Jungkat

3.6 Gbps !! Internet Rumah Sekenceng Kantor Google ? HUAWEI WiFi Mesh X3 Pro (YouTube Video)

  • 01/01/1970

Buat kalian yang pengen beli router tapi gak suka karena desainnya bikin sakit mata, mau beli yang estetik tapi takut malah gak bisa nyala, mending beli Huawei WiFi MS X3 Pro ini aja yang dari look dan fungsi enggak bakal bikin kecewa. Ya udah, daripada ruang tamunya terlihat hampa, selamat menonton warga Indonesia. [musik] Hai Andika, Guys. Di sini kalau saya ngomong soal router, apa yang ada di benak kalian? Pasti router yang bentuknya kotak dengan antena yang menjulang ke atas yang bahkan kalian enggak pd terus kalian sembunyiin di mana gitu biar enggak kelihatan routernya. Cuman kalau bentuk router yang satu ini sayang banget kalau disembunyiin. Kenalin ini adalah Huawei WiFi MS X3 Pro router WiFi 7 dengan kesan luxurius pertama di dunia yang dia mengusung desain Nature iesthetic dengan efek lampu golden mountain sunrise. Dan kalau kita ngomongin soal jaringan, Huawei itu masih the best in class lah. Nah, soal routernya yang satu ini selain dia udah WiFi 7, router ini juga didesain untuk bisa menampung lebih dari 128 perangkat sekaligus biar dia bisa menyalurkan sinyal yang kuat dan stabil untuk rumah kalian. Tapi biasanya kalau barang teknologi itu diconvert jadi barang estetik, ada aja yang dipangkas. Apa aja itu? Yuk, kita bahas. Jujur, pas pertama kali barang ini nyampai di studio, experience unboxing-nya itu enggak kayak experience unboxing router, tapi kayak lampu tidur kayak unboxing pajangan museum. Huawei yang biasanya memang dia the best in class kalau buat jaringan dan selalu bikin router-router konvensional yang ada tanduk-tanduknya itu mereka sekarang switch bikin router yang bisa dipajang. Bodinya punya lapisan UV hardened yang ngasih efek bayangan dari objek di dalamnya. Nah, objeknya ini adalah replika Gunung Salju. Saya gak tahu ya mereka ini ambil siluet dari gunung mana karena saya juga bukan orang gunung. Maksudnya enggak pernah naik gunung. Tapi kayaknya ini gunung puncak Papua deh. Yang jelas efek lekukan-lekukan gunungnya ini bisa nyiptain efek cahaya Golden Mountain Glue [musik] yang estetik saat lampunya berubah jadi warna kuning keemasan. Nah, ngomongin soal lampu, lampunya ini juga bisa diset biar otomatis bisa berubah warna. Caranya gampang, setelah selesai setup di AI Live, kalian bisa tinggal aktifin lighting effect-nya ke golden mountain. Jadi, warna routernya bakal ngikutin cuaca dan waktu sunset atau sunrise di kota kalian. Gokil sih, real time. Intinya ini bisa jadi mood lamp yang cakep banget buat ditaruh di kamar, ruang tamu, tempat kerja. Bahkan kalau ditaruh di kamar mandi pun masih terlihat bagus saking bagusnya. Walaupun mungkin enggak ada ya yang naruh router di kamar mandi. Dan enggak ketinggalan, kita juga dapat yang kecil ini. Ini adalah extendernya lengkap. Walaupun yang extendernya ini enggak punya desain gunung, tapi setidaknya masih estetik buat dipajang. Sekilas saya keingat kayak humidier ya, tapi yang ini bisa nyala dan efek cahayanya juga sama, bisa diatur atau bahkan dirubah secara individual. Jadi kalau router utamanya nih mau diset ke warna golden, terus extendernya mau ke warna silver atau sebaliknya bisa. Jujur soal desain ini adalah router paling menarik yang pernah kita bahas, paling estetik dan menarik yang pernah kita bahas. Tapi gimana soal performanya? Di balik desainnya yang enggak ada antenanya ini, tapi kan dia tetap jadi router ya yang harus memancarkan sinyal. Jadi di mana antenanya? Antenanya ini dibentuk transparan dan sesuai klaimnya glow and face. Kalau misalkan cuma glow aja ya buat apa ya? Mending beli lampu tidur enggak usah beli router face karena dia udah pakai Wii 7. Teknologi paling mentok saat ini yang bisa kasih speed dual band sampai 3,6 Gbit [musik] pers. Di dalamnya ada fitur canggih kayak MLO atau multilink operation yang bisa bikin perangkat kalian bisa connect ke frekuensi 2,4 dan 5 GHz secara bersamaan. Plus 4K Ham buat transmisi data yang lebih efisien. Jadi, buat kalian yang hobi streaming konten 8K atau hobi main game triple A yang butuh latency rendah, ini sudah futur proof banget. Dan gilanya lagi si extender mungilnya ini dia bisa menampung 128 perangkat sekaligus tanpa latency, tanpa delay. Terus gimana kalau rumah kalian itu banyak sekat atau banyak temboknya? Nah, inilah fungsinya si extendernya ini karena extendernya ini bisa nampung sampai 128 device sekaligus. Plus jaraknya di klaim Huawei itu bisa sampai 120 m² lebih. Berkat teknologi Huawei WiFi M Plus, pas kalian pindah ruangan, perangkat kalian bakal otomatis pindah ke titik akses terkuat dengan latency di bawah 50 ms. Jadi, enggak bakal ada lagi tuh sinyal putus nyambung pas lagi asik jalan dari ruang kerja ke dapur buat ambil gorengan. Untuk unit utamanya dia punya dua port Ethernet dengan kecepatan 2,5 Gabbit/ second yang auto adaptif. Sedangkan unit extendernya punya satu port 1 GB/ second untuk disambungin ke router utamanya. Dan ini udah kita cobain di studinya DKID ya. Dan di DKID itu banyak banget device. Dan yang menarik ketika banyak device yang nampung di sini biasanya router itu kan panas ya. Tapi si Huawei ini [musik] ada cooling systemnya yang dinamain Huawei sama sarfin heat dispion system. Jadi ada kipas sarfin aktif dan jalur udara ganda yang bikin mesinnya tetap adem walau dipakai kerja keras seharian. Sebagai catatan aja, router utamanya dengan extendernya ini bisa disambungin tanpa kabel karena kan dia sistemnya mes ya. Jadi kalau misalkan mau ditaruh di lantai satu extendernya di lantai du itu masih bisa. Dan enggak cuma itu, dia juga bisa bikin heat mat di rumah. Jadi kita bisa tahu area mana yang sinyalnya ini paling kuat. Terus ada smart diagnos juga untuk cek network status, ada network protection sampai fitur parental control. buat jaga-jaga kalau anak kalian main game-nya itu kebelabasan. Benar-benar teknologi yang pintar buat ngimbangin desainnya yang mewah. Semua kontrolnya pun gampang banget lewat aplikasi Huawei AI Live. Okelah, jadi mungkin cukup segitu aja video review dari Huawei WiFi Ma X3 Pro ini. Kesimpulannya, Huawei benar-benar ngerubah pandangan saya soal router. Ternyata alat networking itu enggak selamanya harus tampil kaku dan ngerusak pemandangan studio ataupun ruangan. Buat saya yang lagi nyicil-nyicil untuk bikin setup studio baru si Huawei Huawe MS XTripo ini ya ini adalah pilihan solid buat saya biar studio saya itu makin terlihat rapi dan juga estetik. [musik] Tunggu aja tanggal mainnya ya. Studio DKID itu bakal kita ubah lumayan gede-gedean. Ngomongin soal kelebihannya, ruter ini paketnya lengkap antara tampang dan fungsinya. Desain lampunya yang bisa ngasih desain matahari yang terbit di Gunung Salju itu beneran bikin suasana ruangan itu jadi kayak beda. Apalagi warnanya bisa kita setting supaya berubah otomatis. ngikutin cuaca dan keinginan kita. Belum lagi antenanya yang gaib alias tersembunyi transparan. Jadi kita tetap dapat sinyal kuat tanpa ada antena tanduk yang ngerusak pemandangan. Kalau secara performa enggak usah ditanya lah ya karena dia udah mendukung Wii 7 dengan speed 3,6 GB/ bisa nampung 128 device dengan jarak 120 m² juga. Tapi ada juga sih hal yang perlu kalian pertimbangkan. Pertama, router ini memang diposisikan sebagai barang premium. Jadi, harganya pun kerasa lumayan untuk sebuah router dibandingkan dengan router standar ya. Harganya sih bakalan ada di Rp3 jutaan. Lumayan untuk sebuah router ya. Anggap aja kayak kalian beli router gaming lah karena harganya mirip-mirip sama itu barang premium. Jadi kalau ditanya router ini sebenarnya buat siapa? Pertama, buat kalian yang pengin banget renovasi rumah, mungkin kalian tinggal di apartemen yang kecil, terus kalian enggak punya tempat untuk nyembunyiin router dan kalian tipikal orang yang benar-benar estetik. Routernya Huawe ini bakalan nyatu, netral dengan semua setup kalian. Karena warnanya warna netral, bukan warna yang enggak bisa dipadukan dengan warna yang lain. Yang kedua, jelas teh entusias karena kalau bukan teh entusias kayaknya router standar aja udah cukup kok. Dan buat kalian yang penasaran sama si Huawei WiFi MS Xtripo ini, dia bakalan dijual di Indonesia itu mulai dari tanggal 30 April dengan harga 39 atau R juta kembali 1000. Yang tertarik kalian bisa langsung gas aja. Link pembeliannya di pojok kiri bawah atau di deskripsi. Saya Nik Budi and see you on the next video.

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Brand Terkait

Huawei

Hubungkan inspirasi, sinergikan produktivitas dengan ekosistem digital HUAWEI Indonesia. Temukan smartphone premium, tablet, laptop, dan wearable canggih di sini.