5 Alasan Beli Monitor Extra SULTAN! - Samsung Odyssey Ark 2 (YouTube Video)
ada monitor untuk kantor ada untuk Creator ada monitor untuk gamer dan ada monitor ekstra besar yang lebih sering disebut TV tetapi jika kita pengin satu monitor doang yang Super komplit dan serba bisa Apakah ada solusinya Ini adalah Samsung Odyssey Arc gen [Musik] 2 so Apakah sebenarnya ada alasan untuk membeli sebuah monitor gaming papan atas yang harganya sampai hampir r0 jutaan well Samsung Odyssey Arc Gen 2 ini luar biasa sekali memang Tambah stand berat total mencapai 40 kilo lebih make sure saat memasang monitor pada stand ada teman yang bantuin karena memang ini monitor Yang masif sekali oke ketika beres dirakit kita bisa langsung masuk apa aja yang bikin monitor ini begitu spesial number one monitornya adalah yang pertama dan masih satu-satunya monitor gaming 4K 55 inch 165 Hz Curve 1000 R di dunia enggak sekedar panel Ve atau pls tentunya Samsung ngasih kualitas warna dan kontras terbaik di antara semua jenis layar LCD yakni pakai Quantum Mini LED dengan Quantum Matrix technology saat ini pun banyak yang cenderung masih prefer teknologi Mini Lid ketimbang owed untuk content Creator serta gaming so buat gua pribadi pun monitor gaming papan atas enggak wajib owed awalnya gue agak nganggap remeh bahwa pengalaman nonton film atau main game di sini mungkin enggak akan beda jauh sama TV 4K Quantum Min lidi standar tapi ternyata refresh rate tinggi bareng kecekungannya bikin pengalaman jadi lebih imersif dan usable untuk gamer kompetitif sekalipun jadi ya monitor ini punya keunggulan tv mini lidi sekaligus monitor gaming 4K konten yang enggak 4K pun kelihatan tajam di sini berkat upscaling oleh neural Quantum processor Ultra Selain itu reflektivitas minim sebab panel ini Made jadi enggak glossy atau mengkilap tentu kalian butuh Space yang lebih besar untuk naruh monitor ini bahkan kalau perlu ada dua meja yang satu untuk monitor satu lagi untuk periferal even dengan jarak seitaran 1 Mer main game di sini rasanya sucks you in banget ya terasa sangat luas walau ini bukan layar Ultra wide secara rasio jangan lupa pula dari segi desainnya cukup simpel tapi keren bersamaan ada eclipse lighting biru di belakang monitor yang udah jadi ciri khas monitor Odyssey kelas atas nomor dua enggak disangka-sangka monitor segedi gini masih bisa digerak-gerak dan diputar dalam konteks height adjustable alias bisa naik turun depending posisi ditaruh di mana Bisa tilt juga dan yang luar biasa adalah bisa Pivot guys agak gimana gitu l lihat ada monitor Curve 55 inch bisa Pivot rasanya gue jadi orang kerdil atau dwarf yang lagi muterin monitor gaming ukuran normal soal kegunaan saat ini konten vertikal dan mainstream sekali selain tiktok dan shorts contoh ada banyak emulator game Arcade yang diprogram untuk dimainin secara portrait lalu pasti ada banyak desainer grafis dan programmer yang sering kerja dengan monitor orientasi vertikal kontrol monitor ini ada dua yaitu remote wireless standar dan juga Arc dial yang lebih enak untuk ditaruh permanen di atas meja Oh ya satu lagi keuntungan pakai monitor high-end Samsung adalah dikasih one connect box yang menyatukan power dan semua input output video audio serta data yang kalian butuhkan jadi di atas meja overall akan lebih rapi karena cuma ada satu kabel yang connect antara one connect box dengan monitor memudahkan percolokan let's say kalian punya konsol PC dan laptop nyolok di waktu bersamaan even better odysy Arc Gen 2 juga udah support multiview hingga 4 external input bareng kvm switch memungkinkan kontrol multi input yang optimal dan mudah Kalau mungkin dasaran Alangkah baiknya apabila port usbc di sini Sekalian support display output dan charging di luar sebatas data tulisannya sih PC ya tapi faktanya setelah kami coba colok berbagai laptop dan kabel sampai sekarang belum berhasil ngecas maupun output display baik nyolok box maupun nyolok langsung via usbc pada monitor at least box ini sekarang punya display port 1.4 juga bagi para user PC Apa kami sudah mention pula bahwa ini bukan sekedar monitor tapi sebuah Smart monitor dengan OS Smart TV design Samsung saat lagi enggak nyolok satupun PC atau lagi enggak jadi wireless display AC Arc tetap bisa jadi sebuah perangkat stand alone dengan koneksi Wifi dan bluetooth yang bisa dipakai nonton YouTube nonton netflix buka tiktok bahkan browsing oh ya enggak lupa ada fitur Flex moveth screen yang bisa dikendalikan oleh Arc dial dengan fitur ini kalian bisa atur ukuran layarmu dari 27 inch hingga 55 inch pindahin posisi layar enaknya di mana terus juga ada tiga opsi rasio layar untuk menyesuaikan dengan game yang sedang dimainin engak sebatas punya panel kelas 1 dan fitur segudang Samsung tidak melupakan audio mantap Via sound Dome Tech yaitu quad speaker dan dua subwoofer menghasilkan total Output Suara 60 watt hingga frekuensi bass serendah 45 Hz memastikan kita tidak perlu lagi speaker eksternal buat nikmatin suara imersif yang berlabel dolbi atmos sekaligus ada ai sound Booster Combo Ini menghasilkan pengalaman audio yang jernih Deep dan so far belum ada monitor lain yang likely bisa ngelawan alright mungkin Awalnya kami agak skeptis soal monitor yang sangat Sultan ini Apakah benar worth it menginvestasikan hampir r0 juta di atas meja faktanya ketika kita beli sebuah Odyssey Arc kita bisa anggap bahwa kita beli Smart TV Quantum Mini LED 4K 55 inch sekaligus sebuah monitor gaming 4K 165 Hz belum lagi juga sistem en speaker yang sangat nampol secara praktis ini bisa jadi solusi layar dan home theater allinone yang sangat fleksible memungkinkan pengalaman visual gaming yang so far belum bisa disediakan merek lain merek sebelah boleh punya monitor gaming 4K 65 inch Va yang bahkan lebih mahal tetapi hanya mentok di 144 Hz tidak bisa dipivot tidak Smart dan yang paling crucial tidak cekung so kalau kalian dikasih budget unlimited buat sebuah monitor doang Apakah kalian akan memilih Samsung Odyssey Arc gen 2 saatnya mendangmending di komentar Sekian dari dulu Gue Mike and as always stay safe stay healthy
Video Lainnya
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Ketika hampir semua produsen ponsel berlomba-lomba menyematkan emblem 'Ultra' pada produk andalan mereka, sebuah pertanyaan besar muncul: apakah sang pionir masih...
Persaingan di pasar ponsel pintar kembali memanas setelah sebuah perangkat baru hadir dan langsung mengguncang dominasi merek yang selama ini dikenal sebagai raja...
Tecno Camon 50 Pro 5G sempat dipandang sebelah mata saat pertama kali meluncur karena label harganya yang menyentuh angka 5,5 jutaan terasa terlalu mahal. Namun,...
Samsung tampaknya mulai mengubah strategi di pasar kelas menengah dengan meluncurkan Galaxy A37 dan Galaxy A57 di pertengahan tahun 2026 ini. Langkah berani raksasa...
Pasar ponsel kelas 9 jutaan sedang memanas, dan Bestindotech turun tangan untuk menguji tuntas tiga kontestan yang paling banyak diperbincangkan: Xiaomi 17T, Vivo...
Memulai bisnis laundry sering kali terlihat sebagai ladang uang yang mudah dan menjanjikan, namun realitas di lapangan kerap kali berbicara sebaliknya. Berangkat...
Pasar perangkat audio nirkabel premium bersiap menghadapi guncangan besar lewat kehadiran lini Soundcore Liberty 5 Pro Series. Di tengah dominasi merek-merek mapan...
Pasar ponsel flagship premium baru saja diguncang oleh perangkat Android seharga 32 juta rupiah yang digadang-gadang sebagai daily driver mutakhir. OPPO Find X9...
Perdebatan panjang mengenai takhta kamera smartphone terbaik tampaknya telah mencapai titik balik yang mengejutkan. Di tengah dominasi raksasa seperti iPhone,...
Memilih ponsel kelas menengah terbaru sering kali berujung pada dilema antara performa gaming yang buas atau kenyamanan ekosistem perangkat yang matang. Samsung...
Sistem operasi robot hijau kembali membawa lompatan besar lewat kehadiran Android 17 yang kali ini tidak sekadar bersolek di sektor visual. Google tampak sangat...

















