500++ Game cuma 60rb?? Rebel Part 2 (YouTube Video)
[Musik] Terus pecetnya yang mana? Eh, hai Andika, guys di sini. Selamat datang di Rebel atau review benda-benda lucu. Cuman itu nama masih ngasal aja ya. Kalau misalkan kalian punya nama yang unik buat segmen ini boleh tulis di kolom komentar. Intinya kita bakalan ng-review barang-barang lucu dan apakah dia bermanfaat atau enggak, kita coba lihat aja. Dan barang yang pertama ada LCD drawing Pancase. Ini harganya saya ngintip dulu harganya itu Rp19.000 sampai Rp29.000. Yang fungsinya saya enggak tahu, belum tahu ya, karena ini yang beli anak-anak. Dan kalau dari namanya sih Oh, ini tempat pensil. Bukanya gimana nih? Kayak gini. Jadi tempat pensilnya ini tuh dia punya LCD drawing-nya atau LCD buat ngegambar di depannya. Nah, ini buat anak-anak kita yang mungkin masih TK atau SD, adik-adik kita kalau mau ngapus ditahan enggak? Oh, I. Nah, jadi kalau misalkan kita mau jam 12.00 pulang, jam .00 makan. Nah, gini-gini kan enak tuh kelihatan ya. Dan ini bisa juga buat ngelatih anak-anak kita untuk nulis ya. Nah, apakah menurut kalian bermanfaat dengan harga Rp29.000? Hmm, coba tulis di kolom komentar deh. Lanjut ke barang yang kedua. Ini adalah Game Box Retro. Harganya di uh lumayan nih ya. Harganya di Rp8.000. Di dalam paket pembeliannya kita dapat kabel kabel ngecas sama uh ada controllernya juga ternyata. Jadi ini enggak ada kontrolernya emang. Oh, ini ada controllernya juga. Cuman kalau misalkan pengin lebih panjang atau controller kayak gini enggak terbiasa bisa pakai yang seperti ini ya. Oke, isi game-nya ada apa aja? Nyalainnya di coba di sini. Oh, nyala. Wah, ini ada bahasa Cina atau Inggris. Kita tinggal pilih English. Terus pencetnya yang mana? Eh, oh ini. Woh, ada 500 game ya di sini ya. Ada Angry Bird. Coba kita main Angry Bird ya. Layarnya ini agak-agak kureng ya, kayak benar-benar terlalu retro sih. Kayak pakai layar TFT gitu. Ada select episode, select level. Sebenarnya kalau yang geba, tinggal download. Wih, warnanya jadi warna retro ya, merah hijau cuman beberapa warna aja. Dan dia bisa dikonekin sama TV juga dengan kabelnya yang ini. Ya, kalau game-game-nya ada apa aja? Ada banyak sih ya, ada 500 game yang ada di sini. Untuk 68.500 game okelah. Karena dulu waktu zaman saya SD kalau kalian pernah tahu ada game namanya Gong King Kong atau apa ya yang pakai koin itu. Kalau dulu saya SD bolosnya ke situ sih. Untuk harga Rp68.500 game lumayan lah. Apalagi dia bisa connect ke TV dan bisa pakai controllernya juga. Controlernya pakai micro USB. Slot micro USB-nya. Oh, ini. Nah, jadi kita bisa pakai controllernya juga nih. Kok enggak mau? Apakah controllernya ini cuma gimik, Guys? Coba. Ya, kan micro USB nih. Set saya masukin. Enggak mau dia. Apakah ada tombol power? Mungkin enggak ada juga ya. Tah, kalau pakai ini bisa tuh. Tapi kalau pakai ini enggak bisa. Stick ini kata Riku ternyata ini buat player du ya. Jadi, player satunya pakai ini, player dunya pakai ini. Cuman dengan layar 1 kom sekian inch ini harusnya kalau misalkan main berdua ya siap-siap aja cepat silinder ya. Oh, tapi bisa dikoneksiin sama TV pakai ini. Lanjut barang yang ketiga ini ada Lazy Reader. Ini keluaran Lazy Mande ya, keluarannya Aldo. Jangan bercanda ya. Jadi Lazy Reader ini sesuai dengan tagline-nya read at 19 angle. Jadi dia cocok buat orang yang meskipun tidur pengen lihat HP. Jadi sistem kerjanya dia itu pakai lensa di sini terus ada pantulan di sini. Jadi ketika kita pakai dia bakalan Nah nih di bawah nih. Nih coba ya. Ini padahal saya noleh atas coba tes saya pakai tulisan apa ya. Ini deh. Tulisan kecil banget nih. Tulisannya ini ya. The lazy pensil ketok at kelihatan. Oke. Coba saya baca ya kalau kalian enggak percaya. Ini mata saya padahal mengarah ke sana. The lazy person ultimate accessory read in bed while lying flat the glasses specially mirror lens project the text from the books in your lap to your line. Tuh tulisan sekecil ini saya bisa baca loh. Jadi kalau misalkan kalian lagi tiduran atau lagi duduk terus pengin aduh HPku nih. Nah cuma harus nah harus kayak gini nih. Tuh saya bisa baca uh dengan mudah sih. Nah, itu kira-kira kalau misalkan kalian pengin tahu visualnya kalau dari perspektif kamera ya. Harganya R8.000. Nah, ini buat yang malas atau mungkin ee lehernya lagi kecetit ya, jadi enggak bisa noleh, bisa pakai ini untuk bisa tetap kerja ya kan. Lanjut barang yang berikutnya ada uh Retroson Old School. Ini mirip kayak radio ya, bentuknya itu kayak radio. Ada antenanya juga. Cuman fungsinya ini sebenarnya kalau dipakai sama ee KPK bagus ya. Apalagi kemarin kan ada yang kena OTT ya. Nah, kalau misalkan mau ngerekam bisa pakai ini karena bentuknya bukan kayak perekam walaupun ngerekam itu sebenarnya katanya sekarang harus ada izin dulu ke di ini ya kalian. Katanya juga kalau misalkan mau nangkap nangkap pejabat yang anggota partai harus izin pimpinan partainya. Itu mah bukan nangkap namanya ya. Ketika izin langsung kabur nanti orangnya. Jadi caranya kita tinggal tekan tahan sampai dia bunyi gitu ya. Hai Andika guys di sini. Jadi sekarang kita lagi nyobain alat perekam suara yang unik sih ya. Ini kalau misalkan dipakai buat nangkap orang bisa sih. Coba kita tes ya. Tadi udah kita tes sebelum syuting ya dan bisa dan sekarang mati. 19200. Ah, 19.200 ya. Lanjut ke barang selanjutnya. Ini keyfinder ya. Jadi, buat kalian yang sering lupa naruh kunci, ini cocok banget karena dia enggak pakai GPS, enggak pakai sistem yang ribet-ribet, enggak pakai aplikasi. Dia berfungsinya cuman pakai siul aja. Bentar ya. Loh, coba kalau jauh ya. Nah, kayak gitu ya. Tapi misal saya pengin tahu kalau misalkan jauh ya. Kita coba kalau misalkan kuncinya itu di laci ya kan suara suulnya pasti ketutup ya. Heh bunyi tuh. Cuman sekarang agak ekstrem lagi. Jadi di sini. Nah bunyi. Wah kuncinya di mana? Oh, ini di sini. Ah, coba tak tes sing lumayan jauh, Teman. Sudah on. Terus saya dari sini shnya bunyi lumayan jauh jaraknya cuman siul aja tapi ya. Nah, naruh kunci. Cuman ya kalau misalkan jaraknya terlalu jauh ya tinggal siul-siul terus aja sampai dia ketemu ya. Harganya cuma Rp.000-an. Jadi lumayan. Ini kayaknya cocok buat saya karena sering banget barang-barang saya itu hilang. Nanti link pembeliannya semuanya bakalan kita taruh di kolom deskripsi kalau misalkan ada sesuatu yang mungkin menarik atau lucu buat kalian ya. Next barang yang selanjutnya. Yup, ini. Wah, namanya desah. Bukan Desan. Namanya Desan bukan Desah. Cuman ini enggak usah kita visualin lah ya. Karena ini alat yang kalau misalkan YouTube tahu polennya ini bakalan channel kita yang berbahaya. Ininya buat rokok. Jadi kan biasanya itu ada Icos ya. Icos itu kan tanpa abu ya. Kalau ini rokok yang biasa tapi abunya itu langsung masuk ke sampahnya di sini. Jadi rokoknya kita masukin sini kayak elektrik terus abunya bakal enggak ke mana-mana gitu. Cuman ya lebih baik jangan ngerokok lah. Habis-habisin duit. Ada pemantiknya juga. Pemantiknya juga. Oh iya ya. Dia ada koreknya juga ya. Tuh. Jadi kayak di mobil, di mobil itu kan ada kayak yang biasanya buat 12 volt itu dicolokin terus sampai hanget. Akhirnya dia bisa jadi korek. Ini buat apa? Bersihinnya. Bersihin. Bersihin abunya ini ya. Harganya Rp30.000. Ya rokok satu pak lah ya. Tapi kalau bisa sih enggak usah ngerokok lah. Ini apa nih? Tulisan Cina nih. Alat detektor harusnya ya. Oh iya kamera detector. Privacy guard. Jadi biasanya buat yang parno-parno kan lagi musim ya. Hotel yang hotel murah-murah yang bukan bintang itu dia katanya ada kamera tersembunyi gitu. Nah, kan bahaya ya kalau misalkan privacy atau video privasy kita ketika kita ganti baju di hotel tersebut kan bahaya. Nah, ini buat traveling sih oke ya. Ada strapnya juga. Logikanya gini, kamera itu kan ada lensanya ya. Nah, ketika kita reflek lampu merah kayak gini jadi kelihatan kayak reflek lensanya itu kelihatan. Tuh kamera saya juga itu kelihatan. Di sini ada kamera enggak? Jangan-jangan ada kamera nih. Enggak ada. Nah, jadi dia itu bakal ngreflekin lensanya dari si lampu merahnya ini. Jadi logikanya kalau jauh emang enggak bisa ya, harus agak dekat. Oh, I ya. Ya, kalau mode kedua karena dia ketap-ketip jadi kayak dia kayak nandain kalau lensanya itu indikator juga gitu. Ketap-ketip juga ini kalau misalkan pakai mode kedua. Oke. Nah, jadi buat kalian yang mungkin parnuan ya bisa pakai kamera ini. Atau kalau misalkan lagi main aplikasi hijau kan takut privace-nya tersebar bisa pakai ini. Aplikasi itu maksudnya topet ya. Jangan mikir yang aneh-aneh. Yuk lanjut. Oh ini terakhir. Terakhir ada phone lens. Oh ini sih sebenarnya udah banyak yang bahas ya kalau phone lens. Jadi ini kayak semacam aksesoris tambahan buat kamera kita biar dia bisa contohnya kalau misalkan kamera kalian enggak punya tele bisa pakai ini. Uh, harganya berapa ini kok tasnya lumayan bagus? Lumayan juga ya. Jadi di dalam paket pembeliannya R77.000. Ada trip Rp17.000. Uh, lumayan juga. Terus tripod-nya kalau tripod sih pakai besi. Terus ada penjepitnya ini pakai plastik. Ini juga ini apa nih? Ini plastik juga tutup lensa. Nah, jadi cara kerjanya dia juga bisa jadi teleskop ya. Oh ya ya ya. Kelihatan kelihatan kelihatan. Tapi kalau jauh bukan teleskop teropong ya. Jadi caranya kita tinggal gabungin aja sama ini. Terus kita cepitin di sini ya karena ini kan third party. Terus kita cari kok enggak mau lurus tapi oh ini segini segini. Jadi pakainya kayak gini. Terus kita putar-putar buat nyari fokusnya. Bentar. Nah ini ya. Kalau misalkan kita pakai lensa tennya. Coba tuh fokus ya. Kita coba foto. Cuman ada yang bocor ya, kayak vinyet gitu jadinya. Terus kalau pakai ultrawide ah enggak bisa karena ini masuknya di lensa yang satu kali ini. Kalau misal jauh u bentar terus kita jepet set dan hasilnya B aja sih hasilnya ya kayak kurang kurang detail gitu. Mending kamera tele beneran. Kita coba makro ya sekarang ya. Nah, jadi dia ini ada dua lensa, ada white sama makro. Kita coba makronya dulu ya. Kalau misalkan mau pakai makro white-nya ini harus di uh dilepas dulu. Oke, sekarang kita cepitin lagi. Situnya digeser bisa. Coba ya kita makro tulisan ini sampai berapa senti sampai dekat banget tuh. Jaraknya kira-kira seginiilah. ROHS ini coba kita foto. RHS tuh bisa sampai dekat banget. Nah, sekarang kalau dipasang lagi dia jadi inti ada lensa tambahan kan. Nah, tinggal diputar aja. Tapi lensnya bagus loh bahannya ini. Bahan besi loh ya pinggiran lensya. Wah, langsung jadi nge-w nih. Cakep nih. Kayak enggak presisi gitu. Jadi kayak kamera F eye juga jatuhnya. Padahal ini bukan ultrawide ya. Ultrawide-nya kan ini. Nah, padahal kalau misalkan ini saya lepas harusnya kok kayak enggak ada bedanya. Beda sih ya. Beda ya. Tadi lebih nge-wet ya cuma jadinya cekung. Lensa terakhir. Wah, lumayan juga lensa nih. Kita coba lensa yang apa mau fish eye. Jadi kita tinggal lepas aja terus pasang di sini. Terus kita tempelin di sini. Jadi kayak ini zaman saya SMA sih lagi ramai ya, Fish aan gitu. I enggak sih? Tuh sebenarnya di filter ada harusnya filter-filter Instagram kayak TikTok gitu. Tapi kalau kalian pengen ya hasilnya lebih oke sih atau lebih organik pakai ini ya. Hmm. Tapi menurut saya yang paling worthed dari semuanya kalau buat saya ya kefinder tadi mana? Ini sih yang menurut saya paling menarik ya, karena sesuai dengan kebutuhan saya. Saya tuh orangnya sering banget lupa. Cuman kalau menurut kalian dari semua barang yang sudah kita bahas tadi, mana yang menurut kalian paling unik, paling lucu, atau yang paling sesuai dengan kebutuhan kalian? Kalau Tomo kayaknya ini ya. Tuh, jadi dia bisa pura-pura kerja depan PC kayak ngedit padahal HP-an bisa tuh. Kalau misalkan kalian tertarik dengan konten-konten kayak gini, tulis aja di kolom komentar. Atau kalian punya link rekomendasi juga buat apa yang kita bahas, taruh aja linknya. Nanti kita beli, kita kumpulin dan kita review lagi. Sedi and see you on the next video.
