54jt.. HUAWEI MATEBOOK FOLD, gilaaaaa… (YouTube Video)
Ya, Guys. Kembali lagi bersama dengan Diar. Kayaknya udah sebulan ini Diarom enggak bikin video-video gadget-gadget atau perangkat-perangkat yang unik-unik, yang keren-keren. Iya kan? Nah, dari judul video ini, dari bok ee merah seperti ini, kalian sudah tahu kalau yang saya akan bahas ini adalah tablet atau siluman tablet dari Huawei, yaitu Huawei MacBook Fold. sebuah tablet yang dilipat, dibuka jadi layarnya lebih gede lagi. Bisa jadi laptop juga ada virtual querty keyboard-nya juga. Yang kerennya disediain juga fisik keyboard-nya. Beh, gila gila penasaran. Saya tuh pengen banget nih ngerasain user experience-nya kayak apa sih dari Huawei MacBook Fold ini. Kamu juga penasaran kan? Yuk, langsung aja kita bahas. Lego. [Musik] Oke, jadi ini dia guys boksnya gede banget ya. Huawei MacBook Fold Ultimate Design. Uh, berat juga lagi. Jadi boxnya ini saya dapat yang special edition ya. yang artinya di dalam paketannya enggak hanya si tabletnya aja, tapi dikasih beberapa juga paketan-paketan lainnya supaya lebih ya lebih spesial aja kayak begini. Oke, langsung aja kita aduh duh kita mulai unbox ya. Oh ya, kalian tahu enggak kalau ini harganya cukup lumayan mehol. Jadi ini sekitar harganya saya lupa ya sekitar R0 apa Rp50 juta nih hanya untuk meminang sebuah siluman tablet dari Huawei ya. Ini dia boknya kayak gini ya. Ee warna merah. Ini kayaknya identitas baru dari Huawei yang bikin ciri khasnya produk-produknya ya. Dari semua tuh dari mulai dari yang produk-produk setahun terakhir ya dia udah pakai bok-box warna merah kayak begini. Tuh di sini ada tulisannya Huawei MacBook Fold Ultimate Design tuh. Terus di sini juga ada eh speknya ya. Ini saya ambil yang e warna hitam. Nanti kita buka aja deh ya. Kita lihat. Ini berat banget cuy. Di bagian belakang juga enggak ada banyak informasi apa-apa. Langsung aja kita buka. Kita kita plorotin. Aduh beneran nih guys. Ini berat banget. Berat. Okeotin aja. Eh. Ah. H. Nah. Iya, warna hitam sekarang boxnya. Baru kelihatan jelas tuh tulisannya Huawei MacBook Fold Ultimate Design. Langsung aja kita buka. Set. Kita buka. Penasaran saya. Ceng jeng jeng. Hya. Wow. Wow. Di sini ada tulisan tuh, Guys. Ultimate design ya. Kita balik backik lagi ke sini set. Oke. Terus gimana? Tarik. Iya. Oke, tabletnya kita taruh di sini dulu, di sisi pinggir. Dan wow keren banget, Guys. Ada ininya loh, tasnya. Uh, tasnya dari kulit, Guys. Tasnya dari kulit. Dari baunya aja nih. Padahal hidung saya enggak nempel ya. Ini bau kulit tuh, Guys. Ya, dapat ini ada magnetnya ya di sini ya. Tuh, ya. Huawei. Wah, keren euy. Nah, kita lihat lagi di dalam box ini dapat apa aja. Iya. Oke. Hm, di sini ada tiga simbol nih ya. Ada buat ee keyboard-nya, kemudian ada buat apa ya? Mungkin casing kali ya. Casing keyboard dan tatakannya mungkin ya. Tapi enggak tahulah. Kita lihat aja. Iya, di sini ada. pertama kita lihat nih, kepala chargernya 140 watt. Wuh, kencang juga ya. Dan di sini ada dapat tas kecil lagi dari kulit. Buat apa ya? Kan tadi udah. Ini buat apa ya? Buat perintilan-perintilan kepala charger kali ya. Setidaknya dikasih tas yang begitu bagus dari bahannya ya. Oke, sekarang kita lihat ke sini. Nah, ini adalah keyboard-nya. Kita taruh dulu deh urusan-urusan gadgetnya. Kita taruh dulu deh. Nah, ini di sini ada box yang mungkin di sini adalah perkabelan ya. Ya, betul. Di sini dapat kabel dual type C tuh, Guys, ya. Dalamnya warna orange. Kemudian, udah itu aja. Sekarang kita lihat di bok yang pipih ini tentu di sini ada perdokumentasian ya. Kita lihat di sini ya. Tuh betul kan? Di sini ada ee tadi ya peringatan-peringatan kalau ini adalah ee tablet lipat. Jadi harus hati-hati enggak boleh kena benda tajam dan lain-lain lah ya. Dan ini adalah buku panduan pengguna singkat. Cukup eksklusif ya. Lihat tuh, Guys. Warna hitam tulisannya emas loh. Oke, keren, cuy. Dan ini adalah kartu garansi. Tapi di China, ya garansinya ya. Soalnya di Indonesia ya belum tahu ya bakal masuk apa enggak. Dan ini dapat lapnya ya. Saya enggak buk lap-lap kayak biasa aja. Tapi lapnya sih menurut saya bagus ya. Oke, dan di dalam box enggak ada apa-apa lagi. Langsung aja kita tutup. Z. Nah, kita taruh di bawah dan kita langsung bahas lagi ke si produknya ini. Wow, tabletnya kita taruh sini dulu. Kita lihat ke keyboard-nya dulu ya. Bintang utamanya kita taruh di sini dulu. Ini adalah keyboard-nya. Yuk, kita buka. Yuk, kita buka dari sini. Iya, kita buka lagi di ujungnya. Sini ada stiker. Oke, terus kita buka. Hmm. Wow. Iya. Ini dia keyboard-nya. Wow. Tulisannya Huawei Ultimate Design. Emang tuh build quality-nya bagus ya. Ini Huawei kalau bikin produk itu emang keren-keren sih. Kita lihat. H. Wah, ini dia keyboard fisiknya tipis banget, Guys. Tuh, tipis, cuy. Nih. Apakah ini ada backlit atau enggak? Nanti kita tes ya. Pada saat kita pasang baru kelihatan. Nah, di sini kita lihat ada trackpad-nya ya. Jadi di dalam satu papan ini lengkap ada keyboard dan ada trackpad-nya. Trackpad-nya juga bermotif lagah gitu. Motif marmer ya. Emang canggih sih kalau Huawei tuh kalau udah bikin produk ya. Oke, langsung aja kita sekarang lihat ke si ini dia. Wuh. Huawei Mad Fult kita buka. Uh iya iya. Oke. Wow ini dia, Guys. Wuduh du du duh. Berat juga ya karena gede banget nih, Guys. Ini adalah sebuah tablet 18 inch. Coba ada enggak di dunia ini sebuah tablet yang lebih gede daripada 18 inch? Beh, enggak ada loh. Mungkin kalau kita bicara soal monitor, layar mah ada ya. Laptop mungkin ada tapi jarang. Tapi kalau tablet enggak ada. Nih terbuat dari material leather ya, Huawei Ultimate Design. Tuh, di sini ada terbagi dua motif dan kita langsung kita lihat set. Wah, layarnya itu, Guys, layar dari Huawei Mad tuh, Guys. Begitu tipisnya, ya. Begitu tipisnya. Emang nih Huawei kalau bikin produk edan sih. Ini edan sih. Huawei Mad. Tuh, saya tekuk, Guys. Hmm. Saya tekuk jadi sebuah hei jadi sebuah ringkes ya. Seperti kayak laptop nih, Guys. Hei, tapi bisa dibuka. Hm. Wow. Asli keren sih. Asli. Oke, sekarang kita lihat ya dalam kondisi tertutup. Di atas ini ada port type C. Kemudian di sini ada ventilasi ya. Kemudian di sini ada tombol volume pengeras suara. Di bagian sini ada tombol power on off. Kemudian di sini ada mungkin ventilasi juga, speaker juga. Ya, nanti kita tes ya. Di sini ada port type C juga. Hm, mantap. Dan di bagian sebelah sini juga terdapat ada ventilasi atau bisa juga nanti speaker ada di sini. Dan ini belakangnya ini buat Oke, ini buat dibuka supaya jadi dia bisa berdiri tuh, Guys, ya. Tuh, jadi dia bisa berdiri, Guys. Nih di sini buka di sini. Jadi ini nanti bisa bisa berdiri. Wis mantap cuy. Iya. Oke. Nah guys, kalau kita lihat lagi ya lebih detail ternyata tuh desainnya build quality-nya bagus ya. Di sini pinggir-pinggirnya pakai kelihatan dari chrome. Di depan ini leather. Pinggir sini juga lihat tuh, Guys. Angselnya juga bagus ya. Tuh. Di balik sini juga kita lihat sini ada motif kayak motif-motif marmer tapi marmer yang ee kualitas bagus juga gitu kan. Ih gila sih. Oke langsung aja kita buka. Iya. M Wow dia matad fault dari Huawei. Kalau kita lihat garisnya kayak gitu, Guys. Ya, masih terlihat ya garisnya ya. Ya iyalah. Ini kan layarnya gede ya. bisa ditekuk, bisa dibuka gitu kan. Oke, langsung aja kita coba nyalain ya. Ya, hap. Keluar tuh, Guys. Logo Huawei-nya gede bener ya. Widih, seru juga loh. Wih, langsung ke masuk ke menu ini. Screen lock-nya gede bener. Coba kita masuk ke home screen. Beh, gila cuy gede bener ini kalau ditutup. Coba coba coba kita lihat. Oke, dia jadi bisa kayak laptop tuh, Guys. Nah, kita tutup lagi. Kita buka lagi. Coba set. Beh. Wow. Bisa jadi memanjang begini juga, Guys. Bisa begini juga. Tergantung nih enak mana. Coba kita pakai yang model begini aja yang memanjang, ya. Nah, tuh udah kebuka, Guys. Coba kita tutup lagi, kita nyalain. Kita masuk lagi ke home screen. Beh, gila, keren sih. Asli keren. Ini udah kayak tampilannya udah ke tampilan laptop ya, ada ikon-ikon. Kemudian sini ada juga ikon-ikonnya. Kemudian di sini juga ada tombol kayak ee tombol menu, tombol shutdown. Ada di sini juga tuh, Guys. Ini sih udah kayak laptop sih. OS-nya ini. Ini udah kayak laptop sih. Dan ini kita tahu kalau ini adalah Harmony OS. Tapi Harmony OS berapa, ya? Kita lihat yuk dari menu setting. Wah, gede bener ya menu setting-nya, Guys. Kita display-nya kita turunin dulu brightnya nih supaya enggak terlalu silo. Saya mau kasih lihat ke kalian nih, device-nya. Dia pakai Harmony OS next 5.0.1 satu tuh, Guys. Oke, ini sistem OS bukan buat smartphone ya. Kayaknya ini memang buat tablet dan juga buat komputernya Huawei. Oke, dia RAM-nya 32 GB ya, storage-nya 2 TB yang udah kepakai sekitar 200-an GB. Oke, ini kita lihat ini jadi menu setting jadi gede banget ya. Oh, bisa dikecilin juga ya. Mantap juga nih, Guys. Ini kalau dalam kondisi di tengah-tengah aplikasi gini terus kita tekuk dia seperti apa? Oh, ketekuk ya. Dia bisa nyebrang sini, Guys. Dia bisa nyebrang nih ya. Kalau saya tekuk begini kayak ala laptop ya. Nih ala laptop. Saya coba bawa ke atas. Ih, bisa, cuy. Ini jadi mode laptop. Terus kalau kita mau ngetik gimana? Ngetik kan susah. Tinggal gini doang nih. Tek, tek. Tuh, langsung muncul keyboard-nya di sini, Guys. Keyboard-nya di sini benar-benar mirip kayak tampilan keyboard-nya dari laptop beneran. Lihat tuh tombol-tombol querty-nya. Ada trackpad-nya juga nih. Tuh, ada trackpad-nya juga buat mouse-nya. Lihat, Guys. Ada trackpad-nya juga. Bisa ngetik di sini. Ada bunyi lagi. Keren sih. Dan ini tuh bisa di eh setting timnya bisa warna mau seperti apa tuh. Mau warna begini bisa warna delicate bisa makaron bisa. Beh gila keren-keren cuy. Keren-keren cuy. Tapi saya lebih suka yang classic aja seperti ini. Oke. Nah, yang menariknya adalah ini adalah ee visual keyboard ya. Nah, physic keyboard-nya juga ada dikasih yang tadi saya udah buka ya, unbox dan kita tinggal tempel aja di sini, Guys. Duh, langsung tuh terkoneksi bisa dengan keyboard benerannya. Lihat tuh, Guys. Keren banget kan? Keren banget kan? Gila ini sih gila sih ini jadi tampilan laptop padahal ini sebuah nah sebuah tablet gede bisa ditutup kayak begini. M. Nah, sekarang saya mau informasiin ke kalian mengenai spesifikasi dari Huawei MacBook Folk ini yang mana memiliki bentang layar 18 inch dengan jenis layar OLED. Resolusinya 3.296 * 2.472 piksel. Kalau kondisi lagi ketepuk begini layarnya, maka bentangnya menjadi 13 inch bentang layarnya, Guys. Dan ini menggunakan chipset Kirin X90. RAM 32 GB, internal storage-nya 2 TB. Nah, yang perlu kalian ketahuin kalau di Huawei MacBook Fold ini dia OS-nya udah pakai Harmony OS Next yang artinya dia enggak bisa untuk instal APK, dia enggak bisa instal-instal aplikasi dari Google Play Store maupun bantuan Gbox juga enggak bisa nih, Guys. Tapi biasanya Huawei itu ngasih solusi ya dari App Gallery-nya nih. Di sini ada App Gallery ya, kita klik. Nah, seperti itu. Tapi di AppG Galery ini pun hanya menyediakan aplikasi-aplikasi dari China aja. Enggak ada tuh aplikasi-aplikasi favorit kayak misalkan eh WhatsApp, terus Instagram, Facebook, kayak gitu-gitu enggak ada nih. Tuh, jadi benar-benar ini khusus diperuntukkan untuk udah untuk China banget deh. Tapi kamu juga tetap bisa mengakses kayak YouTube, Instagram atau apapun tapi via browser nih ya. Saya buka browser. Kita klik di sini misalkan Google Enter. Maka dia bisa buka Google. Misalkan kita buka YouTube tuh YouTube. Nah, bisa tuh, Guys. Kita masuk ke channel DiCOM. Nah, nih, Guys, sekarang kita cobain ya kualitas speakernya tuh kayak gimana ya. Guys, hari ini rasanya saya mau mer-review smartphone. Loh, kok mati? Wah, gimana nih? Bentar, Bang. Bentar, Bang. Kayaknya J de nih. Tuh, Guys. Speakernya ada di sini. Di bawah ada di kiri sini ada di kanan ini ada. Mau review gadget bukan review ada en speaker. Tek, tek, tekot, tekot. Kalau gak nunggu setup yang lama, tapi di face kayak gini, saya jadi teringat slogan Infinix, anti gabut, serba ngebut. Dan hari ini saya berkesempatan untuk unboxing smartphone B kayak gitu, Guys. Terus kita juga bisa e buka aplikasi-aplikasi China ya tentunya ya. Kayak toing toing nih TikTok-nya China nih, Guys. Nih, tuh stingernya bagus banget ya. Kita maximize. Nah, ini bisa potret begini, Guys. Tuh, gede banget, ya. Ini udah kayak yang megang HP gede, Guys. Speakernya sih keren banget speakernya, Guys. Nah, sekarang saya mau cobain buat main game pakai Huawei MacBook Fold ini yang mana saya sudah instal beberapa e aplikasi dan game tapi versi China ya soalnya karena enggak bisa mengakses e Google Play Store ataupun GBX jadinya udah game-game kayak PUBG Mobile, Gensin Impact itu udah enggak akan bisa keinstal. Nah, ini udah ada beberapa game dari China sudah saya instal dan saya cobain satu ya. Nah, ini kita juga bisa mainin. Selain kita pakai touch screen di sini, kita juga bisa pakai keyboard yang bawaan dari si Huawei. Nah, tuh, Guys. Nih, tuh. Nah, ini juga bisa diberdiriin nih, Guys. Si tablet ini bisa diberdiriin nih. Misalkan di sini ya, stand-nya kita buka, kita berdiriin gini. Nah, kayak gitu, Guys. Tuh, jadi kita bisa mainin Ini keren banget sih. Mantap kan? Mantap loh. Ini buat main game juga puas. Layarnya gede banget sih. Keren ya. Nah, guys tadi saya udah kasih tahu kalau Huawei MacBook Fol ini dia pakai Harmony OS yang enggak bisa instal APK, enggak bisa instal aplikasi-aplikasi dari Google Play Store maupun dari Gbox. Tapi ada keuntungan lainnya nih, fitur lainnya. Jadi si Huawei MacBook Folt ini bisa di-switch ke operating systemnya ke Windows. Caranya gampang nih, Guys. Masuk ke sini. Lihat ada ikon yang warna cokelat ini. Kita klik aja. Klik. Tuh tampilan Windows. Kita pilih yang ini. Windows 11. Lihat. Tring. Tuh masuk tuh masuk ke bootingnya Windows 11. Kita lihat ya. Tunggu lagi loading nih. Tuh masuk user login. Nah tuh udah Windows cuy. Udah Windows, cuy. tuh Windows 11. Jadi kalau kamu tadi yang terbentur sama aplikasi-aplikasi yang kamu enggak bisa di sini di Windows, kamu siap babat nih. Kamu siap babat nih. Mau mau apa? Tinggal kesukaan kamu di Windows bisa dibuka di sini. Tapi memang enggak bisa buat ee ngedit-ngedit kayak video yang berat-berat ya. Video 4K edit dengan sini ya. Agak berat ya enggak bisa ya. bisanya biasa-biasa aja. Mungkin Office bisa buat buka-buka browser bisa aplikasi-aplikasi enteng lainnya. Sosurm juga bisa. Tapi untuk video-video editing berat itu enggak bisa karena akan berasa berat banget. Oke, baik lagi. Kita tinggal klik yang icon cokelat tadi kayak gitu. Maka dia balik lagi ke sistem operating systemnya yang harmony OS. Hm. Mantapnya. Huh. Nah, untuk size dari Huawei MacBook Fold ini dalam kondisi tertutup ya. Kita lihat ya. Nah, ini panjangnya menjadi 288,5 mm, lebarnya 193,7 mm dengan ketebalannya 14,9 mm. Tergolong tipis ya sebuah gadget atau sebuah tablet seperti ini. Lalu dalam keadaan terbuka seperti ini, nah ini tuh panjangnya menjadi 382,5 mm. panjang ke bawah atau lebarnya ini 288 mm dengan ketebalan 7,6 mm di sebelah kiri dan sebelah kanannya 7,3 mm. Jadi beda ketipisan ya antara sisi kiri dan sisi kanan dan beratnya ini juga sekitar 1,16 kg aja. Nah, jadi si Huawei MacBook Fold ini secara dimensi dan size ini cukup kompact dan tipis. Tapi secara berat ini lumayan agak berat juga sih. 1,16 kg. Untuk di tenteng-tenteng kayak begini sih tergolong berat sih memang. Nah, kesimpulan saya sama si Huawei MacBook Fold ini adalah sebuah inovasi yang keren banget ya. Jadi, Huawei bisa menghadirkan sebuah tablet dengan layar yang gede dan bisa dilipat dan bisa difungsikan juga enggak hanya sebagai tablet, tapi juga bisa sebagai laptop. Disediakan juga virtual keyboard-nya yang bisa kita custom. Disediakan juga physical keyboard-nya juga yang enak banget buat ngetik-ngetik dan tipis bentuknya juga. Tidak hanya kita disajikan dengan harmony OS, tapi bisa di-switch ke operating system lain seperti Windows 11 yang udah saya demoin tadi. Nah, untuk kekurangannya apa sih dari Huawei MacBook F ini? Ya, tadi karena dia masih pakai harmony OS yang khusus di China, jadi kita enggak bisa ee download dan aplikasi APK, Google Play Store enggak bisa, bahkan Gbox juga enggak bisa di sini. Dan ee bagi saya kekurangan satu hal lagi yang paling penting adalah di bobotnya. Ini adalah Huawei MacBook E Fold dengan desain yang kompact, build quality yang bagus, size-nya juga ya enggak tebal tapi tipis. Sayangnya bobotnya ini 1,16 kg. jadiin laptop terus mau dijadiin layar kayak begini ditutup lagi itu pada saat kita mengoperasikannya di tangan cukup berat ternyata, Guys. Ya, sam ya kayak MacBook Pro dulu pertama kali keluar weh tipis kokoh, kuat mantap. Wuh, beratnya, cuy, MacBook Pro. Tapi sekarang MacBook Pro udah enteng-enteng kan mungkin sama nih Huawei MacBook Fold generasi kedua atau ketiga bakaran lebih tipis dan lebih ringan harus bisa di bawah 1 kg. Itu sih menurut saya. So, apakah ini worth it? Hmm, menurut saya kalau kamu nih gadget antusias sih layak ya, karena ini inovasi yang sangat keren banget. Keren banget. Cuma kalau dipakai harian ya buat show off aja lah ya. Tapi kalau kamu tinggal di China, terus ee lingkungan kamu China, aplikasi-aplikasi kamu khusus ee banyak menggunakan aplikasi dari China, ya ini sangat worth it worthed it banget, Guys. Oke, sedemikian video mengenai Huawei MacBook Fold edisi Ultimate Desain ini. Semoga bisa menambah wawasan kalian. Sampai jumpa di video selanjutnya. Sebelum saya ucapkan bye bye, saya mau kasih tahu harganya ini kisaran 40 sampai R jutaan dalam kurs ke Indonesia. Bye- bye.
Video Lainnya
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Perdebatan mengenai jam pintar terbaik tampaknya memasuki babak baru lewat kehadiran Huawei Watch Ultimate 2, sebuah perangkat yang berani mendobrak batas premium...
Kehadiran Huawei MatePad Mini sukses memberikan angin segar di tengah tren pasar yang dipenuhi tablet berukuran raksasa. Membawa dimensi super tipis dan panel...
Mencari gawai ringkas yang benar-benar bisa diandalkan untuk mobilitas ekstrem kini bukan lagi sekadar angan. Lewat gebrakan layar Flexible OLED PaperMatte yang...
Di tengah obsesi industri teknologi pada layar raksasa, kehadiran tablet seberat 260 gram ini menjadi anomali brilian bagi kaum bermobilitas tinggi. Ulasan HUAWEI...
Huawei kembali menggebrak pasar tablet lewat gebrakan yang membuat para kompetitornya, termasuk lini iPad Mini, harus waspada. Melalui dimensi super ringkas dan...
Kehadiran HUAWEI MatePad Mini membawa kejutan tak terduga di segmen tablet ringkas yang selama ini nyaman dikuasai oleh iPad Mini. Bersembunyi di balik dimensi...
Membuat konten liputan di lapangan sendirian tanpa bantuan kru sering kali menjadi momok bagi para kreator, terutama dalam menjaga kualitas visual dan audio agar...
Pasar ponsel lipat mendadak gempar lewat gebrakan Huawei yang sukses mencuri start dari Apple lewat lini terbarunya, Pura X Max. Kehadiran gawai futuristik ini...
Tren berolahraga luar ruangan kini memicu pergeseran minat dari TWS konvensional ke perangkat Open-Ear Headphones (OWS) demi faktor keamanan dan kenyamanan telinga....
Mencari smartwatch ideal di rentang harga 3 jutaan sering kali berujung pada kompromi antara fitur kesehatan yang akurat atau desain yang modis. Namun, Huawei Watch...
Pasar smartwatch kembali diguncang oleh lini terbaru Huawei yang berani menyematkan fitur pelacakan kesehatan tingkat lanjut, termasuk indikator risiko diabetes. Di...
Dunia wearable baru saja kedatangan standar baru lewat kehadiran lini Huawei Watch Fit 5 Series yang diklaim mampu mendeteksi risiko diabetes secara dini. Jam...
Pasar smartwatch kelas menengah kembali diguncang oleh kehadiran perangkat terbaru Huawei yang berani menantang dominasi Apple Watch dengan harga jauh lebih ramah...
Pasar smartwatch premium kini kedatangan penantang serius yang siap mengacak-acak dominasi merek besar lewat lini HUAWEI WATCH FIT 5 Series. Perangkat cerdas ini...
Kehadiran Huawei Watch Fit 5 Pro menandai babak baru dalam evolusi perangkat sandang kesehatan dengan membawa fitur pemantauan risiko diabetes langsung ke...

















