4jtan.. Gampang Pakenya & Bagus Kualitasnya! DJI Lito X1 & Lito 1 Review (YouTube Video)
Kalau ngomongin drone, banyak orang tuh langsung mikir ribet, mahal, dan takut nabrak. Iya kan? Nah, DJI kayaknya sadar banget sama masalah ini. Makanya mereka ngerilis seri baru yaitu DJI LTO series. Bisa dibilang ini seperti entry point buat kamu yang baru memulai dunia perdronan. Jadi bukan buat profesional dulu nih, tapi buat kamu yang baru pengen nyoba. Nah, searik apa? Yuk, langsung aja kita bahas Lego. [musik] DJI bilang sih ini merupakan penerus dari mini series non Pro. Jadi ini upgrade dari Mini 3 dan Mini 4K. Dan targetnya jelas beginner friendly tapi tetap powerful. Jadi dari awal aja udah kelihatan ini bukan drone sembarangan. Jadi saya ada dua varian nih, DJI Leto One dan DJI Lito X1. Perbedaannya nanti akan kita bahas ya, tapi yang jelas kita bisa lihat di sini kalau paketan DJI Leto X1 lebih lengkap dibandingkan DJI Leto One. DJI Lito One berisikan di dalamnya ada device lito one-nya, terus ada dua baterainya, remote control, dua RC kabel, skrup baling-baling cadangan, dan juga panduan penggunaan manualnya. Sedangkan DJI Lito X1 kamu dikasih ada drone-nya juga. Remote control DJI RC2 yang lebih lengkap. Tiga bawaah baterai ada charging hub, solder back, scrub, baling tambahan, dan buku panduannya. Jadi konsepnya DJI Lito ini dibuat untuk ngejawab penpint user yang baru mau coba nge-drone. Banyak orang pengen drone tapi takut ribet dan takut jatuh. Iya kan? Nah, di sini DJI bikin semuanya jadi simpel dari kontrol sampai fitur. Bahkan semua model di seri ini udah punya omn directional obstacle sensing yang biasanya cuma ada di drone mahal. Jadi drone ini bisa deteksi halangan dari berbagai arah. Lebih aman buat pemula nih. Ditambah lagi ada active track 360 derajat. Jadi kamu tinggal pilih objek dan drone akan ngikutin secara otomatis. Keren. Ini penting banget buat content creator yang sering syuting sendirian. Jadi bisa dibilang belajar dikit tinggal pakai aja. Kalau saya sih menyarankan untuk ambil yang DJI LTO X1 karena udah termasuk DJI RC2 yang udah ada layarnya jadi langsung nyalain dan pakai doang. Sedangkan kalau untuk DJI Lito One kamu harus hubungin ke HP kamu seperti banyak drone yang menggunakan remote control standar. Sekarang kita masuk ke perbandingan produknya karena di seri ini ada dua DGL LTO X1 dan DGL LTO One. Secara konsep dua-duanya sama-sama untuk pemula tapi LTO X1 itu versi yang lebih premium sedangkan Lito One lebih ke value for money. Dari sisi hardware lito X1 punya sensor lebih besar yaitu 1/1,3 inch lebih besar dari yang ada di Lit One. Keduanya sama-sama bisa rekam 4K dan foto sampai 8K. Tapi X1 punya SDR dan Dog M yang masih bisa mumpuni untuk kebutuhan profesional. Selain itu, DJI Lito X1 juga punya tambahan forward facing leader. Forward facing leader untuk obstacle sensing yang lebih advance. Jadi kalau kamu butuh kualitas dan keamanan yang lebih canggih, X1 jelas lebih unggul. Tapi kalau budget kamu terbatas, low one tetap worthed banget kok. Nah, sekarang kita bahas salah satu selling point paling penting yaitu omnidirectional obstacle sensing. Ini fitur yang bikin drone ini beda dari entry level lainnya. Biasanya drone murah itu enggak punya sensor lengkap. Jadi, rawa nabrak alhasil kamu jadi enggak berani lagi buat main drone. Tapi di sini DJI ngasih proteksi dari berbagai arah. Bahkan di Lito X1 ada tambahan lidar di depan. Jadi walaupun kondisi gelap atau malam, dia tetap bisa deteksi objek yang ada di sekitarnya. Ini penting banget buat jadiin fitur return to home yang lebih aman. Nah, buat kamu yang baru belajar jadi sedikit lebih tenang buat nerbangin drone-nya. Masuk ke fitur yang enggak kalah penting, yaitu active track 360 derajat. Nih, ini [musik] fitur yang bikin drone bantu bikin kamu buat dapetin scene yang cinematik banget. Kamu cukup pilih objek dan drone akan follow secara otomatis. bahkan bisa ngikutin sampai kecepatan 12 ms atau sekitar 43 km/h. Dan karena ada obstacle sensing tadi, dia bisa tetap tracking walaupun di area yang kompleks. Jadi enggak cuma di lapangan kosong, tapi juga di jalanan yang cukup padat. Ini yang bikin footage kamu jadi lebih beragam tanpa effort yang lebih. Cocok banget nih buat nge-vlog, olahraga, atau traveling. Malahan mau bikin footage sendiri juga sebenarnya masih gampang juga ya. Dari sisi desain dan portabilitasnya ini juga menarik banget. Kedua drone ini punya berat di bawah 249 gr. Flight time-nya juga panjang, bisa sampai 52 menit dengan baterai plus ini jauh di atas rata-rata drone entry level. Jadi, kamu bisa lebih lama explore tanpa sering ganti baterai. Wih, keren. Ditambah lagi fitur transmission sampai 15 km. Jadi, dari sisi pengalaman ini udah mendekati drone yang kelasnya di atas. Ini dari tadi ngomong terus ya. Nih saya kasih lihat ya hasil contoh video menggunakan DJI Lito One dan DJI Lito X1 ini [musik] sebagai berikut. Mantap kan? kontrolnya dibuat simpel banget dan kamu bisa dapetin hasil video kayak yang saya buat tadi. Dengan drone kayak gini, kamu bisa dapat perspektif yang enggak bisa diambil dari kamera biasa. Misalnya landscape jadi lebih luas dan movement jadi lebih dinamis sehingga hasil video kamu enggak mau nonton gitu-gitu doang. Ada juga fitur dan modal otomatis seperti droney, rocket dan circle yang bikin video kamu jadi lebih cinematik. Dan yang paling penting framing juga jadi lebih cepat. Tinggal terbang langsung dapat shot yang susah dibuat manual. Ini alasan kenapa banyak kreator mulai pakai drone. Ini jelas dibuat untuk pemula dari kontrol sampai fitur semuanya dibuat simpel. Bahkan di sendiri bilang ini untuk first time drone user yang benar-benar baru nyobain. Jadi kamu enggak perlu belajar lama buat bisa dapat hasil yang bagus. Ditambah lagi ada ekosistem DJ yang udah terpercaya mulai dari after sales-nya sampai DJ Care Refresh. Jadi ada rasa aman kalau terjadi sesuatu. Ini penting banget terutama buat user baru yang masih belajar. Kalau kamu pengen mulai bikin konten areal tapi enggak mau ribet, ini pilihan yang masuk akal banget. Lito X1 cocok buat kamu yang pengin kualitas lebih tinggi dan fitur lebih lengkap. Sedangkan Lightow One cocok buat kamu yang cari harga lebih terjangkau tapi tetap powerful. Dengan fitur seperti obstacle sensing, active track, dan kualitas kamera yang solid. Ini sih kemampuannya bisa jauh dari hasil beginner setara profesional loh. Untuk DJ Light One varian basic ada di sekitar Rp4,9 jutaan. Kalau kamu butuh baterai lebih, ada tuh baterai combo di Rp5,6 jutaan. Dan versi lengkapnya Flyore combo di sekitar R,8 jutaan yang udah siap dipakai tanpa perlu beli tambahan lagi. Sementara DJ Lito X1 versi basic mulai dari Rp6,1 jutaan. Kalau naik ke fly more combo pakai RC entry ada di Rp8,3 jutaan aja. Nah, yang paling menarik ada versi dengan DJI RC2 yang udah punya layar sendiri di sekitar Rp9,7 jutaan. Dan versi paling lengkapnya Fly More Combo Plus ada di Rp1 jutaan. Ini drone yang bikin kamu langsung bisa bikin konten keren di hari pertama. Jadi kalau kamu selama ini nunggu waktu yang tepat buat mulai, mungkin ini saatnya kamu langsung cobain. Oke, guys. Jadi, itu dia lini terbaru drone dari DJI. Semoga bisa menambah wawasan kalian. Sampai jumpa di video selanjutnya. Bye.
