Jungkat

5 Kekurangan MacBook Neo yang Perlu Diketahui sebelum Beli! (YouTube Video)

  • 09/03/2026

Oke, kembali lagi di Ic Life. Di video kali ini gua mau ngomongin soal MacBook Neo ya, yang kemarin baru dirilis sama Apple di spring produk launch-nya mereka hari terakhir mereka tiba-tiba ngasih kejutan untuk seluruh pengguna Apple di situasi harga RAM lagi naik, SSD lagi naik, tahu-tahunya mereka langsung ngerilis sebuah MacBook yang termurah. Harganya itu cuma di 599 US do atau konversi Indonesianya itu sekitar R jutaan kecil lah. Mungkin sampai Indonesia bisa 11 jutaan. [musik] Akan tetapi ada beberapa hal yang tidak Apple kasih tahu di peluncuran MacBook Neo. Karena ya kembali lagi ini adalah Apple. Kita sudah patut curiga ya kan sekelas perusahaan Apple ngerilis MacBook harganya cuma R10 jutaan ya setara kayak iPhone 17. Pasti ada apa-apanya nih. Pasti ada hal-hal yang memang tidak ada di MacBook Neo tapi ada di MacBook lainnya. Dan kita akan bahas dalam video kali ini lima kekurangan MacBook Neo yang menurut gua ini teman-teman harus tahu sebelum kalian memutuskan untuk membeli MacBook Neo di tahun 2026 ini. So, langsung aja kita mulai videonya. Say Indra. Let's get started. [musik] Oke, di sini poin-poinnya udah gua catat-catatin. Seperti yang gua bilang tadi ya, kalau kekurangan MacBook Neo yang akan gua sebutkan kali ini itu tidak disebutkan sama Apple pas launching-nya. Nah, jadi kita baru tahunya tuh ya dari textpack-nya atau dari beberapa reviewer yang emang udah hands on langsung produknya pas perilisan kemarin di Shanghai, New York, dan London. Kita langsung aja ke yang pertama. [musik] Ya, sebenarnya pas awal gua tahu ini, gua rada bingung sih sebenarnya. Kok bisa gitu sebuah laptop di tahun 2026 enggak dikasih backlit keyboard gitu. I mean, ya, lampu doang pel ya kan LED. Beli aja yang 2.000-an ya. Enggak gitu juga sih, backlit keyboard doang masa enggak dapat di MacBook Neo gitu. Karena menurut gua dengan tidak ada backlit keyboard ini bisa menjadi deal breaker juga loh buat teman-teman di luar sana yang mungkin kerjanya tuh suka gelap-gelapan. Contohnya seperti saya. Saya ini juga kadang kalau lagi scripting tuh ya di mana aja dan kapan aja. Bisa lagi tidur-tiduran nih ya kan di kasur udah gelap, lampu mati. Aku tahu script untuk videoku berikutnya langsung buka laptop langsung nulis. memang ada pantulan dari layar gitu, dari monitor cahaya gitu. Tapi dengan adanya backlit keyboard itu jauh lebih memudahkan untuk orang-orang yang suka gelap-gelapan. Apalagi yang belum hafal posisi huruf gitu ya, yang masih ngeraba-raba gitu, nyari backspace mana, nyari escape mana gitu. Tapi ya intinya di poin yang pertama MacBook Neo itu enggak ada backlit keyboard-nya. Keyboard-nya enggak bisa nyala, Guys. Keyboard-nya ya udah flat gitu doang. Lucu sih keyboard-nya gua akuin ya kan. Kalau warnanya sitrus kuning kehijauan gitu keyboard-nya ikut hijau. Kalau warnanya pink keyboard-nya juga warna pink. Cuman backlit keyboard itu udah sebuah fitur minimal sih menurut gua untuk sebuah MacBook di tahun 2026 ini gitu ya. Walaupun itu adalah MacBook varian termurah ya. sayang aja sih. Dan gua yakin banyak teman-teman di luar sana yang selama ini kalau pai MacBook gelap-gelapan cukup mengandalkan backlit keyboard dan itu enggak akan ada di MacBook. Neo. Oke, yang kedua ini untuk di touchpad-nya ya, yang mana kemarin udah kita singgung juga pas lagi launch-nya gua di situ ngomong semoga aja untuk F touchpad-nya itu kayak Mac MacBook lainnya seintuitif itu, seerasa itu untuk hepticknya. Akan tetapi ternyata di MacBook Neo itu dia tidak ada force touch ya. Dia bisa diklik gitu normal gitu bisa di-touch juga cuman enggak bisa yang kayak half klik half press gitu kayak di MacBook MacBook zaman sekarang gitu ya. Jadi menurut gua enggak adanya force touch di touchpad MacBook Neo ini khususnya buat teman-teman yang sebelumnya menggunakan MacBook Pro era-era chipset M series terbaru ketika kalian pakai MacBook ini harusnya bakal kerasa ya untuk experience touchpad-nya itu tidak senendang di MacBook yang di touchpad-nya ada force touch-nya. Akan tetapi untuk gestur-gestur masih sama ya karena Apple kemarin ngomong katanya bisa swipe, bisa pinch segala macam. Secara gestur sih semuanya benar-benar plak ketiplk seperti touchpad MacBook pada umumnya. Hanya aja bedanya untuk force touch-nya aja tidak ada di touchpad-nya MacBook Neo. Jadi kalian harus pertimbangkan nih buat teman-teman yang sebelumnya mungkin sangat mengandalkan fitur first touch MacBook MacBook lama kalian sebelum kalian memilih MacBook Neo untuk di tahun 2026. Ini [musik] [tertawa] bukan Apple namanya kalau enggak ada yang begini-begini ya. Ya, seperti yang udah gua bilang juga kemarin, Touch ID biometrik keamanan fingerprint itu cuma ada untuk di varian yang atasnya ya, which is itu adalah yang varian 512 GB karena standar modelnya yang base-nya itu dia di 256 GB yang harganya 599 itu. Tapi itu tidak ada Touch ID. Emang jago banget Apple jualannya gua akuin ya kan. kalinya mereka rilis produk yang murah dibikin nanggung-nanggung gitu loh. Jadi bisa disimpulkan untuk MacBook Neo yang 599 US yang varian enggak ada Touch ID-nya itu untuk keamanannya ya. Kalian cuma bisa menggunakan password doang untuk masuk ke lock screen ke home screen-nya itu kalian harus mengetik password secara manual. Jadi kalian enggak bisa punya quick access pakai fingerprint ya harus bayar ekstra untuk itu gitu loh. Kalau aja Touch ID ini available di yang varian termurahnya wah itu indah sih ya. MacBook Neo ini bakalan worthed gitu, tapi ya Apple is Apple gitu kan. Jadi intinya di poin yang ketiga ini kalau teman-teman membutuhkan MacBook yang bisa quick access login tanpa ketik-ketik password, better kalian ambil yang 512 GB yang harganya lebih mahal ya 699 US atau mungkin sekitar 11 sampai 12 jutaan di Indonesia. Untuk poin yang keempat ini menurut gua sih ini tergantung penggunanya ya. Karena MacBook Neo ini kan memang pertama kali diciptakan itu buat user yang mungkin baru pengen ngerasain operating system macOS, baru masuk ekosistem Apple dengan macOS ini atau buat para pelajar ya. Tapi sayangnya untuk di MacBook New ini dia tuh cuma bisa dikonnetin ke satu eksternal display doang which is eh itu di 4K60 ya itu enggak masalah juga tapi ya balik lagi cuma bisa satu display doang. Kalau buat presentasi misalnya di kampus atau di kantor gitu ya, cuman buat nampilin satu display itu ya mungkin fine-fine aja gitu. Tapi kalau misalnya kalian set up MacBook Neo kalian di meja kerja kalian, di ruangan kalian kayak gua gini, kalian mau pakai dual monitor, triple monitor, tidak bisa karena MacBook Neo itu cuman mampu extend satu monitor doang. Jadi, buat teman-teman yang saat ini punya planning untuk ng-build setup meja kerjanya dengan menggunakan MacBook Neo, menggunakan monitor lebih dari satu, kayaknya kalian harus pertimbangkan soal hal ini. Ya, ini berkali-kali udah gua mention kemarin pas di launching-nya yang mana Max Magnetic itu enggak dapat di MacBook Neo ya, cuma ada di MacBook-mcook kekinian kayak di MacBook Air, MacBook Pro dan sebagainya. yang menurut gua ini sayang banget gitu, nanggung banget untuk lineup MacBook. Kenapa sih enggak semuanya aja dipakaiin magnetic wireless? Kan MacBook gitu, ciri khas Apple gitu kan. Karena ya seperti yang gua bilang di video sebelumnya, kalau misalnya enggak pakai Maxave yang magnetic untuk powernya itu kalau ketendang ngeri, Pak. Serius. Benar-benar ketendang selaptop-laptopnya, enggak kabelnya doang. Dan soal Make Safe cable wireless ini sebenarnya dari pribadi gua lu doang sih. Karena menurut gua MacBook itu emang idealnya pakai chargeran yang magnetik kayak gitu tuh udah cocok banget, udah MacBook banget lah. Karena memang sudah melegenda sekali ya. I don't know why. Kenapa Apple enggak sekalian ngasih magnetic wireless sable di MacBook Neon-nya. Oke, tadi udah lima poin kekurangan MacBook Neo. Sebenarnya ada satu lagi yang pengen gua omongin kalian. Tapi sebelum lanjut ke sana, gua cuma pengen ngasih tahu ke kalian nih kalau saat ini gua lagi pakai Montra Case ini yang varian bahannya leather gitu ya. Gua udah bikinin juga untuk video review-nya. By the way, kalian bisa tonton di sini. Kenapa gua infoin montrak case ini? Karena beberapa hari ini tuh gua lagi senang aja gitu pakai casing-casing yang warnanya terang terus ngasih lihat cosmic orange-nya tuh dikit aja kayak gini. Ini yang varian warna putih udah available. kemarin sempat kosong ya lama pas awal launching. Nah, sekarang mereka katanya udah restock lagi. Jadi untuk line up warnanya ada montrak warna hitam, leather hitam sama leather putih kayak gini. Ini buat di cosmic orange surprisingly bagus loh looknya kalem gitu dan harusnya makin cucuk sih untuk di iPhone 17 Pro atau 17 Pro Max yang warna silver. Enggak cuma sekedar casing, montrak cas ini juga ngebawa fitur temperatur control nih di sini yang kalau misalnya iPhone kita panas, dia bisa langsung ngedeteksi berubah warnanya jadi warna kuning. Jadi kita benar-benar bisa mantau suhu di iPhone kita sebelum iPhone kita overheat ya. Jadi ini preventifnya ada dari casing ini. Ini gua demen nih kalau casing selain buat tampilan perlindungan, tapi dia juga ngebawa fitur yang bakalan kepakai sehari-hari gitu ya. Silakan cek Montrak Case ini. Gua sertakan linknya di YouTube shopping di bawah atau cek di description di bawah. Oke, poin yang terakhir ini ada di dapur pacunya ya, A18 Pro chip. Yang mana chipset yang digunakan di MacBook Neo ini adalah chipset yang sebelumnya digunakan di iPhone 16 Pro. Ada banyak sekali pertimbangan dari media jurnalis reviewer di luar sana. Bisa enggak nih A18 Pro untuk running macOS dengan software-software-nya itu kayak gimana performanya? Bakalan thotling apa enggak? Terus panas enggak suhunya? Baterainya gimana? banyak banget keraguan-keraguan di luar sana dan gua sangat mengerti sekali karena emang ini kali pertamanya Apple menggunakan chipset iPhone ke sebuah MacBook gitu. Gua sendiri pun juga gak bisa banyak komentar soal ini sebelum gua unboxing produknya, testing, review, dan sebagainya. Dan untuk lebih pastinya nanti kita akan sama-sama tes ya. Dan untuk baterai live-nya juga gua penasaran banget karena kemarin gua lihat di textpack-nya kalau kalian beli MacBook Neo ini kalian tuh dapat chargeran yang 20 watt loh. Lu bayangin loh buat MacBook itu chargerannya 20 watt. MacBook Air aja tuh 30 apa 35 watt gitu. Jadi ngecas MacBook Mio ini kalian bisa menggunakan kepala charger yang sama seperti untuk ngecas iPhone kalian gitu. Gua sendiri pun penasaran gitu efisiensi chipset A18 Pro ini di MacBook Neo tuh bakal seperti apa? Apakah emang bakal sefisien itu sehingga Apple cuma ngasih adapter atau wall charger yang 20 watt tuh udah cukup buat ngecas MacBook Neo gitu. Dan ya selain prosesor juga ada yang meragukan 8 GB RAM ya kan. Karena saat ini untuk sebuah MacBook yang 8 GB RAM tuh kayak udah outdated gitu ya. Rata-rata semuanya udah naik di 12 GB. But kita lihat nanti gimana kalau dia buka banyak tab di browsernya atau kita edit video dengan banyak layer-layer mampunya sema. Sekali lagi itu harus kita tes secara langsung gitu. Kita enggak bisa berspekulasi ya berdasarkan spek di atas brosur aja. Dan ya gua sendiri pun udah order MacBook Neo. Barangnya juga sudah dalam perjalanan. Stay tune aja nanti kita akan bahas bareng-bareng dan cari tahu kayak apa performa R18 Pro di MacBook Neo 2026. Dan itu aja sih sebenarnya lima hal yang harus diperhatikan ya sebelum kalian membeli MacBook Neo di tahun 2026 ini. Dan semoga aja dengan lima poin yang gua barusan share ke kalian bisa kalian pertimbangkan ulang sebelum kalian memantapkan nih niat kalian untuk beli MacBook Neo di tahun 2026 ini. Karena menurut gua Apple benar-benar rapi banget nih sekarang mengkategorikan line up MacBook-nya mereka dari MacBook Neo, MacBook Air sampai MacBook Pro itu ya ibarat tingkatan iPhone 17, iPhone 17, dan iPhone 17 Pro gitu ya. Jadi selalu ada kekurangan di tiap-tiap serinya. Kalau kalian mau beli yang lengkap, terima beres yang all inone sudah pasti yang paling mahal. Nah, yang jadi masalah itu yang paling murah ini gitu yang kalian sedang pertimbangkan. So, that's why. Makanya kalian benar harus perhatikan fitur-fitur yang enggak bakal kalian dapetin di MacBook Neo ini. Kalau misalnya kalian ada yang mau nambahin atau mau ngelengkapin poin-poin video ini, boleh banget tulis di kolom komentar di bawah atau kalian pengen share pendapat kalian soal MacBook New ini. Oh, kemarin gua lihat di komen ada juga yang bilang, "Bang, mendingan beli MacBook Pro yang M1 atau MacBook Air M2, M3 dan sebagainya." Ya, iya memang itu bisa kalian lakukan kalau misalnya emang kalian mau mempertimbangkan dari segi harga atau dari spek yang kalian butuhkan kalau emang harganya 111 ya. Ya, balik lagi kalian tuh butuhnya MacBook yang tipis kah atau MacBook yang Pro model kah? Karena gua yakin ada aja pasti orang di luar sana nih ya, orang yang enggak mikirlah gitu mau harganya berapa. Gua mau beli MacBook Neo karena keyboard-nya warna pink sama kayak warna body MacBook-nya. Lucu, bodo amat. enggak ada backlit keyboard-nya gitu ya. Ya seperti itulah walaupun gua udah share li poin kekurangan MacBook Neo dalam video kali ini, MacBook Neo itu tetap menjadi MacBook termurah Apple yang bisa kalian beli saat ini untuk MacBook barunya mereka MacBook dengan harga R10 jutaan yang udah pakai body aluminium ya, bisa kalian buka dengan satu jari, layarnya udah liquid ratingnya display dan sebagainya. Menurut gua ini tetap ya gebrakan Apple yang cukup-cukup keren di tahun 2026 ini yang mana seperti kita tahu untuk harga komponen hardware PC itu lagi pada naik semua. Laptop-laptop Windows di luar sana juga lagi mahal-mahal gila. Apakah MacBook Neo ini bisa masuk ke segmen untuk range harga R10 jutaan buat bertarung nih dengan laptop-laptop di luar sana yang mungkin di harga R jutaan tuh dapatnya spek apa material kayak gimana? Bisa dibuka pakai satu tangan apa enggak ya? Kalian stay tune aja, subscribe untuk yang belum bergabung biar kalian selalu update video-video terbaru dari Ich. Like and share this video dan ketemu lagi di video berikutnya. Saya Indra. Until next time. Goodbye.

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Episode Terakhir.....
Oleh DKID Media
10m 24s

Kabar mengejutkan datang dari jagat media teknologi tanah air seiring keputusan DKID Media untuk menyudahi KOTEK (Komedi Teknologi) tepat di episode kesepuluhnya....

Brand Terkait

Apple Macbook Neo

Bagi Anda dengan mobilitas padat yang mencari peranti komputasi serbaguna, Apple MacBook Neo adalah jawaban relevan saat ini. Terbungkus material aluminium kokoh namun ringan, laptop ini merombak standar kelir tradisional melalui suguhan warna Indigo, Citrus, Blush, dan Silver yang atraktif. Integrasi visualnya makin kental berkat tuts keyboard yang memiliki nuansa...

Apple

Apple adalah brand teknologi premium dengan produk iPhone, Mac, iPad, Apple Watch, dan AirPods dalam satu ekosistem terintegrasi. Apple menghadirkan inovasi, performa tinggi, dan keamanan terbaik untuk produktivitas serta hiburan modern.

iPhone

iPhone adalah smartphone premium dengan kamera pro dan performa tercepat berkat chip Apple Silicon. iPhone menghadirkan desain elegan, keamanan tinggi, dan ekosistem Apple terintegrasi untuk pengalaman terbaik.

iPhone 17

iPhone 17 merupakan model utama dari lini iPhone 17 yang dipasarkan secara resmi di Indonesia. Perangkat ini dijual melalui saluran resmi Apple Indonesia seperti iBox, Digimap, dan Apple Authorized Reseller lainnya. SKU iPhone 17 yang tersedia di Indonesia hanya satu varian produk yang sama dengan yang ditampilkan di Apple Indonesia.Perangkat...