9jtan.. HONOR WIN, 10.000MAH, 185HZ, SD8GEN5, INTERNAL FAN COOLER Gilaaaaa… (YouTube Video)
Yo, guys. Kembali lagi bersama dengan Diar. Nih, kalian banyak yang request ke saya, "Bang, bahas dong herwin." Jadi, her tuh bikin HP ini khusus mengkategorikan HP gaming, tapi tanpa adanya air trigger L1R1, tanpa adanya RGB Lite, tapi Underwin ini punya fan cooler internal kayak Red Magic. Hah, kok bisa? Ya bisa. Bahkan ini dia pakai silikon karbon baterai hingga 10.000 mAh. Hm. Siapa coba yang mau menandingin? Ya, jadi Android ini bisa menjadi ee ploper atau tren ke depan buat HP-HP gaming. Bahkan HP biasa ya yang ingin punya kapasitas baterai hingga 10.000 mAh tanpa harus body size-nya gede. Ini bentuknya ya kayak HP biasa aja tapi kapasitas baterainya 10.000 Bu maha. Hm. Menarik kan? Penasaran sama Anerwin. Yuk, langsung aja kita bahas. Let go. Oke, jadi ini dia herwin yang punya kapasitas baterai 10.000 mAh. Dan ini saya beli di China ya. Kodikus ke rupiah 9 jutaan aja tepatnya 9,6 jutain. Bayangin guys, R9 jutaan pakai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5. Hmm, di Indonesia udah belasan juta kan? [tertawa] Ya udah, yuk kita unbox ya. Si Hor Win nih, Magic OS box yang warna putih seperti ini ya. Honor win, her win. Dan ini saya ambil yang kapasitasnya RAM 12 GB, internal storage-nya 256 GB. Dan ini saya ambil yang warna hitam. Yuk, langsung aja kita buka. Wupta. Iya. Oke. Uh. Pertama kita lihat di sini ada box kecil yang ada ah di slipkin sim tray ejector. Tapi standar aja ya bentuknya ya. kayak begini, Guys. Kemudian di sini di dalam bok ini tentu ada casing dan lain, ya. Kita lihat nih ada ee rekomendasi aplikasi. Kemudian di sini ada ya semacam panduan singkat ya. Kemudian di sini ada casing-nya. Iya, sayang banget casing-nya bening, softcase bening. Mestinya udah ada dong ya hard cas bening kek atau setidaknya rubber ya yang bagus itu daripada bening kayaknya ngebosenin nih. Kemudian di sini ada si smartphone-nya si Underwin. Tapi kita taruh dulu di sini. Kita lihat di dalam boksnya dapat apa lagi ya? Kita buka. Lalu kita lihat di sini dapat kabel charger yang dalamannya itu warna orange. Oke, kemudian di sini dapat kepala charger. Feeling saya mestinya 100 watt ya. Herchge tuh 100 watt kan. Gila nih baterainya udah 10.000 mAh tapi pengecasan juga kencang 100 watt dikasihnya. Udah enggak ada apa-apa lagi. Langsung aja kita lihat ke si smartphone-nya dari Annerwin. Wah, desainnya simpel, kalem, tapi elegan. Tapi bikin saya kepincut nih. Suka. Sebenarnya ada yang warna putih juga keren juga. Tapi saya pengen yang warna hitam nih. Keren banget sih. Hitem tuh kayak kobra ya, black cobra, black mamba gitu kan. Keren ya. H. Tapi sebelum kita bahas soal desain, kita lihat dulu yuk sim yang dipakai underwind itu dia tipenya apa. Kita lihat ya. HP. Uh, keras cuy. Oke, kita lihat dia pakai slot SIM tray-nya pakai sandwich, mode sandwich dual nano SIM enggak menyediakan slot micr SD. Nah, sekarang kita bahas soal desainnya nih. Wow, saya suka nih warna ini, Guys. Kalian suka enggak sih, Guys? Ada warna hitam, dove terus dicampur sama hitam biasa. dan abu-abu gelap. Wah, itu adalah paduan warna yang saya suka banget. Tuh, Guys. Lihat ya. Dari sisi kanan ini kita bisa lihat ada ee tombol shutter ya di sini. Kemudian ada tombol power on off dan tombol volume pengeras suara. Ada 1 2 3 buah garis antena. Kemudian di bagian atas ini ada mikrofon. Satu, dua buah garis antena dan mikrofon. Eh, bukan dong. Ini speaker keren. Kemudian di bagian sebelah sini cuman ada satu dua buah garis antena dan di bagian bawah ini ada speaker dua buah garis antena, power type C, mikrofone, dan slot sint yang udah kita buka. Dan di bagian belakangnya ini terdapat tiga buah kamera dan LED flash. Dan ini dia internal coolernya nih, Guys. Dan nanti dia ventilasinya ya anginnya masuk ke sini dikeluarin dari dalam sini nih. Dari sini ada lubang lagi. Kelihatan gak, Guys? Jadi anginnya masuk ke sini, keluarnya dari sini gitu. Nanti kita cobain pakai asap ya. Jadi supaya kita kelihatan e alur si asapnya tuh ke mana. Sinilah tulisannya her dan sini. Lihat tuh, Guys. Keren banget loh. Ini saya suka banget loh HP yang punya kayaknya baru kali ini deh, ya. Ada HP hitam serba hitam tapi hitamnya beda-beda. Ada hitam matte, hitam glossy gitu ya dicampur-campur. Keren sih. Saya suka nih. Dan di bagian depan ini cuma ada satu buah lensa selfie. Dan ini layarnya flat ya, bukan yang curve kiri kanannya. H, mantap. Langsung aja kita nyalain. Hap. D. Oke, HER. Wah, gila. Hor itu selalu bikin HP yang keren-keren loh ya. Mirip kayak Huawei. Menurut kalian Huawei sama her itu saudaraan enggak sih? Masih saudaraan enggak sih? Dulu kan iya, sekarang kan udah misah katanya. Tapi menurut saya kayaknya masih tetap saudaraan ya. Wow, gila guys, ini screen lock-nya mentereng banget layarnya. Dan lagi-lagi, wah baselnya tipis, cuy. Kita masuk ke home screen. Beh, ini interface-nya kok bagus ya? Kenapa ya, Guys ya? Hei, warnanya juga bagus dei. Wallpaper-nya juga keren lagi. Hei, kita masuk ke menu setting. Coba kita lihat sini about phone tuh win pakai Magic OS 10. RAM-nya 12 GB. Tuh, silikon carbon baterai. 10.000 mAh, cuy. [tertawa] Jadi, herwin ini memiliki size dengan ee panjang 163,1 mm, lebar 76,6 mm dengan ketebalan 8,3 mm dengan berat 229 gr. Jadi terbilang agak berat karena udah di atas 200 gr ya. Tapi masih terbilang tipis loh. Masih 8,3 mm loh. Kalau dibandingin sama Xiaomi 17 Ultra itu udah 8,5. Baterainya masih 6.000. Ini lebih tipis 8,3 mm tapi baterainya 10.000 mAh. Gila ini sih. Ini bakal jadi trend ke depan ini, Guys. Smartphone dengan kapasitas baterai yang besar tapi dengan body size yang masih normal-normal aja. Oke, jadi Underwin ini juga memiliki bentang layar 6,83 inch dengan jenis layar AMOLED 1 billion color 185 Hz. Aduh gila biasanya 144 Hz loh. Baru kali ini saya dengar ada 185 Hz. Oh my god. Gila gila gila gila gila. Ini refresh rate-nya benar loh. 185 Hz loh. Paling banter 144 Hz. Wah, ini buat main game. Aduh, hai banget. Kita lihat tuh, Guys, basel-nya ya. Tipis, indah banget, warnanya terang, cerah layarnya. Huh, mantap ini sih. Nah, kan tadi saya bilang di underwin ini ada fan cooler internal yang ada di sini, Guys. Nah, cara aktifin si fan coolernya ini dari sini menu setting ya. Kita lihat di sini ada yang namanya cooling fan. Nah, di sini kita lihat. Nah, tuh ada menu setting-settingan. Kita bisa suaranya ini kita bisa pilih mau suara racing pada saat si fan coolernya dinyalain mau kayak gimana suaranya. Kayak begini nih, Guys. Tuh, suaranya dari turbin ya. Mechanical kayak gini. Racing kayak gini. Nah, ini internal van coolernya belum nyala nih, Guys. Nah, kalau saya nyalain tekan yang ini nih, Guys. Oke, dia langsung nyala tuh, Guys. Bunyi enggak? Kedengaran enggak sih kalian nih? Ya, saya kencengin nih ya. Dengar enggak? Saya dekatin ke mikrofon nih. Dengar enggak? Dengar enggak? Dengar ya orang dari sini ke saya aja dengar banget kayak begitu. Nah, oke. Ini saya biarin nyala aja. Nah, sebelum kita tes main game ya, kita coba dulu nih kita cek benchmark-nya ya dari herwin ini. Pertama, Antuu Benchmarknya berapa nih pakai chipset terkencang saat ini Rp4.41.807 wis mantap. Kita lihat nih Jerwan Hware-nya dia pakai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5. GPU-nya Adreno 840. Kemudian ini nih yang terpenting ini. Lihat baterainya 10.000 mAh. Widih. OS-nya Android 16 loh. Kemudian untuk connectivity nih, GPS ada Wii 7 sama nih kayak Xiaomi 17 Ultra. Bluetooth-nya 6.0. Wow, paling kencang nih, paling tinggi ya. NFC-nya support, fingerprint ada, biometry face juga ada. Hmm, mantapnya. Sekarang kita tes geek bensik-nya berapa dari Unruwin ini. Kita lihat ya. Skornya itu di 3.651 untuk single core score dan 10.697 untuk multicore. Nih mirip-mirip kayak Xiaomi 17 Ultra ya. Ya iyalah chipsetnya sama. Sekarang kita masuk ke 3D Mark-nya nih. Kita lihat My result. Oh. Udah max out ini artinya aduh udah deh pokoknya buat main game ngacir. Nah sekarang kita coba tes main game ya. Kita main game-nya pakai game mode yang ada di tombol ini ya. Tombol game mode nih guys. Uh gila nuansa gaming-nya. Padahal ini herwin loh. Ni kita coba main game Gensin Impact ya. Ya, Guys. Udah masuk nih ke game-nya Gensin Impact. Dan ini layarnya tajam banget dan smooth banget, Guys. Wow. Dan ini lihat kita lihat mainan e settingan grafiknya. High high highest 60 fps udah rata kanan ya dan speakernya berasa stereo banget. Halo. Iya. Oke. Wihi. Mana tuh? Halo. Hei. Hei. Loh. H. L. Hei, jangan di dalam air dong. Nih. Tuh, pakai jurus L. Rahasia L. Ayo L, ayo L. Ayo L. M L. M L. Syukurin. M. Gila, suaranya keren banget stikernya, Guys. Lama juga ini ya. He, ayo kalau berani sini ke atas dong. Main di bawah terus. yes. Udah mati musuhnya. Keren. Nah, ini jadi sama tim saya udah dites, Guys, ya. FPS-nya main game Gensin Impact di Hor Win. Main game Gensin Impact selama 15 menit dengan settingan highest 60 fps. FPS maksimalnya bisa di 120 FPS. Wow. Wow. main Gensin Impact bisa 120 FPS. Baru kali ini nih saya bisa ngerasain, Guys. Biasanya kan di 60 FPS ini main game Gensin Impact bisa 120 FPS. Gila dan FPS rata-ratanya di 119 FPS dengan FPS terendah di 115 FPS. Maksimal suhu di 42 derajat Celcius. Oke, agak anget dikit tapi FPS-nya tinggi, cuy. Enggak rendah, cuy. Pantesan smooth banget. Gila gila gila. Kita coba main game yang lain ya. Nah, sekarang kita main PUBG Mobile game kebanggaan kita bersama. Kita lihat ya guys ya. Settingan grafiknya nih. Tuh dia bisa pakai oh bisa SDR loh. Bisa ultra SD cuma masih harus download. Kita main pakai settingan frame rate-nya yang ekstrem aja ya. Ekstrem grafiknya SDR. Oke, kemudian eh control. Kita lihat gyoskopnya nyala ya mestinya. Dah, langsung kita main. Let's go. Ya, ini guys sudah masuk ke arena perang dari game PUBG Mobile. Tadi grafiknya saya rubah lagi nih guys. Grafiknya saya set ke super smooth. Frame rate-nya extreme plus supaya bisa paling maksimal FPS-nya. Kan ini bisa 180 Hz ya. Gila sih ini herz-nya. Gila sih. Tuh. Wuh, speakernya kencang banget cuy. Dan ini lihat tuh, Guys. Smooth banget loh. Waduh, waduh, waduh, waduh. Dan kalau kita lagi main game gini, kita bisa buka game mode-nya dari sebelah kiri. Nah, tuh, Guys. Game mode-nya kita bisa lihat ya. Mau performanya mau dibalance atau mau dikencengin kita bisa. Oke, Guys. Jadi, sama tim saya udah dites nih, Guys, ya. FPS-nya main game PUBG Mobile dengan settingan grafiknya smooth dan frame rate-nya ekstreme plus selama 15 menit. FPS rata-rata ini di 87 FPS dan FPS terendah di 58 FPS dengan suhu maksimal di 39 derajat Celcius aja. Mantap ini ya. Huh gila gila gila gila speakernya guys. Uhuh mantap banget loh. Saya suka nih yang berbawah hal gaming ya. A herer pintar aja masuk ke pangsa gaming ya. Mantap. Nah, untuk performa CPU dari Horwin rata-rata di 44%. Kita tes menggunakan aplikasi CPU thoting test selama 30 menit. Kemudian untuk touch sampling rate maksimal di 1000 Hz, kita tes up dengan aplikasi touch sampling red tester. Kemudian maksimal sentuhan yang bisa terima layar secara bersamaan bisa 10 jari. Dan sensor yang ada di underwind ini udah lengkap dan semua berfungsi dengan baik. Mulai dari accelerometer sensor, light sensor, sampai magnetic sensor. Pemakaian baterai nih di Horin. Kita pakai untuk menonton video dengan kualitas 1080p sekitar 30 menit. Baterai berkurang 2%. Berikutnya kita gunakan scrolling TikTok dan Instagram. Kurang lebih 30 menit, baterai berkurang 3%. Dan kita pakai bermain game kurang lebih 30 menit, baterai berkurang 11%. Untuk layarnya anwin ini udah kita tes juga ya. Brightness test normal brightness-nya di 527 nit. Color gamut tesnya di mode Vivit 100% sRGB dan 88% di DC3. Nih, karena ini ventilasinya bisa e nyedot udara dan mengeluarkan udara dari sini, saya mau coba ilustrasiin pakai asep, ya. Nah, sekarang kita bahas kamera dari Anarwin ini yang mana memiliki tiga buah kamera belakang yang terdiri dari 50 megap F2.0. 0 untuk main kamera, 50 megapel untuk F2.4 untuk telefoto 12 megapel F2.2 untuk ultra wide dan untuk kamera depannya ini 50 megap F2.0. Yuk, kita lihat hasil contoh jpitutan foto dan record video dari Anor Win ini sebagai berikut ya, Guys. Ini saya ngerekam kamera belakang dari Horwin. Formatnya full HD 30 fps lensa normal satu kali dan ini banyak angin. Enggak tahu suara saya gimana, kerekamnya bagus apa enggak. Dan ini kita coba lensa ultra wide Z. Oke, kita sambil jalan ke sini. Nah, kita tes tuh, Guys, ya. Zoom satu kali, tiga kali, terus maksimal berapa nih, ya? Videonya maksimal segini ya, zoom-nya. Back lensa normal satu kali. Z, jebret 4K 60 fps. Oke, detail ya. Lihat, Guys. Dan ini smooth banget loh. Saya sambil jalan padahal. Oke. Nah, ini 4K 60 fps. Langsung aja ya. Dan ini karena udah mau hujan dan udah hujan juga gerimis. Aduh. Jadi kayak gitu, Guys. Huh, mantap. Nah, ini ngerecord pakai kamera belakang dari Hor Wind. Formatnya full HD 30 fps ultra wide. Dan kita coba lensa e normalnya satu kali ya. seperti itu, Guys. Kita bisa lihat ini di kondisi malam hari, ya. Daun-daunan seperti apa. Lampu-lampu. Lihat tuh, Guys. Lampu-lampu. Nah, ini coba kita lihat ya. Zoom tiga kali. Z. Nah, tuh, Guys. Gimana? Detail, ya. Oke. Dan kita back lensa normal satu kali seperti itu. Dan kita coba sambil jalan seperti ini, Guys. Saya sambil jalan. Kita lihat ke depan bagaimana dengan kualitas suaranya ya. Jebret 4K 60 fps detail dan smooth banget ya. Saya sambil jalan nih. Smooth banget. Smooth banget. Coba kita lihat detail dari daun-daunan lagi ya. Nih daun-daunan. Kita zoom tiga kali. Z. Nah, tuh, Guys. Detail banget loh. Detail banget loh. Bensa normal satu kali. Set. Mantap. Nah, ini P kamera depan dari Hor Wind. Formatnya full HD 30 fps dan ini modenya mode ultra wide ya. Kalau satu kali seperti ini. Nah, satu kali seperti ini. Kita lihat lensa normal atau lensa ultraw, Guys? Jebret, ya. Ini full HD 60 fps, Guys. Kamera depan dari Horwin. Gimana? Kalau saya lihat di layar sih smooth, ya. tetap smooth. Jadi kamera belakang dan kamera depan bisa 4K 60 fps. Yes. Nah, sekarang saya tes sensor fingerprint yang ada di layar ini ya. Kita coba. Ini adalah proses perekaman sidik jari. Oh, cepat juga ya. Langsung loh. Sekalian deh ya ininya face unlock-nya. Proses perekaman wajah cepat cuy. [tertawa] Oke, kita mulai dari sensor fingerprint yang ada di layar ini. Kita mulai dari jari telunjuk, enggak bisa, tengah, enggak bisa jempol. Mantap. Dari screen off, mantap. Sekarang kita tes face unlock-nya. Intip. Uh, cepat juga ya. Intip. Hm, mantap. Nah, kesimpulan saya sama si Underwin ini adalah pertama ini adalah HP yang mau nunjukin bahwa ini HP khusus performa tinggi. Mirip-mirip IQ lah ya. Cuman kalau ini kan memang untuk kategori masuk ke gaming. Jadi ada fan internal cooling-nya tuh di bagian ee dekat-dekat kameranya tuh. Nah, sayangnya ini mengkhususkan ke pasar gaming, tapi enggak ada air trigger L1 R1-nya, kemudian enggak ada RGB Lite-nya. Coba aja itu ditambahin ya. Ini pangsa gaming pasti akan lebih ramai lagi ya. Masa selalu Red Magic lagi, kalau enggak Asus ROG lagi. Datang kek pemain baru ya. Setelah si Black Sak udah enggak ada. Kemudian ee Lenovo Legend juga udah enggak ada, cuman tinggal dua tuh HP gaming. Ya, kalau IQ sih memang untuk gaming juga, cuman tidak terlalu gaming banget. Soalnya perintilan gaming-nya enggak ada. RGB Lite enggak ada. Ya, ada sih ya di bom kameranya ya. Tapi Air Trigger L1 R1-nya enggak ada. Terus internal van coolernya juga enggak ada. Ini ada nih tapi setengah-setengah ya. Tapi udah keren sih secara desain saya suka banget sih. Simpel, keren, warnanya hitem kayak begitu. Keren sih. Saya suka ya ini. Saya suka banget nih. Baterainya dong raksasa 10.000 mAh dong. Ini bakal cikal bakal nih ke depan smartphone-sartphone standarnya adalah minimal 10.000 mAh. Karena lihat baterainya gede tapi dia bodinya tipis enggak menebal gitu. Jadi bisa dipakai buat teknologi ke depannya ya. Ini keren banget. Kemudian untuk urusan kamera, iya urusan bokehnya kurang sih, tapi bisa ng-record video depan belakang 4K 60 FPS loh. Walaupun 8K-nya absen, tapi saya yakin ini ya kalau dibawa ke Indonesia dengan harga Rp9 jutaan mestinya banyak yang minat. Karena dengan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 itu udah belasan juta. Ini cuman Rp9 juta. Ini bisa benturan sama Poco Fe tuh F9 ya yang baru ya atau F8? Iya betul betul betul. Itu bisa benturan sama Poco F8 Ultra ya. Jangan-jangan mantap mantap. Oke guys. Jadi itu dia video mengenai Horwin. Semoga bisa menosani kalian. Sampai jumpa di video selanjutnya. Bye.
