#99Talks Special GPA 2025: Hanya Proyek Berkualitas Berhak Atas Golden property Awards - Part 2/2 (YouTube Video)
Mungkin Bapak bisa cerita, Pak, dampak setelah mendapatkan awards itu seperti apa, Pak? Lebih melonjak lagi penjualan atau seperti apa? Ya, di industri properti ini kan ee ada siklus segala macam yaah. Jadi ee sekali lagi saya terus terang ee pasti banyak pengaruhnya ke kami ee karena dengan ini kami juga berkembang di proyek yang lain karena kita dianggap kredibel sebagai developer kan bahwa kita membuat sesuatu itu dengan sepenuh hati, tidak asal. ee tidak hanya masalah uang kan, karena itu kan dalam jangka panjang pasti ada sangat banyak dampaknya ke kami. Tapi yang mungkin yang perlu saya tambahkan di samping ee apa tim kami yang hebat. Jadi kenapa tadi sudah diutarakan oleh kalau manajemen kami punya punya estate managemen, kami punya tim perencana yang sangat gercep yang kerjanya serba cepat. ee kemudian ee tim apa back office yang siap melayani. Kemudian ee saya mungkin di kelas developer kelas kami ini juga saya set bahwa tidak A sampai Z-nya kami kerjakan sendiri. Heeh. Jadi kayak pekerjaan ee rumah kami serahkan ke kontraktor. Kenapa? Dan saya speknya cukup ee ketat. Contoh harus Anda pakai ee semen tertentu yang memang kelas 1 semennya. Saya tidak memperkenankan di proyek kami ini ada bekas apa kertas semen yang mereknya lain. Padahal saya enggak dapat apa di dari ee pabrikan semen itu. Tapi saya ingin menggaransi dengan sistem yang kita buat bahwa dengan dia menggunakan semen yang kelas 1 maka akan mengurangi komplain kepada kami. Seperti itu sampai terus yang di projject yang dikasih uang merah. Enggak boleh ada selain bat merah. He. Jadi pengawasan lebih mudah. Kemudian tadi juga sempat bahas dengan Pak Ali karena kata lokasinya di Bogor di Sentul. Tentu kita berlimpah dengan udara segar dengan lingkungan yang hijau. Nah, itu menjadi penekanan kami. Jadi saya cuman tugasnya satu, Mbak, ngelihat ada enggak ee semen lain. Kemudian yang kedua dilihat dari kantong semennya yang berceceran ada enggak yang pakai merek lain? Iya. Kemudian saya lihat loh kok bentuk ee apa dindingnya bukan bata merah gitu. Umpama saya pasti marah, pasti saya marahin kontraktor. Tapi kalau bagian dari kami yang melakukan pekerjaan itu, saya kan enggak bisa marah. Pemada salah satu subdivisi kami yang sebagai kontraktor kan enggak bisa marah saya. Tapi karena ini kontraktor yang melakukan, eh gimana sih kamu? Masa bikin gini aja enggak bisa. Simpel begitu sebenarnya. Jadi pengawasan jauh lebih mudah. Kami hanya di konsep perizinan, penjualan yang jauh lebih sulitlah menurut kami ya. Kami hanya fokus di situ, Mbak Kara. Jadi ee dari perencanaan produk juga kita maunya ee update banyak masukan dari tim ee GPE pada saat assesment kan kami coba pelajari termasuk kita launching yang rumah tiga lantai tahun lalu juga sudah jadi sekarang itu karena masukan dari tim Golden Property oh gitu. Iya benar-benar nanti mudah-mudahan dalam waktu dekat Pak Ali berkunjungkan itu memang inspirasinya boleh tanya ke tim kami dari tim Golden Properti berarti yang berkunjung bukan Pak Ali. anak buahnya pura-pura mau beli. Siap-siap aja, Pak. Kehormatan. Kehormatan. Jadi memang mendetail ya, Pak ya. Sebisa mungkin konsumen itu mendapatkan yang terbaik gitu. Jadi tanaman juga gitu. Saya bawel sekali dengan tanaman juga. Iya. Pohon. Saya cuman ngurusin pohon. Kadang-kadang saya sambil sepeda atau saya jalan di projject saya itu ini orang Bali banget sih. Ini orang Bali banget sih. Dan itu saya menikmati itu salah satu hobi saya. Oke. Dan tim saya sudah tahu begitu saya turun ke lapangan jalan, dia pasti buntutin saya. Ini pohonmu kurang diganti. Ini pohonmu kurang bagus ini loh. Ini kenapa enggak tanamin pohon ini? Ada sampai beberapa jenis pohon. Mbak Karla saya datangin satu truk, dua truk dari Bali untuk membuat projek itu berbeda. Benar. Ada namanya unik nih, Pak. Mumpung ada namanya ini, Pak. Ee dekat rumah saya kan di Bali di dekat Pantai Sanur ya. Ada ee ada pohon kayak pandan namanya pohon pudak. Oke. Jadi dia kayak pandan laut gitu, daunnya gede sedikit. Dia kalau berbunga itu kayak ee daun muda, Pak. Agak kuning gitu. Dia harumnya minta ampun. Saya bawa satu truk dari Bali kita tanam. Jadi memang ee ininya berbeda. Saya hobinya di situ. Nah, di developer ini saya bisa melaksanakan hobi saya itu senang pohon ini tanamin pohon itu. Tapi yang pro ke bisnis bukan sosial ya mohon maaf kan pro ke bisnis itu kan pohonnya jadi bagus. Berarti estetikanya, nilai estetika ini juga ada value dari perumahan Bapak ya. Itu perumahannya di Sentul kah atau ada? Katanya ada empat nih. Lokasinya di mana aja Pak? Ada empat. Yang pertama kami bangun 13 14 tahun lalu ada namanya Graha Selaras di Cibinong. Cibinong. Iya. Itu 6 hektar 300 unit sudah sold out. Sudah sold out. Sudah sold out. Ada perumahan kedua untuk segmen kelas bawahnya kami buat di dekat kampus IPB Dramaga itu namanya Geria Selaras. Itu juga enggak kalah estetiknya. Nanti boleh Pak untuk ee law kelasnya Pak Ali No Propus itu kita di sana sekarang ada 25 hektar juga kita sudah jual hampir 500 unit lebih jadi harga R00 jutaan sampai R00 jutaan orang-nya memang segituan ya Pak ya Iya kalau di satu lokasi di Dramaga oke ya nanti akan terkonnect itu dengan ee apa Bor e Bogoring Road oke ada 1 seteng hektar tanah kami yang tidak boleh kami bangun karena itu rencana ploting untuk tol. Oke. Wanti pemerintah ya. Kemudian bangun. Iya. Itu kita bangun 2018 kita start di sana. Setahun berjalan baru kami proyek yang sangat ee fantastis ini yang diberikan oleh Pak Ali yang Graha Laras Sentul. Laras Sentul. Iya. Itu sekarang 25 hektar. Kita memang menyasar yang high class malah yang tiga lantai itu kita lepas dengan harga 2,1. Dan ada ada peminatnya Pak di daerah sana ya. Ada ada pohon apa? Pohon pudak. Eh, bisa jadi loh kan banyak juga ya pembeli kan beda-beda ya mungkin ngelihat nich-nya. Oh, ini ada pohon pundak gitu jadi langsung dibeli. Bisa jadi bisa jadi penentuan pohon pun gitu kan beda. Biarnya jadi beda kan bisa jadi bisa jadi. Kalau Pak Ali kan mungkin percaya fengsu ya, Pak ya. Kalau ini saya juga percaya banget. Oh, percaya juga ya, Pak. Padahal orang Bali gitu ya. Iya kan substansinya sama keselarasan aliran e udara. air usaha proyek pertama proyek begitu kita beli tanahnya kita datangkan semua surveor tim kita lengkap kita lihat dari berbagai aspek Heeh ini aliran air ke mana itu ininya saya yang dominan oh karena saya kecil itu petani kan saya tahu arah air bahwa dari atas enggak bisa kita bendung kan harus kita alirkan jadi ee arah ee anginnya arah airnya ya itu ini apa namanya bagian saya yang menentukan di di kantor Keren loh ya berarti diperhatikan juga elemen-elemen wajib saya mungkin ke Pak Ali sama Mbak Kalaus info bagi mulai startnya project saya harus cari hari baiknya. Hm. Nah, betul paling kalau dicari akar akarnya root-nya sama kok. Iya. Jadi saya berdoa secara Hindu, kemudian tim saya yang 99% berdoa secara muslim sebelum kita land clearing tanah orang. Yang penting Tuhannya sama. Tuhannya sama. Semakin banyak kita berdoa kan harusnya lebih banyak yang kita dapat kan. Servernya banyak ya, Pak. Oke oke oke oke. Luar biasa sekali Pak Wayan. Well deserved, well earned. Mungkin Pak Ali kalau misalkan dilihat ya Pak kan Bapak juga udah berapa tahun juga ya ini ya golden property award sekarang mau 10 tahun lagi. Sudah banyak pemenang juga yang sudah dianugerahkan begitu. Tapi menurut Pak Ali ketika pemenang sudah mendapatkan awards, bagaimana caranya untuk mempertahankan kinerjanya lah apalah. Soalnya kan pasti akan ada ee di dalam hati tuh satisfy gitu ya, satisfaction yang di mana terkadang orang tuh suka terlena ya kayak oh udah dapat nih gini udah ah gitu. ada yang seperti itu, tapi memang enggak sedikit juga yang merasa ini satu tantangan ke depan gitu, malah memotivasi e mereka untuk lebih lagi, lebih lagi. Yang penting kan sebetulnya intinya ee market itu kan dinamis ya. He. Jadi kan kita tidak bisa diam dengan hanya kondisi saat ini, termasuk tadi ada desain, arsitekturnya seperti apa, konsep-konsepnya itu. Nah, itu itu mesti direalisasikan di project itu. Jadi, kita enggak bisa diam aja, "Oh, udah kayak gini ya, udah puas, udah ya, nantiak bisa e enggak bisa kan tiba-tiba nanti ada berubah desain, kita enggak ikutin termasuk teknologi segala macam, udah mungkin enggak menang lagi gitu ya." Iya. ya. Karena semua tadi bersaing tiaptiap periode itu ee tidak semua bertahan juga gitu. Artinya pendatang baru pun dengan yang bagus, dengan development yang bagus dia bisa ini jadi ini enggak monopoli satu pengembang gitu ya di GP itu enggak hanya monopoli satu pengembang, tapi siapa yang ee berinovasi gitu ya, siapa yang bisa memberikan yang terbaik kepada konsumen ya itu jangan jadi pemenang. Tapi jadi juri berarti juga susah ya, Pak ya. Harus harus keep up. Inovasi apa nih? Betul. Itu pasti tim saya tuh pasti capek, tapi tim saya tuh enggak ada yang ngeluh loh itu saya senangnya itu dan loyal militan gitu. Jadi itu jadi kayak hobi enggak? Iya ya. Kalau hobi itu kan dinikmatin aja dan tim kita mau di kita minta kita ke 12 kota gitu ya kita enggak masalah buat mereka karena sudah tadi ya kita tanamkan ini bukan semasuk pengalaman bagi mereka juga luar biasa. Iya betul. Enggak ada yang sekeling tahu satu Indonesia kan enggak tahu. Tapi dia berkesempatan untuk minimal tahu secara umum daerah ini. Daerah ini kan bangga juga buat tim gitu loh. Jadi ya senang-senang aja hobi. Tapi kalau Pak Ali berpikir Pak Ali perfeksionis enggak sih dalam memilih pemenang? Perfeksionis sih enggak. Kalau ideal ini saya enggak tahu nih. Kalau perfeksionis itu kan harusnya sebetulnya yang mesti mesti sempurna banget gitu. Iya. Kalau saya sadar itu enggak akan ada sempurna. Heeh. Tapi minimal ada satu batas-batas optimal yang semestinya bisa dicapai oleh pengembang loh. B minimum. Iya, betul. Karena kalau minimumnya enggak tercapai itu kayaknya belum layak deh jadi pemenang. H ya. Tapi sebenarnya kalau kita sih dari idealisnya tadi, idealisnya itu tadi yang tadi saya bilang kan ini enggak sempurna nih gitu kan ya. Dengan perhitungan yang ada kita coba yang bagus tapi ternyata pun mungkin ada yang miss gitu loh ya. Tapi yang paling penting dari idealisme itu kan integritas itu aja sih. Itu paling mahal sih, Pak. Kita enggak minta apa-apa gitu kan ya. He. Ee enggak minta enggak di awal-awal gitu. Misalkan Pak menang kategori ini ya mau bayar sekian ya ini kita terbuka aja gitu kan banyak kita enggak mau gitu. H tapi setelah itu misalkan oh kita ada ada mau pantar sip oke tapi bukan sebelum ditentukan pemenang kita enggak mau ada negosiasi enggak mau ada apa namanya itu ee transaksional transaksional kita enggak mau datang di awal gitu. itu itu kita pegang betul sayaamp ke tim itu wantanti-wanti kita enggak mau seperti itu. Jangan sekali-sekali kita minta-minta ke e developers enggak bolehlah gitu. Ini kesanya serius banget ya. Tapi kayak gitu kayak gitu. Maaf ya Mbak K. Kalau aku kebalikannya mungkin kalau di mata tim saya saya terlalu perfeksionis mungkin salah sat gimana sampai pohon punuk harus ada gitu ya. ada gitu kan loh kita saya terus terang ya ee kenapa ee kalau saya sih bilang kita mengejar kesempurnaan tapi di mata tim saya tuh saya terlalu perfeksionis saya dengar dari mereka kayak enggak tahu bapak kita aja kan harus perfect gitu bikin apapun nyaris perfect di mata mereka di mata mereka tapi kan itu menurut saya sesuatu yang patut saya apresiasi ya iya iya betul terus hal yang setuju dengan Pak Ali tadi kenapa kami tetap bisa terus survive seperti sekarang ya tadi kan sudah tahu persaingan di properti karena saya sangat sangat welcome untuk berkolaborasi. Kita enggak mau produk kita absolut, enggak enggak mengikuti perkembangan kita enggak mau. Jadi 2 tahun kita pasti launching produk baru ya sesuai dengan kemampuan kami, lokasi kami. Maksud saya gini, kita juga berdasarkan ee pasukan dari mana-mana kita bikin yang pakai solar panel. Eh, keren. Smart home kita adoptif. Terus kita yang terakhir untuk yang tiga lantai ini malah kita ngajak untuk tim dari furnishing ee yang memang dia reduce karbon. Furnishing unit kita tuh sudah rejus karbon banyak. Jadi apapun yang kekinian kami lakukan sepanjang itu pro ke bisnis pasti kan efisien, lebih baik, lebih bagus kan. Itu yang ee kita jaga. Oh iya iya ya ya pokoknya ee sebisa mungkin adaptable gitu ya dengan segala sesuatu yang lagi happening gitu. Aduh kalau saya sih ngelihat ini ada dua perfeksionis ya di depan. Mau Pak Ali bilang saya enggak perfect standarnya itu loh Pak standarnya wajiblah. itu value gitu kan value yang dipegang karena kembali lagi dengan value yang tinggi tentunya memiliki integritas yang tinggi juga dan integritas itu kan merupakan hal yang mahal ya sekarang itu ya jadi ya betul kerenlah ini golden property awards under Pak Ali pasti nih tahunya Pak Ali bentar lagi loh Pak satu dekade persiapannya apa aja nih Pak persiapannya memang kita tadi dari tim ini masih persiapan untuk survei ya kita screening awal gambar persiapan acaranya juga kita akan siapkan nanti di bulan-bulan Mei lah gitu kan kalau untuk acara. Tapi minimal intinya itu kita sudah siapkan tim dan kita sudah siapkan kriterianya. Semua toolsnya kita siapkan, tim sudah siap untuk ee melakukan survei dah dan assesment gitu sih. Dan karena ini kan tadi the legacy konsep 2025 ini pasti kayaknya besar-besaran nih karena itu memperingati 10 tahun pertama gitu ya. Jadi kita butuh siap-siap dan pemenang-pemenangnya juga nanti akan di apa ya akan ee semua mata akan tertuju ke GPA. Betul. Nanti akan semua pengembang dari pengembang besar sampai pengembang menengah sampai RPP kita akan undang gitu ee pemenang ini akan pengakuan di industri properti, di semua stakeholder properti. Saya bayangkan betapa bangganya itu yang menang dan itu diakui dan dihadiri oleh semua stakeholder properti gitu kan. itu luar bias luar biasa dan semuanya tahu ini tuh kredibel sekali kita kan kolaborasi yang positif ya artinya kan ada pengembang menengah sama atas bisa saling berkolaborasi karena lihat ini udah betul udah bagus loh gitu kenapa enggak e kolaborasi kan gitu itu itu kita harapkan seperti itu gitu jadi saling win-win semua Pak ya betul heeh kalau dari Pak Wayan gimana nih Pak GPA di depan mata keren keren banget mudah-mudahan dengan ada persiapan ee improvement justru karena saya diundang hari ini jadi persiap nanti dalam perjalanan pulang saya langsung instruksi ke tim saya harus lebih apa namanya ee lebih mempercantik ya kawasan terutama. Jadi saya sangat yakin kok dengan perkembangan dengan ee apa namanya? Pengayaan produk yang kami buat di lokasi yang sudah pernah dikasih u 2 tahun lalu. Kalau dibandingkan 2 tahun lalu dengan kondisi sekarang Pak Ali ya, kondisi di perumahan Graha Lara Sentul ini kita ada ee apa namanya? Komersal area kita baru sudah kita launching sudah ada ada apa namanya ee minimarketnya sudah ada, sudah beroperasi punya kami. Kemudian ada ee rumah tipe barunya yang tiga lantai yang sangat megah, sangat bagus sekali kok. Kemudian ada ee way club-nya, club house-nya yang baru berapa hari yang lalu kami launching harusnya memberikan nilai tambah ee bagi kami sebagai developer untuk diberikan award oleh Pak Ali. Gimana 2025 PD enggak nih, Pak? Oh, saya sangat optimis. Harusnya 2002 optimis. 2025 nih better dari 2024. Iya, iya iya iya. Harusnya sih apalagi Pak Ali sudah memulai kan mau melakukan award untuk legacy. Ini kan salah satu mengcreate juga sesuatu optimisme ya kan. Iya betul. Saya sangat appreciate lah. Makanya begitu diundang oleh Pak Ali enggak ada tarsok saya datang gitu kan. Kan menurut saya di properti ini harus ada yang memulai. Iya, betul, Pak. Dan memberikan nilai tambah. Ee salah satu yang memberikan nilai tambah di industri properti ini adalah GP. Betul. Makasih. Makasih, Pak. Loh, saya sih apa adanya. Maaf ya. Gak, tapi Pak Wayan sebagai pemenang 2 tahun lalu begitu ya kan. Sekarang juga pasti banyak sekali nih ee insan properti yang ingin mendapatkan juga nih ya penghargaan yang bergengsi ini. Tapi kalau misalkan Pak Wayan boleh mungkin sedikit memberikan semangat kepada nominator-nominator yang sekarang gimana Pak? Ya ee ini kan bonus ya kalau award dari GPA itu bonus. Yang terpenting kan kita menjalankan bisnis kita secara baik, secara benar, secara proven. Karena di properti ini enggak bisa hanya dalam waktu sebulan, setahun atau 2 tahun karena dia long term ya. Karena itu menyangkut rumah unian orang kan. Jadi kalau saran saya sih ee buat aja produk yang terbaik sesuai dengan pasar, sesuai dengan lokasi, sesuai dengan ee apa namanya nilai dari ee developernya. Heeh. Yang terbaik di situ nanti akan bergaung kemudian tim Pak Ali akan datang. Kebalik ya, Pak. Maaf ya. Kedengaran Pak Ali itu kayaknya ada radarnya gitu. Ada. Oh iya. Oh ada. Oh kelihatannya gitu. Ada radarnya ya. Ada radarnya. Kalau dari Pak Ali sendiri Pak semangatin dong Pak nominator-nominator yang ada. Memang ee banyak juga pokoknya yang bilang ini kita kalau daftar GPA ini harus daftar atau enggak ya? Kadang ada enggak enggak PD Pak. Saya bilang kalau memang tadi Pak Wayan bilang betul Pak kalau memang produknya bagus kita enggak usah jangan enggak percaya diri karena skalanya karena produknya kecil atau karena harga segmennya bawa. Karena kita memang ada pendaftar tapi tidak terbatas di yang daftar. kita tadi, Pak, kalau ada yang gaung di sini kita ke sana gitu loh. Ini ada apa di sini kan? Jadi semua ee tadi kita ngharapin kan bisa meng-cover semua sebanyak-banyaknya project tapi by lokal tadi by region ya. Jadi ee tadi Pak Wnya juga sampaikan yang penting kita bekerja dengan inovatif, dengan kreatif gitu ya sesuai pasar, Pak. Karena ini pasar sangat dinamis itu menurut saya sih pasti kalau yang bagus pasti kelihatan juga kok gitu ya. Enggak usah takutlah gitu ya. Tentunya dengan persaingan semakin ketat. Nah, itu bagaimana kita memenangkan persaingan itu strategi masing-masing ya. Jadi, saya akan lihat gitu. Jadi permatanglah ya strategi masing-masing. Perkuat lagi strateginya seperti apa. Karena kalau misalkan barangnya bagus, Pak Ali langsung tuh sudah ada radar, sudah ada intel-intel yang disebar oleh Pak Ali. Oke. Eh, tapi karena keterbatasan waktu seperti ini akhir dari diskusi kita. Terima kasih. Sebenarnya lama tapi kita diskusinya seru banget tapi enggak kerasa. Nah, property people tidak terasa inilah akhir dari diskusi kita pada hari ini. Tapi sebelumnya saya ingin mendengarkan mungkin pesan-pesan dari Pak Ali dan juga Pak Wayan. Mungkin dari Pak Ali terlebih dahulu. Silakan Pak ya. Jadi ee kita harapkan GP ini setelah satu hampir satu dekade ya nanti di Agustus 2025 ini kami masih apa ya ee bercita-cita ini menjadi benchmark gitu. Benchmark satu benchmark award di dunia properti dan mendefinisi ulang h ya mendefinisi ulang arti award itu yang sebenarnya seperti apa gitu. itu yang tadi memberikan kebanggaan selain manfaat itu juga selain memberikan ee apa kebanggaan bagi para pemenangnya dan tidak hanya apa ya karena diakui ada yang mengakui dari lembaga independen dan betul-betul ee dilakukan verifikasi gitu. Jadi enggak asal-asalan. Jadi tadi ee mohon dukungannya juga ya kepada semua audiens, semua stakeholder properti untuk men-support, mendukung, dan membuat dunia properti Indonesia lebih baik lagi. Luar biasa. Terima kasih, Pak Ali, Pak Wayan. Last words. Iya, saya ingin menyampaikan terima kasih ke Pak Ali, ke Golden Property Awards. Kami diberikan kesempatan untuk ee hadir di sini. terima kasih kepada seluruh stakeholder yang ada ee pemerintah kemudian ee perbankan sehingga kami sampai tahap ini jadi kami bisa berbuat ikut membangun bangsa apalagi diberikan award oleh ee Pak Ali dari GPE itu sesuatu yang menurut saya enggak pernah terbayang tapi pernah mimpi aja mimpi ketemu Pak Ali kan kalau beliau penulis beliau tokoh lah dan itu jadi nyata dengan apa dengan upaya kami yang serius yang sungguh-sungguh membina tim dengan baik, bekerja semaksimal sebaik yang bisa kami lakukan sehingga produk kami bisa diberikan e award oleh e GP. Makasih. Mudah-mudahan GPA terus ada. Kami juga bisa berkontribusi dalam industri properti ini ikut membangun bangsa. Jadi ini salah satu award yang menurut saya sangat bergengsi, sangat luar biasa. Luar biasa, Pak. Iya, terima kasih banyak. Sukses di 2025 GP. Siapa tahu ya, Pak. Nanti saya main ke Sentul mau lihat pohon pundaknya. Boleh ya, Pak ya. Kehormatan ditunggu kunjungannya. Oke. Baik. Terima kasih banyak Pak Ali Ranghada selaku CEO dari Indonesia Property Watch dan juga terima kasih Pak Wayan selaku founder dari Kesuma Agung Selaras atau KH alias Cash atau Cuan. Sukses selalu ya, Pak. Luar biasa sekali. Terima kasih atas waktu kehadirannya telah berkenan di sini. Luar biasa sekali. Dan tentunya kita doakan seluruh proses ya dan juga assesment berjalan lancar. sampai dengan nanti di satu dekade alias 10 tahun. Luar biasa sekali. Dan juga terima kasih juga bagi Property People yang sudah menyaksikan 99 Talks kali ini. Jangan lupa juga nantikan terus episode sesi 99 Talks lainnya di channel YouTube dan Spotify dari Rumah 123. Kalau gitu saya Clara Antawijaya pamit undur diri. Sampai bertemu di episode 99 Talks berikutnya. Aku tuh agak concern banyak sekali awards yang cukup abal-abal. Saya minta dong kategori ini ee ya dengan bayar berapa lah gitu. Kita mau enggak sih dapat award yang abal-abal kita enggak bisa ngebanggain award itu gitu kalau kayak anak zaman sekarang udah divalidasi. [Musik] Yeah.
