2.9 Juta | Harganya Bikin Tablet Tetangga IRI ! Honor Pad X8b (YouTube Video)
Bagi yang anaknya minta duit THR buat beli tablet hiburan tapi takut matanya rusak karena sering nonton seharian, kayaknya tablet yang satu ini bisa jadi pilihan. Karena kalau misalkan dia jatuh, enggak bakal bikin pikiran karena dia punya durabilitas tingkat bangsawan. Ya udah daripada duitnya buat beli petasan, selamat menonton yang uang THR-nya pas-pasan. Hai Andika, Guys. Di sini biasanya brand tablet itu kalau enggak ngejual produktivitas ya kreativitas. Tapi tablet yang satu ini beda. Dia ngejualnya durabilitas. Jadi buat anak-anak yang biasanya belum tahu cara merawat device, tablet ini aman dari sisi durabilitas. Tapi apakah fokusnya ini cuman dari sisi durabilitas? Apakah speknya juga ikut ganas? Yuk, kita bahas. Kenapa saya bilang tablet ini oke buat durabilitas dan cocok buat anak yang punya banyak kreativitas? Karena statistiknya ya 9 dari 10 anak itu pasti ngejatuhin tablet. Satunya kenapa enggak jatuh? Karena dia enggak punya tablet. Memang kalau dari sisi IP rating.IP rating saya cari di internet sih dia enggak punya IP rating ya. Tapi dia punyanya itu sertifikasi 5 FGS Star yang udah kuat banget sih. Ini sama kayak sertifikasinya Hor X9C yang dulu pernah kita lindes sama mobil Brio dan masih aman [musik] aja dan karena punya SJS 5 star jadi dia punya splash proof terus bodinya juga kuat bahkan ketika jatuh sekalipun. Terus layarnya ini juga udah punya proteksi yang kuat banget. Jadi walaupun digosok pakai kunci atau paku atau digosok sampai keluar aladin, dia juga masih aman. Kalau buat saya karena dia ukurannya 11 inch jadi sih enak ya buat di tangan saya pas gitu. Tapi kalau buat anak-anak kan 11 inch pasti gede ya. Tapi keuntungannya karena 11 inch di tangan anak-anak itu berat jadi mereka enggak bakal bawa gini terus pasti ditaruh di pangkuannya yang bikin jarak pandang dari mata ke tabletnya ketika di pangkuan itu jaraknya lebih aman. Nah, ngomongin soal layar yang 11 inch ini herer punya resolusi 1920 * 1200 atau full HD dengan screen to body rasionya 84%. Untuk baselnya sih cukup tebal ya, tapi masih nyaman untuk digunakan. Terus untuk referal r-nya udah 90 Hz. Jadi ya dibandingkan dengan 60 Hz masih enak 90 Hz [musik] lah buat scrolling-srolling. Kalau untuk color akurasi warnanya sih udah kita cek dan dia punya tiga profile warna. Saran saya sih pakai default aja karena itu yang paling tinggi dengan sRGB-nya itu pas kita tes di 64%, P3 47%, NTS 43% dan brightness tembus di 550 un nit. Jadi kalau nih ada lighting di situ. Jadi kalau misalkan kita tembakkan langsung ke lighting, kita masih bisa lihat dengan aman. Ada juga fitur dynamic diing yang unik. Dia bakal simulasiin dinamika cahaya natural buat ngurangin kelelahan otot mata anak. Sebenarnya tablet ini selain buat anak-anak ya bisa kita pakai juga sih karena dia ada fitur yang paling saya suka namanya itu in mood. Jadi layarnya bakal berupa hitam putih kayak kertas digital yang nyaman banget buat mata untuk baca. Terus juga semisal dibuat nonton Netflix, tabletnya ini udah punya sertifikasi [musik] white fan L1 yang berarti kita bisa nonton konten Netflix dengan resolusi full HD bukan XD. XD di layar 11 inch mah burik banget ya. Nah, ini kenapa tadi saya bilang kalau her ini lebih galak dibandingkan ibu anak kita ya? Karena dia cerewet banget apalagi kalau tabletnya ini dipegang anak. Ada fitur yang namanya itu I Care yang super lengkap di herkids. Jadi dia punya distance alert yang bakal munculin peringatan kalau muka anak terlalu dekat sama layar. Ada posture alert juga kalau anak mainnya sambil tiduran. [musik] Jadi tabletnya ini pintar bisa maksa anak kita untuk tabletan dengan [musik] bijaksana. Walaupun saya enggak sarankan ya, karena kan biasanya orang tua itu paling malas kalau misalkan keluar anaknya rewel, kasih HP atau tablet aja deh biar diam. [musik] Jangan sering-sering ya dikurangin screen on time-nya. Sekarang kita bahas otaknya Herpad X8B ini. Jadi dia pakai chipsetnya itu Snapdragon 680. Jujur aja ini chipset yang udah lumayan berumur, tapi buat penggunaan anak dengan resolusi full HD FDC dia masih bisa di-andelin kok. Dan karena ini chipset yang lumayan lama, lebih lama dibandingkan 685, jadi skor Anutunya ya kalian lihat sendirilah ya hampir R00.000. Terus Gigband 6-nya skornya segini. Dan kalau kita tes untuk main game kayak Mobile Legends contohnya, dia masih bisa sih masih ngangkat dengan average di 58 fps, dropdropnya di 40 fps. PUBG average-nya dapat 39 FPS. Dropdopnya wuh ini sih angka be minimum ya di 30 fps. Kalau untuk Gensin Impact average 30 tapi dropnya bisa sampai 10 FPS. Jangan main game Gensin Impact. Karena kalau kalian beli tablet ini untuk main game Gensin Impact, walaupun anak kalian mungkin suka main game Gensin Impact, yang salah bukan tabletnya sih, yang salah itu ekspektasi kalian yang terlalu tinggi. Soal storage, HER kasih penyimpanan 128 GB yang bisa ditambahin penyimpanannya lewat micr SD up to 1 TB. Terus tablet yang saya punya ini RAM-nya cuma 4 GB, tapi kalau kurang masih ada varian lain dengan RAM 6 GB. Ya, memang RAM itu lagi kayak kondisi benar-benar sulit, ya. lebih mahal dari emas RAM itu sekarang. Jadi, game-nya bakalan berubah di tahun 2026 ini. Kalian enggak bakalan lihat HP atau tablet yang ngejual RAM. Enggak mungkin. Karena RAM-nya aja kadang bisa separuh dari semua harga [musik] komponennya. Tapi untungnya kita dikasih baterai yang lumayan gede kok di 10.100 mAms yang pas kita tes PUBG 10 menit cuman berkurang 2%, Mobile Legends 10 menit 2%, Gensin Impact 10 menit berkurang cuman 3%. Gokil. Awal juga TikTok 10 menit berkurangnya 0 kom sekian ya 1% lah. Terus kalau kita ngomongin suhunya pas kita coba main game tadi selama 30 menit suhunya itu relatif aman dengan suhu bagian depan 32 derajat celcius belakangnya 33,5 derajat Celcius. Tapi walaupun baterainya ini awet tetap ya jangan sampai anak itu main tablet seharian karena dia ke umur anak-anak itu butuhnya sosialisasi. Jadi biar dia bisa mengerti dunia beneran gitu bukan dunia maya. Nah, di her kita sebagai orang tua tetap pegang kendali penuh lewat fitur yang namanya time management. Kita bisa set batas pemakaian harian misal cuma 60 menit aja atau 2 detik aja. Kita juga bisa atur berapa lama durasi tiap sesi mainnya dan berapa lama jeda istirahat yang harus diambil anak sebelum bisa buka tablet lagi. Kita juga bisa atur aplikasi apa aja yang bisa diakses sama anak kita. Dan jangan khawatir ya, Kidspace ini juga dilengkapi pin untuk settingan sehingga anak kita enggak bakalan bisa otak-atik sembarangan. Tapi kalau dari saya ya, saya kan punya anak umur 4 tahun. Biasanya sih saya bolehin dia tablet atau TV itu di hari weekend, Sabtu, Minggu. Senin sampai Jumat enggak saya bolehin. Terus yang menurut saya agak jomplang karena baterainya gede itu di fast charging-nya ya 10.100 mAmps. Dia ngecasnya di berapa fast charging-nya? Bukan fast charging sih ini ya, medium slow charging lah ya di 15 watt. Ibaratnya itu kayak ngisi kolam renang tapi pakai sedotan gitu ya. Bisa penuh tapi harus ekstra sabar. Tapi untungnya ada fitur safe charging. Ini lumayan penting karena kita bisa set supaya tabletnya benar-benar gak bisa dipakai pas lagi dicolok charger. Jadi, selain ngejaga kesehatan baterai, ini juga ngejaga kesehatan anak ya. Jadi, kalau tabletnya dicas, [musik] wah berarti anaknya udah berpikir. Kalau tabletnya dicas, berarti tabletnya enggak bisa dipakai. Jadi ketika itu sudah ditanamkan, ya udah pas dicas dia bakalan diam enggak main tablet. Okelah, jadi mungkin cukup segitu aja video review dari Herpad X8B atau X8B yang harganya itu bakalan di range 2 sampai R jutaan ya. Saya belum tahu harga pastinya tapi kata aner sih bakalan dirange gitu. Prediksi saya sih bakalan di bawah Rp3 jutaan karena ini tablet buat anak ya. Kesimpulannya tablet ini ya tablet yang nis banget di pasarnya. Kalau kalian nyari performa rata kanan buat main game berat. Jelas ini bukan tabletnya. [musik] Karena senin 680 dan RAM 4 GB yang ditawarkan terasa agak lumayan pelit dalam [musik] tanda kutip. Tapi ya selamat datang di 2026 di mana harga tablet, laptop dan juga HP bakalan lumayan tinggi dan RAM-nya kadang bakalan ngasih 4 atau 8 GB aja di mana kita harus dipaksa normal dengan kondisi [musik] itu. Tapi untungnya aspek lain sama herer dikasih lebih ya. Kayak contohnya walaupun ini tablet harga Rp jutaan, tapi dikasih sertifikasi SJS 5 star biar lebih durable. Terus dia juga dikasih fitur splash proof yang tahan benturan. Kekuatan utamanya sih jelas di software. Ini nih yang saya suka dari her karena dia tahu komponen hardware itu lagi tinggi-tingginya, tapi dia mencoba untuk bikin software yang nyaman. Jadi kita bisa lupa kalau hardware-nya itu mahal kalau software-nya itu nyaman. Kayak contohnya tadi bisa mendeteksi jarak mata, anak hingga posisi duduk yang salah. Terus dia juga udah bisa pakai underconnect. Kalau misalkan kalian pengen buat tablet ini buat kalian juga sekalian buat kerja. Layar juga udah oke dengan full HD walaupun belum 100% sRGB dan baterainya pun saya [musik] suka ya gede ya 10.100 mAp. Overall tablet ini sih menawarkan perlindungan fisik dari kesehatan mata yang jarang dibikirin brand lain di kelas harga 2 sampai Rp3 jutaan. Sekarang ya kita tinggal lihat kompetitornya sih. Karena kan biasanya tablet range harga R jutaan ini ada dari transent holding. Apakah mereka juga bakalan melakukan strategi yang sama? Jadi, downgrade di bagian CPU, RAM-nya enggak terlalu banyak, tapi di-upgrade di bagian software dan juga sektor lain. Untuk kondisi sekarang harga Rp3 jutaan menurut saya sih Herpad X8B ini masih bisa dibilang worth it lah dengan kondisi RAM dan juga SSD yang impact-nya harga semuanya naik. Tapi menurut kalian gimana? Coba tulis di kolom komentar ya. Sik and see you on the next video.
