5 Alasan Memilih AIO PC! ft. ASUS ExpertCenter AiO P400 (YouTube Video)
Zaman sekarang solusi komputer untuk small and medium bus dan juga UMKM itu ada banyak. Ada preb-build PC, ada PC rakit sendiri, ada mini PC, laptop, tapi ada beberapa juga yang masih memilih all inone PC. Nah, kalau misalnya kita lihat kebanyakan sekarang orang-orang itu pada demen yang namanya WFA, WFC itu memakai laptop. Tapi apa aja sih sebenarnya kelebihan dalam memakai all-inone PC? Kita akan bahas dengan Asus Expert Center P400 series. [Musik] All inin One PC itu menggabungkan antara PC, monitor, webcam itu menjadi satu unit termasuk expert center all-inone P4100. Ini di dalam paket pembeliannya udah lengkap termasuk keyboard dan mouse. Dan beda ini enggak makan tempat apalagi di meja kerja karena halnya terdiri dari monitor aja. Umumnya kan meja kerja itu punya dimensi 80 * 120 cm. Kalau pakai expert center all-in one P400 ini, meja kita masih bisa terasa lega dan enggak banyak kabel yang menjuntai kayak pakai desktop PC. Untuk lebih rapihnya lagi, kita saranin sih untuk ganti periferalnya ke yang wireless juga. Sekalipun ini minimalis, build quality dari all-inone macam Asus Expert Center P400 ini juga udah diuji dan dapat sertifikasi military standar 810H. Tapi kenapa ya ini jadi penting? Padahal kan enggak kayak laptop ya, kayak Expertbook yang dipakai emang untuk mobile. Nah, ini dia military standar itu enggak cuma soal jatuh dan ketumpahan air aja. Untuk expert center P400 ini dia didesain untuk tangguh buat menghadapi kayak misalnya kelembaban tinggi, getaran pas dipindahkan ke meja atau ruangan lain atau bahkan terhadap temperatur yang tinggi juga. Dan all-inone macam Expert Center P400 juga didesain untuk rapi di tempat minimalis dan pastinya juga beroperasi di dalam senyap agar siap apabila ditempatkan di rumah sakit atau perpustakaan yang punya noise control. Untuk beberapa all-inone seperti Asus Expert Center P400 yang memang didesain sebagai perangkat komputasi kerja di sektoral bisnis, ada dua koncern buat perusahaan. Yang pertama, dia harus kencang buat memenuhi kebutuhan kerja pegawai. Dan yang kedua, itu harus efisien. Karena bayangin kalau ada 10 sampai 20 orang yang pakai all-inone ini di waktu yang sama, pastinya daya konsumsi itu bakal menjadi perhatian pebisnis. Kita juga bisa memilih prosesor sesuai kebutuhan mulai dari Core i3, Core i5 sampai Core i7 generasi ke-13. Ketiga prosesor ini didesain untuk performa yang mumpuni dan juga konsumsinya itu harus rendah. Untuk pilihan prosesor Intel Core i5 13420H yang kita gunakan sekarang, red konsumsi dayanya itu hanya sekitar 45 wat allin-one expert center ini secara keseluruhan ya hanya memakan daya sekitar 20 watt saat idle dan 65 watt saat full load-nya. ggak nyampai 100 watt untuk full komputer. Konfigurasi RAM-nya memakai sodim tentunya agar lebih hemat daya dan dia itu punya RAM sampai up to 32 gig DDR5 sampai 5600 MHz dan internal storage-nya itu sampai 1 TB M.2 PCI Gen 4. Dan buat RAM dan SSD-nya ini juga upgradable. Ada dua slot buat masing-masing RAM dan SSD. Buka bombonya juga cukup gampang, bisa dilakukan sendiri. Buat benchmarknya kita coba menguji SBCH R23 di sini. prosesornya enggak kalah dengan prosesor laptop kebanyakan. Bahkan di Cinebench 2024 dia masih bisa bersaing dengan beberapa laptop lain. Buat kemampuan graphicsnya, tentu ini bukan diperuntukkan untuk gaming. Namun all-inone ini masih bisa melibas game-game ringan macam withering Waves, Zenless Zone Zero, dan juga Evil Genius 2. Tentunya All-inone ini bukan spek untuk dipakai video editing juga karena ini lama banget buat ng-rendernya. Lanjut. Karena Expert Center P400 ini didesain buat kerja, jadi kurang pas kalau gak ditemenin sama fitur AI. Yes, sama kayak di lini Asus Expert lainnya, Expert Center P400 ini juga udah dapat integrated AI yaitu expert Midet. Ini menjadikan expert center P400 itu cocok buat dipakai video conference. Fitur-fitur AI-nya itu ya antara lain AI meeting itu bisa menjadi not kecil-kecilan, terus ada AI translation dan subtitle. Jadi kalau meetingnya sama foreigner nih juga bisa mempermudah penterjemahan. Terus ada AI audio enhancement juga. Ini penting kalau misalnya kita lagi meeting tapi suasana kantornya itu kurang kondusif. Ini jadi bisa nge-isolate suara kita. Terakhir adalah bisnis watermark. Di mana kalau misalnya kita lagi meeting dan kita mau nampilin data-data yang confidential atau pertama kali meeting sama klien, kita juga bisa langsung kasih bisnis card di watermark-nya. Buat kualitas dari webcam-nya sendiri, resolusinya sudah 1080p full HD alias sudah 2,1 megapel. Kalian bisa lihat buat kontras warnanya. Ini bisa dibilang soso. Buat conference call meeting ya ini masih oke. Tapi buat kualitas mikrofonnya dan speakernya bisa dibilang ini agak kurang jelas. Jadi disarankan untuk beli lagi headset yang memang didesain untuk conference call meeting. Dan kalau kita ngomong-ngomong soal conference call meeting, yang bikin spesial dari webcam-nya itu sendiri adalah si eh expert panel tadi yang memang ada beberapa fitur seperti minutes meeting, ada not to l-nya, ada translation-nya, bahkan bisa ngasih watermark juga. Itu yang bikin webcam yang ada di iu ini spesial. Sementara kalau buat privacy shutter, untungnya dia privacy-nya juga tinggal ditutup begitu aja. Jadi, all-inone-nya juga akan lebih rapi jika webcam-nya sedang tidak digunakan. Alasan ketiga kenapa memilih All-inone adalah ukuran monitornya itu ala desktop. Jadi, buat all-inone ini ada pilihan 23,8 inch dan 27 inch. Untuk unit yang sekarang di-review adalah yang versi 24 inch. Layarnya juga sudah 100% sRGB dan 72% NTS. Dan biasanya all-inone berstandar bisnis seperti expert center P400 ini, itu juga sudah bersertifikasi tough Rine untuk low blue light emission. Jadi aman untuk penggunaan jangka waktu yang panjang seperti 8 sampai 10 jam. Konektivitas dari all-inone juga biasanya lebih lengkap khusus untuk expert center P400 series IO port-nya cukup lengkap dibanding dengan all-inone line lain yang ada di pasaran. Dia ada satu USBC 3.2 gen one LAN port dan juga power port. Di sebelah kanannya lagi ada tiga USB 3.2 gen type A dan full HDMI port. Dan di bagian bawah ada microphone jack dan 1 USB 2.0. Enggak lupa ada juga 2* 5 watt speaker, jadi enggak perlu speaker eksternal kalau enggak dibutuhin. Faktor krusial kelima adalah security-nya di sini. Khusus untuk Asus Expert series P400. Asus itu memberi extra layer security ke dalam BIOS-nya. Jadi ini udah BIOS level security. Dia menempatkan Asus Expert Guardian Bio Secure dan juga sebuah diskret TPM 2.0. Jadi, TPM-nya tidak mengikuti prosesor tapi dibikin sendiri. Ini juga sudah bersertifikasi BIOS NIST SP8005 compliant dan user juga diberi 5 tahun update firmware dan juga driver. Kita juga bisa memilih Biometric login seperti infrared webcam kalau misalnya memang butuh atau juga ada smart USB card ya sesuai kebutuhan lah. Jadi kesimpulannya masih banyak banget benefit dalam memakai all-inone PC terutama untuk Asus Expert Center P400 series ini. Kalau misalnya kalian mencari sebuah PC yang memang enggak banyak makan tempat, terus juga lebih kelihatan estetik, minimalis, dan juga durability-nya enggak kelupaan, ya ini adalah salah satu pilihan yang cukup bagus sih, terutama kalau kalian mungkin kerjanya itu di rumah sakit atau di perpustakaan yang memang secara suara itu enggak boleh melewati berapa desibel gitu. Terus juga mungkin ada di akuntan atau di bisnis yang memang enggak terlalu mau banyak ee kabel-kabel yang menjuntai. Jadi, ini bakal lebih rapi dan juga lebih simpel. Jadi, tempat kerja kalian juga bakal lebih minimalis lah, bisa buat yang lain-lain gitu. Jadi, itu aja sih paling video kita kali ini. Kalau kalian suka dengan videonya, jangan lupa untuk kasih kita like, share, dan subscribe. Dan di sini gua Rizki. Always stay safe and stay healthy.
