26jtan.. Unboxing HONOR ROBOT PHONE!!! (YouTube Video)
Iya, Guys. Kembali lagi bersama dengan Diar. Kalian tahu enggak pagi ini saya lagi anak-anak tidur, tiba-tiba dibel sama tim saya, "Om, bangun." Saya bilang, "Kenapa?" "Ini adalah kiriman paket dari HER Robot Phone." Beh, saya langsung bangkit, langsung lompat dari tempat tidur, langsung mandi dan langsung datang ke sini. [tertawa] Gila enggak tuh? Jadi, kalian tahu kan AR robot phone adalah sebuah smartphone yang kameranya pakai teknologi gimbal. Kalian tahu kan? Kamera gimbal tuh kayak gimana nih? Yang kayak begini nih. Tuh, ini kamera gimbal begini diterapin ke smartphone. Kok bisa? Ya bisa dong. Namanya juga China. Apa aja juga bisa dibikin. Oke, jadi kita udah kehadiran ya dari Ana Robotf. Saya penasaran banget ini ee cara pakainya tuh gimana. Nah, terus eh pokoknya semua tetek bengek dari her robot Phone ini saya pengen kupas tuntas di sini. Tapi video ini adalah video unboxing doang plus tes kameranya. Jadi nanti ada video review terpisah sih. Oke deh, enggak pakai banyak cincong, langsung aja kita bahas her robot font ini. Lego. Ya, jadi ini dia box dari Hor Robot Phone warna hitam seperti ini, Guys. Ya, tulisannya nih warna silver HAR robot phont. Di atas ada HER, di samping-samping enggak ada. Dan ini saya ambil varian yang RAM-nya 12 GB, internal storage-nya 512 GB. Dan ini saya ambil yang warna putih. Jadi si Ana Robot Phone itu punya dua varian warna ya. Ada warna yang gelap entah itu hitam atau abu-abu gelap dan warna putih atau silver saya enggak ngerti tapi saya ambil yang warna terang nih. Oke langsung aja kita plorotin atau gimana ya? Eh plorotin aja deh ya. Ih gila boknya keren banget loh. Tuh kan ada kamera gimbal yang udah nongol-nongol di sini. Ada gambarnya. Ih, gila cute banget ini [tertawa] [terkesiap] boksnya cute banget. Uh, pakai magnet cuy. Pakai magnet cuy. Wow, ini dia robot phone. Under robot phone. Widih, sebelum kita ulik-ulik si kameranya atau si HP-nya ini, kita lihat dulu di dalam box ini ada apa aja. Ini cukup tebal loh. Tebal tapi enggak ada apa-apanya. Oke, di sini ada tiga box. Kita mulai dari box yang kecil dulu. Ini dari gambarnya sih perkabelan ya. Iya, benar. Ini ternyata kabel charger dual type C, dalamnya warna orange. Hei, sebentar, sebentar, sebentar. Ini kan kabelnya kok warna putih gini ya? Kenapa enggak dibuat warna hitam gitu atau warna yang lebih keren itu merah gitu? Kenapa ya? Dan ini box kedua ini kayak [musik] siluetnya kepala charger. Kita lihat ya. Kepala charger nih di sini. Kepala charger under super charge maksimum 120 watt. Wuh, tega bener cuy. 120 watt. Kalau ngecas mah enggak nyampai sejam udah full ini. Oke, ini box yang ketiga. Kita lihat ini pasti casing lah. Oh, ada sim tray ejectornya. Keren loh, Guys. Sim tray ejectornya keren tapi susah diambilnya nih. Nah, ini dia, Guys. Sim tray ejectornya bentuknya kayak begini ya. Warna hitam tapi kok kayak begitu. Ada ada yang mengkilatnya, ada yang dove-nya. Ya, lucu sih. Lucu sih. Dan dalam sini banyak banget nih perintilannya. Kita lihat di sini ada ee rekomendasi aplikasi. Kemudian di sini ada quick start guide. Oke, dalam bahasa Mandarin ya. Karena ini saya belinya di China yang harganya uh nanti saya sebut ya di sesi terakhir. Kita tarik deh. Oh, ini apa ya? Ini apa ya? Ini buat apa? Make saave mungkin. Coba nanti kita cari tahu ya. Atau ada yang bisa bahasa Mandarin enggak? Tuh bahasanya apa tuh? Oke, nanti aja kita cari tahulah ya. Kemudian di plastik kecil kedua ini kita buka. Hm, kita lihat apa nih. Oh, dapat talinya cuy. Talinya juga keren. Nah, kayak gini dong. Maksud saya kabel charger tadi jangan warna putih. Mestinya diginiin tuh warna hitam kek, warna merah kek, tapi yang kuat gitu, yang tebal gitu dong. Jadi enggak nanggung-nanggung. Percuma dong HP-nya udah her robot phone. Masa kabelnya kabel standar ya. Ini plastik ketiga kita buka. Ini dia. Iya betul. Ini casing ada busanya dan Oke, model-modelnya kayak iPhone 17 Pro Max ya. Dia di sini kayak ada bum kameranya dan ini kayak cukup tebal sih. Cuma nanti kita lihat detailnya. Pas lihat ke si smartphone-nya. Casing-nya bentuknya kayak begini, Guys. Ada tulisan her dan di belakang ini ada MaxF-nya juga. Oke. Nah, sekarang kita lihat ke smartphone-nya. Di sini ada beberapa hal yang kita enggak boleh lakuin, tapi dalam bahasa Mandarin nih, Guys. Kalian bisa tahu enggak sih? Nih ini artinya kayaknya ini gimbalnya jangan dikuplek-kuplek ya pakai tangan. Jangan iseng tuh gimbalnya digoyang-goyangin, dikuplek-kuplek ter kemudian di sini. Wah, enggak ngerti, Guys. Dari gambarnya saya enggak ngerti. Kalian ada yang ngerti enggak? Coba kalau ada yang ngerti, tulis di kolom komentar, ya. Langsung aja kita buka aja. Ribet banget. Oke, kita lihat di sini. Mmm, kita ambil. Oke, ternyata ada tutupan di bagian b kameranya. Saya kira tadi jadi satu ee plastik ya, sama tutupan. Dan ini kita buka aja ya keletek ya. Ceng ceng ceng ceng ceng ceng ceng. Waduh. Waduh. Ini dia. Ini dia teknologinya. Ini dia teknologinya. Wis untung saya ambil yang warna putih ya. Jadi kayak mencolok gitu dari jauh ya. Wuduh wuh wuduh waduh. Tapi sebelum kita bahas soal desainnya, kita lihat dulu yuk sim tray yang dipakai dari her robot Phone ini. Nah, sekarang kita lihat sim tray e injector yang dipakai oleh Anar Robot Phone ini. Kita lihat. Iya. Wow. Dia cuman ngasih dual nano SIM tapi bentuknya kayak gini, Guys. Aneh ya? Tanpa ada slot micro SD. Dia memanjang bukan bukan apa ya? dia tuh melebar bukan memanjang. Oke. Nah, sekarang kita bahas nih smartphone-nya dari Anar Robot Phone. Kita lihat dari sisi kanan dulu ada tombol power on off, tombol volume pengeras suara, dan ini tombol kamera pastinya. Dan ada 1 2 3 garis antena di sini ya. Dan bodinya saya lihat ini cukup cukup apa ya? Looks banget loh. Jadi di frame-nya ini tuh kayak ada apa ya? Garis-garis motif yang kelihatan supaya ini enggak terlalu clean banget. Dan ini lu banget sih. Jadi kayak apa ya? Kayak koper ya. Iya kayak koper ya. Koper remowa gitu. Dan di bagian atas kita lihat di sini ada speaker dan satu buah garis antena. Dan di sini ada angsel buat si kamera gimbalnya akan keluar. Nanti kita praktekin, ya. Nah, di bagian sisi sini enggak ada apa-apa, cuman ada 1 2 3 garis antena dan di bagian bawah ini ada speaker, ada lubang mikrofon, ada port type C, dua buah garis antena, slot SIM tray udah kita buka dan di sini ada lubang buat masukin talinya yang tadi ya. Nah, nih, Guys, talinya. Jadi nanti kita bisa pasang di ujung ini supaya HP-nya kita bisa taruh [musik] di pergelangan tangan kita. Yes. Oke, kemudian di bagian depan ini kita lihat ada satu buah lensa di atas dan ini flat ya layarnya bukan curve. Oke dan tiba saatnya untuk kita menyalakannya. Wi tapi sebelum saya nyalain, saya coba pegang-pegang dulu ya. Ini termasuk lumayan agak sedikit berat sih. Iyalah tebal. Ada teknologi gimbal kamera gimana enggak berat. Oke, jadi di bagian belakang ini kita bisa lihat ada tulisannya her dan di sini juga ada motifnya kayak si iPhone 17 Pro Max. Dia kayak ada ngotak ujungnya rounded gitu dan ini kayak ada garis-garis tapi enggak enggak menggrutul-grutul ya. Dia cuma garis-garis aja motif. Kemudian di sini ada LED flash. Di sini ada kamera periscop telefoto. Wis mantap, cuy. Ada lensa juga di sini. Jadi, ada tiga kamera di sini. Ada 1 2 3. Yang ini adalah kamera utamanya. Kalau enggak salah kalau saya lihat di video-video ini kayak ada jendelanya deh. Oh, iya tuh, Guys. Jadi ada jendelanya yang bisa digeser-geser kayak gini. Ini fungsinya kalau supaya nahan ya. Kalau misalnya kita lagi pas di kantong atau apa, kalau enggak ada jendela ini sih bakalan rawan ya kalau tiba-tiba kameranya keluar bisa patah dalam kantong. Makanya ada si jendelanya ini. Oke, jendelanya juga dia kayak ada magnetnya deh. Kalau diginiin dikit dikit dia akan kebuka sendiri. Klek. Tuh, klek. Wuh, mantap, cuy. Saya penasaran. Langsung aja kita nyalain yuk. Hap. Diret. Her. Powered by Android. AI Magic OS. Oke. Nah, sekarang kita lihat tampilan screen lock-nya, Guys. Wih, animasinya ya keren juga sih. Kita masuk ke home screen. Nah, ini dia tampilan interface dari Hern Robot Phone. Oke, kita masuk ke menu setting dan kita bisa lihat di sini baselnya tipis ya. Atas, kiri, kanan, bawah. Tuh, Guys. Ini tipical smartphone flagship. Oke, mantap. Kita masuk ke menu phone. Nah, di sini dia pakai Magic OS dan prosesornya apa tuh? Pakai bahasa Mandarin dan dia baterainya 760 mAh. Tapi di video ini saya enggak mau bahas spesifikasi atau spek-spek lainnya ya. Saya hanya video unboxing dan tes kameranya. Nah, sekarang saya mau tes kamera dari her robot Phone ini. Kita buka kamera dan kita coba ini di bawah ini ada ikon kecil untuk ee supaya coya kebuka. Tapi sebelum itu, kita harus buka dulu nih, Guys. Di sini kayak ada jendela yang kita bisa buka tutup. Nah, kita harus buka dulu ya. Kelihatan, ya. Kita buka dulu. Nah, seperti itu. Baru kita tekan ini, ya. Apa yang terjadi? Widih, itu kameranya muncul, cuy. Dan ini bisa kita switch ke lensa ke depan. Balik lagi ke belakang. Simpan lagi. Widih. Sekarang kita lihat lagi. Ee buka tutupnya. Langsung kita lihat ke belakang, ya. Hap. Wih, mantap. N kita tutup lagi. HP. Wah, gila cuy. Sekali lagi, sekali lagi, sekali lagi. Dekatin. Wih mantapnya lagi. Wih, gila gila gila gila. Jadi, pas kita buka begini, Guys, ya. Nah, kayak gini itu kita bisa balikin ke kamera depan. Nah, seperti itu. Dan kita bisa arahin naik turun kiri kanan dengan tombol yang di tengah-tengah ini nih. Tengah-tengah ini kita bisa buat ke kiri tuh. Tuh, kita bisa putar-putar [musik] kayak begini ya. Wow. Oke, ini ini saya mau coba langsung deh di lapangannya. Saya mau mau bawa cobain ee sambil jalan sambil lari seberapa stabil ya si kamera dari her robot Phone ini. Yuk, langsung aja kita tes di luar. Ya, Guys. Ini saya lagi ngerekam pakai kamera belakang atau kamera gimbalnya dari HER Robot Phone. Formatnya full HD 30 fps. Oh, jadi kalau saya ke bawahin si HP-nya, dia enggak mau lensanya ikut ke bawah ya. Jadi harus manual di ke bawahin gitu pakai si tombolnya ini. Oh, oke oke. Oh, oke. Nah, sekarang kita mau tes gimbalnya aja sih. Maksudnya gimbal untuk kalau kita buat bawa jalan atau lari atau jalan cepat gitu ya. Kita ke sana aja deh. Dan ini saya sambil jalan ya. Kita coba. Dan sekarang saya mau coba lari. Hap. Wah. Hup. Hup. Hup. H. Duh. Motor aja saya kejar. Lari cepat nih. Wah. Gila. Goyang-goyang enggak, Guys? Hiih. Waduh. Kita stop dulu. Aduh, capek. Kita lihat ke ini aja deh. Pohon. Kita set ke lensa normal dan ini dua kali zoom dan ini empat kali zoom. Oke. Dan back to lensa normal. Jadi an robot F itu punya dua kamera sebenarnya guys. Main kamera dan si lensa gimbalnya. Ini yang saya coba ini adalah lensa gimbalnya ya, bukan lensa kamera yang seperti biasa pada umumnya. Nah. Nah, ini kamera gimbalnya saya pindahin ke depan ya. Saya switch ke depan. Panas banget nih, Guys. Kalau saya lihat di layar ya, warnanya bagus sih. Warna dari kualitas kamera ini bagus. Videonya juga bagus. Lihat tuh, Guys. Warnanya siit dan enak. Dan kalau saya coba sambil lari ya, gimana, Guys? Mulus enggak? Aduh, panas. Gimana menurut kalian, Guys? Mantap enggak? Nah, sekarang saya penasaran mau pasangin casing bawaan yang dapat dari paketannya ya. Saya coba pasang. Oke, enggak susah sih. Dan ini jendelanya tetap masih bisa ditutup. Buka. Tutup. Buka ya. Tutup kayak gitu, Guys. [musik] Dan oke, menarik juga sih, Guys. Bagus, Guys. Terus saya penasaran sama yang tadi ini apa sih, Guys? Ternyata ini bukan pelindung si kamera ya. Ini tuh make saave, Guys. Tuh, make saave. Cuma nanti tuh bisa buat di buat ini kayaknya standing deh. Buat dudukan atau supaya si HP-nya berdiri. Ini ada ee stikernya saya buka ya. Dan ini bisa ditarik seperti ini gitu, Guys. Nah, ini kalau tempel. Nah, seperti itu ya udah dia bisa nempel gitu. Dan ini buat buat ke tripod atau buat berdiri kali ya. Tapi kalau berdiri kok rada-rada aneh ya. [tertawa] Tapi iya juga sih. Aduh. Duh, copot deh. Oke, kayak begitu. Iya sih, buat berdiri gitu, Guys. Kayak gitu. Atau ini kalau buat foto atau apa kali ya. Kayak gitu, Guys. Nih, fungsinya kayak gitu, ya. Si Maxf-nya [musik] ternyata bukan pelindung kamera dan ini bisa disimpan kayak gitu. Mantap. Nah, kesimpulan unboxing dari HER Robot Phone ini adalah pertama saya baru dan atau akhirnya mengetahui bahwa di A Robot Phone ini dia punya dua main kamera yang tadi saya coba itu adalah kamera gimbalnya, Guys. Nih, kamera gimbal yang saya pakaiin ini yang buat sampel video tadi ya. yang kamu bisa lihat saya lagi larah, lagi kamera belakang juga lari, kamera depan lari, terus foto pakai kamera ini. Semuanya tadi saya cobain pakai kameranya yang ini. Nah, ternyata HP ini juga punya kamera bawaan atau kayak HP pada umumnya. Jadi ini ya saya simpan dulu. Nah, si HP ini dia punya e kamera utama ada di sini, Guys. Nah, ini nih. Ini kamera utama yang ada lensa ultra [musik] white-nya, ada telefotonya itu di sini. Dan di sini juga ada lensa lagi. Jadi, kalau kita mau pakai main kameranya, justru main kamera tuh yang ini yang di sini bukan yang gimbal ini, tapi yang ini. Dan di bagian depan ini ada kamera selfie-nya juga. Jadi, iya. Ini kayak HP pada umumnya. Punya kamera belakang, punya kamera telefoto, punya kamera ultrawide dan punya kamera depan seperti biasa. Tapi ada tambahan lagi kamera gimbal. Oke, jadi fungsinya tuh ya ada dua nih. Jadi kalau kamu mau cepat-cepatan foto kayak smartphone biasanya ya bisa juga. Kalau mau yang stabil pakai gimbalnya, iya bisa juga pakai yang ini. Oke, jadi saya baru tahu. Saya kira tadi main kameranya yang gimbal ini, ternyata enggak. Ternyata yang ini. Nah, tapi tadi saya belum cobain kamera utamanya. Nanti di video review-nya ya kita bahas kumpas tuntas. Yang ini adalah video unboxing doang dan pengen tahu di dalam boknya dapat paketan apa aja dan nyobain kamera gimbalnya. Jadi kamu tungguin aja video review-nya ya. Mulai lengkap dari performanya gimana, dites buat main game gimana, layarnya dan kamera semua yang ada di sini. Kita tes semuanya. Feeling saya kamera utamanya yang ini lebih bagus daripada kamera gimbal yang ini. Tapi kamera gimbal ini mungkin lebih stabil di saat kita lagi coba untuk lari-lari ambil video. Mungkin yang simbal ini lebih stabil. Tapi enggak tahu deh. Nanti kita cobain aja ya. Makanya tungguin video review-nya. Atau kamu coba mau bertanya sesuatu, tulis di kolom komentar ya. Nanti saya akan bahas di video review-nya. Oke, guys. Jadi, itu dia video unboxing dan tes kamera dari Ana Robot Phone ini. Semoga bisa menambah wawasan kalian. Sampai jumpa di video selanjutnya. Bye. Keren banget nih HP akhirnya terlaksana.
