Jungkat

5 Jutaan, Kencang, dan Colorful | Axioo Hype 5 AMD X5-2 Lollipop Edition (YouTube Video)

  • 27/06/2025

Laptop 5 jutaan ini sudah menggunakan prosesor AMD Ryzen 57430 U yang berbasis Zen 3. Biasanya di kelas harga segini laptop lain tuh pakainya Ryzen 3 kan ya. Nah, yang ini Ryzen 5 terus yang ini RAM-nya udah 8 GB dan masih bisa di-upgrade. SSD-nya juga udah npm yang kencang dan bukan SATA ya dan jelas bukan IMMC. Layar udah IPS juga bukan TN. Menariknya lagi laptop ini juga sudah punya garansi ADP dan ini juga edisi khusus kolaborasi dengan JKT48. Nah, bisa kan? Ini laptop merek apa kan ya? Ini adalah Axio Hype 5 AMD X5 Stollipop Edition. Oke, Axio Hype 5 AMD. Eh, bukannya kita udah pernah review ya sebelumnya ya, bukan. Ini laptop yang beda. Sebelumnya yang kita review itu adalah Hype 5 yang pakai prosesor gaming. Kalau yang ini pakai prosesor yang lebih hemat daya. Laptop ini juga merupakan lollipop edition edisi khusus dengan opsi warna yang unik-unik kayak permen lollipop ya. Oke, langsung aja kita mulai pembahasannya mulai dari spesifikasinya. Untuk prosesornya dia pakai AMD Ryzen 5 7430 U ya yang U ini ya. Nah, cod name-nya Barcelo Refresh arsitekturnya Zen 3. Fabrikasi TSMC 7 nanmfat TDP 15 watt. Dia punya 6 core 12 trad-nya ada di 16 MB. Untuk integrate graphics dia pakai AMD Radion RX Vega 7. VirAM-nya 512 MB yang diambil dari kapasitas RAM laptopnya. Sayangnya kita tidak bisa ngatur manual nih kapasitas V RAM-nya ya. Nah, untuk RAM yang terpasang adalah 8 GB DDR 4 3200 single channel. Tapi tenang, ada dua slot SODIM di sini. Jadi RAM-nya bisa kita upgrade ke dual channel biar lebih kencang dan kapasitasnya bisa jadi lebih besar juga. Untuk storage dia pakai 256 GB SSD M.2 NVMI PCI Gen 3x4. Untuk harganya sih kami enggak banyak protes lah ya. Seenggaknya ini udah pakai SSD yang NVME. Jadi pastikan dulu aja apakah kapisa segini udah cukup untuk kebutuhan kalian atau belum. Dan kalau rasanya kurang sih kalian masih bisa upgrade storage-nya dengan mengganti SSD yang terpasang di laptop ini. Untuk kivitas wireless-nya dia pakai modul real yang udah support Wii 5 dan Bluetooth versi 5.1. Kapasitas baterainya ada di 45,6 wath dan OS-nya pakai Windows 11. Untuk body form factornya adalah clam shell ya atau laptop klasik di sini. materialnya polikarbonat. Untuk warna unit yang kita tes ini warnanya adalah royal purple. Lalu ada opsi lain ada pink sakura dan ada celestial blue. Itu sebabnya dinamakan lollipop edition karena variannya tuh berwarna-warni ya. Nah, seperti seri hype yang lainnya, laptop ini juga hadir dengan desain yang simpel. Di punggung layar hanya terdapat logo Axio di bagian pojok kanan atas. Buat yang suka desain minimalis, ini terbilang minimalis tapi tetap kekinian. Desain seperti ini membuat laptopnya enggak terasa kayak murahan gitu ya. Enggak ya. Tapi kalau rasanya terlalu sepi nih ya, kita bisa menambahkan stiker anggota JKT48 yang sudah ada dan tersedia langsung di dalam paket penjualannya. Nah, untuk dimensinya panjang 32,2 cm, lebar 20,6 cm, dan ketebalan di 1,94 cm. Bobotnya untuk laptopnya aja di 1,45 kg dan chargernya 286 gr. Ini adalah charger 65 watt. Sayangnya memang Asya belum pakai charger tipe type C ya. Dan ini juga charger dua bagian yang memiliki bagian yang ada kabel tebalnya gitu ya. agak sedikit kurang praktis aja kalau dibawa-bawa. Tapi tenang, di sini ada port USBC yang bisa digunakan untuk nge-charge laptopnya. Jadi kalau mau kalau dibutuhkan kita bisa mengganti charger bawahnya dengan gun charger yang mungkin lebih praktis. Untuk total bobotnya kalau di bawah-bawah laptop dengan charger yang tadi itu ada di 1,73 kg. Nah, untuk display-nya ini adalah panel IPS dengan ukuran 14 inci. Resolusinya full HD ya 1920 * 1080. Aspek rasionya otomatis 16 b 9. Kalau dari pengujian kami, tingkat kecaran maksimum dalam ruangan ada di kisaran 325 nits dengan gamut coverage di 57,7% sRGB dengan gamut volume di 58,4% sRGB. Memang ini belum yang punya saturasi warna tinggi tapi iningat harganya sih ya enggak bisa proses juga ya. Seenggaknya ini adalah panel IPS. Jadi tampilannya konsisten saat dilihat dari segala sisi. Selain itu kalau mau dipakai untuk e belajar editing foto atau video itu masih mencukupilah yang satu ini ya. Tapi memang bukan yang kelas profesional memang ya. Sementara layar laptopnya ini sendiri kalau pakai nonton sih sudah tergolong lah ya. Dan layar ini juga sudah menggunakan lapisan antiglare. Jadi ini minim pantulan-pantulan cahaya yang mungkin mengganggu jadi enggak agak pening-pening gitu ngelihatnya ini kalau terkebanyakan pantulan cahaya ya. Nah, angs layarnya ini juga menarik ya bisa dibuka hingga 180 derajat. Jadi minim resiko kerusakan akibat terdorong enggak sengaja. Layar seperti ini juga mirip seperti yang ada di laptop bisnis jadinya karena memudahkan kita kalau ingin menunjukkan isi layar ke lawan bicara yang ada di depan kita. Sering terjadi nih ya kalau rapat atau meetingnya itu di kafe gitu mungkin ya. Jadi yang mejanya kecil gitu ya. Nah, gampang tuh mau presentasi tuh ya. Bingkainya ini tipis di kisaran 5,8 mm untuk sisi kiri dan kanannya. Tampilan layar jadi kekinian di sini ya. Nah, untuk si atas memang agak tebal tapi seperti biasalah itu karena ada kamera di atasnya. Nah, bicara untuk kameranya ini support perekaman video hingga 720p 30 fps. Itu untuk rasio 16 b 9. Tapi kalau mau rasio yang 4 b merekam 1600* 1200 di 30 fps. Menariknya di sini Axio melengkapi kameranya dengan shutter fisik. Jadi pengguna bisa merasa lebih aman aja nih kalau takut-takut si tahu ada yang nge-hack gitu ya, takut diintip, tenang, matiin aja pakai setter fisik. Untuk kuas kameranya sendiri bagi kami sudah memadai untuk kebutuhan video call atau meeting online. Dan untuk detailnya terbilang wajarlah sebetulnya untuk kelas harganya. Nah, sementara untuk mikrofon di sini ada dua terletak di sisi kanan dan kiri kamera. Nah, di sini ASO tidak menyibukkan kalau laptop ini punya noise cancellation ya. Tapi berdasarkan pengujian kami, laptop ini masih bisa menangkal suara kebisingan di sekitar kita. Nah, untuk kemampuan kamera dan mikrofonnya kurang lebih seperti ini ya. Ini adalah hasil rekaman video menggunakan kamera laptop Acio Hype 5 AMD X5-2 Lollipop Edition di resolusi 720p 30 fps. Untuk kualitasnya sendiri kurang lebih seperti ini ya. Noise di video memang masih cukup terlihat tapi untuk harganya sih ini wajar ya. Lalu di sini ada juga opsi perekaman video 1200p 30 fps dengan aspek rasio 4 bing 3 seperti ini ya. Ya, seperti yang teman-teman lihat saya sekarang sedang berada di pinggir jalan untuk menguji kemampuan mikrofon dari laptopio yang satu ini. Dan sekarang lagi ramai kendaraan ya, tapi suara background-nya dapat diredam dengan baik di mikrofon ini. Dan suara saya memang sedikit berubah tapi setidaknya masih jelas. Oke, beralih ke sistem audionya. Laptop ini menggunakan dua buah speaker yang mengarah ke kiri dan kanan laptop. Untuk suaranya sendiri cenderung agak flat dan kurang lantang sih menurut kami ya. Tapi ya lagi-lagi ingat ya harganya memang segini ya. Kita enggak bisa minta terlalu banyak juga. Nah, untuk konektor di sebelah kiri ada satu port DC in, ada satu USB 3.2 gen one yang type E yang besar, lalu ada satu HDMI 1.4, kemudian ada satu USB 3.0 type C yang ini sudah support power delivery dan display output. Nah, beralih ke sisi kanan di sini ada Kensington lock slot, lalu ada satu audio jack combo 3,5 mm, ada satu USB 3.2 gen one yang type A dan ada USB 2.0 serta satu slot micro SD card. Untuk keyboard layout-nya ini mirip seperti Axio Hype 5 yang sebelumnya kita review ya. Tombol navigasi seperti home, end, page up, dan page down itu terletak di kolom pinggir kanan keyboard. Tombol anak panahnya juga berukuran besar di sini ya, seperti tombol yang lainnya ini membuatnya jadi nyaman untuk digunakan. Keyboard ini juga sudah dilapi dengan lampu backlit berwarna putih dengan dua tingkat kecerahan. Untuk pengaturan backlit, kita bisa atur dengan tombol function plus F4. Nah, untuk touchpad ini ukurannya 12 * 6,3 cm ya dengan posisi center to space bar yang memanjang dari tombol alt hingga alt yang kanan. Ini posisi yang memberikan kenyamanan yang paling optimal kalau kita sedang mengetik. Touchpad ini juga sudah dilengkapi dengan palm rejection. Jadi kalau telapak tangan masuk ke area touchpad itu kursor enggak ikut bergerak-gerak ya. Nah, lanjut ke sistem pendingin. Laptop ini menggunakan sistem pendingin aktif dengan single fan dan satu heat pipe. Intake-nya itu dari bawah dengan ventilasi pembuangan udara ke arah belakang. Oke, kita masuk ke aspek performanya. Langsung kita lihat aja konsistensi performanya kalau kita pakai Ceb R23 selama setengah jam. Untuk skor maksimum yang dicapai adalah 7.116 poin di mode charging atau pakai charger terpasang ke laptopnya. Nah, untuk skor yang dapat dipertahankan ada di kisaran 6.100 sampai 7.100 poin. Sementara kalau kita tidak pakai chargernya ya, skor yang bisa dipertahankan ada di kesaran 6.200 hingga 6.300 poin. Jadi performanya cukup konsisten di sini ya, baik dicolok charger maupun tidak. Oke, sekarang kita lihat suhu kerjanya. Di awal run suhu CPU terlihat mencapai 85 derajat Celcius. Tapi setelah itu suhu terlihat mampu dipertahankan di bawah 80 derajat Celcius. Jadi cukup terjaga ya. Bahkan paling tingginya pun enggak nyentuh 90 derajat Celcius. Oke, sekarang kita lihat kalau kita pakai Adobe Premiere Pro CCI 2025. Kita pakai video 2 menit 7 detik yang biasanya ya dengan konfigurasi RAM single channel atau bawaannya untuk 1080 p 60 fps video exporting dengan software only dalam waktu 3 menit 47 detik. Kalau pakai open CL ini agak melambat di 5 menit 59 detik. Sementara kalau konfigurasi RAM-nya adalah dual channel ya 1080p 60 fps video exporting. Software only 2 menit 59 detik. Sementara kalau pakai open dalam waktu 3 menit 29 detik. Ini jelas lebih kencang ya kalau dua channel ya. Oke, sekarang kita lihat suhu kerjanya saat melakukan video exporting 1080 60 fps dengan open sial dan konfigurasi RAM dual channel. Di sini suhu CPU terlihat sempat mencapai 74 derajat celcius dan kemudian bergerak turun ke 67 derajat celcius. Lagi-lagi aman banget, adem lah yang satu ini. Oke, kita beralih ke Davinci Resolve 19.1. Software video editing kelas profesional. Tapi ini versi gratisnya yang kita pakai. Kita pakai video yang sama ya. Nah, kalau untuk single channel 1080 60 FPS video export itu sesuai dalam waktu 8 menit 35 detik. Kalau dual channel selesai dalam waktu 5 menit 15 detik. Noh jelas kalau pakai dual channel jauh lebih kencang ya. Untuk su kerja pada saat mukan 1080p video ekspor dengan dual channel CPU terlet bergerak dari 57 derajat celcius ke 73 derajat celcius dan kemudian bergerak turun lagi ke kisaran 65 derajat Celcius. Lagi-lagi aman sekali di sini. Oke, kita lanjut pakai CapCut. Kita masih pakai video yang sama. Durasinya juga sama kalau single channel. Nah, kita bisa melakukan 4K60 video exporting dengan waktu 6 menit 47 detik. Sementara itu kalau kita pakai 1080 60 FPS video exportnya butuh waktu hanya 2 menit. Wah, ini udah kencang banget sih kalau di sini ya. Sementara kalau kita pakai konfigurasi dual channel untuk 4K 60 video exporting itu butuh waktu 3 menit 55 detik. Wah, ini udah kencang nih. Untuk 1080p 60 fps video export udah lebih kencang lagi di 1 menit 12 detik. Jat sini ya. Kalau kita mau editing video sebaiknya memang langsung dual channel aja di sini ya. Oke, untuk SU kerjanya pesanat melakukan 4K video export dengan dual channel. So, itu bergerak dari 70 sampai 75 derajat Celcius di awal, lalu bergerak turun ke kisaran 67 derajat celcius. Lagi-lagi aman banget. Oke, lanjut untuk pengujian gaming. Nah, di sini kita lihat ya ada perbedaan tadi kan antara performa single channel dengan dual channel. Jadi kalau untuk gaming konfigurasi RAM-nya kita langsung dual channel aja deh ya biar langsung mantap aja ya. Dan hasilnya seperti ini. [Musik] Oke, di game yang terakhir ini ya, GTA 5 dimainkan selama setengah jam. Kita lihat bahwa SU CPU terlihat ada di kisaran 66 sampai 69 derajat celcius. Aman sekali untuk suhu permukaan kita lihat titik terpanas ada di bagian ekha suhu 51 derajat celcius. Wajar banget. Namanya juga pembuangan panas ya. Dan ini juga area yang sangat jarang disentuh ya. Jadi harusnya enggak ada masalah. Nah, untuk permukaan keyboard-nya area terpanas ada di bagian tengah atas dekat tombol F6 hingga F9 dan di antara angka 7 sampai angka 9 dengan suhu di kisaran 43 derajat Celcius. Sedangkan untuk area keyboard kanan dan kiri itu ada kisaran 30 sampai 42 derajat Celcius. Untuk pamr sih amanlah ya di bawah 32 derajat Celcius. Sekarang mari kita lihat kecepatan SSD-nya. Dengan kristal dismaak, kita temukan bahwa kecepatan bacanya ada di 3.112 MB/ dan tulis di 1815 MB/s. Kalau lihat kecepatan bacanya ini kencang banget untuk harganya sudah nyampai Rp3.000-an ya. Lanjut sekarang ke pengujian daya tahan baterainya. Seperti biasa berarti kita set ke 150. Volume di 25% dan kita masuk ke airplane mode ya. Hasilnya laptop ini baru kehabisan baterai setelah 8 jam 24 menit. Ini hasil yang tergolong baik untuk kelas harganya dan baterainya yang hanya 45,6 wathour. Mantap. Oke, sekarang kita lihat untuk charging. 30 menit pertama baterai terisi di 28%. Sementara dari kosong sampai penuh itu butuh waktu 2 jam 35 menit. Sedikit lebih lambat dibandingkan harapan kami yang ada di kisaran 2 jam lah harusnya. Oke, jadi laptop ini tersedia dalam dua varian ya. Ada varian Windows 11 yang harganya ada di Rp5.749.000. Sementara itu ada juga varian DOS yang harganya di Rp5.549.000 dan harga ini sudah termasuk item kolaborasi JKT48 seperti stiker, postcard, dan kartu koleksi yang bergambar salah satu member dari JKT48. Lalu dia juga mendapatkan garansi 1 tahun lengkap dengan garansi accdental damage protection extra yang memberikan perlindungan terhadap kerusakan. Bahkan ekstranya ini adalah sampai kehilangan pun dilindungi ya. Nah, selain Lolli Popedition ini ada juga Axio Hype 5 AMD X5-2 basic ya dengan harga mulai dari R5.399.000. Bedanya di sini opsi warnanya terdiri dari blue dan grey aja ya. Oke, sekarang kita masuk dalam hal yang perlu diperhatikan. Pertama, pastikan dulu kalau mau beli ini apakah storage 256 gig itu cukup untuk kebutuhan kalian. Kalau misalnya enggak pas ya mungkin kalian mau upgrade gitu ya. Jadi bisa diperhitungkan untuk keuangannya. Kemudian RAM bawaannya masih single channel. Tapi lagi-lagi sih mengingat harganya ini masih wajar dan slot untuk upgrade-nya itu masih tersedia tanpa harus mengganti RAM bawaannya juga. Kalau saran kami sih langsung upgrade aja lah. Tambahin aja 8 gig lagi biar langsung kencang. Lalu untuk speakernya ini suaranya agak kurang lantang dan cenderung flat ya. Jadi saran kami kalau mau dengerin musik ramai-rame ya colok ke speaker eksternal lah ya mungkin ya. Kemudian dia belum mendapatkan bundling Microsoft Office. Tapi di sini AX sudah menyertakan aplikasi libre Office dan kalau mau nginstal Microsoft Office juga bisa beli dulu tapi ya. Kemudian dari si menariknya ini prosesornya sebbenarnya tergolong kencang untuk kelas harganya suhu kerjanya juga tergolong aman. Kemudian RAM-nya ini enak banget karena bisa di-upgrade. Lalu daya tahan baterainya tergolong irit untuk kelas harganya. Layarnya juga udah IPS, resolusinya juga udah full HD di sini. Konektor juga lengkap dan lumayan melimpah. Bahkan udah punya USB type C yang fungsinya itu benar-benar full. Jadi segala macam kemampuan USB type C ada di situ dan ada slot micro SD juga. Lalu, dia juga siap untuk dipakai dengan multimonitor. Mau ditambahkan dua monitor eksternal bisa nih ya. Jadi bisa total pakai tiga monitor di sini sama monitor bawahnya sendiri. Lalu untuk keyboard-nya sudah punya backlit warna putih. Lalu ada kolaborasi sama JKT48. Ini bikin unik ya. Lalu kemudian untuk garansi setnya itu ada perbaikan untuk sparep dan ada juga accidental damage protection yang ekstra tadi. Bahkan hilang pun masih ditanggung. Nah, jadi pertanyaannya laptop yang satu ini cocoknya buat siapa? Ya rasanya ini akan cocok untuk yang lagi nyari laptop yang terjangkau tapi performanya kencang dan masih mudah untuk di-upgrade. Buat pelajar, mahasiswa, guru ya yang butuh laptop terjangkau. Untuk kegiatan belajar mengajar ini cocok banget. Untuk pekerja kantornya juga udah oke ya. Asalkan speknya memang sesuai dengan pekerjaannya. Apalagi desain laptop ini simpel dan minimalis. Kalau butuh yang warnanya tidak terlalu ramai seperti ini ya, ada juga kan pilihan yang warnanya lebih klasik ya. Atau mungkin ini juga cocok untuk fans JKT48 yang memang pengin beli laptop ini buat dapetin merchandise-nya. Silakan boleh juga. Yang jelas laptop yang satu ini hadir sebagai salah satu jawaban dari Axio terhadap permintaan laptop kencang tapi harganya harus super terjangkau. Jadi kalau cari adalah sebuah laptop kencang di harga R jutaan dan masih mudah untuk di-upgrade. Dan opsi warnanya enggak yang itu aja, yang satu ini akan sayang banget untuk dilewatkan. Saya Didi Irfan Jakadibu TV.

Lihat di YouTube