Jungkat

3jtan.. Baterai 6500mAh Tapi Tipissss!!! Infinix NOTE Edge Review (YouTube Video)

  • 19/01/2026

Ini adalah seri Infini Note terbaru. Biasanya kalau seri Note bentuknya itu kelihatan kokos, solid, atau ngotak. Tapi ini beda. Ini adalah Infini Note 8. Seri Note yang punya ketebalan cuma 7,2 mm tapi baterainya 6.500 mAh, cuy. Buset, gede banget kan? Menarik banget deh HP ini. Yuk, langsung aja kita bahas. Lego boksnya sendiri kelihatan simpel banget, enggak ada ornamen macam-macam dan di depannya cuma ada tulisan Infini not 5G. Tapi yang menarik ada di bawah ini HP 6500 mAh. Tertipis loh. Lanjut. Di dalamnya kita langsung akan menjumpai device Infinite note-nya dengan dikasih ada screen protector juga. Terus setiap pembeliannya kamu udah banding dengan kartu perdana Smartfend yang kuotanya gede ini dikasih di sini ada lembar panduan pengguna, terus ada stiker untuk pelindung lubang-lubang yang ada di HP ini. Kamu juga dikasih ada softcase silikon berwarna biru ini juga. Enggak kelupaan ada kabel charger type C, kepala charger 45 watt, dan juga sim tray ejector. Lengkap banget deh dikasihnya. Kita mulai dari desain dulu nih ya. Begitu pertama kali dipegang, hal yang paling kerasa itu bodinya tipis banget. Tebalnya aja cuma 7,2 mm. Dan ini penting banget karena di dalam body setipis ini Infinix berani masukin baterai 6500 mAh. Biasanya kalau dengar baterai segede itu bayangin pasti HP-nya tebal, berat dan bulky. Tapi di Note ini itu enggak kelihatan pegangannya. Tetap enak, ringan, dan kelihatan rapi di tangan. Dan saya rasa pesan pentingnya cukup jelas ya. Power besar enggak harus bikin HP kelihatan gemuk. Oh ya, saya ambil yang varian warna stellar blue. Jujur nih ya, saya kangen nih sama tipe warna yang kayak gini. Solid, kalem, premium, mewah, simpel jadi satu. Dibilang heboh enggak, dibilang kalem juga ya enggak. Apalagi tetap dikasih light effect yang ada di modul kameranya ini. Dari segi modul kameranya, bentuk persegi panjang yang sepertinya akan banyak dengan gaya seperti ini ke depannya. Di sisi samping kanan terdapat tombol volume, tombol power, dan juga ada one tap button yang berwarna hijau ini. Ini tombol yang bisa kamu atur sendiri buat buka aplikasi ataupun jadi shutter button juga bisa. Tinggal atur sendiri di bagian setting ya. Kalau saya sih untuk buka kamera dan langsung jadi tombol shutternya. Lanjut, di atasnya ada speaker yang ditune by GBL, ada infrared blaster dan juga microphone. Bagian kirinya kosong dan di bagian di bawahnya ada speaker port C microfone dan juga slot SIM tray dengan tipe sandwich dual slot nano SIM tanpa slot untuk micr SD card. Bagian depannya makin kelihatan premium karena layarnya pakai 1.5K ultra clear 3D curve display. Layarnya melengkung di sisi kiri dan kanan. Kasih kesan flagship look yang biasanya cuma kita temuin di HP kelas atas. Resolusinya 1.5K, warnanya solid 10 bit. Jadi, gradasinya halus banget. Buat nonton, baca, atau kerja lama mata enggak cepat capek karena ada fitur IC care dan low light blue. Brightness-nya juga tinggi, bahkan bisa tembus 4.500 nitak. Jadi, dipakai outdoor pun masih kebaca jelas. Ditambah lagi refresh rate 120 Hz. Scrolling terasa super mulus dan responsif. Tapi tetap nyaman, bukan yang bikin capek mata. Hasil pengetesan kita nunjukin brightness test normalnya tembus di angka 816 nits. Jadi buat pemakaian outdoor termasuk siang hari, layar masih kebaca dengan jelas dan nyaman. Soal warna juga enggak main-main. Di mode original color layarnya mampu menampilkan 99% sRGB dan 96% DCIP3. Warnanya terlihat natural dan akurat. Sementara di mode bright color ini buat kamu yang suka warna lebih gonjreng. Hasilnya bisa tembus 100% sRGB dan 100% DZ IP3. Kelihatannya lebih panci tapi tetap enak dilihat buat nonton scrolling atau kerja lama. Layar ini jelas salah satu nilai jual terkuat Note 8. Lanjut bahas performanya. Menarik nih karena Infini Note Ad 5G Plus adalah smartphone pertama di dunia yang pakai Mediatch Damon City 7100 5G. Chipset ini dibangun dengan fabrikasi 6 nanm fokus ke efisiensi dan kestabilan. Buat pemakaian harian seperti multitasking, kerja, meeting online, edit ringan, sampai scrolling panjang, performanya terasa konsisten dan adem. Skor antutunya ada di kisaran Rp770.000-an. Buat sehari-hari sih masih nyaman. Pemakaiannya enggak ada masalah juga. Sama seperti positioningnya juga sebagai smartphone lifestyle. Di 3D Max skore sling shot ada di 5.710 dan white life-nya di 2508. Sementara di Geek Band 6 core single core 996 dan multiore-nya 2.958. Yang menarik setelah diuji pakai CPU throating test selama 30 menit, performa CPU rata-rata masih bertahan di 88%. Jadi kestabilannya bagus dan enggak gampang drop. Tas samping red maksimalnya juga tembus 1000 Hz. Respon sentuhan terasa cepat dan layar bisa ngebaca sampai 10 sentuhan jari secara bersamaan. Untuk sensor semuanya lengkap dan berfungsi normal ya. Mulai dari acelerometer slide sensor sampai magnetic sensor. Nah, meskipun ini bukan HP buat gaming tapi hasilnya tetap solid. Di PUBG nih settingan smooth dan frame rate ekstrem dimainkan selama 15 menit. FPS rata-rata ada di 59 FPS dan FPS terendah di 54 FPS saat kondisi ramai dan suhu maksimal di 41 derajat masih nyaman dan stabil. Di Mobile Legends settingan ST dengan frame rate super FPS rata-rata di 89 FPS, FPS terendah 79 FPS dan suhu maksimal di 40 derajat. Soal baterai ini juga makin menegaskan karakter Note 8 sebagai HP yang tahan lama. Dipakai nonton video 1080 pie selama 30 menit. Baterai cuma turun 4%. Strolling TikTok dan Instagram sekitar 30 menit turun 4% lagi. Dipakai main game selama 30 menit. Baterai berkurang sekitar 8%. Dengan kapasitas 6.500 mAh. Efisiensi ini terasa banget buat pemakaian harian yang padat. Enggak ribet lagi deh cari colokan. Meskipun kelihatannya kayak dua kamera, ini cuman satu kamera aja ya. 50 megap dengan fiturnya live foto dan bagian depannya dikasih kamera selfie 13 megap. Bukan senjata utamanya, tapi masih tetap okelah buat posting di konten harian. Kayak gini nih contoh hasil tangkapan kamera dari Infinite Note Edge ini. Nah, guys, inilah hasil kamera belakang dari si Infinix Note H ya. Ini perekamannya di resolusi 1080 30 FPS. Untuk hasilnya kayak gini dari preview sih stabilisasinya cukup oke ya, enggak yang goyang banget dan enggak ada cheater yang berarti sih. Untuk dynamic range juga cukup oke di bagian shadow dan highlight-nya masih kelihatan detail-detailnya ya di pohon-pohon. Nah, kalau ini untuk perekaman di 1080 60 fps. Untuk 1080 60 fps dia kelihatan sedikit lebih goyang ya untuk stabilisasinya. Tapi untuk gambarnya itu masih detail juga tuh. Untuk dynamic range kalian bisa lihat di bayangan di pohon-pohon ini masih kelihatan detail ya. Sedangkan highlight di gedung-gedung masih juga kelihatan detailnya. Nih. Ini kalau kita sambil jalan tuh untuk highlight-nya, langitnya, gedungnya masih kelihatan ya detailnya. Enggak yang blown on banget tuh. Untuk fokusnya juga oke banget ya. Nah, kalau ini untuk perekaman di resolusi 2K 30 fps. Jadi untuk resolusi tertingginya itu di 2K. K bisa lihat sendiri untuk hasilnya lebih detail tapi untuk stabilisasi dia lebih berkurang ya. Bisa lihat sendiri kalau ini sambil jalan. Nah, kalau ini untuk perekaman kamera depannya. Kalian bisa lihat sendiri ini dia cuman bisa ngerekam di 1080 30 fps. Untuk hasilnya sendiri kalian bisa lihat warna hijaunya masih kelihatan cukup setated ya dan detail-detail rambut wajah ini juga masih kelihatan oke di 1080. Untuk highlight juga dia enggak yang blown out banget kelihatan masih detail pohon-pohonnya dan gedungnya. Bisa lihat sendiri ya. Infini note jadi HP Infinix pertama yang pakai XOS 16 dan ini XOS yang matang. Fokusnya bukan ke fitur aneh-aneh, tapi ke AI yang ada di dalamnya. Misalnya ada flash memo buat nyatat meeting, mubat ngerapiin ID, AI suggestion untuk bantu aktivitas harian sampai zero screen buat akses AI cepat. Bahkan ada fitur touch transfer yang bikin kirim data ke iPhone jadi lebih simpel. UI-nya juga lebih clean dengan natural design 2.0, AI team dan graffiti Halo yang bikin tampilannya terasa modern tapi enggak berlebihan. Setelah dicoba, menurut saya Infini Note ini cocok buat siapapun yang pengen HP dengan rasa premium tapi tetap mudah digunain dan butuh baterai badak tapi enggak mau yang HP-nya bulky dan tetap di harga yang ramah kantong pastinya. Sesuai dengan tagline-nya, it's with class power dead last. Beneran gaya tapi tetap punya power buat sehari-hari. Kalau kita rangkum semuanya, Infinix Note 8 5G ini bukan HP buat flexing performa yang super ngebut, tapi lebih ke HP buat orang yang pengin tampilan elegan, baterai awet banget, performa stabil, dan pengalaman pakai yang matang. Dengan harga Rp3.499.000 dan flash sell-nya di Rp3.399.000. Rp.000. Ini jadi pilihan menarik di kelasnya. Bakalan launch resmi di Indonesia tanggal 19 Januari 2026 dan persellnya di tanggal 20 Januari 2026. Oke, Guys. Jadi, itu dia review Infini Note 5G dari saya. Kalau kamu lagi cari HP yang elegan, tipis, tapi baterainya enggak main-main, ini salah satu yang wajib kamu lirik. Oke, jadi itu dia review saya mengenai Infini Note 5G. Semoga bisa menemasan kalian. Sampai jumpa di video selanjutnya. Bye.

Lihat di YouTube