3jtan.. realme C100! Baterai 8000mAh + Tahan Banting?! (YouTube Video)
Kenalin ini Noren, anak magang dikom yang juga lagi persiapan ambil studi S2-nya. Dari dulu dia selalu bermasalah sama smartphone yang baterainya dikit. Jadi selalu aja habis padahal lagi butuh. Tapi setelah dia pakai Realme C100 ini sepertinya udah enggak jadi masalah deh karena baterainya 8.000 mAh. Eh, tapi yang bikin kesal bukan cuma smartphone lamanya karena dia betah banget sama pacarnya yang bikin ribut mulu. Jadi mana yang habis duluan nih? kesabaran sama pacar atau baterai dari Realme C100. masalah deh. Karena baterainya 8.000 mAh. Eh, tapi yang bikin kesal bukan cuma smartphone lamanya karena dia betah mulu. Jadi, mana yang habis duluan nih? Realme C100? Pagi hari alarm berbunyi di kamar Noren menunjukkan jam .00 pagi. Tangannya langsung cari Realme C100 yang baterainya penuh 100%. Matiin alarm lalu lanjut buka notifikasi. Masih pagi aja chatnya udah yang enggak enggak nih. Udah malas jadinya Noren scroll TikTok, cek Instagram sampai nonton YouTube sebentar sambil masih rebahan. Pakai Realme C100 dengan baterai 8000 mAh dipakai hampir sejam tanpa henti. Baterainya turun pelan banget bahkan hampir enggak kerasa. Lanjut lagi dengan sarapan lalu siap-siap sambil dengerin podcast di YouTube. Dan tampaknya enggak berkurang juga ya baterainya. Jam 09.00 pun Noren pergi ke cafe langganannya buat kuliahan online. Laptop dibuka dan seperti biasa dia tetering internet dari HP. Di saat yang sama, HP tetap dipakai untuk buka materi kuliah. Catatan soal performa ini masih bisa mengakomodir jadinya ya enggak lemot. Multitasking jelas bisa dilakuin di sini dan yang pasti enggak perlu panik takut kehabisan baterai. Supaya enggak ganggu di sekitar pastinya pakai TWS dan dia pakai Realme Birds T500 Pro. TWS baru dari Realme yang juga enggak habis-habis baterainya bisa bertahan hingga 56 jam penggunaan. Dipakai meeting pun bisa jelas suaranya karena menggunakan tiga mic yang bikin suara Noren terdengar jelas. Enggak keganggu sama lingkungan sekitar dengan aktifin noise cancellation yang bisa mengurangi hingga 50 dbel. Selagi capek belajar, buat santai dengerin lagu juga jelas pastinya karena udah highr, mm. Barengan sama Realme C100 ini jadi combo maut sih. Tapi tenang aja sih, karena Realme C100 ini punya kemampuan reverse charging. Jadinya selain baterai udah gede bisa jadi pengganti powerbank. Solusi lagi kan multitasking jalan terus tanpa henti. Biasanya di kondisi seperti ini HP mulai panas dan baterai turun cukup cepat. Tapi di sini semuanya kerasa stabil. Realme C100 tetap adem dan efisien. Noren bisa fokus ke tugasnya tanpa harus mikirin baterai. Siang hari aktivitas makin padat. Setelah kuliah selesai, dia langsung lanjut ke kantor Dicom untuk magang. Dari briefing, bantu syuting sampai diskusi konten. HP-nya terus dipakai tanpa jeda. Kadang untuk komunikasi, kadang untuk referensi, bahkan untuk preview hasil video. Biasanya di titik ini HP udah mulai kerasa berat dipakai, baik dari sisi panas maupun baterai. Tapi di sini masih aman, baterainya masih jauh dari habis dan performanya tetap masih stabil. Noren bahkan mulai lupa kapan terakhir kali ngecek persentase baterainya. Hal ini dijelaskan juga karena baterai 8000 mAh pada Realme C100 jadi yang terbesar di kelasnya. Dari data Realme lab, HP ini bisa dipakai sampai 1,7 hari untuk penggunaan berat. Bahkan untuk gaming bisa sampai 11 jam loh. Nonstop sampai 24 jam dan navigasi sampai 20 jam dan menempati posisi satu secara global pada AnTu All Day Heavy Usage Baterai. Dan baterai 8000 mAh ini lebih besar 14% dibanding kompetitor di kelasnya. Ternyata masalahnya bukan pada Realme C100. Pacar Noren yang datang ke kantor inilah yang jadi problemnya. Keributan pun terjadi. Kita di sini yang nonton sih bingung mau bersikap gimana ya. makin heboh dan ngerebutin HP pun gak bisa dihindarin. Alhasil HP-nya terlepas dan jatuh ke lantai. Bunyi benturannya jelas terdengar. Tapi apa Noren panik enggak sih? Malahan dia usir biang keladinya untuk keluar dari kantor. Baru dia ngecek HP-nya lagi. Biasanya ini momen yang bikin panik, tapi saat diangkat HP-nya masih menyala normal. Realme C100 memang udah dilengkapi armor sell protection dengan ketahanan jatuh sampai 2 m. Bahkan ketika tanpa sengaja jatuh lagi, hasilnya tetap sama, masih aman tanpa kerusakan yang berarti. Bahkan udah lolos standar mil std 810H. Jadi dia memang dirancang untuk tahan jatuh dari berbagai posisi. Sore menjelang malam, Noren masih lanjut aktivitas. Sambil nunggu kerjaan selesai, dia sempat buka game di kantor. Awalnya cuma satu match, tapi seperti biasa jadi keterusan. HP tetap dipakai intens, tapi enggak kerasa panas yang berlebih. Kalau kita bahas lebih dalam lagi, baterai ini juga punya yang namanya seven years baterai health yang artinya setelah 1 tahun masih di atas 97% dan setelah 7 tahun masih di atas 80%. Ini jauh di atas standar industri yang biasanya cuman sekitar 800 cycle. Sementara ini sampai 1600 cycle. Jadi secara jangka panjang ini jelas yang lebih awet. Ditambah lagi ada titan baterai safety system yang udah diuji di berbagai kondisi ekstrem. mulai dari overcharge, suhu ekstrem sampai drop test. Jadi bukan cuma besar tapi juga aman. Dan ini penting banget buat penggunaan jangka panjang. Hari udah sore, Noren pun mau pulang. Emang harinya lagi apes ya, hujan turun nih sewaktu udah pesan ojol dan posisinya di depan kantor. Terus apa bikin panik? Ya masih tenang aja sih karena Realme C100 ini udah punya sertifikasi API 69 Pro. Jangankan kena hujan seperti ini, mau dicelupin ke air juga masih aman banget. Walaupun tangan basah dan layar kena air. Biasanya kondisi seperti ini bikin layar susah disentuh. Iya kan? Tapi di sini tetap responsif. Berkat rentou mode. HP tetap bisa dipakai dalam kondisi basah. Noren tetap bisa buka maps, balas chat, dan cek notifikasi tanpa kendala. Semua kerasa normal seperti enggak ada apa-apa. Sampai rumah, Noren masih belum selesai dengan harinya. Dia lanjut santai, nonton video, scroll sosial media, bahkan sempat main game lagi dari pagi sampai malam. HP ini benar-benar dipakai tanpa henti. Tapi yang bikin kaget baterainya masih sisa cukup banyak. Biasanya di jam segini HP udah minta charge, tapi sekarang belum. Ini jadi bukti nyata kalau 8.000 mAh di Realme A C100 bukan main-main. Sebelum tidur, Noren cek baterainya sekali lagi. Masih cukup untuk lanjut kesokan harinya tanpa harus langsung ngecas. Keren kan? Ini jarang banget terjadi di HP lain. Dengan aktivitas sepadat ini biasanya baterai udah habis jauh lebih cepat. Tapi kali ini berbeda dan itu bikin dia ngerasa lebih tenang. Dari satu hari penuh itu, Noren sadar satu hal, Realme C100 bukan cuma soal baterai besar atau tahan banting aja, tapi highlight-nya adalah keandalan yang benar-benar kerasa di kehidupan sehari-hari. Enggak perlu panik, baterai habis, enggak takut jatuh, dan tetap bisa dipakai di kondisi apapun. Buat Noren, HP ini bisa jadi partner yang bisa diandelin dari pagi sampai malam tanpa drama. Jadi, dari satu hari penuh yang dialami Noren, kelihatan banget kalau masalah utamanya itu bukan lagi di baterai atau ketahanan HP-nya. Karena Realme C100 udah terbukti bisa nemenin dari pagi sampai malam tanpa lobet, tanpa takut jatuh. Bahkan di kondisi hujan pun masih aman dipakai. Baterai 8000 mAh-nya benar-benar kepakai di kehidupan sehari-hari. Ditambah lagi dengan durability yang udah lolos berbagai pengujian. ini jadi salah satu HP yang paling bisa diadelin di kelasnya. Sekarang tinggal balik lagi nih ke kamu. Kalau kamu tipe orang yang aktif, sering di luar, sering lupa ngecas, atau butuh HP yang tahan banting tanpa ribet, ini jelas salah satu pilihan yang paling masuk akal banget. Kalau kamu ngerasa relate sama kehidupan Noren, mungkin ini saatnya upgrade ke HP yang enggak bikin kamu ribet lagi. Siapin aja budgetnya sekitar Rp3 juta. Gimana, udah mau beli Realme C100 kan? Eh, ternyata yang habis duluan adalah kesabaran sama pacar dibandingin baterai Realme C100 ya.
Video Lainnya
Bursa ponsel 2026 memanas oleh inovasi brutal. Persaingan kini berpusat pada pesona lensa periskop, monster baterai ekstrem, dan cip pendingin cair. Panduan taktis...
Pasar smartphone midrange di pertengahan tahun 2026 ini sedang menghadapi badai kenaikan harga yang kian tidak masuk akal, memaksa konsumen untuk ekstra jeli dalam...
realme C100 membuktikan bahwa ponsel kelas menengah ke bawah tidak selalu harus berkompromi soal daya tahan. Di tengah persaingan pasar yang ketat, perangkat ini...
Menemukan True Wireless Stereo dengan fitur Active Noise Cancellation premium biasanya membutuhkan anggaran jutaan rupiah. Namun, kejutan datang dari Realme Buds...
Pasar True Wireless Stereo (TWS) ramah kantong kembali diguncang oleh kehadiran perangkat terbaru yang berani membawa spesifikasi kelas atas ke segmen harga...
Pasar ponsel pintar kelas menengah sering kali didominasi oleh nama-nama besar yang membuat kita abai terhadap permata tersembunyi dengan potensi luar biasa....
Pasar smartphone kelas terjangkau kembali diguncang oleh kehadiran realme C100 yang membawa spesifikasi di luar nalar, terutama lewat baterai raksasa berkapasitas...
Kapasitas daya yang masif sering kali menjadi daya tarik utama saat memilih ponsel pintar baru, tetapi benarkah angka besar pada spesifikasi menjamin daya tahan...
Di tengah gempuran ponsel pintar yang makin tipis dengan kapasitas baterai yang begitu-begitu saja, pasar teknologi dikejutkan oleh kehadiran sebuah perangkat yang...
Pecinta gadget kembali dikejutkan dengan kehadiran lini terbaru yang membawa spesifikasi di luar kebiasaan kelas entri. Kali ini, perhatian tertuju pada daya tahan...
Pertarungan di kelas flagship killer kembali memanas lewat duel sengit antara iQOO 15R dan Realme GT7, dua ponsel yang datang dari generasi berbeda namun membawa...
Tren perangkat audio open-ear kini semakin memanas dengan kehadiran realme Buds Clip, sebuah dobrakan baru yang siap menantang dominasi merek premium di pasar TWS...
Pasar ponsel pintar di rentang harga Rp 7 hingga 10 juta tahun ini membawa kejutan yang tak terduga, di mana peta persaingan justru terasa kurang bergairah akibat...

















