2jtan.. Bisa Dipake Berhari-Hari! Xiaomi Watch S5 46mm Baterai Lebih Besar (YouTube Video)
Ya, Xiaomi Watch S4 waktu itu udah cukup bagus ya, tapi ada beberapa hal yang bikin saya mikir dua kali, terutama pada baterainya. Nah, kali ini Xiaomi ada yang baru, Xiaomi Watch S5 nih yang saya pakai. Baterainya naik 68%, beratness layar naik jadi lebih terang. Sensor yang dipakai juga generasi baru sampai udah ada offline map-nya juga loh sekarang. Sebagus apa ya peningkatannya? Yuk, langsung aja kita bahas Lego. Boknya simpel khas Xiaomi. Isinya ada Xiaomi Watch S 546 mm, doc magnetic [musik] charging, kabel charging type C, dan buku panduan. Pilihan warnanya ada empat nih, warna black, silver, dan jungle green yang menggunakan strap flural rubble. Dan saya ambil warna ceramic blue dengan strap kulit langsung kerasa beda dari segi sebelumnya. Frame-nya sekarang stainless steel lebih solid dan kokoh. Dari segi bentuknya pas dipakai di tangan juga kelihatan cakep kan. Dipakainya juga berasa lumayan enteng dengan beratnya mulai dari 45,6 gr tanpa strap. Ini masih tergolong enteng. Ketebalannya [musik] juga 10,99 mm. Masih cukup tipis mengingat kapasitas baterai yang cukup gede. Ada dua tombol di sini. Tombol atas dengan rotating [musik] crown yang buka mode secara keseluruhan dan tombol bawah untuk tombol power atau masuk ke setting. [musik] Dari segi layar bezelnya 2,6 mm. Ini tipis banget loh untuk ukuran smartwatch. Secara keseluruhan tampilannya clean, enggak nora, dan kali ini lebih berasa premium dari generasi sebelumnya. Dilihat-lihat layarnya enak nih dan jelas. [musik] Jadi dia pakai panel AMOLED 1,4 inch dengan resolusi 480 * 480 piksel. Scream to body rasionya juga naik jadi 73,8%. Nah, buat dipakai outdoor [musik] masih tetap jelas karena peck brightness-nya tembus 2.500 nits. Mau di kondisi outdoor terik sekalipun layar tetap kebaca jelas. Buat yang sering aktivitas outdoor kayak lari pagi, [musik] bersepeda, hiking, brightness segini aja aman banget. Jadi kita tuh enggak akan malas buat lirik jam untuk lihat baca dari smartwatch ini walaupun di silau matahari. Nah, ini bagian yang paling saya highlight dari Xiaomi Watch S5, yaitu baterainya. Kapasitasnya 815 mAh loh. Ini naik 68% dari generasi [musik] sebelumnya. Diklaim bisa tahan 21 hari untuk pemakaian ringan, 14 hari untuk pemakaian normal. Saya tes selama seminggu dengan pemakaian yang cukup aktif, notifikasi masuk terus, hard monitoring juga aktif, masih sisa banyak. Untuk smartwatch yang layarnya AMOLED dan sensornya lengkap, daya tahan segini itu lumayan panjang loh. Enggak perlu was-was tiap hari baterai [musik] habis dan harus dikit-dikit ngecas. Saya kira udah sampai situ aja. Ada yang enggak kepikiran tapi berguna banget nih. Yaitu kalau kita [musik] mau ganti watch face. Di atasnya ada penjelasan kalau watch face-nya ini high baterai usage atau low baterai usage. Jadi kalau sekiranya udah mau habis, kamu bisa ganti ke watch face yang low baterai usage supaya bisa lebih irit lagi. Untuk olahraga di sini banyak pilihannya dan pasti olahraga yang esensial banyak dipakai seperti lari, bersepeda, berenang di kolam renang ada di sini. [musik] Tapi saya notice di sini ada olahraga outdoor juga loh seperti hiking contohnya. Nah, soal mode olahraga outdoor ada beberapa hal yang menarik. GNSS-nya ini diklaim lebih baik. Intinya [musik] gini deh, jadi pencarian satelit lebih cepat dan tracking road-nya lebih akurat. [musik] Yang saya appreciate ada offline maps untuk navigasi sewaktu lagi olahraga outdoor tanpa perlu koneksi HP. Water resistance-nya 5 ATM lagi. Jadi buat dipakai renang santai deh pasti aman. Urusan kesehatan juga udah ditingkatin lagi. Kali ini hard monitoringnya udah upgrade di sensor [musik] PPG-nya. Kalau sekarang pakai modul 4 LED 4PD sensor yang lebih akurat dari sebelumnya. Pencatatannya juga lebih lengkap dan presisi. Ada juga nih algoritma tidur yang udah di-upgrade. Akurasi deteksi waktu mulai tidur dan bangun diklaim sama Xiaomi naik 11%. [musik] Ini yang sering enggak dilihat tapi sebenarnya penting. Walaupun tetap ya data dari smartwatch [musik] ini tetap sebagai deteksi awal aja. Kalau mau lebih lengkap dan pasti harus tetap ke rumah sakit buat ngeceknya. Anyway, sensor lain lengkapnya akselerometer, goskop, kompas barometer, ambient light sensor, dan hard rate menggunakan optical juga dikasih di sini. Buat menghubungkannya kamu butuh [musik] aplikasi Mi Fitness. Dari aplikasi ini kamu bisa lihat data lengkapnya. Udah gitu [musik] pencatatannya juga rapi dan gampang dilihat. Mengatur notifikasi, mode, dan lainnya bisa kita lihat dari sini juga. Oh ya, karena smartwatch-nya juga udah menggunakan Xiaomi Hyper OS, dikasih beberapa fitur yang lumayan berguna sehari-hari. Kesimpulannya ini merupakan smartwatch yang solid banget. Terlebih Xiaomi Watch S5 46 mm ini upgrade-nya yang kerasa di titik-titik yang tepat. Jelas utamanya ada di baterai yang naik 68% dan memang terbukti tahan lama. Layar AMOLED 2500 nits bikin jam ini lebih usable di outdoor. Sensor PPG yang bisa lebih di-andelin. Frame stainless steel bikin feel premium lebih kerasa. Sebenarnya sih kalau dilihat sepertinya ini agak susah ya buat cari kekurangannya. Tapi kalau dibandingin sama smartwatch lain di kelasnya, Watch S5 ini mulai menyaingi. Tapi jelas kalau dibandingin seri sebelumnya, peningkatannya tuh berasa jauh. [musik] Jelas ya, Xiaomi Watch S5 ini akhirnya memperbaiki hal-hal yang memang paling dibutuhin kita sebagai [musik] penggunanya. Baterainya jauh lebih awet, layarnya makin terang buat aktivitas outdoor, sensor kesehatannya juga lebih lengkap. Dan sekarang udah ada bahkan offline maps-nya yang berguna banget. Kalau kamu baru pertama kali cari smartwatch [musik] premium dengan baterai awet, layar terang, dan fitur olahraga yang lengkap, Xiaomi Watch S5 46 mm ini layak banget masuk daftar pertimbangan kamu. Siapin aja budgetnya ya sekitar yang tertera di dalam video ini. Gimana menurut kalian harganya? Menarik kan? Oke, Guys. Terima kasih telah melihat video ini. Semoga bisa bermanfaat buat kalian. Sampai jumpa di video selanjutnya. Bye.
Video Lainnya
Peta persaingan wearable terjangkau pertengahan 2026 kian sengit. Tak sekadar pamer baterai awet, integrasi Health Connect kini jadi standar mutlak. Segera klik...
Tampil identik dengan Redmi Pad, Poco Pad C1 memikat lewat layar 2K di kelas dua jutaan. Sayangnya, sisa memori minim dan limitasi teknis memaksa kompromi. Apakah...
Bursa rekomendasi HP flagship terbaik di 2026 kian memanas. Inovasi mutakhir beradu, dari baterai raksasa bodi tipis Oppo Find X9 hingga takhtanya Samsung S26...
Di tengah lonjakan harga kebutuhan sehari-hari, menemukan perangkat pendukung produktivitas yang andal tanpa menguras kantong menjadi tantangan tersendiri bagi para...
Pertarungan sengit di lini kamera smartphone flagship kembali memanas lewat adu mekanik tiga raksasa ultra yang membawa inovasi pemrosesan gambar paling ambisius...
Persaingan di pasar ponsel pintar kembali memanas setelah sebuah perangkat baru hadir dan langsung mengguncang dominasi merek yang selama ini dikenal sebagai raja...
Pasar ponsel kelas 9 jutaan sedang memanas, dan Bestindotech turun tangan untuk menguji tuntas tiga kontestan yang paling banyak diperbincangkan: Xiaomi 17T, Vivo...
Membuat konten video berkualitas tinggi sering kali terbentur oleh rumitnya proses produksi dan beratnya peralatan yang harus dibawa. Lewat ulasan terbaru dari...
Menghadirkan layar raksasa 98 inci di ruang keluarga kini bukan lagi sekadar mimpi mahal kaum sultan yang menguras kantong hingga ratusan juta rupiah. Lewat...
Penasaran apakah Xiaomi 17T Pro benar-benar layak disebut sebagai perangkat flagship dengan harga belasan juta? Kreator akan mengajak penonton membongkar langsung...

















