5 Jutaan AUTO BUY | Review iQOO Neo 10 Indonesia (YouTube Video)
[Musik] Halo, apa kabar semuanya? Bagi Put langsung aja ini dia ada satu smartphone terbaru dari IQ Indonesia, IQ Neo 10. Ini satu smartphone yang bisa dibilang smartphone kejutan dari IQ Indonesia. Soalnya kalau kita lihat di sosial media mereka di Instagram yang diaser itu adalah IQ Z10 terus gitu ya. Tetapi tiba-tiba muncul yang Neo 10 ini. Ini adalah satu smartphone yang punya performa dan specs yang sangat menarik. Jadi kalau buat kalian cari performa, wah ini bisa banget mempertimbangkan smartphone yang satu ini. Buat kalian yang mungkin belum familiar sama brand IQ. Nah, ini brand dari Vivo juga. Mereka datang dari pabrik yang sama dan punya after sales yang sama. Jadi kalau misalnya di kemudian hari kalian butuh layanan after sales, nah itu bisa dilakukan di tempatnya Vivo juga. Seperti biasa saya akan mulai dari harganya dulu nih biar enggak pada bertanya-tanya. Jadi, IQ New 10 itu bakal ada tiga varian di Indonesia. Ada yang 8256, ada 12256, dan yang paling tinggi itu adalah 16512 dengan harga sebagai berikut. Nah, yang saya pakai review sekarang ini adalah yang versi paling tinggi ya. Jadi, secara performa ini adalah yang paling maksimal dari IQ Ne. Okelah, jadi ini dia penampakan kotaknya si IQ Ne dengan isi yang cukup tipikal ya. Udah ada unitnya, terus ada soft case warna hitam, ada SIM ejector, ada kabel USBC, dan tentunya charger yang sudah mendukung up to 120 wat. Ngelihat dari bentuknya, IQ 10 punya desain yang menurut saya sangat mengingatkan dengan IQ 13 ya. Bentuknya mirip banget ya kalau dilihat dari belakang. Apalagi kalau unitnya yang warna hitam ya. Model kameranya juga mirip banget, tapi dengan setup lensa yang berbeda. Saya udah enggak megang sih si IQ 13 ya untuk perbandingan, tapi kalau dari gambar langsung bisa kelihatan ya kemiripannya. Untuk ukuran HP ini sebenarnya bisa dibilang kayak standar kebanyakan HP masa kini. Tebalnya standar juga di 8 mm dan bobotnya saya timbang di sini dapat sekitar 210 gr. Untuk back panel dan frame IQ New 10 masih dengan material plastik polikarbonat ya. Ya, mungkin terdengar bukan yang paling premium. Tapi kalau kita bicara soal build quality, IQ ngasih military grade certification dan juga ada IP65 untuk tahan air dan debu. Ya, tahan air juga bukan yang buat direndam ya, tapi kalau buat keguyur hujan basa-basan sedikit masih aman banget. Habis itu ngomongin sedikit soal pilihan warna ini juga IQ 10 sangat menarik. Salah satu highlight-nya itu adalah yang warna orange ini ya. Cakep ya warnanya sebenarnya. Terus kalau dilihat lebih dekat kayak ada motif api-apinya gitu. kelihatan seperti bahwa target marketnya adalah mereka yang kalangan muda. Tapi kalau pengin kelihatan lebih town, lebih kalem, tinggal pakaiin casing-nya aja ya. Udah warna hitam, polos udah jadi kelihatan lebih normal. Lanjut sekarang kita ngomongin soal specs, ya. Icon 10 emang sangat mengedepankan performa dan kalau kita bicara performa umumnya akan identik sekali dengan yang namanya gaming ya. IU masih dengan ciri khas dual chipnya. Yang pertama ada chipset Snapdragon test Gen 4. Ini chipset yang baru masih fresh, baru rilis beberapa bulan yang lalu. Dan IC 10 ini adalah smartphone pertama di Indonesia yang menggunakan chipset tersebut. RAM sama storage juga dikasih lega seperti yang udah saya unjukin di awal dan itu semua versi cepat. Habis itu ada juga namanya super computing chip Q1 ya, ini sepertinya sudah sempat mereka pakai di IQ 12. Chip ini memungkinkan smartphone-nya untuk melakukan processing sama fitur-fitur ekstra saat ng gaming. Utamanya tetap ya ada yang namanya game super resolution dan juga 144 FPS game frame interpolation. By the way, saya juga baru tahu kalau ternyata IQUNIA 10 ini dapat penghargaan dari Muri musim rekor Indonesia sebagai smartphone subfagship pertama di Indonesia yang bisa memainkan game dengan 144 FPS. game yang mendukung udah cukup banyak nih saya lihat, tapi yang lebih banyak itu porsinya adalah di game frame interpolation. Sepengalaman saya pakai IQ atau Vivo, Super resolution sejujurnya itu jarang saya pakai, tapi kalau interpolation ya ini lebih kepakai untuk experience yang lebih smooth saat main sekaligus kita memaksimalkan layar yang sudah mendukung. Ini panelnya udah AMOLED resolusi tinggi ya, 1.5K. Refresh rate-nya juga udah bisa sampai 144 Hz. Pokoknya ini tuh spek layar IQ banget. Visualnya bagus. Dia punya warna yang saturasinya tinggi. Kontrasnya juga oke. Tipical layar yang I pleasing saat dipakai enak dipakai nonton. Main game ya emang itu peruntukannya. Nah, kita balik sedikit ke soal game frame interpolition tadi. Angka 144 fps di sini tuh hanya muncul di FPS meter yang ada di side barnya IQ aja. Ya, kalau saya pakai aplikasi third party itu dia enggak muncul dan bahkan kelihatannya FPS-nya tuh lebih rendah di bawah 90. Tapi tenang aja kenyataannya atau pas dipakai main experience-nya enggak berasa seperti itu karena pemosesan IQ ini memang terjadi device dan belum kedetect aja ke aplikasi third party. Tapi untuk experience-nya tetap ini berasa mulus-mulus aja. Langsung aja deh sekarang saya cobain untuk main game-nya ya. Game yang untuk testing sekarang agak cukup banyak saya pakai. Mobile Legends, ada PUBG Mobile, ada Hongkai Starel, ada Zen Zone Zero, dan juga ada Watering Waves. Ya, dari semua pengujian ini saya pakai mode performance atau monster yang bisa dinyalain di side bar-nya IQ seperti ini. Di Mobile Legends setting mentok kanan tanpa saya aktifkan fitur yang tadi-tadi ya, kayak interpolation segala macam ya, IQ Newage yang sebenarnya cukup tinggi. Memang fluktuasinya, turun naiknya itu cukup banyak, tapi overall experience sama sekali enggak terganggu. Mungkin karena ini tuh masih baru aja jadi belum optimiz 100%. Next untuk PUBG Mobile ya di sini sih lancar ja banget dengan settingan tinggi enggak masalah dan stabil pada pemakaian. Kemudian untuk Hokai Staril di sini juga mayoritas pemakaian lancar ya. Drop sedikit kalau efek skill atau animasinya lagi rameai kayak gini tapi ya sebenarnya hal umum kok dan masih bisa kejadian juga di flagship lainnya. Lanjut ke Zello Zone Zero. Nah, ini so far so good juga sebenarnya. Mayoritas lancar pas battle apalagi paling ya pas explore di kota itu ya saya lihat ada sedikit FPS-nya drop-dop sedikit tapi overall masih lancar, masih ok lah. Terakhir untuk watering wave ya. Ini setting tinggi lagi dan hasilnya tidak mengecewakan ya. Sama seperti sebelumnya sudah cukup lancar dengan average FPS yang bagus sekali untuk sebuah smartphone yang performanya levelnya hampir kayak flagship. Dari semua pengujian tadi, suhu perangkat selama pemakaian ini sebenarnya masih dalam rentang yang sangat baik ya. Tidak ada rasa panas berlebihan. Jadi menurut saya nyaman sekali untuk pemakaian dalam jangka waktu panjang ya. Jadi enggak masalah. Berikutnya kita lanjut juga ke sof baterai. Ini juga menurut saya satu bagian yang oke banget nih dari IQ New 10. Kapasitasnya enggak main-main 7.000 mAh ya. Padahal tadi udah saya tunjukin HP tuh enggak tebal-tebal banget gitu. masih enak dan mantap dipegang dengan kapasitas yang ada dan dengan pemakaian campuran semi intensif termasuk ada gaming juga saya itu bisa dapat standby lebih dari 1 hari dan screen on time di atas 7 hampir 8 jam angka yang sebenarnya ini udah bagus tapi menurut saya harusnya bisa lebih baik lagi dengan optimasi lebih lanjut ke depannya contoh nih saya lihat ya di Mobile Legends saya main sejam itu butuh 20% 20% dari baterai 7000 itu gede. ya. Karena kasarnya gini, kalau saya main full itu saya cuma bisa main sekitar 5 jam doang. Hal yang sama juga ada di skenario nonton. Saya cobain di Netflix saya full brighton 1 jam itu makan baterai 8%. Angka 8% ini sebenarnya oke, enggak masalah. Tapi ya HP lain dengan baterai yang lebih kecil juga umumnya pakai 8% dengan skenario yang sama. Lagi-lagi 8% dari baterai 7.000 dan 8% dari baterai yang lebih kecil tentu kan enggak sama. Jadi kalau menurut saya kalau ke depannya di optimiz harusnya si IQ New 10 bisa punya ketahanan baterai yang lebih baik dari sekarang. Kalau sal ngecas sih aman banget ini. Enggak masalah, enggak ada komplain kok cepat banget enggak pakai lama. Sedikit saya mau bahas soal software di sini ya. Jadi IQ New 10 udah pakai Fanta Choos 15 yang terbaru. Familiar sekali buat user IQ maupun Vivo terbaru. Highlight-nya sebenarnya adalah di fitur AI yang cukup banyak nih kayak yang bawaan Google, Gemini, Circular Search. Ada semua fitur tranpt note assist di aplikasi notes juga udah bisa dipakai. Untuk foto AI racer ini rapi. Saya suka sekali untuk hasilnya mayoritas enggak ada masalah. Habis itu ada juga untuk expander ya. Untuk memperluas foto. Ini juga sebenarnya bekerja dengan baik tapi dengan sedikit catatan. Jadi kalau misalnya kita pakai fitur expander di foto yang sudah ada border watermark apalagi yang warna putih begini ya bisa langsung lihat ya bordernya itu juga ikutan dixpend sama AI-nya. Jadi mungkin akan lebih baik kalau fotonya tidak pakai watermark atau ya watermarknya dicrop dulu sebelum kita pakai fitur expand-nya. Sekarang baru masuk ke soal kamera ya. Di sini IQ 10 pakai dua lensa aja di belakang lensa utama dan lensa ultra wide. Bagian kamera ini saya bisa bilang mungkin tidak terlalu diprioritaskan sama IQ ya. Fitur sama UI-nya sangat familiar seperti HP Vivo sama IQ lainnya. Jadi buat yang sudah beralih dari versi sebelumnya harusnya sih udah familiar dengan yang ada di sini. Secara hasil, kamera utamanya menurut saya udah bisa mendapatkan foto-foto yang cukup ya. Untuk casual udah oke. Detail dan ketajamannya bagus dengan rasa processing yang cukup jelas. Warna punya saturasi yang cukup tinggi dan kelihatan kalau dibandingkan sama lensa ultra wide-nya. Lensa ultrawide-nya menurut saya enggak spesial ya, cukup tapi tidak spesial. Paling enggak ya bisalah untuk ngabadikan foto yang lebih lebar ya. Perbandingannya sama lensa utama langsung bisa dilihat aja sekarang. Lanjut di kondisi low light. Hasil kamera utama menurut saya masih cukup oke dengan fitur night mode yang bisa dipakai kalau mau. Kamera depan hasilnya menurut saya juga cukup. Processing sharpening-nya lumayan kelihatan, tapi kalau untuk foto casual sebenarnya enggak masalah. Kemudian di bagian video kamera belakang lensa utama dia bisa sampai 4K 60 fps. Kualitasnya udah cukup tapi kalau misal dibawa sambil jalan itu efek jatiter dari AIS-nya cukup kelihatan. Langsung aja dilihat dari sampel-sampelnya berikut ini. Oke, sekarang kita testing di 4K30 untuk pren videonya pakai IQ Neo 10 ya. Ini di 1X. Kita coba zoom ke 2X-nya seperti ini. Ini 2X. Kita balik lagi ke satu seperti ini. Kita bisa lihat sedikit untuk dynamic range-nya. Kalau untuk dynamic range-nya seperti ini. Itu emang terang sekali di bagian belakang sana. Kondisi yang tadi kita ah lihat kayak dnamic range, daun-daun langit segala macam. Sekarang ada subject orang untuk kita lihat skin tone-nya, detailnya mungkin kerajam segala macam. Hasilnya seperti ini. Langsung bisa lihat. Stabilisasi juga sambil dipegang. Kalau dia bisa dengar dari mikrofon ini jaraknya kurang lebih sekitar 1 m lah ya dari smartphone-nya saya berdiri. Ya, kita coba cil jalan. Dan sayangnya untuk new ini dia tidak bisa untuk pindah lensa ya. Y lensa ultrawide kalau direkam di resolusi 4K. Kalau kita pakai 80 itu bisa tapi untuk 4K sekarang dia enggak bisa kea ultrawide. Dan ini sekarang ada langit yang cukup terang di bagian belakang untuk dnamic range lagi. Lagi-lagi coba pilih lagi ke sini dan ada langit lagi. S balik lagi sekali lagi untuk dynamic range dari IQ Newon the Solusi 4K 30 FPS. Menurut kalian gimana? Oke atau enggak? Komen aja. Habisnya kita pindah kamera depan dan kemudian diasi lowl aja. Oke, sekarang ini kita cobain kamera depan dari IQ Neo 10 tidak solusi 4K 30 fps. Hasilnya seperti ini. Engak ada dam range sebelah sana langitnya, skin tone-nya, warnanya, audionya bisa kali dengar. Kalau dibilang paling stabil mungkin tidak ya. Dia masih terlihat shaky kalau sambil jalan seperti ini. Tapi kalau misalnya saya diam aja statik seperti ini sebenarnya enggak masalah kayak gitu. Ini untuk resolusi 4K ya, 30 fps. Nah, sekarang saya pindah ke resolusi 1080p. Sebenarnya ya tidak ada stabilisasi juga sama masih shaky ya kalau dipakai untuk jalan ya hasilnya seperti ini. Jadi untuk di 4K30 atau 1080 itu tidak ada perbedaan kalau dari segi stabilisasinya. Jadi untuk perkaman video pakai kamera depan ya resolusi 4K aja. L enggak usah pakai 1080p. Oke ya cukup. Sekarang kita pindah ke kondisi low light untuk si IQ Neotel. Yang sekarang ini kita cobain untuk perekaman video dalam ruangan dalam kondisi yang cukup low light. Saya matiin lagi satu lampu nih. Nah, ini lebih low light lagi. Hasil seperti ini di 4K 30 fps. Kalau kita lihat dekat. Nah, ini detailnya sebelah sini. Oke, ini dia untuk sampel videonya. Nah, di sini ada IUio 10 lagi. Ini yang blazing orange. Langsung lihat warnanya dengan perakan video. Motif api-apinya masih dapat ya belakang. Itu dia. Oke, satu lagi ke sebelah sini yang satu lampu. Ungnya ini yang warna merah tapi dia backlight. Nah, sekarang kita pindah ke satu lagi kamera depan dalam ruangan IQ New 10 4K 30 fps. Hasil seperti ini. Ada satu lampu di depan saya tapi enggak direct ke muka ini. Mantul ke tembok. Ada satu lampu di belakang sana ya. Bisa langsung lihat kalau saya putar ke sini. Nah, ini ada noise ya. Udah kelihatan tuh di sini-sioise-nya lumayan. Ke sebelah sini. Nah, itu dia ya. Kalau misalnya lebih gelap areanya ya, noise-nya juga bakal lebih kelihatan. Hasilnya seperti ini. Menurut kalian gimana nih untuk sebuah smartphone yang lebih memperaskan soal performance? Kameranya gimana? Tadi udah lihat semua sampelnya oke atau enggak? Silakan tulis aja di kolom komentar di bawah. Nah, sekarang kita masuk ke kesimpulan. Apakah IQ Ne worthed it atau enggak untuk membeli si IQ Ne sekarang? Kalau yang menurut saya nih, misal yang dicari ada performa ngebut hampir berasa flagship. Terus prioritasnya adalah smartphone untuk pemakaian gaming. IQ 10 menurut saya udah jelas adalah salah satu smartphone yang layak banget ada di urutan atas untuk pertimbangan membeli ya. Jadi ini speknya udah kelas atas banget, layarnya bagus, performanya kencang, enak buat gaming yang punya tuntutan grafis tinggi. Baterai juga udah gede, chargingnya cepat. Namun ini menurut saya masih bisa dibikin lebih bagus lagi supaya lebih optimas konsumsi baterainya ke depannya. Semoga bisa segera dioftware update lah ya sama IQU supaya lebih keren. Sebenarnya enggak cuma buat gaming sih ini HP, tapi buat user lain yang butuh HP kencang aja biar enggak berasa lemot, enggak lag-lek dan punya baterai tahan lama harusnya ini juga bisa mendapatkan keuntungan dari specs yang ditawarkan sama IQ New 10. fitur AI udah banyak ya walaupun dia sebenarnya kayak bukan smartphone yang AI banget tapi fitur udah kaya dan menurut saya yang paling perlu jadi pertimbangan adalah kameranya aja karena ini memang kelihatan bukan prioritas utama dari smartphone ini. Tapi kalau misalnya kalian ngerasa cukup dan emang yang cari adalah performanya dan budget tercocok sama IQ New 10, beli aja. Ini menurut saya adalah satu smartphone yang layak untuk direkomendasikan saat ini. Jadi ya itu dia untuk review-nya si IQ New 10. Kalau kalian ngerasa cocok, langsung aja cek promo dan preorder segala macamnya di link yang ada di kolom deskripsi di bawah. Untuk sekarang kayak segitu aja dulu buat review-nya. Makasih banyak nonton sampai habis, Putit. Sampai ketemu lagi di video berikutnya dan seperti biasa, have a nice day.
Video Lainnya
Mendobrak smartphone kelas menengah, vivo Y500 tampil memukau dengan baterai monster 8100mAh. Visual AMOLED simetris dipadukan algoritma foto ala X300 juga...
Bursa ponsel 2026 memanas oleh inovasi brutal. Persaingan kini berpusat pada pesona lensa periskop, monster baterai ekstrem, dan cip pendingin cair. Panduan taktis...
Langkah tidak biasa diambil oleh Jagat Review saat mendadak menunda ulasan mendalam untuk vivo X300 Ultra, kasta tertinggi ponsel flagship di tahun 2026. Di balik...
Pertarungan sengit di lini kamera smartphone flagship kembali memanas lewat adu mekanik tiga raksasa ultra yang membawa inovasi pemrosesan gambar paling ambisius...
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sederet perangkat antimainstream yang siap mengubah total kenyamanan setup harian Anda. Mulai dari inovasi TWS dengan konsep...
Pasar ponsel kelas 9 jutaan sedang memanas, dan Bestindotech turun tangan untuk menguji tuntas tiga kontestan yang paling banyak diperbincangkan: Xiaomi 17T, Vivo...
Tren ponsel pintar berdimensi ringkas kembali mencuri perhatian lewat kehadiran vivo X300 FE, sebuah perangkat kompak yang digadang-gadang menjadi idaman baru para...
Pertarungan supremasi fotografi seluler tahun 2026 akhirnya mencapai klimaks melalui benturan dua raksasa: OPPO Find X9 Ultra dan vivo X300 Ultra. Lebih dari...
Di tengah sengitnya kompetisi adu tajam lensa smartphone, kemunculan sebuah ponsel pintar yang sepenuhnya menanggalkan kamera justru memicu rasa penasaran yang...
Persaingan vivo X300 Ultra dan OPPO Find X9 Ultra melampaui sekadar adu spesifikasi di atas kertas. Melalui pengujian ekstrem dari stabilitas suhu, efisiensi daya,...
Pasar smartphone kelas menengah kembali diguncang oleh inovasi radikal yang menjawab keresahan terbesar setiap pengguna gawai: daya tahan baterai. Kehadiran lini...
iQOO kembali menggebrak pasar smartphone tanah air lewat lini terbarunya yang membawa spesifikasi baterai di luar nalar. Melalui impresi pertamanya, David GadgetIn...
Bagi seorang tech enthusiast yang dikenal setia pada satu brand, berpaling ke perangkat lain bukanlah perkara mudah. Namun, kehadiran OPPO Find X9 Ultra tampaknya...
Bagi para gamer yang sering frustrasi karena baterai smartphone mendadak sekarat di tengah-tengah push rank, iQOO Z11 5G hadir membawa dobrakan teknologi yang sulit...
Perdebatan panjang mengenai takhta kamera smartphone terbaik tampaknya telah mencapai titik balik yang mengejutkan. Di tengah dominasi raksasa seperti iPhone,...

















