4K 165 Hz! Smart TV Siap Gaming, Layar Besar dgn Kualitas Kelas Atas - Review Toshiba Z770R (YouTube Video)
Smart TV 4K kelas atas ini punya refresh rate sampai 165 Hz native dalam resolusi 4K. Wah, ini gaming TV banget ya. Dan dia juga punya fitur game deck dan game mode pro juga ya. Kualitas tampilannya dia pakai Rexa Engine ZRI dengan quantum dot dan mini LED juga untuk tampilan yang prima. udah pakai full array local diming juga untuk mendukung kontras yang tinggi. Audionya ada Rexa Power Audio Extreme dengan 2.1.2 surround sound yang mendukung Dolby Audio DTSX dan Alex Prism. Fiturnya melimpah, ada hands free voice control, screen sharing, multiw, AI energy saving, dan masih banyak lagi ya. Ini adalah Toshiba Z770R ya. TV ini design in Japan dan find tune in Japan. Biasanya untuk smart TV kelas atas dari Toshiba, dua hal ini memang terbukti bisa mendukung kualitas tampilan dan suara yang ditawarkan. Tapi apakah kualitas smart TV ini benar-benar kelas atas? Apakah sesuai dengan harganya? Oke, langsung aja kita bahas Toshiba Z770R ini. Ya, Toshiba Z770R ini adalah smart TV terbaru yang dibawa Toshiba ke Indonesia untuk kelas atas. Jadi seharusnya TV ini menawarkan kualitas tampilan dan suara yang mantap serta kaya fitur. Ini harusnya jadi smart TV yang menarik ya mengingat Toshiba kabarnya sukses jadi brand TV nomor satu di Jepang selama 3 tahun berturut-turut dari tahun 2022 hingga 2024. Enggak mungkin kan dapat seperti itu kalau produknya biasa-biasa aja. Nah, Z770R ini hadir dalam tiga ukuran ya. Mulai dari yang paling kecil itu di 65 inci, lalu ada 75 inci dan yang paling besar dan yang kita coba kali ini adalah yang ukurannya 85 inci. Langsung aja kita mari pas bahasannya mulai dari isi paket penjualannya. Nah, di dalamnya tentunya ada unit Toshiba Z770R ya. Kemudian ada set standnya yang berisikan dua kaki penyangga TV dan baut-bautnya. Lalu ada Bluetooth remote control ya, ada converter AV in ke 3RCA. ada kabel power dan paket dokumen. Nah, untuk desain Toshiba menggunakan konsep essential beauty untuk TV ini. Jadi, penampilannya minimalis tapi tetap memberikan kesan yang elegan. BZel layarnya punya ketebalan sekitar 0,9 cm. Ini termasuk juga dengan frame layar ya. Nah, apalagi untuk layar besar yang 85 inci ya. Ini tidak kelihatan tebal sama sekali frame-nya. Sementara untuk bezel bawah layar memang terlihat sedikit tebal tapi ini wajar. Ingat di sini ada dua buah front firing speaker ya. Bukan logo bukan ya. Ya. Beralih ke stan. Desainnya seperti ini. Dan stan ini dipasang ke sisi belakang TV. Terlihat ada empat tempat pemasangan stand. Jadi kita bisa pasang kedua stan ini di posisi agak ke tengah dengan jarak antara stan sekitar 64 cm atau melebar seperti ini dengan jarak antar stand 159,5 cm. Nah, stand ini mengangkat TV sekitar 3,6 cm saja dari permukaan meja. Jadi, kalau kita mau pakai soundbar memang tidak bisa diposisikan di bawah meja. Tapi dengan jarak stand yang dibuat cukup lebar, kita bisa naruh soundbar di depan TV di antara kedua standannya. Nah, selain tempat pemasangan stand di sisi belakang TV terlihat ada subwoover di area tengah. Lalu ada juga empat lubang untuk Vesa mount dengan ukuran 600 * 400 mm. Jadi kalau mau dipasang ke dinding bisa. Di area tepi kiri dan kanan sisi belakang itu ada side firing speaker. Jadi memang dia punya speaker 2.1.2 channel ya. Lalu ada juga konektor AC input di area kiri sisi belakang. Sementara di area kanan ada konektor IOTV yang memang dibagi ke dua area. Satu area menghadap ke samping dan satu area menghadap ke belakang. Secara umum TV ini punya dimensi tanpa stand di 189 * 109,8 * 7 cm. Sementara dengan stan tinggi keseluruhannya menjadi 113 cm dan tebalnya jadi sekitar 44,6 cm. Nah, untuk spesifikasi layarnya tentunya ini 85 inci untuk yang uji ini ya. Lalu dia udah 4K UHD 3840 * 2160 pikel. Teknologi layarnya pakai quantum dot. Nah, untuk backlight-nya dia pakai mini LED dengan full array local diming. Refresh rate-nya untuk resolusi 4K itu ada di 165 Hz. Untuk HDR dia punya HDR1 dan Dolby Vision. Untuk video dia pakai Rexa Engine ZRI. Nah, ada berbagai fitur pendukung kualitas tampilan TV di sini, termasuk AI 4K Clarity, AI 4K upscaling, AI digital noise reduction, AI HDR enhancer, super contrast booster, dan Color Remaster Pro. Untuk audio dia pakai 2 * 18 wat plus 25 wat plus 2 * 8 wat ya speakernya ya dengan total speaker power jadi 77 wat. Untuk fiturnya ada DTSX, Alex Prism, Rexa, AI Sound, AI Natural Voice Enhancer, ada room Acoustic Optimizer, dan ada real sound adjuster, serta masih banyak lagi yang lain. Nah, untuk fitur-fitur unggulan, Smart TV ini hadir dengan beberapa fitur khusus untuk gaming. Ada Rexa, AI gaming, Game, mode Pro, game deck, variable refresh rate, auto low latency mode, dan ada juga 288 speed mode. Nah, untuk smart feature-nya OS-nya pakai Vida U9 dan ini sudah mendukung remote voice control dan Field Voice. Ini sebutan untuk hands free voice control-nya dia tentunya dia udah support Google Chromecast dan Apple AirPlay. Jadi mau casting konten dari smartphone ke layar juga bisa ya. Nah, ada juga di sini multiw. Jadi kita bisa menampilkan dua konten secara bersamaan. Misalnya output dari HDMI dan YouTube secara bersamaan nih bisa. Untuk konektivitas wifi-nya bukan 4, bukan lima, bahkan bukan 6. Ini yang 6E 6E ya di sini ya. Lalu untuk Bluetooth sudah versi 5. Ada Ethernet juga di sini. Nah, untuk TV digital pastinya bisa dong. TV digital Indonesia enggak perlu pakai STB tambahan, cukup pasang antena aja yang sudah mendukung TV digital. Nah, terlihat kan kita bisa dapat banyak sekali siaran TV digital Indonesia. Oke, lanjut untuk konektor atau IO-nya. Kita mulai dulu dari konektor yang menghadap ke samping. Di sini ada 1 USB 3.0, ada 4 HDMI 2.1. Jadi semua port ini mendukung input sampai 4K 165 Hz. Fitur khas HDMI 2.100 seperti VRR dan ALLM tentunya juga sudah didukung di sini. Port HDMI 3 ini juga mendukung arc atau ec untuk koneksi ke soundbar. Lalu di sini ada antena in, ada antena in untuk DVBS, lalu ada AV in dan analog audio out. Sementara untuk konektor yang menghadap ke belakang di sini ada USB 2.0, ada digital audio out, ada Ethernet port juga. Nah, saat setup awal kita akan diminta menghubungkan TV ke Wii. Ini standar ya untuk semua smart TV. Selain itu ada juga tawaran untuk login ke Vida. Ke depan nanti kabarnya akan ada beberapa hal yang bisa kita dapatkan kalau kita login ke Vida ini ya, termasuk pengendalian perangkat smart home langsung dari TV. Nah, setelah itu Smart TV TOS ini langsung bisa kita pakai menikmati konten. Berbagai aplikasi streaming konten populer secara standar sudah tersedia di sini termasuk Netflix, Disney Plus, Hotstar, YouTube, dan masih banyak lagi. Aplikasi streaming konten lokal juga tersedia seperti video dan Vision Plus. Butuh aplikasi lain? Kita bisa cek app marketplace yang tersedia. Tapi secara standar aplikasi streaming populer harusnya udah keinstal di sini. Mau pakai HDMI tentunya ini bisa banget untuk laptop, desktop, game, konsol, Blu-ray player dan lain-lain. Kalau butuh pasang perangkat lama, di sini juga ada EV inin. Ini butuh pakai converter yang tersedia dalam paket penjualan, tapi ya. Oke, saat kita coba port HDM TV ini ternyata menarik banget ya. Semua port di sini sudah support output tampilan 4K HDR di 165 Hz. Biasanya itu harus dipilih mau 4K aja atau 4K SDR aja. 165 Hz itu biasanya udah turun resolusinya. ini enggak semuanya kita bisa dapatkan secara langsung. Nah, saat kami coba turunkan resolusi ke-2560 * 1440 piksel, ternyata refresh rate ditawarkan oleh TV ini malah bisa naik sampai 288 Hz. I refresh rate-nya ternyata masih bisa naik lagi. Kiranya cuma sampai 165 doang. Oke, beralih ke navigasi. Remote bawaan TV ini terbilang khas Toshiba ya. Ada cukup banyak tombol dengan tombol navigasi utama di area tengah dikelilingi beberapa tombol yang seharusnya banyak dipakai juga untuk penggunaan sehari-hari. Ada juga tombol-tombol shortcut ke aplikasi streaming di area bawah remote. Kalau mau pakai voice command bagaimana? Bisa juga. Ini bisa dengan menekan tombol di remote terlebih dahulu atau bisa juga lewat handsfree voice comment. Nah, contohnya seperti ini. Hei, Vida, show me the for tomorrow. Bisa enggak? Oke. Kalau kita butuh pakai keyboard untuk bantu navigasi atau input teks itu bisa juga ya. Smart TV ini mendukung keyboard Bluetooth atau kita bisa manfaatkan port USB-nya juga. Nah, selain untuk keyboard USB di TV ini juga mendukung penggunaan stores berbasis USB. Kita bisa muter beberapa file tertentu langsung dari USB drive atau kalau dibutuhkan USB ini juga mendukung PVR. Butuh sistem audio tambahan kita bisa pakai digital audio out, analog audio out, HDMI e arc, dan Bluetooth juga bisa. Oke, langsung aja kita coba TV ini untuk nonton berbagai konten. Nah, di sini kami merasa bahwa TV ini bisa menawarkan kualitas tampilan terbilang tinggi ya. Kombinasi penggunaan Quantum Dot dan Rexa Engine ZRI itu terlihat memang bisa menghasilkan tampilan warna yang mumpuni di sini. Warna terlihat relatif prima dengan saturasi yang mantap di sini. Ya, kita coba cek color gamut dari mode-mode yang ditawarkan oleh TV ini. Oke, hasilnya untuk mode standar color gamut terlihat diarahkan mendekati 100% di CP3 dengan gambut coverage di kisaran 92,2% di CP3 dan gamut volume di 97% di CP3. Memang ini bukan yang nempel banget dengan 100% di CP3, tapi sudah mendekati sekali ini ya. Lalu untuk mode movie ini diatur untuk mendekati ke 100% sRGB dengan gambut coverage di 95% SRGB dan gambut volume di 102,9% sRGB. Nah, kalau lebih suka satu warna yang lebih tinggi ada mode dynamic yang menawarkan gambut coverage di 93,6% DC IP3 dan gambut volume-nya di 110,3% DC IP3. Secara umum ini harusnya sudah sangat memadai untuk semua orang ya, tergantung kebutuhannya aja. Nah, untuk kedalaman warna gelap ini terbilang relatif baik. Ini sepertinya didapatkan dengan penggunaan mini LED yang ditambah dengan full array local diming. Jadi kontras yang tawarkan ini tinggi di sini. Lalu, bagaimana dengan brightness layar? Nah, kalau kita ukur untuk SDR ya bisa mencapai sekitar 570 nitz. Sementara di mode HDR local pick brightness-nya bisa mencapai 1000 nitz. Ini udah tinggi. Kalau HP ini udah bisa dipakai di luar ruangan di bawah trik sinar matahari. Oh ya, untuk HDR ini terbilang memuaskan ya. Kita bisa mendapatkan tampilan yang terang dan jernih, tapi tidak kehilangan detail-detail dalam tampilannya. Area-area gelap juga bisa diangkat sehingga detailnya cukup terlihat tapi tidak membuatnya jadi wash out juga di bagian paling terangnya. Nah, untuk vision ini juga berjalan dengan baik saat kami coba di Netflix. Secara umum TV ini menawarkan tampilan yang memuaskan banget yang kurang lebih memang sesuailah dengan kelas harganya. Kalau ada pertanyaan, ada area gelap di sudut-sudut layar? ada tapi kecil sekali dan seharusnya tidak akan terasa mengganggu di layar sebesar ini. Nah, kalau bicara soal viewing angle, kami tidak merasakan pergesaran warna yang mengganggu sekalipun kita menonton TV ini dari arah ee sudut yang dari samping gitu tetap aman ya. Hanya ada sedikit sekali pergeseran kontras tapi secara umum ini harusnya tidak terasa mengganggu. Jadi mau nonton ramai-ramai dengan smart TV ini bisa ya. Permukaan layar TV ini tidak banyak bayangan. Jadi minim gangguan saat kita pakai untuk menikmati konten. Kalau bicara soal upscaler, kami merasa AI 4K upscalingnya cukup efektif di sini dalam mengangkat kualitas tampilan konten resolusi 1080p dan bahkan 720p. Konten tuh masih bisa ditampilkan dengan jelas, tidak terkesan pixelated atau terasa seperti pakai resolusi rendah. Memang ini tentunya belum setajam atau sedetail kalau kontennya native 4K. Tapi ini udah lebih dari cukup untuk membuat konten 720p bisa dinikmati di TV yang satu ini. Nah, kalau kita bicara fitur yang membuat konten atau video dengan frame rate rendah jadi seakan tampil dengan frame rate yang tinggi tentu saja tersedia dan secara otomatis diaktifkan di berbagai preset tampilan TV ini. Sayangnya di moda sinema pun fitur ini secara standar aktif. Kalau memang lebih suka tampilan cinematik untuk konten film, tenang fitur ini bisa kita nonaktifkan secara manual. Tapi menonaktifkan fitur ini secara total terkadang juga membuat efek patah-patah jadi muncul saat kita nonton konten yang 24 fps. Gerakan cepat jasnya kurang mulus aja ya. Nah, hal seperti ini umum terjadi di TV refresh rate tinggi saat memutar konten dengan frame rate yang rendah. Karena itu mungkin ada baiknya coba fitur custom untuk ultra smooth motion. Cari titik di mana smoothing yang dilakukan itu tidak sampai mengganggu, tapi bisa mengurangi efek patah-patah ini ya. Nah, beralih ke menu setting. Saat tombol menu di remote ditekan, akan muncul overlay di bagian bawah layar yang berisi pengaturan cepat untuk beberapa hal, termasuk untuk picture mode, sound mode, dan beberapa yang lainnya. Nah, kalau butuh pengaturan yang lebih lengkap, ada shortcut untuk masuk ke menu pengaturan utama. Nah, menu ini juga masih muncul sebagai overlay ya. Jadi, saat kita melakukan pengaturan tampilan, kita bisa langsung melihat efek dari pengaturan yang sedang kita lakukan. Nah, ini baru TV, enggak usah dimatiin apa yang lagi kita nonton ya. Oke, untuk audio secara standar kalian merasa bahwa speaker 2.1.2 channel yang diusung TV ini menawarkan suara yang terbilang ya enggak gitu hebat-hebat, luar biasa bangetlah ya dengan volume yang seperti agak tertahan aja. Saat mencoba ngutang-ngatik setting audio, kita menemukan bahwa kalau fitur ALES dinonaktifkan kualitas suaranya justru terasa meningkat dan volume suara jadi tidak seperti ketahan gitu ya. Nah, saat kami coba untuk musik dan film bass cukup terasa nih karena ada wover mid relatif rapi dengan high yang terjaga enggak sampai terdengar tajam gitu ya. Nah, kalau butuh tuning manual karakter suara ada equalizer manual yang bisa kita gunakan untuk fine tuning. Tapi untuk separasi suara kami merasa yang ditawarkan oleh sistem audio ini masih sedikit di bawah yang kami harapkan khususnya saat ada suara yang cukup ramai. Sementara untuk efek suround sudah terbilang cukup terasa di sini ya. Walaupun memang ini masih belum yang betul-betul terasa melingkupi kita. Tapi ini wajar ya, namanya juga speakernya di depan semua ya. Oke, sekarang kita coba TV ini untuk gaming. Seperti biasa Toshiba menyertakan game deck menu bar khusus untuk gaming yang tentunya berisi setting cepat ke beberapa fitur khusus gaming seperti ini nih ya. ALLM tentunya tersedia. Jadi saat perangkat untuk main game dihubungan ke TV, preset game secara otomatis ini akan diaktifkan. ini membuat berbagai post processing yang berpotensi menghasilkan input lag itu tidak dihidupkan di situ. Oke, kita coba ya main game dengan menggunakan laptop gaming ya. Tif ini terdeteksi bisa menjalankan VRR. Saat kami coba cek dari Nvidia control panel, TV ini memang terdeteksi GSC compatible. Nah, waktu digunakan ini tentunya membuat game berjalan lebih bebas gangguan yang seperti startering atau tirering itu ya bebaslah itu ya. Apalagi TV ini sudah support refresh-nya sampai 165 Hz untuk resolusi 4K. Jadi rentang VRR di sini terbilang cukup jauh ya dari 48 Hz sampai 165 Hz. Ini mantap dan memang cocok banget buat gaming. Nah, kalau butuh refresh rate lebih tinggi ini bisa turunin aja ke resolusi QHD atau full HD dan kita akan bisa menikmati refresh sampai 288 Hz. Lebih tinggi lagi nih. Tapi memang untuk kualitas tampilan tertinggi saat gaming sebaiknya kita pakai 4K di 165 Hz aja. itu juga dengan catatan PC kita memang cukup kuat untuk menjalankan game-game Triple A di resolusi yang tinggi seperti itu. Dan secara umum TV ini memang terbilang mantap ya untuk gaming. Kualitas tampilannya juga mantap, refresh rate-nya tinggi, dan fitur pendukung gaming-nya udah tersedia di sini. Oke, sekarang kita bicara soal konsumsi dayanya. Nah, di sini TV ini menggunakan Mini LED dengan full array local diming. Jadi, seharusnya rentang konsumsi dayanya akan cukup lebar di sini. Coba nih kita cek ya untuk non HDR dulu. di mode standar konsumsi daya itu bisa bervariasi antara 80 watt sampai 230 watt tergantung dari tampilan yang ada di layar. Kami juga sempat mendapatkan konsumsi daya bisa turun ke kisaran 50 watt, tapi itu hanya kalau hampir seluruh layar itu menampilkan warna hitam. Sementara di mode dynamic konsumsi daya itu cenderung lebih tinggi. Kalau kita brightness yang maksimum itu bisa mendekati 300 wat. Nah, di mode dynamic ini kalau mayoritas tampilan di layar tidak mengarah ke gelap, konsumsi daya itu kita lihat masih akan lebih banyak di atas 200-an watt ya. Nah, konsumsi daya baru bisa turun di bawah 200 watt kalau kita menampilkan konten yang dominan gelap. Lalu, bagaimana dengan HDR atau HDR-nya? Nah, di HDR standar konsumsi daya itu ada di kisaran 120 sampai 290 wat. Tetapi lagi-lagi bisa turun di bawah itu kalau memang tampilannya dominan hitam. Sementara di HDR Dynamic kami mendapatkan konsumsi daya akan lebih banyak di kisaran 280 sampai 305 watt untuk tampilan yang tidak dominan gelap ya. Sementara untuk tampilan yang dominannya gelap konsumsi daya masih bisa turun sampai kisaran 140 watt. Nah, kalau dibutuhkan, Toshiba juga menyatakan preset untuk energy saving. Berat tampilan di layar memang akan ditahan, tapi ini juga membuat konsumsi daya jadi turun. Nah, untuk ukuran layar sebesar ini dan brightness yang bisa nyampai setinggi ini ya memang wajar konsumsi dan sampai segitu ya. Oke, untuk harga Toshiba 85Z70R itu namanya ya. Ya, ini dipasarkan dengan harga kisaran Rp33.499.000. [Musik] Harga yang menurut kami terbilang wajar untuk apa yang ditawarkan oleh TV ini. Nah, selain varian 85 inci ini, Toshiba juga menyediakan Z770R ini dengan ukuran 75 inci yang harganya dip.990.000. dan 65 inci dengan harga di Rp17.990.000. Ya, sekarang kita masuk ke dalam hal yang perlu diperhatikan. Pertama, saat muutar konten dengan frame rate rendah tanpa motion smoothing, kita bisa menemukan efek terpatah-patah saat ada gerakan cepat di tampilan konten. Kemudian, fitur Alex ini justru membuat suara dari sekian TV jadi terasa agak kurang optimal di telinga kami, ya. Lalu secara umum kami berharap bahwa kualitas audio ini bisa sedikit lebih baik lagi khususnya untuk separasi. Mengingat ini sistem audionya udah 2.1.2 channel. Kemudian entah mungkin karena kebetulan aja kami berapa kali mendapati remote TV ini mengalami double klik alias saat tombol ditekan satu kali pointer di TV malah bergerak lebih dari sekali. Ya, ini bisa diatasi dengan melepas baterai remote kemudian memasangnya kembali. Lalu kemudian mesti diingat ya kalau kalian memang mau mencoba TV ini di kualitas tertinggi untuk gaming yaitu 4K dengan 165 Hz ya komputer kalian atau PC kalian itu harus mumpuni banget memang. Tapi kalau ini sih bukan salah TV-nya ya, tergantung kalian aja. Nah, dari kelebihan dia punya layar ukuran besar dengan kualitas tampilan yang mantap. Saturasi warnanya juga tidak berlebihan ya. Refresh rate layar nyampai 165 Hz dalam kondisi 4K kalau dibutuhkan bahkan bisa nyampai 288 Hz di resolusi yang lebih rendah. Itu pun enggak jauh-jauh amat ya. Lalu dia punya berbagai fitur gaming termasuk game bar, ALLM, VRR. Ini ada semua di sini. Lalu tersedia juga duka untuk DualB Vision dan HDR10. Brightest layar terbilang tinggi juga di sini. Nah, mini LED dan full array local diming membuat TV ini juga bisa menawarkan kontras yang tinggi. Viewing angle-nya terbilang luas, tidak terasa ada pergeseran warna yang ganggu di sini. Lalu karena bukan pakai OLED, resiko terkena burn in-nya terbilang sangat kecil sekali dan upscal-nya ini mantap banget. Lalu dia juga punya fitur multiview untuk tampilan dua konten dari dua sumber yang berbeda secara bersamaan. Lalu dia punya empat port HDMI yang semuanya mendukung 4K 165 Hz. Lalu si OS Vidanya yang U9 ini, ini menawarkan pengalaman pakai yang nyaman dan lancar. Enggak ada tuh nyendet-nyendet ya. Dan kemudian dia punya dua pilihan posisi pemasangan stan. Jadi ini penting banget ya, tergantung meja juga soalnya. Dan tentunya dia siap untuk menerima siaran TV digital Indonesia ya. Toshiba Z770R ini memang terbilang menawarkan bukan cuma sekedar ukuran layar besar saja. TV ini punya kualitas tampilan yang mantap, fiturnya juga melimpah, termasuk fitur-fitur untuk gaming. Smart TV ini akan cocok sekali untuk yang ingin upgrade TV ke layar besar dengan kualitas yang memuaskan atau untuk kalian yang suka gaming yang mencari TV mumpuni untuk nemanin bermain game baik dengan PC maupun dengan game konsol. TV dan Toshiba ini memang cocok banget harusnya. Secara umum, Toshiba Z770R ini dengan berbagai hal menarik yang tawarkannya akan jadi pilihan yang menarik untuk yang mencari smart TV layar besar, kualitas mantap dengan harga yang tidak terlampau tinggi. Saya Dirfan Jaka TV.
