Jungkat

7jtan.. Cyberpunk 2077 Lancar? Advan Pixwar X Transformers One (YouTube Video)

  • 19/04/2025

Sisa THR masih ada dan kepengen beli laptop gaming yang kuat. Nih aku saranin ambil Advance Pixar edisi Transformers One. Mana lagi ada laptop gaming yang kencang tapi harganya cuman R jutaan. Edisi khusus lagi. Langsung aja yuk kita bahas. Let's [Musik] go. Dari tampilan boknya aja udah terasa vibe seperti laptop gaming premium. Dengan branding Transformers One, Advance berhasil membuat packaging yang lebih eksklusif dibanding laptop gaming di kelasnya. Di dalam boknya terdapat unit laptop Advance Pix War, adapter charger, manual book, dan kartu garansi desain. Kesan pertama aku sih pas pegang laptop ini terasa solid, ringan, dan minimalis. Material bodnya menggunakan kombinasi metal dan ABS yang membuat laptop ini terasa kokoh tetapi tetap ringan di bawah 1,95 kg. Dengan ketebalan 18,7 mm, laptop ini tergolong tipis untuk kelas gaming. Secara looks, laptop ini punya desain futuristik khas Transformers, tetapi tetap elegan untuk dibawa ke tempat kerja atau kampus. Sayangnya, mechanical hingch-nya masih belum memungkinkan kita buka dengan satu jari nih. Masih wajar lah ya. Apalagi di harga segini. Tapi aku juga suka sih sama gambaran logo Autobots dan garis-garis goresan yang dinamis. Sewaktu kamu buka, gambar Transformers-nya juga masih melengkapi di dalam sini. Jadi lengkap nih menggunakan backlit keyboard yang memudahkan mengetik di kondisi minim cahaya. Film mengetiknya juga cukup responsif dengan key travel yang nyaman. Urusan port juga lengkap. Bagian kiri terdapat dua buah port type C 3.2 Gen One, 1 HDMI 2.1 dan 1 USBA 3.2 Gen2. Di sisi kanan terdapat canington lock, audio combo jack, 1 USB 3.2 gen 2, 1 USB 2.0, dan SD card reader. Layar. Layar Advent Pix War memiliki panel 15,6 inci full HD IPS dengan resolusi 1920X 1080 dan rasio 16 b 9. Dengan tingkat kecerahan 300 nitz, layarnya masih cukup terang untuk penggunaan indoor. Untuk akurasi warna, hasil pengujian menunjukkan gamut coverage sebesar 56% sRGB dan 40% DCP3 dengan volume gamut masing-masing di angka 57% sRGB dan 40% di CP3. Ini berarti layarnya kurang cocok untuk pekerjaan yang membutuhkan akurasi warna tinggi seperti desain grafis profesional, tapi masih nyaman untuk gaming dan konsumsi konten seperti menonton film atau browsing. Jujur sih selama penggunaan nge-game enggak ada masalah sama sekali tapi ya ada minusnya juga. Sewaktu dipakai buat nonton yang adengannya gelap bakalan berasa seperti kurang tajam. Performa. Bagian paling menarik tentu ada di performanya. Advan Pix War ditenagai AMD Ryzen 7 6800H dengan 8 core 16 thread. Base clock-nya di 3,2 GHz dan boost clock hingga 4,7 GHz. Prosesor ini terkenal kencang untuk gaming, rending, atau multitasking berat. Terdapat dua buah RAM DDR5 SODIM total 16 GB dengan memorinya menggunakan PCIE 3.0 512 GB. Meskipun tanpa graphics card, tapi laptop ini masih bisa menjalankan game yang berat juga. Grafisnya didukung oleh AMD Radion 680 M i GPU paling powerful saat ini yang bisa bersaing dengan GPU discrete entry level yang berarti laptop ini bisa menjalankan berbagai game esports hingga game triple A dengan lancar meskipun bukan di grafik tertinggi. Dari hasil pengujian benchmark kami, laptop ini mencetak skor 2.678 di Spy dengan grafik skor 2.348 serta 6.498 di Fire Strike dengan grafik skor 7.108. Untuk performa harian, PC Mark 10 menunjukkan skor 6.636. Membuktikan laptop ini cukup tangguh untuk tugas produktivitas. Dalam pengujian Crystal Disk Mark, SSD-nya mencatat kecepatan baca 3.216 MB/s dan kecepatan tulis 2.287 MB/. Booting system dan loading aplikasi emang berasa cepat dan responsif. Oke banget sih dibanding laptop di kelasnya. UG game Advance Pixwar X Transformers mampu menjalankan game triple A dengan cukup baik. Dalam pengujian Cyberpunk 2077 dengan setting grafis low dan rate tracing off, laptop ini mampu mempertahankan frame rate di kisaran 40 fps. Masih nyaman banget dan ternyata aku cukup kaget juga bisa ya main game Cyberpunk lumayan lancar di laptop harga R jutaan kayak gini. Selanjutnya untuk Genin Impact dengan setting grafis high dan target 60 fps, laptop ini mampu berjalan di 50 sampai 55 fps dengan lancar. Ini juga enggak ada kendala berarti. Freeze atau drop frame terasa minim banget. Sedangkan untuk Valoran dengan setting low dan freezing dimatikan, frame rate-nya mencapai 200 sampai 220 FPS. Menjadikannya pilihan solid untuk gamer kompetitif. Enggak perlu diraguin lagi sih, harga R juta tapi dapat performa kayak gini. Fitur lainnya, urusan suhu juga masih terjaga dengan sistem pendingin dual fan. Laptop ini bisa menjaga suhu tetap stabil saat digunakan untuk gaming atau rendering. Saat gaming, suhu prosesor rata-rata berada di kisaran 70 sampai 80 derajat Celcius, sedangkan GPU sekitar 65 sampai 75 derajat Celcius. Pendinginan ini cukup baik untuk laptop gaming tipis di kelasnya. Baterai 58 watt hour yang digunakan mampu bertahap 6 sampai 7 jam untuk penggunaan ringan seperti browsing dan streaming. Tapi kalau kamu pakai buat main game terus-menerus, daya tahannya paling sekitar 2 sampai 3 jam tergantung setting dan game yang dimainkan. Untungnya charger yang dihadirkan lumayan komact. Jadi kamu mau bawa berpergian enggak ribet harus gede-gede. Kesimpulan dengan desain eksklusif hasil kolaborasi dengan Hasbro performa tinggi dari AMD Ryzen 7 6800H dan sistem pendingin yang baik, Advan Pixwar X Transformers menjadi pilihan menarik untuk kamu yang mencari laptop gaming dengan harga kompetitif. Tapi ya harus ada yang dikorbankan di sini. Cukup mencolok ada di bagian hingch dan layarnya yang tidak sempurna. Tapi ya semuanya ketutuplah dengan performanya yang luar biasa. Jadi buat kamu yang cari laptop gaming kencang, desain keren, dan harga tetap ramah di kantong, Advan Pixar X Transformers One ini bisa jadi pilihan yang menarik. Performanya yang luar biasa bikin laptop ini worth it banget di kelasnya. Apalagi kalau dilihat dari harganya yang cuma R jutaan aja. GG banget sih menurut aku. Gimana menurut kamu? Worth it gak buat habisin THR beli laptop gaming dari Advance ini. Oke, guys. Terima kasih telah menyaksikan video ini. Sampai ketemu di video selanjutnya. Bye bye.

Lihat di YouTube