bawah cukup ramai juga ada 1 2 3 4 garis antena eh mikrofon, port, speaker, dan mikrofon lagi dan slot sore yang udah kita buka. Nah, desainnya seperti itu, Guys. Dan ini adalah layar dalamnya. Oke, menarik ya. Coba langsung kita nyalain aja gimana? Yuk. Nah, hap. Ter. Wih, langsung muncul logonya G loh. Google loh. Waduh. HP Android boleh ya petantang-petenteng. Tapi kalau ngelihat ini beh inilah mbahnya nih. Mbahnya si Google. Eh, kok mbahnya Google sih? Mbahnya Android dong. [tertawa] Oke, kita lihat nih, Guys. Masuk ke menu home screen-nya ya. Seperti itu, ya. Tampilannya simpel, ya. Tampilannya sih simpel, ya. Coba kita masuk ke menu setting, lalu menu display. Kita lihat nih. Nah, supaya saya bisa lihat baselnya itu seberapa tipis. Oke, dan lumayan tipis. Dan ini simetris ya bezelnya atas, kiri kanan, dan bawah. Oke, ya. Seperti itu. Kita balik ke home screen-nya seperti ini. Ini saya belum lipat, ya, Guys, ya. Jadi, itu lipatannya berasa belum kelipat banget. Nah, sekarang saya mau coba lipat, ya. Nah, seperti ini. Hya. lalu kita tutup aja. Tep. Sekaligan kita cek layar depannya seperti ini, Guys. Kita masuk ke menu seperti ini. Kita lihat dia baselnya seperti itu, Guys, ya. Ngelengkung. Dan si frame-nya juga dia ngelengkung. Tapi yang sisi sini dia enggak ngelengkung, ya. Dia nerusin ke depan sana. Jadi ngotak sebelah sini dan ini dia ngelengkung supaya pas dibuka itu jadi indah banget. Nah, jadi sisi-sisinya ini lengkung dan sininya tetap lurus ya. Oke. Wow. Oke. [tertawa] Kita lihat lagi nih ke menu dalam. Set. Nah, kelihatan enggak itu lipetannya? Iya. Jadi lebih kelihatan dikit ya. Tadi kan samar-samarnya lipatannya. Sekarang udah jadi lebih jelas setelah saya tekuk seperti ini. Oke. Nah, dimensi dari Google Pixel 11 Pro Volt ini dalam kondisi layar tertutup itu panjangnya 155,2 mm, lebarnya 76 mm dengan ketebalan 10,1 mm. Nah, dalam kondisi terbuka dia panjangnya tetap ya 155,2 mm, lebarnya jadi 150,4 mm dan ketebalannya jadi 5 mm. Oke, jadi tidak lebih tipis dari Vivo XFolt 6 ya atau ZFT Air Ultra. Tapi ini kategori tipis juga sih. Tuh. Oke. Nah, untuk layar dari Google Pixel 11 Pro Volt ini layar bagian dalam memiliki bentang inch. Jenis layarnya LTPO OLED foldable 120 Hz. Resolusinya 2076 * 2152 piksel dengan lapisan mouse level 5. Nah, dalam kondisi tertutup itu layarnya 6,5 inch dengan jenis layar OLED 120 Hz resolusinya 1080 * 2342 pikel. Oke, ini secara dipegang sih nyaman banget ya, Guys, ya. tidak kategori yang jumbo-jumbo banget dan kalau pas lagi dibuka gini juga ini enak [musik] banget. Fels-nya masih sama dengan yang saya sudah pernah bahas Google Pixel 10 apa 9 ya yang Vol juga. Desainnya juga masih sama seperti ini. Cuman yang ini kayak lebih kokoh, lebih solid dan lebih tipis gitu ya. Nah, kayak begitu, Guys. Nah, sekarang kita masuk ke urusan benchmark dari Google Pixel 11 Pro Volult ini. Kita mulai dari Untutu Benchmark-nya, ya. Nah, mencapai skor Rp1.758.499. Kita lihat ya. Nah, detailnya kita bisa lihat masuk ke menu My Device, kita lihat CPU-nya Google Tensor G6. GPU-nya kamu baca sendiri aja ya, panjang banget. [tertawa] Namanya Angle Imagination Technologies Vulkan 1.4.317, Power VR C series, CXTP -48 -1536, MC1 bla bla bla bla. Belum selesai itu ngomongnya. Oke, kita lihat lanjut lagi. Wi-nya ada Wii 7 loh. Kemudian Bluetooth-nya ada, NFC-nya ada fingerprint ada biometric face ada loh. Lengkap ya. Nah, sekarang kita masuk ke urusannya dari Geekband 7 nih. Kita masuk ya lihat history. Nah, mendapatkan skor 1288 untuk single core dan 4.160 untuk multiore-nya. Kemudian untuk 3D Mark-nya kita lihat di sini ya, white left dan sling shot-nya udah max out yang artinya buat main game pasti bisa rata kanan ya grafiknya. [musik] Ya udah, yuk kita tes aja yuk mulai dari main game Gensin Impact ya guys sudah masuk ke game-nya Gensin Impact pakai Google Pixel 11 Pro volt ini. Speakernya ada di bawah dan di atas. Supaya enak kita giniin aja ya supaya speakernya jadi stereo kanan kiri gitu. Oke. Wius lincah cuy. Lincah ya. Uh warnanya juga terang lagi. Jelas lagi. Kita lihat ya. Masuk menu setting. Kita lihat grafiknya. High highest. Highest high high highest. 60 fps. Rata kanan ya. Oke, is mantap cuy. Wow, ternyata enak juga ya main game di Google Pixel 11 Pro Volt ini. Warnanya jelas terang, enak banget, smooth lagi. Kok bisa ya? Padahal AnTunya enggak tinggi-tinggi banget. Tinggi sih, cuman tapi enggak bisa sampai 2 R juta gitu ya. Bukan HP gaming. Tapi tapi enak loh ini. Eneng, Guys. Kalau kamu ngerasain diri ya. Ini enteng banget nih. Cek cek cek cek cek. Tuh enteng banget kayaknya. Nah, Guys. Di depan tuh, Guys, udah ada musuhnya. Hello. Tadi saya cari-cari musuh lama banget, Guys. Akhirnya ini udah mau menjelang magrib kayaknya. [tertawa] Hop. M. Loh. M. Loh. M. Loh. H. Loh. Wow. H. Loh, widih, langsung mati cuy. Ganti yang ini. Musuhnya berat sih ngelawannya. Waduh, dilempar api, cuy. L L L L L L L L L Lo L Wi kabur aja deh, kabur. Jadi sama tim saya udah dites, Guys, ya. FPS-nya main game Gin Impact dengan settingan grafik eh highest 60 FPS selama 15 menit. Itu FPS rata-rata ada di 53 FPS dan FPS terendah ada di 33 FPS saat lagi battle dan maksimal suhu ada di 41 derajat celcius aja. Okelah ya, mantap. Yuk kita coba main game PUBG yuk. Nah, ini guys sudah masuk ke menunya game PUBG Mobile. By the way, kalau kita tutup ya, dia akan pindah ke layar depan enggak ya? Oh, iya iya loh. Mantap, Guys. Ngelanjut lagi ya. Dia enggak peyang, dia enggak nge-close e game-nya. Coba kita dari layar depan ke layar dalam. Wis, keren ini. Keren ini namanya. Ya, enggak peyang, cuy. Kita masuk ke menu setting. Kita lihat grafiknya di sini. Kita lihat grafiknya super smooth, frame rate-nya ekstrem. Wow, mantap nih. Kita masuk ke menu control. Kita lihat advance control. Kita lihat di sini gyoskop-nya mana, ya? Giroskopnya off. Kalau kita onin gimana? Always on. Mantap. Langsung aja kita mulai. Jebret ya. Nih, guys, kita udah masuk ke menunya PUBG. Elah ditembakin baru muncul. Ya Allah. Ya Allah. Ampun Dek. Ampun. Iya. Mati kan [tertawa] baru muncul udah ditembak-tembakin. Waduh. Hm. Loh. Aduh. Du. Duuh. Ngagetin. Hmm. Loh, kena kan? Hmm. L kena. Jangan macam-macam. Makanya jangan macam-macam. Saya pakai Google Pixel 11 Pro Volt loh. Mana lagi? Oke, jadi sama tim saya udah dites, Guys. Ya, FPS-nya main game PUBG Mobile dengan settingan grafik smooth dan frame rate-nya ekstrem selama 15 menit. FPS rata-rata ada di 59 FPS dengan FPS terendah di 54 FPS saat lagi ramai. Dan maksimal suhu ada di 38 derajat Celcius. Hm, mantap. Nah, untuk touch sampling rate maksimal dari Google Pixel 11 Pro Volt ini ada di angka 1000 Hz. Kita tes dengan aplikasi Touch Sampling Red Tester. Kemudian maksimal sentuhan yang bisa diterima layar secara bersamaan bisa 10 jari. Dan sensor yang ada di Google Pixel 11 Pro Volt ini udah lengkap mulai dari [musik] accelerometer sensor, LED sensor, sampai magnetic sensor. Pemakaian baterai nih di Google Pixel 11 Pro kita pakai untuk menonton video dengan kualitas 1080p sekitar 30 menit, baterai berkurang 4%. Berikutnya kita gunain scrolling TikTok dan Instagram kurang lebih 30 menitan, baterai berkurang 5%. Dan kita pakai bermain game kurang lebih 30 menitan, baterai berkurang 11%. Untuk layar dari Google Pixel 11 Pro Volt ini udah kita tes juga ya. Brightness test-nya ada di 964 nitz. Color gamut [musik] tnya di mode adaptif di 98% sRGB dan 85% DCI P3. Nah, ini saya jajerin semua smartphone lipat yang saya punya. Pertama ada Google Pixel 11 Pro volt-nya dan ini Vivo Xol [musik] 6. Ini adalah Samsung Galaxy Zfold 8 Ultra, Samsung Galaxy Zf 8 dan ini Huawei Pura X View. Nah, seperti itu, Guys. Jadi, si Google Pixel 11 Pro ini desain itu mirip sama si Vivo X46 ini. Kenapa? Karena ujung-ujungnya tuh rounded, GS. Tuh lihat ya ujung-ujungnya rounded. Ini tipikalnya sama ketimbang yang ini yang Galaxy Zold 8 Ultra dia mengotak ujung-ujungnya tuh nyiku banget. Nah, kalau kita tutup nih kita bisa lihat nih desainnya seperti apa dari kesemuanya. Nah, menurut kalian bagus mana atau menarik mana desain dari kelima smartphone lipat ini? Kalau menurut saya apa? Ini Google Pixel 11 Pro Volt yang paling [musik] menurut saya ya paling bagus, paling menarik. Lihat aja nih. Lihat ya. Nih hint-nya lihat. Beh, mengkilat banget nih. Wow, lihat. Beh, kayak apa ya? Kita tuh kayak memegang sebilah platinum megah, [tertawa] platinum yang mahal gitu. Lihat tuh, hint-nya mengkilat kemudian dipadukan dengan cover belakang yang ininya dove tapi pinggir-pinggirnya masih ada mengkilat-mengkilatnya. Lihat desainnya keren kan? Ininya ronde tapi di sini ngotak. Terus hint-nya wih mengkilat. Lihat guys. Kita bandingin aja nih sama Vivo misalnya tuh dia hint-nya dove ya. Sama Samsung juga dove. Tuh. Tuh dove. Ini yang saya suka nih. Benar enggak menurut kalian apa yang mana menurut kalian? Sama enggak pilihan saya? Google Pixel 11 Pro Volt desainnya paling keren. Nah, sekarang kita tes sensor fingerprint yang ada di Google Pixel 11 Pro Volt ini yang ada di tombol power on off. Ini adalah proses perekaman sidik jari. Kita harus pindah-pindahin ya, jangan sama posisinya. Kenapa sering mental ya? dan Lihat atas bawah dan oke kita coba tes sensor fingerprint yang ada di tombol P on off. Telunjuk enggak bisa jadi tengah enggak bisa jempol baru bisa dalam kondisi screen off. Oh enggak bisa. Harus ditekan dikit. Iya baru bisa. Swipe face unlock cepat. Oke, mantap. Nah, sekarang kita bahas kamera dari Google Pixel 11 Pro Volt ini yang mana memiliki tiga kamera belakang yang terdiri dari 48 megap F1.7 main kamera, 10,8 megap F3.1 untuk telefoto, 10,5 megap F2. 2 untuk ultrawide. Sedangkan kamera depan dan kamera di dalam layar ini 10 megap F2.2. Yuk, kita lihat hasil contoh foto dan video dari Google Pixel 11 Pro Volt ini sebagai berikut. Nah, inilah hasil perekaman kamera belakang dari si Pixel Fold ini di full HD 30 RPS. Untuk hasilnya kayak gini kalian bisa lihat sendiri ini warnanya lumayan saturated ya, tapi kelihatan bagus. Jadi kalian tinggal point andure aja. Untuk grind juga bagus warna biru langit masih kelihatan terus di bagian shadow juga masih kelihatan detailnya. Untuk yang full HD 30 ini kalian bisa pindah ke lensa ultrawide terus bisa balik ke satu ke zoom dua kali dan zoom 5 kali tanpa harus stop rekaman. Untuk zoom 5 kalinya juga dihit tajam enggak yang pecah banget. Untuk stabilisasinya juga bagus nih. Nah, ini untuk perekaman di full HD 60 fps masih stabil juga. Terus bisa pindah lensa juga. Kita coba untuk zoom lima kalinya. Nah, ini untuk perekaman di 4K 30 fps untuk hasilnya masih stabil terus detailnya pastinya lebih naik ya. Tuh karena di F4K masih bisa pindah lensa juga ke ultrawide. Zoom dua kali, zoom lima kali. Untuk stabilisasinya juga masih bagus. Nah, untuk perekamannya dia bisa sampai di 4K 60 FS untuk kamera belakangnya. Ini hasilnya bisa lihat sendiri fokusnya masih cepat dan migrans-nya juga bagus. Kalian bisa lihat shadow di pohon terus ee di telangitnya warnanya masih kelihatan ya. Dan untuk 4K60 juga masih bisa pindah ke ultrawide tuh. dua kali sampai ke lima kali dan perpindahan L saya juga masih mulus tuh. Nah, ini untuk hasil perekaman kamera depan yang ada di layar dalam ini di full HD 30 fps ini. Kayaknya sih kalau dari preview dia kelihatan goyang banget ya. Tapi mungkin nanti habis processing dia bakal lebih stabil. Bisa lihat untuk kualitasnya agak beda ya dibandingin sama layar yang di ee kamera yang di layar luar maksudnya. Nah, ini hasil di full HD 60 fps bisa lihat sendiri hasilnya kayak gini. Bisa ngat sendiri. Memang kualitasnya agak beda, tapi mungkin nanti dibenerin diprosessing tapi ya. Nah, untuk kamera di layar dalamnya juga bisa ngerekam di 4K ini di 4K 30 FPS kayak gini. Yang saya notice itu untuk perekaman di 30 fps-nya itu di preview-nya kelihatan agak patah-patah ya. Cuman setelah dilihat hasilnya dia jadi stabil. Itu mungkin nanti bisa difix di software-nya ya. Nah, ini untuk perekaman di 4K 60 fps hasilnya kayak gini. Jadi untuk kamera dalamnya juga bisa di 4K 60 fps. Eh memang sih kualitasnya agak beda sama yang kamera luar ya. Nah, salah satu kelebihan dari HP Fold itu yaitu kalian bisa ngerekam e ala vog gini pakai kamera belakangnya. Tinggal kalian unfold aja terus nyalain fitur selfie with rear camera. Jadi kalian bisa ngedapetin hasil kamera depan, ala-ala kamera depan vlog gitu dengan kualitas yang setara sama kamera belakang kalian karena memang pakai kamera belakang. Nanti preview-nya tinggal pakai si layar eksternal ini. Tuh, ini di 4K 60 fps ya. Jadi kalian bisa dapetin kualitas yang maksimal dari si smartphone ini. Terus kalian bisa pindah ke ultrawide juga jadinya. Ini kelebihan dari fold ya. depan yang ada di bagian layar luar ya. Ini di full HD 30. Hasil kayak gini bisa lihat sendiri untuk stabilisasinya. Kalau dari preview dia masih agak goyang ya untuk kamera depannya yang di layar luar. Cuma nanti mungkin habis prosesing bakal lebih stabil. Warnanya masih konsisten sama kamera belakangnya. Nah, ini untuk perekaman di full HD 60 fps-nya. Saya kayak gini masih bagus juga detail-detailnya masih kelihatan. Dan ini migrang-nya juga bagus ya, notable. Kalau mukanya misalnya backlight gini masih kelihatan detail mukanya enggak yang jadi reduk banget tuh. Warna langit masih kelihatan terus ya detail shadow di pohon masih kelihatan juga. Sambil kita bawa jalan. Ini untuk perekaman di 4K 30 fps. Jadi untuk kamera luarnya yang ada di layar luar itu bisa ngerekam di 4K juga. Ini hasilnya bisa kalian nilai sendiri. Nah, untuk kamera depan di layar ekstra ini juga bisa ngerekam maksimal di 4K 60 fps. Hasilnya kayak gini. Bisa nilai sendiri warnanya masih konsisten, detailnya juga masih bagus, enggak ada cheater berhenti. Dan mungkin nanti prosesingnya bakal bikin video lebih stabil ya. Nah, ini di malam hari pakai Google Pixel 11 Pro. formatnya full HD 30 fps di suatu mall, di taman tentunya di malam hari. Lihat awannya gelap dan bisa lensa ultra wide. Hm, mantap. Bisa lihat ya smooth ya. Ini malam hari banyak lampu-lampu jadi kondisinya bisa terang dan back to lensa normal satu kali jebret. Dan kalau kita malam hari ini kita zoom kedua kali kelima kali. Oke, masih jelas ya. Dan back to lensa normal satu kali. Set. Mantap. Kita lihat detail dari daun-daun di malam hari seperti apa. Ya, seperti itu, Guys. Kalau kita lihat ke sana ada bunga nih. Ada bunga orange. Oke, jernih loh. Dan ininya bokehnya juga main loh. Nah, ini daun-daunnya warna hijau. ya. Ini ke full HD 60 fps. Jadi 60 fps, 30 fps sama-sama bisa ke lensa ultra wide, lensa normal, lensa dua kali, dan lima kali. Hmm, mantap. Back. Lensa normal satu kali. Oke, di sana itu kalau kita lihat, Guys, ya. Tuh, lampunya agak-agak berkedip, ya, Teman-teman. Itu bukan lensa Google Pixel-nya, ya. Itu lampu di sana emang kayak begitu. Di sebelah sana emang kayak begitu. Coba kalau kita pakai lihat ke lampu yang lebih bagus. Jebret. Nah, tuh enggak ada kan ngeblingking-blingking gitu enggak ada tuh. Black lensa normal satu kali. Jebret ya. Ini ke 4K 60 fps, Guys. Jadi mau 4K, mau full HD sama-sama bisa merekam video dengan bagus. Lensa ultrawide ada. normal satu kali, dua kali, dan zoom lima kali. Back lensa normal satu kali. Oke, ini smooth banget ya. Saya sambil jalan nih, Guys. Mantap. Nah, ini pakai kamera depan dari Google Pixel 11 Provolt. Kalau saya lihat sih kualitasnya bagus juga di malam hari. Terang, background terang, wajah saya jelas. Cuman ini agak sedikit geter ya. Mungkin OIS-nya enggak jalan di sini ya atau enggak ada. Beda sama kamera belakang tadi yang benar-benar smooth banget. Kalau ini masih agak-agak gimana gitu dan enggak ada lensa ultra wide. Jebret ke 4K 60 fps. Jarang-jarang kan ada smartphone yang kamera depannya bisa ng-record video 4K 60 fps. Bagus tapi tidak sebagus kamera belakang. Ya, jelaslah ya. Nah, kesimpulan saya sama Google Pixel 11 Pro volt ini adalah pertama soal desain. Desainnya masih sama ya dengan dua generasi sebelumnya dari Google Pixel 9 Pro ke-10 dan ini ke-11. Desainnya masih sama bahkan ketebalannya juga masih sama di 5 mm. Mestinya udah dua generasi walaupun desain sama tapi lebih tipis lah ya mestinya. Lihat aja tuh Samsung Vivo lebih tipis daripada ini. Tapi dari semua smartphone lipat yang ada saat ini soal desain saya suka ini sih. Lihat aja tuh. Paduan ngotak dan roundednya itu jadi satu ya. Manis banget bentuk kamera seperti itu ya. Bagian depan juga sama paduan nyiku-nyiku sama rondednya tuh bikin manis ya kan. Udah gitu hint-nya juga nih yang saya bilang ya mengkilat. Udah gitu dipaduin sama cover belakang yang warnanya dove seperti ini. Ini keren sih [berdehem] menurut saya ini keren banget. Makanya mungkin kenapa Google mempertahankan desain seperti ini terus-menerus karena memang menurut saya ini bagus sih desain seperti ini. Jadi soal desain dari Google Pixel 11 Pro Vult acungin jempol. Nah, sekarang soal performa nih. Dia pakai chipsetnya Google Tensor G6 3 nm. Yah, dibilang oke ya oke cuman enggak superior ya. AnTutunya di 1,7 jutaan buat main game Gency Impact oke lancar walaupun FPS-nya turun ya di 30-an FPS lagi saat kondisi lagi ramai terus dia juga udah enggak panas ya padahal Google Pixel kan identik sama hardware yang panas ya kan. Nah di Google Pixel 11 Pro Volt ini saya tidak menemukan itu. Saya main game cukup lama dia anget-angetnya biasa aja enggak terlalu panas. Jadi soal performa saya bilang ya oke tapi enggak ada yang superior. Nah, soal kamera nih. Hmm ini nih. [tertawa] Ini yang mau saya bahas ya. Kamera dari Google Pixel 11 Pro Volt ini bagus. Oke, bagus. Tapi ya saya rasa ini kedodoran ya karena dibandingin sama hasil kualitas kamera dari Vivo atau Vivo Xolt 6 ini atau dengan Samsung yang baru juga Xt Ultra itu jauh. Padahal kita tahu kualitas kamera Google Pixel kan sebenarnya paling bagus ya. Terkenal dengan kualitas kamera foto yang natural bagus banget. Iya kan? sekarang kok gimana ya? Kok kalah ya sama Vivo sama Samsung? Mungkin ini Om Diar aja kali yang bacot aja nih ngomongnya. Eh, saya kasih bukti ya. Nih, kamu bisa lihat perbedaan hasil foto pakai Vivo XF 6, Samsung Galaxy Zfold 8 Ultra sama Google Pixel 11 Pro Volt. [musik] Kamu lihat sendiri nih. Gimana? Iya kan? Kalau kamu urutin pasti yang pertama bagus Vivo, kedua Samsung, baru ketiga ini. Mesti kan ini yang pertama ya. Kameranya oke, bagus, tapi enggak enggak mewah. Kameranya biasa aja. [tertawa] Oh, iya. Google Pixel eh 11 Pro volt ini saya beli di Singapura. Harganya kalau dikus rupiah sekitar Rp26 jutaan, belum termasuk Beuka ya. Varian 256 GB. Jadi kalau kamu mau beli ini udah ada tuh di Singapore, kamu tinggal ke sana [musik] aja. Oke guys, demikian video mengenai Google Pixel 11 Pro ini. Semoga bisa menambah wawasan kalian. Sampai jumpa di video selanjutnya.

Lihat di YouTube