8jtan.. Yang Bener Aja Nih, AXIOO HYPE-R X8 Apa Nggak Kemurahan? (YouTube Video)
Ringan, powerful, dan yang paling penting udah pakai layar OLED di harga yang bisa dibilang sangat bersahabat. Ini adalah Axio Hype RX8 OLED. Laptop ini udah siap bersaing banget loh. Tapi seberapa hype sih laptop ini sebenarnya? Yuk, langsung aja kita bahas. Lego. Pas pertama lihat langsung kaget sih. Wah, ini Akio yang baru. Desainnya clean banget dengan body warna abu-abu matte yang elegan dan solid walau bobotnya cuma 0,9 kg aja. Jadi benar ringan banget buat dibawa ke kantor, kampus, atau bahkan buat kerja di kafe. Nah, kok bisa ringan sih? Jadi, laptop ini pakai bahan yang kokoh, tahan banting tapi ringan, yaitu magnesium alloy. Frame-nya tipis dan bu-nya enggak ringkih sama sekali. Materialnya terasa premium di tangan dan bagian exelnya juga halus waktu dibuka tutup. Ukuran layarnya 14 inch dengan rasio 16 b. Jadi, tampilannya lebih luas ke vertikal. Enak banget buat kerja [musik] multitasking, scrolling dokumen panjang, atau editing yang ringan. Keyboard-nya juga enak, travel key-nya pas, dan touchpad-nya lebar. Kalau kamu sering kerja mobile, ini laptop yang enggak bakal bikin pegal dibawa ke mana-mana. Tampilannya udah pasti enak dong. Pakai OLED soalnya jelas 100% sRGB. Sesuai nama pengetesan tim kami, DCP3-nya juga 100% di gamot volume, 188% sRGB, dan 133% DCIP3. Dan pastinya bakal kontras banget dengan area hitam yang menjadi lebih pekat. Warnanya vivit, hitamnya pekat dan kontrasnya dalam banget. Buat nonton film atau sekedar lihat foto, tampilannya tuh kayak beneran asli. Jadi tajam banget dan cocok juga buat kamu yang butuh akurasi warna buat desain, foto atau video editing. Ditambah lagi layar OLED ini bikin gerakan lebih halus tanpa ada ghosting. Laptop ini ditenagai prosesor AMD Ryzen 7 Pro 6850. Salah satu prosesor seri U yang terkenal irit tapi bertenaga. Dipanduin sama RAM 16 GB DDR5 dan SSD 512 GB. Hasilnya performanya ngebut banget buat kelas ultrabook ringan. Multitasking bisa di mana aja dan performanya tetap ngebut buat segala macam kerjaan. Saya cobain buat kerja harian ya, buka browser, banyak tab, streaming, edit foto di Photoshop dan edit video 4K di CapCut. Semuanya lancar tanpa kendala. Multitasking juga halus banget loh, karena dari pengujian 3D Mark skore time spy-nya mencapai 2.535 dengan grafik skor-nya 2.270 dan fire strike-nya di angka 6.390. Skor steel nomad light-nya yang mencapai 2.137 dengan rata-rata 15 fps juga menunjukkan bahwa performa grafisnya cukup kuat. Geek Band 6 hasilnya juga cukup impresif dengan 2004 poin untuk single core dan 8.304 304 poin untuk multicore. Di sin band R20 dan R23. Trend performa yang kuat juga terlihat pada R20 skor 580 single core dan 4.369 multiore. Skor di 148 single core dan 10.744 744 multicore. Hasil kristal dismar juga dengan kecepatan baca 3.494 megbit/s dan tulis 2825 megbit/s. Pas saya cobain main beberapa game di perangkat ini, hasilnya cukup bikin saya kaget juga ya. Kita mulai dari Forza Horizon 5 dulu nih. Dengan settingan grafik di preset low, SSR, quality juga di low, dan retracing-nya dimatiin. Game ini masih bisa jalan stabil di kisaran 50 hingga 55 FPS. Bahkan sesekali nyentuh maksimal 60 fps. Buat ukuran game open world yang berat secara visual kayak Forza, performanya ini udah termasuk lancar banget. Efek pantulan dan pencahayaannya masih kelihatan oke meski dietting rendah. Dan yang paling penting, enggak ada startering yang ganggu pengalaman balapan. Lanjut ke Gensin Impact. Saya set di preset high biar kelihatan maksimal secara visual. Hasilnya rata-rata dapat di 40 hingga 45 FPS dan kadang turun sampai 35 fps waktu banyak efek dan musuh muncul bareng-bareng. Tapi yang menarik, penurunan FPS-nya enggak terlalu terasa patah, masih mulus. Nah, giliran Velor di sini sih enggak perlu diraguin lagi ya. Dengan setting peret low dan fishing dimatiin, FPS-nya bisa melesat di rata-rata 170 hingga 180 FPS. Bahkan pernah tembus 200 FPS di beberapa map. Buat kamu yang main kompetitif, ini udah termasuk ideal banget, responsif, layar, dan input delay-nya minim. Seru sih nge-game di laptop ini. Dari sisi suara, speakernya lumayan jernih buat ukuran laptop tipis. Enggak terlalu basy, tapi suaranya juga bersih dan cukup keras untuk nonton dan meeting. [musik] Yang saya suka performa pendinginnya juga stabil. Suhu idle ada di kisaran 37 derajat celcius. Dan waktu saya render video 4K 10 menitan di Premier, suhunya naik di kisaran 45 derajat Celcius aja. Masih aman banget. Jadi enggak perlu khawatir, laptop ini gampang panas. Sportnya lengkap banget buat ukuran laptop tipis. Ada dua buah USB A3.0, 0, 1 USB 2.0, du buah USBC full function, 1 HDMI 1.4 dan audio combo jack 3,5 mm. Yang saya suka, kedua port USBC-nya ini bisa dipakai buat ngecas. Jadi, kamu bisa pilih mau ngecas dari kanan atau kiri. Fleksibel banget, kan? Saya pakai buat kerja normal seperti browsing, nonton YouTube, sedikit editing foto bisa tembus 6 sampai 7 jam. Kalau cuma buat ngetak-ngetik dan kerja dokumen ringan bisa lebih panjang lagi harusnya. Ngecasnya juga cepat ya sekitar 1 jam 20 menit udah keisi penuh dari 10%. Yang saya paling apresiasi dari Axio sekarang adalah experience-nya makin matang. Booting cepat, enggak ada bloodware aneh, dan semua fitur berjalan mulus. Keyboard-nya nyaman buat ngetik lama. Layarnya juga enak di mata dan suaranya cukup baik. Buat yang kerja hybrid, ini laptop yang sangat praktis, ringan, performa kencang. Tapi kalau ditanya kekurangannya, hm mungkin di tampilannya kali ya. Balik lagi ke selera sih kalau ini. Kalau saya sih sukanya yang lebih menonjol sedikit ya. Tapi kalau kamu suka yang can kayak gini sih ya oke-oke aja, cocok aja. Kalau kita lihat paket lengkapnya, Ryzen 7 Pro 6850, RAM 16 GB, DDR5, SSD 512 GB, dan layar OLED. Dan beratnya enggak nyampai 1 kilo. Di brand lain, harga kayak gini tuh biasanya udah tembus 15 hingga Rp17 jutaan. Tapi Axio kasih paket ini di harga yang jauh lebih ramah di kantong, cuman sekitar Rp9 jutaan aja. Apalagi kamu bisa nemuin harga sama voucher e-commerce yang bisa sentuh 8,7 jutaan aja loh dengan garansi resmi 1 tahun dari Axio Indonesia. Ini jadi salah satu laptop lokal yang worthed banget buat kamu yang pengin performat tinggi tapi enggak mau bayar mahal. Nah, untuk after sales dari Axio memiliki layanan ADP 183 titik service center dan kerja sama dengan Indomaret untuk drop off unit service. Jadi makin terjangkau dan mudah untuk layanan dari Axio ini. Jadi enggak perlu khawatir lagi tuh, Guys. Oke, Guys. Jadi, itu dia review laptop terbaru dari Axio. Semoga bisa menambah wawasan kalian. Sampai jumpa di video selanjutnya. Bye. Layarnya olet, keren, tajam warnanya.
