Jungkat

5 Jutaan ! Axioo Hype P Gak mau Kalah Murah !! (YouTube Video)

  • 19/10/2026

Di kondisi harga laptop yang Core i3 tembus 12 juta, laptop yang satu ini bisa jadi penyelamat lah kalau kita lihat selling point-nya. Harganya 5 juta udah dapat layar full HD IPS, no TN TN club, RAM-nya 8 GB, storage 128 GB, dan bobotnya cuma 1,4 kg. Kedengarannya seksi banget ya, apalagi in this economy. Tapi kalau kita coba ulik lebih dalam, ada beberapa anomali. Bukan tung tung saur ya, tapi anomalinya ini ada beberapa spek yang sebenarnya ini spek beberapa tahun lalu gitu. Tapi masih dipakai di laptop 2026 kayak gini. Nah, jadi pertanyaannya sekarang, tanda tanyanya sekarang dengan spek yang beberapa tahun lalu, masih layakkah dia dipakai di 2026 walaupun memang kalau dari sisi harga dia murah banget. Dan kira-kira bisa dipakai buat apa aja ya? Tapi daripada dibayangin dan dikira-kira, mending langsung [musik] kita bahas saja. Hai Andika, guys di sini. Jadi kenalin, ini adalah Axioo Hype P, bukan Pi ya. Karena ini brand lokal, jadi P [musik] enggak pakai Pi. P-nya itu stand for Prap, eh bukan, praktis ya. Karena bobotnya cuma 1,4 kg, jadi dibawa kuliah, kerja, atau pindah-pindah tempat meeting masih tergolong ringan. Ya, walaupun ketika saya lihat spesifikasi detail lengkapnya, saya sempat nyeletuk P-nya ini apakah Purba? Purba ya? Enggak. Tapi in this economy emang mau enggak mau itu brand harus muter otak untuk bisa dapat harga yang affordable itu kayak gimana, dan tua itu bukan berarti enggak layak pakai sih. Jadi daripada nge-judge spesifikasinya yang purba ini, mending langsung kita buktiin aja apakah dia masih layak untuk digunain di 2026. Jadi spesifikasinya si Axioo Hype P ini, dia pakai prosesor Intel Pentium Gold 6405U, prosesor yang dirilis tahun 2019 akhir. RAM-nya udah 8 GB, tapi masih LPDDR3 dengan speed-nya 1800 mega transfer per second. Dan ini udah disolder, jadi enggak bisa buat upgrade. Dan storage-nya di M.2 SATA ya, bukan NVMe. Gila, 5 juta sekarang dapat laptop kayak gini ya. Kalau dulu kita udah bisa dapat backlit DDR4 8 GB 256, uh, gila. Nah, kalau kita lihat tiga part ini aja ya, CPU, RAM, dan juga storage, orang yang ngerti bukan yang orang awam ya. Waduh, nih spek purba banget ya. Tapi kalau orang awam sih lihat langsung RAM-nya 8 GB, terus storage-nya SSD gitu langsung wah, murah nih. Padahal SSD itu ada SATA, ada NVMe, RAM itu ada DDR3, sekarang DDR5. Tapi memang kalau kita lihat sekarang di market brand-brand multinasional itu udah enggak mau lagi main di harga 4 jutaan. Pokoknya kalau kalian lihat pasti start-nya itu from Core i3 gitu. Jadi spek-spek Athlon, Celeron itu udah enggak ada yang mau main karena untuk RAM-nya aja itu udah terlalu mahal. Nah, makanya Axio dengan harga segini menurut saya bisa jadi rekomendasi sih, walaupun memang secara spek purba. Tapi coba kita lihatlah performanya ya, kita coba di benchmark seperti biasa. Cinebench R23 di-charge single core dia dapat 400-an, multi core-nya kita running dua kali stabil di 1200-an, bahkan ketika on baterai juga masih stabil. Kita tes 3D Mark juga prosesornya karena enggak terlalu kencang jadi stress test dia lolos di 98,7% Time Spy, Fire Strike kalian bisa langsung lihat di sini. Terus untuk SSD sebenarnya kalau SATA itu enggak usah kita tes ya, SATA itu pasti speed-nya di 500-an Mbps. Dan benar pas kita tes di Crystal Disk Mark speed-nya itu di 500-an Mbps. Apakah ke depan bakalan rame laptop pakai hard disk lagi? Kita enggak tahu ya karena SSD harganya makin enggak karu-karuan. Dulu kan ada tagline yang penting SSD. Nah, sekarang kayaknya enggak relevan ya karena SSD terlalu mahal. Apakah nanti jadi hashtag lain kayak ya, hard disk oke lah Tapi sebenarnya laptop ini kalau misalkan kita gunain untuk office aja, ketik-ketik ringan aja masih oke lah ya. Karena pas kita tes untuk export PDF dari 150 slide PowerPoint kita export 150 PDF itu selesai dalam waktu 29,31 detik masih oke. Excel render data yang keras banget di hampir 300 detik. Ya, agak lama tapi masih bisa lah. Intinya kalau buat sekolah atau kebutuhan office ringan kayak ngetik, browsing atau produktivitas lain yang ringan-ringan aja itu masih mumpuni, tapi kalau beban kerjanya udah agak dinaikin kayak desain grafis studi aja ya, bukan 3D, itu udah lumayan berat terus web development atau main game ringan kayak Dota atau CS:GO aja, laptop ini tujuannya bukan untuk itu. Menurut saya ini pure buat sekolah, kuliah ataupun kerja yang kerjanya itu admin oke lah. Dan pas kita lihat tadi ketika chargernya dicabut karena ini memang prosesor seri U, jadi enggak berpengaruh kayak laptop gaming ya, di mana harus dicolok terus biar performanya optimal, kalau ini enggak perlu. Sekarang lanjut ke bagian layarnya. Layarnya ini untungnya masih punya resolusi full HD dan layarnya ini IPS, jadi mau lo dilihat dari kiri, kanan, [musik] atas, bawah, dari alam bawah sadar pun itu masih terlihat dengan jelas, enggak ada color shifting kayak panel TN di kondisi sekarang. Jadi kalau tujuannya memang buat sekolah, entertainment masih oke lah, tapi kalau tujuannya untuk color critical editing dari prosesornya aja menurut saya udah enggak mumpuni, jadi layarnya udah bener sih Axioo enggak ngasih layar 100% sRGB karena percuma. Kalau dikasih 100% sRGB dibuat rendering lama, ya buat apa? Sama kayak halnya kalian dapat kacamata super canggih tapi baterainya itu cuman bertahan 1 menit, buat apa? Jadi layarnya pas kita tes masih masuk akal sih ya dengan sRGB-nya itu di 53% [musik] dan brightness-nya 38% dan brightness-nya di 220 nits. Dan kalian lihat aja di market brand multinasional di harga segini itu udah enggak ada dan kalau ada pun biasanya 7 sampai 8 juta pakai Core i3 itu layarnya masih pakai XD TN di kondisi sekarang. Nah, ini full HD IPS patut kita apresiasi. Nah, di sinilah selling point Axioo yang menurut saya bisa saya rekomendasikan ke kalian ya secara bobot dan juga desain. Karena kan memang market-nya ini market-market orang sekolah, kuliah, kerja yang tabulasi data ringan-ringan. Jadi, dia enggak butuh laptop yang berat. Karena jadi warga negara Konoha itu sudah berat, kalau pakai laptop berat makin berat hidupnya. Jadi, bobotnya 1,4 kilo, tebalnya juga 1,9 senti. Makanya tadi saya bilang di awal hype P, P-nya itu praktis. Kalau kita ngomongin material dan juga build quality-nya, overall masih pakai plastik ya karena di harga segini harga-harga entry level sekarang jadi 5 juta itu entry level di laptop bukan mid range lagi ya. Kalau dulu masih ada kategori BPJS, sekarang susah untuk nyari laptop 5 jutaan segitu. Ya, build quality masih oke lah ya, enggak yang kelihatan kopong banget kayak zamannya Axioo MyBook ya kalau enggak salah namanya. Ini sudah oke, enggak kelihatan kayak gitu, enggak kelihatan yang murah banget, enggak kelihatan yang 2 jutaan banget kayak yang dahulu. Desainnya juga simpel, clean, enggak banyak aksen yang aneh-aneh. Jadi, kelihatannya masih aman saja gitu, enggak norak. Logo Axioo-nya juga menurut saya lebih oke yang sekarang dengan X di pojok saja, enggak tulisan Axioo yang gede demblok di tengah gitu, sudah enggak. Sudah modern kayaknya orang-orang dalam Axioo ya. Terus kalau kita ngomongin sisi konektivitas, konektivitasnya juga sudah lumayan lengkap ya. Kalian enggak perlu dongle lagi kayak di sisi kirinya ini ada input power, type C-nya ada, HDMI, type A, type C lagi. Terus di sisi kanan ada Kensington lock, micro SD, [musik] audio jack, dan dua buah type A. Jadi, super lengkap. Dan konektivitas non wired-nya atau yang wireless-nya, dia juga sudah pakai Bluetooth versi 5.1 [musik] dan Wi-Fi 5. Ya, Wi-Fi 5 dengan Intel Gold masih oke sih. Lanjut kita bahas untuk input device, input device-nya sih feel-nya ya kerasa kayak laptop 4 jutaan, 5 jutaan kayak umumnya ya. Jadi, plastik feel-nya, tapi tactile-nya masih oke, masih enak. Trackpad-nya pun juga masih enak walaupun memang feel-nya masih kerasa plasticky banget. Tapi ya, mau komplain apa di harga 5 juta [musik] di kondisi sekarang dapat layar full HD IPS saja sudah untung banget. Apalagi bonus kalian dapat wallpaper dari JKT48 ya, karena Axioo itu kerja sama sama JKT48. Lanjut untuk baterai, sebenarnya baterainya secara kapasitas itu enggak gede-gede banget 38 watt hour, tapi karena prosesornya ini seri U dan hemat daya, jadi baterainya masih oke lah. Pas kita tes di PCMark Modern Office, dia bertahan 5 jam 13 menit. Dan pas kita sampling kayak gaming, dia berkurang 10% terus buat data office gitu berkurang cuma 4% YouTube 10 menit berkurangnya 5%. Ya kalau dibilang awet enggak juga, mmm standar lah ya. Okelah, jadi mungkin cukup segitu saja video review dari Axioo Hype P ya, bukan Hype P bacanya. Kalau Hype P kan jadinya senang [musik] ya karena happy happy. Harganya di kisaran 5 jutaan, nanti link pembeliannya di pojok kiri bawah atau di deskripsi. Dan biasanya ya, harganya ini harga-harga awal saja. Karena pas kemarin kayak contohnya saya nge-review brand lokal juga itu harganya 7 juta pas launching, weh tiba-tiba 2 minggu lagi jadi 9 juta. Ya harganya sih pas video ini saya buat di 5 jutaan, jadi kalau misalkan naik tapi harusnya enggak naik sih ya. Axioo tolong jangan dinaikin lah ya, karena ya speknya kayak dia pakai Intel Gold terus RAM-nya DDR3, storage-nya SATA, ya jangan dinaikin sih walaupun memang nyarinya susah untuk RAM DDR3 pun mahal sekarang storage pun juga mahal. Tapi kalau bisa jangan dinaikin lah. Kelebihannya jelas yang paling kerasa itu di layar full HD IPS ya, karena kalau kalian lihat brand-brand multinasional saja di harga 7 sampai 8 jutaan itu masih ngasih TN. Dan kalau kalian tanya color akurasinya TN itu berapa, burik lah ya. Bahkan kalau misalkan saya sudah terbiasa IPS terus ke TN itu kayak ini layar rusak apa gimana sih? Kayak sudah malas gitu pakai layar TN. Itu sama sebenarnya kayak kalian pakai layar OLED terus kalian pindah ke IPS, tapi masih bisa dimaafkan. Tapi kalau IPS ke TN itu kayak susah dimaafkan, susah ditoleransi. Kalau kekurangannya ya itu tadi ya, speknya itu spek-spek yang 2019 DDR3, ya tapi bisa kita toleransi lah ya di [musik] zaman ekonomi kayak gini di mana harga HP dan juga laptop itu lagi naik-naiknya. Tapi yang menarik walaupun dia pakai spek 2019, tapi karena ini laptop baru jadi garansinya Axioo walaupun ini harganya 5 jutaan tetap dikasih [musik] ADP loh. Jadi kalau misalkan laptopnya ini rusak, hancur, kesalahan kalian sendiri lah intinya itu masih cover. Dan garansinya itu 1 tahun ADP plus 3 tahun ADP ekstra. Jadi kalian bisa extend warranty lagi. Nanti link detailnya tentang garansi ini juga saya taruh di kolom deskripsi. Terus juga Axioo itu kalau misalkan kalian mau laptop spa atau repasta, kalian bawa aja ke service center-nya itu gratis ya. Kalau misalkan kalian ditarik harga, kalian komen aja karena ini janjinya Axioo nih. Axioo sendiri yang bilang kalau repasta dan laptop spa itu gratis. Jadi kalau ada kalian masuk ke service center terus di charge, itu berarti oknum kalian laporin aja malahan. Terus kalau kalian mau upgrade RAM, upgrade storage juga kalian bawa ke sana aja gratis. Karena kan ada isunya tuh ada brand laptop nih yang kalau misalkan upgrade RAM, upgrade storage garansinya hangus. Wah, itu zaman kapan ya? Sekarang sih udah enggak. Bahkan kalau kalian bawa ke Axioo, itu bakalan gratis upgrade-nya. Plus karena di kondisi ekonomi kayak gini mungkin ya Axioo juga nyediain cicilan 0%. Ya, 5 juta cicilan 0% misalkan 12 bulan kalian [musik] hitung sendiri aja. Jatuhnya sih harusnya lebih hemat ya. Stay safe, stay healthy and see you on the next video. Bye bye.

Lihat di YouTube