Jungkat

9 Laptop Gaming Resmi Murah di bawah 10 Juta (versi JagatReview)! (YouTube Video)

  • 28/09/2025

Kalau ada yang lagi nyari laptop gaming, laptop high performance, laptop untuk ngedit video, untuk cat, untuk 3D ya, dan cari yang budgetnya ee mepet di bawah Rp10 juta, ya. Ini adalah saatnya. Ini video akan bahas mengenai laptop gaming resmi di bawah Rp10 juta. Oke, jadi kali ini kita menemukan laptop gaming resmi di bawah Rp10 juta bukan Rp9,999. Yang paling murah entar ada di Rp8 jutaan. Tapi sebelum kita mulai, disclaimer dulu. Ya, ini pertengahan September 2025 ya. Kenapa saya harus nyebutin? Karena kita enggak tahu nih apakah harganya masih bertahan begini atau tidak. Tapi yang jelas kita lagi ngecek-ngecek harga terus kaget, kenapa laptop gaming harganya segini? Ada dibanting semua kayaknya nih. Gudang semua. Perang diskon. Perang diskon. 9 unit laptop gaming resmi harganya ada di bawah R10 juta. Biasanya nemu dua biji aja udah girang. Sekarang banyak banget ini. Banyak banget. Ada sembilan dan ini enggak kaleng-kaleng. Coba definisi laptop gaming yang kali ini dalam video ini apa? Nah, kalau menurut kami nih laptop gaming tuh yang pertama jelas ya punya diskrit GPU dan ini bukan cuma diskrit GPU. Discrit GPU-nya harus bukan yang low power. Jadi kan ada kalau Nvidia ada yang seri MX berapa gitu, MX 500 series. Nah, itu kita enggak masuk bukan e radion masuk kencang ya. Radion dia sebenarnya namanya sama sih ya. Jadi gimana ya? Tapi intinya ya kita enggak pakai yang low power ya. Biasanya kan yang MX gitu dia cuman 15 sampai 25 watt gitu maksimal. Nah itu kita enggak masukin. Yang kita masukin yang ya kalau Nvidia sekarang RTX udah udah enggak ada GTX ya. Udah enggak ada RTX tuh kita ini bukan GTX ya. Ini bukan ada yang pakai GTX nyisa gitu. Enggak, enggak, enggak ada, enggak ada. Ini RTX semua. RTX semua. Nah, berikutnya tentunya prosesor. Kita juga cari yang pakai H series atau HS atau HX. Intinya yang emang high performance gitu. H ya, bukan U bukan U P gitu enggak? Tapi masih bolehlah sebetulnya kalau zaman pada masanya kalau sekarang sudah enggak ada P. Iya, sekarang udah enggak ini. Terus apaagi? Nah, berikutnya RAM-nya itu jelas harus bisa di-upgrade. Oh, pantes yang bisa yang diolder enggak masuk sini ya. Siap. Saya kan ee untuk laptop gaming itu hal yang biasa paling sering ditanyain adalah RAM-nya gimana gitu kan. Misal kalau datang 8 gig bisa di-upgrade 16 atau bisa di-upgrade ke 32 ya udah yang penting bisa di-upgrade gitu. Iya. Iya. Soalnya laptopnya udah kencang ya. Laptopnya kencang gitu. Nah, berikutnya untuk layar. Layar tuh refresh rate harus lebih dari 120 Hz. minimal 120 Hz lah. Oke, jadi 120, 144 kalau ada yang 165 kita masukin juga gitu. Oke. Nah, terus yang paling penting semua barang yang kita masukin di video kali ini itu resmi, garansinya resmi juga dan semua barang baru. Semua barang baru, bukan barang second. Bukan barang second, bukan. Nah, kita mulai dari Madul nih. Yang murah dulu atau yang mahal dulu atau abjat? Yang paling enak yang murah dulu dong. Murah dulu. Itu to the point kalau murah dulu. Karena dicari R juta. Iya iya iya iya. Jadi ini tipe eh brand laptop yang ada yang paling murahnya. Ada yang paling murahnya. Oke. Yang pertama ini ada MSI Tin 15. Oh tin 15. Iya tin 15. Langganan nih di bawah R juta. Langganan. Langganan. Iya iya. Di sini MSI tin 15 ini di bawah Rp10 juta. Ada tiga varian. He inih yang pertama ini harganya agak ajaib sih. Rp8.99.000. Bukan Rp8.999.000. Rp8.099. 099 8,1 kembali 1000 I. Nah, ini prosesornya ajaib juga. Udah core i5 12450H ini 8 12 8 core 12 trad. Ee buat multitasking harusnya udah lumayan lumayan. Oke. Terus GPU dia pakai RTX 2050 laptop GPU ini 4 GB DDR6. Kalau menurut MSI ini maxp-nya 45 watt. Hmm. H. Oke. 4 giganya sih. Tapi udahlah enggak apa-ap lah ya. Harga segini ya. Udah harga segini. Iya. Gimana lagi? Terus ada lagi apa yang lucu dari MSI? Terus yang kedua, varian kedua ini harganya Rp9.25.000. Ini pada saat kita ngecek ya, pada saat video ini direkam ya, Rp9.25.000.000. Nah, ini prosesornya pakai ee yang ini naik dikit dia pakai core i7 12650H. Ini 10 core 16 thre. Terus GPU-nya masih sama ee pakai RTX 2050. Oke. Jadi benda yang sama berarti ya? Benda yang sama. Ini TJP-nya juga cuma beda prosesornya. Prosesor. Oh, oke. Kalau tadi dia di 12 trad, ini 16 thre. I benar, benar. Nah, yang ketiga ini varian ketiga ini harganya naik dikit nih. Rp9.259.000. dari Core i7 tadi. Eh, ini prosesornya ee di sini masih Core i5. Core i5 12450H 8 core 12 red. Tapi ini GPU-nya ini naik nih. Jadi RTX 3050 jadi beda. Udah beda banget ini dikerjain nih sama MSA ini disuruh milih loh mau mau i5 pakai 2050, mau i7 pakai 2050 atau mau i5 pakai 3050. Ayo kan pusing jadinya. Tapi ini sebenarnya malah menarik ya. Jadi kayak kalau emang yang pengin beli butuh prosesor kencang gitu buat multitasking-nya lebih berat mungkin bisa ambil yang i7 gitu kan. Iya sih betul kalau emang dipakai buat gaming yang lebih sering yang lebih butuh diskrit GPU kencang bisa ambil yang 30 dan harganya masih terus kalau yang betul-betul harus ngirit banget ya udah bisa beli yang R juta tadi 8,1 lah 8,1 itu buat upgrade RAM beres udah tuh. Iya, ya kan? Nambah 8 gig lagi sudah beres ya. Oh iya. Ini berapa RAMnya semuanya nih? Eh semuanya ini RAMnya 8 gig DDR4 3200 MHz single channel. Jadi Oh masih DDR4 semuanya ya? Masih DDR4 semua dan ini punya ee dua slot sodim jadi masih bisa di-upgrade. Dan beberapa toko online kita temuin dia e ada opsi langsung 16 gig. Jadi tapi har enggak segini ya. Ini harga basicnya. Ini harga basic 8 gig. Harusnya nambahnya enggak terlalu jauh lah i. Oke, storage eh storage-nya dia langsung 512 gig bukan 256 lagi. Laptop gaming ada 256 sih. Jitak sih sebetulnya ya. Udah, udah enggak ada, sih. Udah enggak ada, udah enggak ada. Untungnya 512 itu udah minimum banget. 512 minimum sih. Iya. Terus, terus benar, benar. Dan dia ee enaknya dia bisa pakai dual storage. Jadi yang storage kedua itu eh SATA 2,5 inci. Oke. Jadi ada ada M.2 sama ada SATA. Yang M sudah keisi SATA kosong. SATA kosong. Bisa pakai hardisk atau SSD SATA aja. Iya. Iya. Bisa, bisa, bisa, bisa. Terus apa lagi yang menarik di sini? Terus ee dia layarnya 15,6 inci. Ee udah IPS juga? Iya, IPS level. Iya, IPS level. Full HD 144 Hz. Tapi ini memang masih 45% NTSC ya. Sekitar 60% sRGB ya, bukan yang 100% sRGB. I harga segini ya sudahlah jangan banyak protes. Harganya sudah segini ya. Tapi ini menarik ya. Ee namanya itu MSI Tin kan. Nah, ada alasan kenapa yang namanya tin. Sebenarnya bodinya enggak tin-tin amat, tapi bobotnya ini yang tin slim. Ee ini bobotnya sekitar 1,8 1,9. Iya. Jadi ee laptop gaming yang klasik itu ada di 2,3 2,5 ya. Itu yang umum ya di 15,6 inci sampai 16 itu 2,3 2,5 lah. Itu umum. Untuk berada di 2 kilo itu udah termasuk ringan ya kan. Dan MSI yang satu ini tuh ee konsisten di bawah 2 kilo. Eh, bingung gimana. Dari zaman dulu ya? Dari zaman dulu. Iya. Jadi ini enggak cuman enggak cuman harganya yang ringan, bobotnya juga ringan. Bobotnya juga ringan di dompet, ringan di tas. Ada garasi resmi juga dari MSA Indonesia Iya. 2 tahun. 2 tahun. 2 tahun. Oke. Ada lagi selain MSI apa lagi nih? Atau yang lain lagi? Nah, MSI ganti merek. Ada berikutnya tapi kita pindah merek dulu. Oh, pindah merek. Tadi kita dapat MS yang ini. Berikutnya ada dari Acer Nitro V15 V15 V15. Nah, Acer dua varian ya. Ada dua varian. Ada dua varian. Yang pertama itu harganya di Rp9.164.000. Jadi 9,1-an. Prosesornya pakai Ryzen 5 6600H. Punya 6 core 12 thread. Jadi buat multitasking juga sudah oke. Terus varian keduanya harganya di 9,399. Hm. Kalau yang ini itu prosesornya pakai Intel Core i5 13420H tertinjen. Jadi udah tertingen ini beda jumlah core berarti 1 6 ini del iya beda jumlah core. Yang ini total 8 core dan tapi dia punya 12 trad jadi jumlah cornya lebih banyak tapi trad-nya sama. Jarang-jarang ketemu ya laptop gaming pakai 6600H. Iya jarang soalnya. Padahal seharusnya memang begitu namanya 6600H. Heeh. Cuma brand lokalnya kebanyakan pakai ini buat laptop yang ya udah sendirian aja. tipis itu kan padahal ini sebenarnya prosesor buat gaming gaming diborong semua sama Nah itu tadi kan berarti ada dua laptop dari eh Acer Night Trofe 15 yang satu AMD yang satu Intel beda harganya tipis ya beda harganya tipis jadi fanboy-nya Intel bisa beli yang Intel fanboy-nya AMD bisa beli AMD gitu kan silakan pilih sendiri yang sama apa. Nah, itu tadi yang beda cuman prosesor ya. Jadi semuanya itu sama gitu. Iya, kan itu benar prosesor kan. Nah, untuk discret GPU ini sama-sama pakai RTX 2050. 4 GB ke DDR6. Terus RAM-nya dia juga 8 GB DDR5. Tentunya ini bisa di-upgrade ke dual channel juga ya. Seperti biasa ada slot tambahan dia punya dua slot gitu. Dan kalau emang mau beli langsung upgrade beberapa toko online juga ada yang nyediain upgrade gitu. Storage-nya 512 GB juga SSD MD.2. Nah, menariknya di Sernia punya satu slot M2.20 kosong. Oh, jadi kalau yang tadi SATA yang kosong ini ada tambahan M.2. Jadi Mot2-nya ada dua. Iya, Mot2-nya ada dua, yang satu sudah keisi, yang S kosong. Jadi kalau misal mau upgrade kita enggak usah ganti SSD yang sudah kepasang dan karena ini M.2 jadi speed-nya kencang lah. Jauh lebih kencang dari yang SATA. Nah, untuk layarnya dia pakai IPS level juga e ukuran 15,6 inci full HD refresh set-nya di 144 Hz dan sama seperti yang tadi ini masih 45% NTSC. Berarti 60% SRGB juga belum ya. Nah, tapi ini biasanya sudah pakai Office ya? Iya, udah udah udah ada Microsoft Office-nya. Terus garansi dia 3 tahun yang terdiri dari 3 tahun layanan, 2 tahun sparep, dan 1 tahun priority care atau accidental damage protection. ADP. Bukan ADC tapi AADP. ADC. ADC apaan ya? He. Jadi garasi 3 tahunnya itu 3 tahunnya cuma dapat layanan. I kalau 2 tahun pertama layanan dan spareps. Nah, tahun pertama itu priority care diurusin banget. Jadi sebetulnya paling benar adalah rusak di tahun pertama. Enggak gitu ya. Enggak gitu. Harapannya sih enggak rusak. L ya soalnya kan perlindungan terkuatnya tuh di tahun pertama kan. Iya kan? Iya. Benar benar. Apapun yang terjadi di tahun pertama beres aja gitu. Oke. Ada lagi enggak dari Eser? Ee untuk Eser itu aja selanjutnya Mas Gatot mungkin. Oke, berikutnya entar entar itu kita sudah lima ya. Udah lima. Oh, udah lima loh. Udah lima opsi loh. Baru baru jalan bentar udah lima aja. Udah lima opsi. Oke, ada lima opsi. Berikutnya ada apa lagi kita? Berikutnya ada HP Victus 15. Ah, oke. Yang satu ini ada dua varian yang masuk list kita. Ada dua. Ada dua di bawah Rp10 juta. Oke. Varian pertama ini harganya sekitar Rp9.352.000. Nah, ini prosesor mah kayak Intel Core i5 13420H ini 8 core 12 three. Terus varian keduanya ini agak ajaib nih prosesornya harganya 9,8. Ini prosesornya pakai Ryzen 7 7445 HS. Susah nyebutnya. 45 berarti Z4 Plus. Z4 4 plus Z4 plus. Iya 4 plus 45 kan? Iya. Tapi HS. H. HS itu buat yang slim-slim. Iya, buat yang slim-selim TDP-nya agak ditahan tahan. Dia punya 6 core 12 thre dan ini ee ada 2 Zen4 dan ada 4 Zen 4C core ya. Jadi kombinasi 4C ya ini. Nah, ini ya. Siapa bilang ee Intel soal lebih mahal? Kalau di Viictus enggak. Intelnya lebih murah. 93 lawan 98 lumayan bedanya. Lumayan lumayan. Lumayan. Tapi itu berarti yang sama di prosesornya. Iya yang sama prosesornya. Eh sor yang yang beda. Eh yang beda. Sor sori ya yang beda dior yang sama. Yang sama ini untuk discr GPU-nya dia sama-sama pakai RTX 2050 4 gig GDR6. Ee terusnya ee untuk RAM-nya ini dua-duanya langsung 16 gig. Wih, luar biasa. Dari tadi 8 gig. Eh, tadi 8 gig ya. SR di 88. Ini langsung 16. Langsung 16. Langsung 16. Tapi di sini ya ini. Tapi di sini masih single channel. Udahlah enggak apa-apalah yang penting udah 16 dulu lah. Iya 16 dulu lumayan. Maksudnya kalau kalau baru beli gitu ya udahlah gitu kan. Lagian kalau enggak pakai IGP-nya enggak terlalu butuh-butuh amat jadi dual channel sih sebenarnya juga sih. Lebih kencang sih. Prom lebih optimal gitu kan. Terus terus terus. Oh, i ini untuk RAMnya yang Intel itu pakai DDR4 sementara AMD-nya pakai DDR5. Itu karena emang prosesor AMD-nya cuma bisa DDR. Betul juga, betul juga. Betul juga. Terus untuk SSD dia pakai 512 gig. Ee layarnya IPS 15,6 inci juga. Full HD 144 Hz dan ini ee sama juga 45% NTS. NTSC juga ya belum ya. Oke dan seperti biasa ada Office juga dan garansi 2 tahun dari HP Indonesia dengan ADP yang bisa diklaim satu kali per tahun. Jadi ADP-nya dua juga. Dua berarti satu kali per tahun dua kali Oh jadi oh berarti ADP-nya 2 tahun. Aman selama 2 tahun. Selama 2 tahun yang tadi aman total. Aman total yang tadi cuma tahun pertama ya. Enggak sih aman juga tahun keduanya. Cuman kalau ini kan ada accidentalnya. Jadi kalau tahun pertama jatuh masih dimaafkan. Kalau yang kalau tadi tahun kedua jatuh salah sendiri gitu. Jatuh ya kalau jatuh salah sendiri sebetulnya Oke. Ada lagi mungkin apa Omen mungkin ada enggak ya? Enggak belum kita belum nemu Omen di baah Rp10 juta ya. Kita akan teriak-teriak happy kalau ada sepertinya sepertinya kalau kita nemu Omen di baah R juta, kita dulu yang borong. Habis itu kita jual ke kalian nih R juta. Aku mau 10. Enggak usah dibahas tuh, Mang. Kita diam-diam aja. Oke, next. Ada apa? Nah, berikutnya ini ada dari brand lokal ya, Axio Pongo 725. Dan nah ini yang menarik karena kemarin waktu aku nyari laptop-laptop list laptop yang mau dimasukin, heh. Ada dua toko yang dia ngasih 725 V2. 725 V2. Tapi cuma dua toko nih. Yang satu masih pre-order, yang satu di stock. Bapak-bapak toko-toko yang dua ini under NDA enggak nih? kita bahas nih gitu enggak apaapa juga udah udah tertulis secara umum mau enggak mau kan kita yang ditelepon aksi ya entar eh ini kenapa bisa tahu ada V2 curiga mau dikirim dah oke oke ini ini tapi berhubung yang satunya lagi kita belum benar-benar tahu ya jadi ee dan baru dua toko doang yang ngelisting jadi agak hati-hati sama harganya tapi paling enggak kita nemunya begitu gitu yaitu jadi 1 koma eh 1 koma 9 berapa 9 sekitar 9,4 9,4. Dua-duanya sama-sama yang satu 94 bawah, yang satu 94 atas lah gitu. Oke. Mungkin bisa benar, mungkin bisa salah untuk yang V2-nya ya. Jadi ya tapi paling enggak kita bahas dulu aja sekarang enggak apa-apalah. I Apa yang beda? Nah, kalau lihat spesifikasinya ini sebenarnya mirip ya. Yang beda tuh cuman prosesornya. Untuk varian yang awal yang V1 itu pakai Core i7 12650H gen I dan ini kita udah pernah review nih. Udah. Jadi buat yang penasaran bisa langsung cek video reviewnya. Nah, terus untuk yang V2 ini prosesornya lebih baru. Dia pakai i7 13620H. Oh, baru tertinjen. Tertingjen. Nah, ini sebenarnya untuk prosesor dia dua-duanya sama ya. Sama-sama punya 10 core dan 16 thread. Tapi yang beda itu di maksimum turbo frekuensinya. Oke. Kalau yang itu di 4,9. Kalau yang gen itu di 4,7. Ini prosesor yang sama sebetulnya dibinding. Beda max turbo frekuensinya doang sama beda gen. Oke. Kayak gitu. Curiga base-nya sama B ini basnya sama nih. Udahlah ini benda yang sama nih. 12 sama 13 emang suka begitu ya. Nah itu kalau ultra tuh baru beda tuh nanti. Itu mah udah enggak usah ditanya usah ditanya. Next. Apa lagi? Nah. Eh, terus jadi yang beda cuman prosesornya, yang lainnya tuh sama semua untuk GPU dia pakai RTX 2050. Ini langganan ya di bawah 10 juta ya 250 ya. Tadi baru ada satu yang 3050 ya? Iya, baru si MSI. Baru MSI ada satu biji yang 3050. Oke. Terus pakai 2050 ee 4 GB GDD R6. He. RAM-nya ini langsung 16 gig. Mantap. Tapi udah dual channel luar biasa. Jadi bukan single channel ya, ini udah dual channel, udah siap pakai langsung dual channel. Aksio memang lebih orang Indonesia tuh lebih paham apa yang dibutuhkan sama orang Indonesia juga gitu. Ben benar. Benar. Tapi kalau misal emang dirasa kurang mau upgrade tentunya bisa dengan melepas RAM yang sudah kepasang diganti supaya jadi 32 gig bisa juga gitu. Slowage-nya seperti biasa 51 GB SSD M.2 dan yang satu ini masih punya satu slot M2.2 tambahan. Jadi kalau misal butuh upgrade bisa di-upgrade enggak usah ganti SSD-nya gitu. Layarnya dia pakai IPS 15,6 inci, resolusi full HD 144 Hz, 45% NTS. Aduh, belum H belum ada ya. Belum belum belum ada yang 72 ya. Oke. Nah, untuk bobot laptopnya ini dulu yang versi lama itu sekitar 2,09 kg. Jadi ya 2 kg lah. Lumayan lumayan oke k lumayan oke. Nambah klok enggak nambah berat kan? Aduh. Aduh aduh. Iya juga ya. Yang ini belum dapat office tapi ya. Nah, ini sayangnya belum dapat office. Tapi garansinya ini kayaknya yang paling menarik nih. Dia 3 tahun lengkap dengan ADP di tahun pertama dan ADP-nya Aksio itu meng-cover apa? Kecurian. I dia mengover kecurian. Jadi menarik banget ini kan ADP plus kalau enggak salah ya. Iya. Ip ekstrap ekstra. ADP ekstra. ADP ekstra. ADP ekstra itu mah. Ide gua plus diadopsi jadi ADP ekstra kan gitu ya. Jadi hilang pun ee hilang pun diganti. Kalau enggak salah bencana alam juga ya dicover ya. Iya kan? Cover juga 1 tahun pertama. 1 tahun pertama. Jadi jadi di tahun kedua jangan diajak lewat dekat-dekat gunung berapi yang lagi aktif. Jangan jalan-jalan di tempat yang ramai begal. Oh jangan jangan gitu. Oke. Ini baru berapa? Udah udah delapan ini. Udah delapan ini. Satu lagi apa? Satu lagi. Satu lagi apa? Ee satu lagi ini yang terakhir tapi bukan berarti yang jelek Last but not least. Berarti last but not list. Ini Asus Gaming. Entar dulu sebentar. Kata pertamanya enggak masuk di akal. Asus dan laptop gaming di bawah R10 juta itu enggak sinkron. Benar sih dari pengalaman kita enggak sinkron. Dia dijual di 10 koma aja biasa sudah hilang gitu. 11 juta udah hilang di pasaran. Oke. Ini apa nih? Asus Gaming apa? Asus Gaming K16. K16. Oke. Ini kalau kalian tahu tough Gaming itu terjangkau. Ini lebih terjangkau. Lebih terjangkau lagi dari tough gaming. Tough gaming-nya terjangkau dari mana? Ee dulu dulu kayak gitu dulu dulu dulu dulu dulu. Tidaknya lebih terjangkau dari ROG. Iya daripada strik strik car gitu kan. lebih terjangkau. Lebih terjangkau. Iya. Ee untuk harganya ini ya enggak montok atas si ini di Rp9.550.000. Ini terakhir kali kita cek ini. Iya iya betul betul. Ini ini yang ini yang kemarin kita bahas ya. Ini ee perdebatannya lumayan ya karena orang yang berbeda ngecek harganya dapatnya beda-beda. Ah itu lah saya tidak tahu kenapa ada dapat 9,55, ada yang dapat 9,8, ada yang dapat 9,9. Karena ini yang kemarin gua cross check sebetulnya nih harga benarnya berapa dari Asus itu resminya di 9,9 masih 10 1 hari sebelum video ini dibuat ya resminya 9,9 tapi entah siapa ada yang memotong lagi marginnya jadi 9,55 9,8 gitu. Jadi untung-untungannya aja L nanti ya. Nah itu siap untung-untungan voucher akunnya. Iya untung-untang voucher akun. Prosesor pakai apa nih? Nih prosesor e mirip-mirip sih sama yang kayak tadi. Core i5 13 420H. Iya 13 gen 13 core5 13 8 core 12 th 8 core 12. Terus diskret GPU-nya dia pakai RTX 3050. Luar biasa. Udah Asus Gaming 3050 di bawah R juta lagi. Di bawah R juta. Sejak kapan Asus bikin gitu? Nah RAM berapa? Delh 16 lah. DDR4 tapi udah aneh ya. Aneh sih, bukan aneh dalam arti kata buruk ya. Aneh dalam arti kata lu enggak check out nih. Serius. Tapi ini ee RAM ini 16 gig itu RAM onboard ya. Oh, dia onboard. Onboard tapi tenang ada slot sodim-nya. Jadi kalau mau upgrade masih bisa. Oh, jadi bas-nya 16 lah. Base 16 dan ini onbard. Oke, kita nambahin lagi. Masih bisa. Oh, iya iya. Nama 8 gig juga masih bisa. Wi murah DDR 4 lagi. Iya. Oh, DDR 4. Gampang. Murah banget. Rece-rece murah. Storage. Storage. Storage 512 gig. Terus layarnya ini ee pakai resolusi 1920 * 1200 piksel. Jadi 16 bing 10. Yang biasanya yang lain 1080 kan. Enggak berasa kayak laptop 2 tahun 3 tahun yang lalu gitu ya. Bukan rasa kayak laptop atasnya ya. Atasnya 16 gitu ya. rilis baru sih rilis gaming Asus Gaming baru baru setahun kayaknya belum nyampai. Belum ada setahun belum nyampai loh. Terus kenapa dibanting? Nah itu. Tapi enggak apa-apa banting terus aja. Enggak apa-apa banting terus aja. Oke. Ee panelnya apa? Eh ini panelnya IPS level. Eh refresh rate 144 sama e 45%. Ah belum nyampai. Oke, enggak apa- enggak apa enggak apa enggak apa, enggak apa. Terus dia ee seperti biasa udah ada Microsoft Office. Dan garansinya ee 2 tahun internasional. Nah, buat yang mau kuliah ke luar negeri atau mau program pertukaran pelajar ke luar negeri, cocok nih nanti dibawa ke mana aja tuh ke luar negeri bisa selama ada representatif Asus di situ. Nah, itu kalau enggak ada gua juga. Kalau enggak ada ya enggak bisa diak bisa enggak bisa digaransiin sama. Oh iya, dia ada Asus VIP perfect warranty di tahun pertama yang meng-cover 100% biaya start partik. Oh, VIP ya. VIP dapat VIP. Nah, itu kemarin gua cek 80% tapi ternyata ee ee konfirmasi lagi kasus ternyata 100% untuk kasus gaming. Wow. Jadi semua lini gaming sudah tidak ada itu ya 80% 80% udah VIP perfect warranty semua. bulan lalu deh diaplikasiin. Iya, baru orang waktu kita review t gaming itu kan masih 80% ya. Masih 80%. Ini baru baru banget ini di sekarang juga. Wah, berusahalah su okelah okelah keren keren keren. Tinggal tambah ketua ini kayaknya. Betul 2 tahun gitu 2 tahun. Eh, enggak ada kan ADP 2 tahun dari tadi Ada HP. SP. Oh, HP. Cuma HP. SP enggak salah. 1 tahun eh 1 tahun pertama, 1 tahun kedua. Eh tapi jujur ya gua kalau disuruh milih pusing loh. Pusing ya kalian? Kalian pusing enggak kalau disuruh milih di antara sembilan ini? Dan harganya mepet loh. Harganya mirip tapi masih ngerentang juga gitu loh. Kalau mirip tuh 9,9,7 9,8 semua gampang. Tinggal lihat spek masal ini ngerentang dari Rp juta. Mau pilih yang murah apa mau pilih sekalian? Mau murah sekalian. Terus dana sisanya yang R,9 juta dipakai buat ng-upgrade. Bisa loh buat nambah SSD, nambah RAM, beli mouse mungkin beli mouse bisa banget kayak begitu atau mau all out langsung. Wah ini sih pusing loh. Ini sih pusing. Tapi ini adalah pusing yang bagus. Ee satu hal yang harus ee saya ingatkan adalah ee ini video di-soot ee bulan September tanggal 16. Tanggal 16. 2025. Kenapa harus diingatkan? Karena kalau sudah bicara harga murah, kita tidak tahu apakah harganya bisa bertahan seperti ini. Semoga malah ambr lagi, ambro lebih turun lagi, ya gitu. Semoga, tapi takutnya ini fluktuatif banget. Jadi paling enggak kalau kalian nonton 2 3 bulan setelah ini dan wah kenapa harganya lebih mahal? Ya, Anda terlambat, Bro. Makanya subscribe dong, subscribe Anda kelewat gitu. Oke, kalau begitu ada lagi? Ada yang ke-10 enggak? Habis. Habis untuk saat ini. Habis. Habis. Oke, kalau gitu ee dari 9 ini kalian pilihnya yang mana? Coba tulis di kolom komentar ya. Dan kalian mau minta kita cariin laptop apa lagi? Karena akhir-akhir ini banyak sekali yang nanya kita laptop apa yang cocok. Benar. Eh, untuk menekankan lagi ya, laptop gaming ini lebih lebih cocok atau lebih pas disebut sebagai laptop high performance sebetulnya ya. Entah kenapa mereka suka banget pakai nama gaming. Ini laptop high performance kenapa ini kan cocok buat ngedit video ini ngedit video sampai 4K 30 masih enteng harusnya nih semuanya kuat semuanya kuat 4K3 masih enteng ya. Ee buat 3D udah lumayan ya. Blender-blender mah mau mengawali blender udah lumayan banget yang sederhana-sederhana aja ya. Kalau sederhana pakai yang lain juga bisa. Ini ini udah lumayan sebetulnya. Terus ee kalau mau dipakai buat cat misalnya bisa banget buat nge-layout, buat apapun yang berat-berat ini sudah bisa tinggal sesuaikan RAM-nya aja ya kan. Iya biasanya di RAM itu iya RAM-nya aja yang masalah karena prosesornya udah lumayan kencang di sini. Terus GPU-nya juga ini udah RTX series apalagi kalau ngambil yang RTX 3050. Wuh sedap gitu. Jadi kenapa kita sekali? Karena memang laptop-laptop ini adalah yang banyak dicari-cari sama banyak orang. Cuma memang kalau bicara soal layar kalau misalnya butuh 100% sRGB atau yang dibilang 72% NTSI ya sepertinya nanti kalau sudah butuh banget bisa nambah layar eksternal gitu. Terlepas dari kebutan-kebutan itu, kalau memang ada yang butuh laptop buat gaming atau butuh laptop untuk multitasking, jelas ini oke banget. Udah oke banget. Murah dan Iya. Murah dan kencang yang jelas. Iya. Oke, kalau gitu sampai di sini dulu. Sampai jumpa lagi di rekomendasi laptop berikutnya. Siap.

Lihat di YouTube