Jungkat

2in1 Kantoran Tapi Main AMAN! - HP Envy 14 x360 (U7 155U) (YouTube Video)

  • 19/03/2025

Selama kami merreview laptop-laptop Intel Evo dengan prosesor Intel Core Ultra generasi pertama alias Meteor Lake, pretty much semuanya menggunakan prosesor seri H kelas 28 watt ke atas. Nah, apakah ada kelebihan pakai Intel Core Ultra Serie U kelas 15 wat seperti HPNV X360 yang satu ini? [Musik] HNV adalah salah satu lineup laptop orang kantoran paling populer di dunia. Dia punya reputasi yang dikenal balance antara desain, kelengkapan fitur, dan harga. Jika dilihat, seri NV keluaran 2024 ini punya desain dan vibe yang sangat mirip Spectter. Cuma lebih sederhana karena ini segmen pasarnya tepat di bawah Specter atau Omnibook Ultra. Nevertheless, ini hitungannya tetap two inin one class premium. Konstruksi full aluminium termasuk engsel 360 derajat yang dijamin bakal tahan lama. Bagi yang belum kenal NV X360 series atau belum pernah pakai laptop 2 inone, kita rekap dikit aja bahwa laptop ini punya fleksibilitas yang mantap soal penggunaan karena layarnya bisa ditekuk 360 derajat antara mode laptop atau tablet atau somewhere di tengah-tengah. Pas banget buat seorang sales atau marketing yang tiap hari butuh laptop portable sekaligus presentable di depan klien. Oh ya, enggak sekedar touch screen di sini jadinya ada tiga metode input yaitu layar, touchpad, dan stylus. Nah, apakah layarnya sendiri bagus? Tentu saja panel OLED 3K 120 Hz ekstra tajam dengan dynamic refresh rate udah jadi standar laptop di harga segini. Sebuah upgrade yang ideal buat Anda-Anda yang mau move on dari layar full HD IPS standar. pasti bikin lebih semangat kerja dan lebih semangat Netflix-an. Hehe. By the way, layarnya ini juga udah dilapisi proteksi Gorilla Glass NBT yang strong. Touch screen responsif. Stylus bawaan sebenarnya bagus dan akurat. Namun tetap ada sedikit delay layaknya rata-rata ultra Windows pada umumnya. Lanjut. Berbeda dengan Spectra atau Omnibook Ultra, port DNV lengkap juga ya untuk ukurannya. Mulai dari combo audio jack dan USBA 3.2 gen 2 di kanan. Lanjut kiri ada USBA 3.2 gen1, HDMI 2.1, USBC Thunderbolt 4, dan satu lagi USBC 3.2 gen 1 Oh ya, kamera juga salah satu kelebihan laptop 2 in1 HP, yaitu udah 5 megapel, video up to QD, Face ID support presense detection, dan privacy shutter. Oke, so this is how the video looks like. I look fabulous as always. Sekarang the moment of truth. Bagaimana performa Core Ultra 100 series versi U? Mungkin performer prosesor rata kanan bukan prioritas utama orang-orang yang jadi target market laptop ini. Intel Core Ultra 155U punya konfigurasi 2 p core, 8 core, dan 2 LP core yang bedanya cukup jauh dibanding core Ultra 155. Ditambah IGP Intel Arc yang hanya sebatas 4 core bareng NPU Intel AI Boost. Di sisi memori ada dual channel 16 gig dan SSD PCI Gen 4 1 tera. Singkat cerita di sektor CPU performanya tidak jauh beda dibanding Core i7 Gen 12 seri U walau pastinya lebih efisien daya. Power limit mentok di 30 watt dan sustain power-nya ada di 22 watt saja. However, di benchmark reel seperti di Premiere Pro atau Blender, dia mampu outputform Spectter 14 X360 G 12 yang jadi daily driver gue selama beberapa tahun belakangan. terutama di Blender karena di IGP generasi 13 ke bawah belum support rendering GPU pakai one API. Di benchmark performa kasar IGP Intel Arc 4 core bawaan memang belum melampaui Iris Xi96 EU. Namun pastinya dia lebih efisien dan again dengan arsitektur lebih baru, dia support hardware acceleration di banyak hal. Termasuk harusnya lebih optimal di game-game yang support XS. Pasar laptop ini emang nyasar kaum profesional kantoran, tapi enggak ada salahnya kan sesekali main Dota di kantor kau lagi penat. Hehe. Oh ya, soal keberadaan NPU ini tentu juga improvement dibanding Core i7 di generasi sebelumnya. Mengingat sekarang banyak fitur Windows yang secara efisien udah bisa diserahin ke NPU macam Windows Defender dan Studio Efe Untungnya cooling tidak dimanding karena ini prosesor seri U. Bahkan sistem satu kipas satu heats begini cukup untuk mempertahankan suhu di bawah 80 derajat saat full load. Suhu permukaan adem-adem aja baik saat digunakan di mode laptop maupun tablet. Di luar itu ya NV ini punya layout keyboard standard HP dengan tambahan tombol copilot udah gak ada lagi sensor fingerprint dalam keyboard lalu ada tombol dedicated untuk command center serta snipping tool di samping tombol power yang masih nyatu di keyboard posisi tombol power ini sejujurnya kurang ideal digunakan di laptop 2 ininone karena cuma reachable saat di mode laptop speaker stereo udah pol studio juga ya by the way macam spectter dan on book tapi ya ini dual speaker aja jadi sound-nya enggak semenggelegar atau sejen pol studio quad speaker bawaan saudaranya yang lebih high end. Baterai 60 BH actually sanggup buat playback video YouTube selama 10 jam di mode battery saver, which means tidak terlihat peningkatan daya tahan dibanding ultrabook-ultrabook Evo lain yang pakai prosesor core ultra seri H generasi pertama. Alright, HP NV X360 14 dengan Intel Core Ultra generasi pertama ini kelihatannya memang menyasar pasar corporate yang tidak membutuhkan kinerja paling tinggi tapi reliable dan punya segala fitur modern. Kalau gue sendiri pasti akan lebih milih langsung ambil Spectra atau Omnibook Ultra yang harganya Rp25 juta ke atas karena butuh IGP powerful dan RAM 32 gig. Namun considering harganya yang mulai dari Rp15 juta untuk versi Core Ultra 5 ini bisa jadi kandidat oke buat ganti laptop operasional kantor yang masih ngandelin Intel generasi 11 ke bawah. Overall kita dapat performa chip lebih adem, kualitas layar papan atas, desain ringkas, konektivitas lengkap, dan garansi accidental damage protection selama 2 tahun. Berharap aja di generasi berikutnya HP bisa ngasih opsi NV dengan core ultra seri H yang lebih powerful. Tinggal di downfold aja. Sebab punya IGPU kencang cukup penting untuk banyakan user ultra book zaman now. Sebab bisa disimpulkan ternyata antara Core Ultra 7 seri U dan seri H terdapat gap performa yang relatif lebar. Oh ya, bagi yang lebih berani mencoba hal baru, ada Omnibook X dengan prosessor Snapdragon X Plus X Elite yang bisa dibeli mulai dari Rp15 jutaan aja dan kita akan segera review. Selain itu, HP juga lagi ada promo menarik yaitu double bonus special di hari spesial bersama HP Indonesia. Promonya hanya sampai 15 Mei 2025. Sekian dulu pokoknya gue Mike and as always stay safe, stay healthy.

Lihat di YouTube