8 Hape Kencang utk Gaming di Bawah Rp 3 Juta! Murah, Tidak Pakai Helio G99 dan Turunannya (YouTube Video)
Jumpa lagi TV ya. Sekarang kita mau bahas soal smartphone murah tapi kencang untuk dipakai main game. Ini yang kalian banyak banget tanyain ya. Cari performa murah tapi kencang itu biasanya identik dengan Mediatek Helio G99 dan turunannya G99, G100, G200. Sama aja sih sebetulnya semuanya ya. Dan ada beberapa versi SOC Demens City juga seperti Demens City 700, 6100 plus dan beberapa lagi ya. Sepertinya hampir semua produsen smartphone Android itu udah pernah punya smartphone dengan SOCSOC tadi. Mulai dari Samsung, Xiaomi, Realme, Infinix sampai merek lokal seperti Advance juga pakai. Tapi pertanyaannya apa benar untuk smartphone terjangkau kalau mau kencang harus pakai SOC yang tadi? Apakah e harus pakai G99, G100, G200 terus bertahan di 4G? Tentu tidak ya. Nah, di video kali ini kita akan coba bahas beberapa smartphone terjangkau dengan harga di bawah Rp3 juta ya. Jadi di bawah Rp3 juta ya enggak nyampai Rp3 juta yang menawarkan performa yang enggak kalah dari smartphone dengan Helio G99 dan turunannya. Oke, sebelum kita lanjut baca dulu disclaimer ini. [Musik] Oke, seperti biasa sebelum kita mulai kita pakai patokan-patokan apa nih dalam memilih? Ya, pertama kita pakai skor AnTutu ya. Ya, itu paling gampanglah buat dipakai ya. Kedua, kita pakai ranking untuk main Gensin Impact. Iya. Kenapa bukan watering waves? Karena watering w itu e kecenderungannya naik turun ya, hasil performanya Gensin Impact lebih konsisten ya. Nah, untuk skor Antutu Hello G99 dan keturunannya itu umumnya dapat skor di kisaran R00.000 sampai sekitar Rp450.000. Rata-rata gitu semua ya. Jadi untuk video kali ini kita pilih yang e tututunya minimum Rp450.000 dan harusnya ini akan cukup menunjukkan kalau performanya enggak kalah dari SOC yang tadi. Sementara untuk Gensin Impact kita akan pilih yang minimum dapat ranking C. Karena setinggi-tingginya G99, G100, G200 itu rankingnya adalah C. Bahkan beberapa ada yang C minus ya. Jadi ini yang C ke atas yang kita pilih. Ada apa aja? Langsung kita mulai dari harganya yang paling terjangkau. Kita mulai dari Moto G45 5G ya, 8256. Ini pada saat video ini dibuat harganya udah mulai dari R1,9 jutaan. Awalnya tuh udah,5 juta kalau enggak salah ya. Sekarang udah jadi R1,9 jutaan. Layar 6,5 inci, HD Plus 120 Hz IPS. SOC-nya Snapdragon 6S Gen 3. Iya, ini udah langsung Snapdragon ya. Baterai 5000 mAh charging di 20 watt. Kamera utamanya 50 megapel, kamera selfie-nya 16 megapel. Skor anutunya di 462.000-an pakai 3D light ya di sini ya. Nah, untuk Gensin Impact dia dapat C dapat sekitar 30 sampai 40 fps di lowest 60 fps. Ya, di video review kami performanya itu ee di bawah ketahan gitu ya. Tapi setelah ada update kita sudah coba lagi dan ini udah lancar dipakai untuk main Gensin Impact. Dari sisi kelemahannya apa ya? layarnya masih HD plus mungkin ya. Lalu saturasi lainnya tentunya bukan yang tinggi-tinggi amat saturasinya karena ini masih IPS dan mungkin setting kameranya minim ya, minim setting kameranya tapi funional semuanya ya. Dari segi kelebihannya UI-nya bersih. Nah, ini bikin enak banget nih kalau buat main game ya. Tapi fiturnya berlimpah. Mau tahu seperti apa? Ditonton deh review-nya. Lalu dia punya slot micro SD, masih ada audio jack, sensor juga lengkap. Gonya hardware di sini. Lalu speakernya ada dua. Jadi udah stereo speaker nih ya. Itu yang pertama. Kedua ada Infinix Note 50 X 5G Plus. Panjang banget namanya ya. Ini varian yang 8256. Harganya mulai dari 2,4 jutaan. Layar 6,67 inci HD plus 120 Hz IPS. SOC-nya dimensity 7300 Ultimate. Ultimate itu bukan berarti lebih kencang ya. Ultimate itu berarti dipakai sama trension gitu. Ultimate gitu ya. Baterai 5.200 charging-nya di 45 watt. Kamera utama itu 50 megapel. selfie-nya di 8 megap. Lalu untuk skor anutu dia oh tinggi kalau ini ya 6663.000-an untuk G Impact kita belum coba langsung tapi ini harusnya mirip dengan yang sebelumnya kita bahas. Jadi sekitar B lah skore Gensin Impact-nya. Dari segi kelemahannya mungkin layar masih HD plus selalu masih single kamera di belakang plus bonus-bonus seperti biasa ya. Kemudian dari kelebihannya udah langsung Android 15 dengan janji update OS dua kali dan tiga kali security patch dan dia punya speaker stereo di sini. Sensor juga lengkap, Gero juga hardware. Iyalah kalau enggak kita enggak pilih juga ya, karena enggak bisa pakai main game yang e serius yang pakai GRO hardware. Lalu dia udah punya infrared blaster serta slot micro SD. Gimana? Masih belum cocok? Oke, nomor tiga ada IQ Z9X5G 8256 dan harga kisaran masih di 2,5 jutaan ya. Untuk yang 12256 juga enggak nyampai Rp3 juta loh di 2,9 jutaan ini 12256 lebih sangar lagi sebetarnya kalau 12 gig ya. Layarnya 6,73 inci full HD plus kali ini ya 120 Hz IPS juga. SOC-nya Snapdragon 6 genen 1, baterai 6000 mAh. Charging-nya di 44 watt. Kamera utama 50 megap plus 2 megapel. Ya, okelah adalah kamera tambahannya ya. Lalu kamera selfie-nya di 8 megapel. Skoran tutunya Rp565.000-an untuk yang varian 12256. Nah, untuk Genensin Impact tentunya dia dapat B dan ini udah lumayan lancar ya. Main di highest 60 fps juga bisa nih. Kelemahannya sama seperti yang lain ya, single kamera plus bonus aja. Lalu heptic feedback-nya agak kurang asik di sini. Tapi baterainya mantap dari sih. Kelebihan nih baterainya tuh awet. Dan ini semua berdasarkan pengujian kami ya. Speakernya udah stereo juga, NFC-nya udah multifunction. Ini khas IQ dan Vivo nih ya. Lalu dia punya audio jack dan slot micr SD. Kemudian yang keempat ada Poco M7 Pro 5G 8256 lagi ya. Harganya mulai dari 2,6 jutaan, layar 6,67 inci Full HD plus 120 Hz AMOLED. Ini udah mulai AMOLED di sini. SOC-nya Dimens City 7025 Ultra. Lagi-lagi itu bukan berarti kencang, tapi itu berarti dipakai oleh keluarganya Xiaomi ya, termasuk Poco. Namanya Ultra pasti di sini ya. Baterai 5110 mAh dan chargingnya di 45 watt paling enggak janjinya begitu. Lalu kameranya, untuk kamera utama 50 megap plus 2 megapel. Ya udahlah, enggak usah dianggap yang itu. Lalu kamera selfie-nya, nah lumayan nih 20 megapel. Skor anu tuh di R67.000-an. Ini mirip sih sebetulnya ya dengan si G100 G200. Untuk Gin Park dia dapat C dan rata-rata di kisaran 35 fps untuk lowest 60 fps. Kelemahannya ini hanya single kamera plus bonus dan smartphone Poco M series ini biasanya masih ada iklan di OS-nya. Bukan biasanya sih emang begitu. Terus dari segi kelebihannya untuk IP rating sudah ada di sini. IP64 lalu layarnya AMOLED 120 Hz. Tadinya dibahas ya, ada in display fingerprint scanner tentunya karena ada layar AMOLED-nya, stereo speaker dan gyonnya tentunya udah lancar di sini dan tentunya ini udah 5G juga ya. Kemudian berikutnya nomor 5 ada Nubia Neo 3 GT 5G 8256 lagi ada Nubia di sini ya. Harganya mulai dari 2,7 jutaan layar 6,8 inci Full HD plus 120 Hz OLED. SOC-nya Unioock atau Uni SOC sebetulnya namanya ya. T9100. Ini kalau udah kepala 9 udah kencang nih. Baterai 6000 mAh. Charging 80 wat. Kamera utama 50 megap. Selfie 16 megap. Skoran ituu di Rp530.000-an. Untuk Genin Impact dapat C ya. Dia dapat 40 sampai 50 fps saat jalan-jalan dan 30 sampai 45 fps saat battle di setting lowest 60 fps. Kelemahannya lagi-lagi hanya single kamera plus bonus. Lalu Android update-nya cuma satu kali. senggaknya udah start dari Android 15 lah. Jadi bakal dapat Android 16 harusnya ya. Dari kelebihannya, nah ini menarik nih. Dia punya dual gaming shoulder trigger. Jadi ini HP gaming sesungguhnya ada shoulder triggernya, trigger button apalah itulah namanya ya. Layar udah olet 120 Hz, baterai udah langsung 6.000 walaupun ya mungkin enggak irit-irit banget tapi ya udah 6.000 paling enggak. Stereo speaker dual mikrofone udah ada di sini. Sensor juga lengkap. Jonya juga lancar. Kemudian ini baru juga ya, ada Techno Pova 7 5G. Nah, ini 8128 tapi ya. Harga mulai 2,8 jutaan. Layarnya 6,78 inci, Full HD plus 144 Hz IPS. ES-nya dimensity 7.300 ultimate ya. Lagi-lagi ya ultimate ya. Baterainya 6000 mAh, charging 45 watt, dan dia punya wireless charging di 30 watt. Kamera utama 50 megap, kamera selfie 13 megap. Skoran tutunya 661.000-an. Gensin Impact dia dapat B itu 27 sampai 36 FPS saat jalan-jalan dietting highest 60 fps bukan lowest di highest ya. Kelemahannya lagi-lagi single kamera aja untuk sistem kamera utamanya ya. Lalu baterai besar tapi daya tahan baterainya ya enggak hebat-hebat amat di sini. Kemudian untuk kelebihannya layar 144 Hz lalu udah pakai Android 15 jadi ada update-update-nya nanti mulai dari 15. Lalu speakernya juga stereo dan ada infrared blasternya. Lalu dia support wireless charging dan ada wireless power bank dalam pakket penjualan ya. Ada power bank-nya. Jadi ya lebih awet aja harusnya ya. Kurang tancep bank-nya gitu. Oke yang tadi itu adalah pilihan kami itu bukan urutan berdasarkan kemampuannya ya. Itu ee diurutkan berdasarkan harganya aja sebetulnya. Nah, sekarang kita masuk dalam honorable mansion. Jadi ini layak juga untuk diperhatikan. Nubia lagi nih, Nubia Neo 2 5G yang lama nih, 8256. Harganya mulai dari 2,4 jutaan. Tapi memang stoknya ini udah terbatas sepertinya ya. Sudah mulai agak-agak hilang dari market nih. Layar 6,72 inci Full HD Plus 120 Hz IPS pakai Uni SOC T820 yang perdasarnya sama aja sama yang 9.100 tadi ya. Sebetulnya cuma ganti nama doang. Lalu untuk baterainya 6000 mAh, charging di 33 watt. Kamera utama 50 megapel plus ada bonus-bonus kamera yang lain lah ya. Kamera selfie-nya di 16 megapel, skor anutunya di R44.000-an kalau kita pakai 3D light. Untukin Impact dia dapat C dan frame rate kisaran 40 sampai 50 fps untuk lowest 60 fps. Yang ini memang enggak kalah menariknya ya, performanya mirip dengan Neo 3 GT, tapi memang ini umurnya udah lebih dari 1 tahun. Kalau kita cek ya, beberapa toko ada yang jual dengan harga yang menarik, tapi mungkin stoknya udah enggak banyak lagi. Dari sisi kelemahannya, dia start dari Android 13 ya. Suhu juga agak tinggi saat dipakai main Gin Impact. Enggak tahu kenapa di yang seri barunya lebih bagus suhunya. Lalu dari klasi kelebihannya tentunya udah shoulder button ya. Jadi ada triggernya di shouldernya itu ya. Dia pakai UFS 3.1 juga di sini. Ini rata-rata Uni SOC pada pakai UFS yang kelas tinggi-tinggi bukan 2.2 kelas 3 gitu pakainya. Speaker udah stereo juga dual mikrofon sensor lengkap jaro hardware sudah tentunya ada. Oh ya bagaimana dengan Nubia Neo 3? Nah, kalau yang satu itu sayangnya kami belum punya referensi terkait performa dari SOC yang dipakai ya. Mungkin kalau ada yang sudah pernah coba smartphone itu dan bisa sharing hasil benchmark atau penggunaan untuk main game breed bisa loh. Bagi infonya di kolom komentar. Nah, berikutnya lagi ada Redmi Note 14 5G 8256. Harganya nih udah tipis banget sama Rp3 juta ya. Dia mulai dari 2,9 jutaan. Ini kembarannya Poco M7 Pro yang tadi ya. Ya, layarnya sama 6,67 inci, full HD plus, 120 Hz, AMOLED, SOC juga dimensi 7025 ultra, baterai 510 mAh, charging 45 watt. Bedanya kamera utamanya ini 108 megap ya, dan ada ultra wide 8 megapel, selfie-nya 20 megap, skor anutunya ya di R65.000-an. Untuk Gensin Impact tentunya dapat C ya dan rata-rata di sekitaran 35 FPS untuk settingan lowest 60 fps. Kenapa yang satunya ini masuk dalam honorable mansion? Nah, untuk harganya ini udah mepet dengan Rp3 juta dan performanya memang udah e agak ketinggalan sebetulnya ya kalau dibandingkan sama beberapa yang lain tadi. Tapi mengingat kameranya, sistem kameranya memang harusnya lebih baik ya karena ada ultrawide-nya juga. Jadi menurut kami ini layak untuk dipertimbangkan di kelas harganya. Dan kelemahannya Hyper OS di Redmi biasanya ada iklan di beberapa aplikasi bawaan ya samalah sama Poco tadi dan dia start dari Android 14 untuk tahun ini kayaknya harusnya dari 15 ya. Nahi kelebihannya layarnya AMOLED 120 Hz in display fingerprint stereo speaker Gonya lancar ada ultra wide-nya pula di situ ya. Jadi ada ekstra-ekstra di situ. Meskipun kalau untuk kamera utama kita enggak bisa bilangnya luar biasa hebat karena biar bagaimanapun akan kebatas sama ISP juga. Sensor mau segede apapun ya kalau ISP-nya kurang ya ketahan biasanya. Oke, itu dia tadi ya smartphone kencang untuk main game dengan harga di bawah Rp3 juta. Yang enggak pakai Helio G99 dan turunannya kelihatan ya. Untuk cari yang minimal sekencang HO G99 kita udah harus pilih SOC 5G ya, harus 5G. Jadi bukan berarti kalau di daerah kalian enggak ada 5G-nya, ini enggak bisa dipakai. Bisa banget. Saya selalu bilang kan ini bisa 5G. Iya, 2G, 3G, 4G, 5G bisa semua. Berarti di daerah kalian yang cuma ada 4G-nya doang ya, enggak usah 5G itu jalan enggak ada masalah dan enggak akan meledak atau rusak atau gimana. Enggak, aman, aman banget kok. Nah, kalau kalian sendiri yang mana yang kalian pilih? Coba tulis di kolom komentar. Dan kalau misalnya ada saran-saran lain di bawah Rp3 juta yang juga menarik ya, yang jelas dia bukan G99, G100 atau G200, coba sekalian tulis di kolom komentar. Saya Did Irfan Jaka TV. Ah.
