7jtan.. Amazfit Cheetah 2 Pro! Jadi Paham Kenapa Pelari Mau Bayar Mahal Buat Jam Lari (YouTube Video)
Saya baru ngeh ya kalau ternyata jam lari itu ada level-levelnya. Selama ini saya pikir bedanya paling di GPS, hard rate, sama baterai doang palingan. Pas lihat Amasfed Cheita 2 Pro ini baru deh mulai ngerti kenapa orang ada yang rela keluar uang buat jam lari. Okelah, tujuan utamanya buat dapetin info detail soal jarak, hasil pencatatan dari hard rate atau yang lain. Tapi di level ini fokusnya lebih jauh lagi. Apakah cara latihannya udah benar, terus masih kuat atau enggak nih untuk latihan lagi? Gitu-gitulah pokoknya. Amasfit Cita 2 Pro ini dari awal memang fokusnya ke latihan, recovery, dan data latihan yang lebih lengkap. Tapi apa semenarik itu? Yuk, langsung aja kita bahas Lego. Isinya kurang lebih sama seperti paketan Amasfit lainnya. Boksnya bernuansa hitam. Isinya ada smartwatch Cheita 2 Pro dengan strap yang belum terpasang. Lalu ada lembar dokumen dan juga mannetic charger tapi tanpa kabel. Dari desainnya saya lumayan suka ya. Kelihatan sih kalau ini jam olahraga, apalagi stripnya yang punya bentuk bolong-bolong kayak gini. Tapi dengan ada aksen warna yang berbeda secara enggak langsung masih bisa kasih kesan yang formalnya. Frame dan button cash-nya pakai material grade 5 titanium. Layarnya dilindungi dengan spire glass. Kombinasi material kayak gini biasanya kamu temuin di jam yang harganya jauh lebih mahal. Nah, yang bikin saya kaget justru bobotnya. tanpa strap cuma 45,6 gr dipakai seharian termasuk pas olahraga berasa enteng. Malahan kadang sampai berasa lupa kalau pakai jam ini pas lagi lari. Warnanya cuma black titanium satu pilihan tapi tampilannya clean, enggak Nora. Paling yang cukup ke notice itu layarnya ini punya bezel yang cukup berasa tebal. Enggak mengganggu sih, cuma kelihatan banget aja area hitamnya di layar. Kemudian layarnya pakai AMOLED 1,32 inch resolusi 466 * 466 psel 353 PPI. Brightness-nya dikasih tinggi nih sampai 3.000 nits. Kalau dipikir-pikir memang butuh sih brightness tinggi kayak gini. Apalagi buat pelari yang sering latihan di bawah matahari terik. Layar terang kayak gini dibutuhin banget buat lihat pace, split time, sedance, hard rate, jadi semuanya tetap kebaca jelas. Layar touch screen-nya pakai SIRE glass, lebih tahan dengan goresan pastinya. Tombolnya ada empat buah. Di kiri atas ada tombol untuk buka notifikasi. Tombol kiri bawah buat masuk buat lihat skor tidur, hasil olahraga, dan lainnya. Tombol kanan atas buat masuk untuk pilih mode olahraga dan di kanan bawah untuk buka aplikasi atau aktifin fitur lainnya. Lumayan interaktif juga ya tombolnya. Misalnya kamu mau screenshot hasil lari, tinggal [musik] pencet tombol kanan atas dan bawah kiri berbarengan. atau mau aktifin voice comen bisa tahan lama tombol kanan atas. Nah, yang jadi alasan utama buat kamu beli jam lari yang lengkap kayak gini ada GPS. Jadi, AT Cheita 2 Pro ini pakai dual band GPS L1 dan L multistellation satellite system, circulate polarized antena, sama PDR positioning algorithm. Waduh, ribet deh itu ngomongnya ya. Intinya sih dengan sistem GPS ini tracking router lebih akurat dan P yang muncul di layar lebih stabil. Jadi pas latihan interval atau langsung ikut maraton datanya enggak loncat-loncat kayak grafik saham Indonesia. [tertawa] Terutama di area yang coverage GPS yang sering ngacau kayak antara gedung tinggi atau di bawah pohon lebat. Ealah lengkap juga ya ternyata untuk jam di kelas ini. Amas enggak cuma kasih data mentah terus udah selesai gitu aja. Ada ekosistem latihan yang cukup lengkap dikasih di sini juga mulai adanya zip codes, marathon training plans, integrasi ke aplikasi training piix, runa, intervales. Strava. Nah, hasil data seperti running power, lctat hold, ground contact time, vertical oscillation, sampai get analysis lengkap ada semua. Waduh, saya suka kasih daftar ini ke orang yang baru mulai lari. Sama nih, bingung kayak saya. Tapi buat pelari yang udah rutin latihan, data-data ini ngebantu banget buat memahami teknik lari mereka. Mulai dari apakah langkahnya terlalu boros, energi, kontak kaki ke tanah terlalu lama atau enggak, sampai keunan tubuhnya terlalu tinggi atau juga enggak, ada juga finish time prediction. Jadi, kamu bisa tahu estimasi finish sebelum race dimulai. Buat pelari profesional yang latihannya berbasis data, ini sih yang dicari banget. Udah lari nih terus hasil datanya udah ketahuan. Terus apa udah gitu aja? Jadi ternyata masih ada lanjutannya. Justru sering diabaikan sama kamu yang baru mulai lari. Fokus nih latihan keras tapi lupa sama yang namanya recovery. Padahal tubuh berkembang justru saat recovery. Di saat ini kombinasi HRV, slip tracking, training load, VO2 Max, fatigo monitoring sampai bioch dari Amasfit fungsinya kasih gambaran apakah badan masih siap latihan atau justru butuh istirahat. Seringkiali tubuh kita ngerasa kuat. Padahal sebenarnya udah enggak kuat lagi, jadinya bisa cedera. Sinyal waktu itu yang coba dikasih sama Cit 2 Pro buat pelari yang sering maksa diri padahal udah kecapekan. Fitur ini yang perlu diperhatiin atau minimal jadi pengingat kalau tubuh kamu tuh udah enggak kuat. Istirahat dulu lah sebentar. Ada beberapa fitur tambahan juga yang dikasih di sini misalnya seperti LED flashlight. Bisa keluarin white light, red light, SOS mode, dan kecerahannya bisa diatur. Oh iya, semua data terpusat di aplikasi Zap yang free. Buat yang baru mulai latihan lebih terfokus. App-nya cukup gampang kok dipakainya, enggak bikin pusing dari awal. Baterainya 540 mAh. Nih kalau kalian pakai smartwatch paling cuma 4 sampai 5 hari udah habis. Iya kan? Itu aja udah awet. Tapi Che 2 Pro ini lebih awet lagi sampai 20 hari loh untuk GPS mode aktif terus bisa sampai 31 jam maraton rata-rata selesai antara 3 sampai 6 jam dengan 31 jam mode GPS masih aman banget kalau ikut trail run atau ultra maraton yang sampai belasan jam juga masih lega baterainya tapi ada satu catatan kecil nih chargernya magnetik udah disertakan tapi tanpa kabel walaupun pasti kamu juga ada lah ya kabel charger Typec di rumah. Hmm. Amazita 2 Pro ini tuh jam yang tahu persis kegunaannya. Kalau kebutuhan kamu cuman lihat notif, hitung langkah atau olahraga biasa-biasa doang, banyak fitur di sini yang bakal mubajir. Tapi kalau kamu memang serius latihan lari, rutin ikut race, atau lagi ngejar personal base, baru deh jam ini cocok banget buat kamu. Materialnya titanium, spire glass, AMOLED 3000 nits dual band GPS. Ekosistem latihan juga lengkap, recovery-nya juga lengkap. Baterai tahan sampai 20 hari. Harganya Rp7.799.000 aja. garansi 2 tahun dibanding pesaingnya di segmen yang sama. Kompetitif banget nih harganya. Yang jelas sih ini jamnya bagus. Oke, Guys. Jadi itu dulu Amasfit Cita 2 Pro. Semoga bisa menambah wawasan kalian. Sampai jumpa di video selanjutnya. Bye. Suka loh saya mau desainnya keren loh.
