AI-Nya TERLALU PINTAR! - Samsung Galaxy S26 Ultra (YouTube Video)
Kamera yang lebih baik, fitur AI next gen dan punya fitur anti spy build-in. Gak perlu pasang tempered glass dan bisa kamu nyala matiin. Ini dia Samsung Galaxy S26 Ultra. Kita mulai dari apa aja yang baru dari Samsung Galaxy S26 Ultra ini? Yang pertama kameranya. Setup kameranya terlihat enggak banyak berubah. Ada empat kamera dan konfigurasi resolusinya juga sama. Kamera utama 200 megapel OIS, telefoto 10 megapel OIS dengan three times optical zoom, periscope telefoto 50 megapel OIS dengan 5 kali optical zoom dan ultra wide 50 megap. Nah, improvement-nya ternyata ada di ukuran aperture-nya. Kamera utama dan kamera periscop telefoto dikasih aperture yang lebih lebar. Kamera utamanya kini punya bukaan di F1.4. Yang di S25 Ultra itu tuh di F1.7 7 dan periskop telefotonya yang kini punya bukaan F2.9 yang sebelumnya di S25 Ultra itu tuh ada di F3.4. Aperture yang lebih besar tentu bakalan ngasih lebih banyak cahaya yang masuk. Sekilas sempat saya bandingkan sama S25 Ultra sih dan hasilnya memang terlihat ya di kondisi super remang-remang ini hasil kamera S26 Ultra itu tuh terlihat lebih minim noise. Untuk kamera depannya dia bisa merekam di resolusi maksimal di ultra HD atau 4K dan juga e 60 fps. Tentu saja ada autofokus yang bikin e kamera smartphone ini yang enak banget buat dipakai nge-vlog ya. Jadi ya seperti biasalah ini support HDR juga kamera depannya tuh ada Kris noh noh kerja noh kerja semua di sini bos. Nah untuk kamera belakangnya ya stabilisasinya secara normal seperti ini. Dia juga bisa ngerekam sampai resolusi 8K 30 fps dan ya atau ultra HD 60 fps. Lagi ngapain Bal? angle-nya gitu banget, coy. Iya, memang memang Iqbal ini kalau udah soal video-video pendek sudah ya berkreasi saja dia ya. Seperti ini hasilnya ya dari kamera belakangnya dan juga tidak lupa bisa ganti-ganti lensa. Mohon maaf ini mungkin audionya agak jelek karena memang lagi banyak angin coy di sini coy. Beneran dah noh nih ke ultrawide kita. Wow, keren ya gitu ya. Jadi bisa ketahuan perpindahan lensanya sah. Selain itu, fitur super steady juga ketambahan teman baru yaitu horizontal lock. Jadi walaupun kamera HP ini saya putar-putar begini ketika sedang merekam, hasilnya bisa jadi kayak begini. Magic banget kan? Selain itu, Samsung S26 Ultra ini juga udah support APV atau advance professional video. Jadi bisa rekam video tanpa kompresi alias row. Makan cukup banyak storage, video 10 detik aja makan 2 gig. Tapi ya kamu bisa jadi lebih serius produksi video menggunakan HP ini. Yang beda lagi adalah ini, privacy display. Jadi layar dari Samsung S26 Ultra ini punya fitur anti spy. Tuh lihat kalau miring layarnya kagak kelihatan. Ah, kalau kayak gitu doang mah tinggal beli tempered glass di Shopee Rp15.000-an doang. Eh, jaga congormu, Kisanak. Yang ini beda. Fitur ini tertanam secara build in tanpa harus pasang tempered glass. Keuntungannya banyak. Pertama tentu saja bakalan lebih aman ya. Jadi, chat kamu tuh enggak akan diintip orang sebelahmu pas lagi di komputer atau di tempat kerja. Kedua, fitur ini bisa dimatiin. Kalau kamu gak pakai, ya kamu bakalan tetap bisa menikmati layar Samsung yang bagus ini. Tidak mengurangi kecerahan, refleksi tetap terjaga, dan enggak ada color shifting. Ketiga, kamu tuh enggak harus nyala matiin fitur ini secara manual. Kamu bisa langsung pilih aplikasi apa aja yang pakai privacy display. Jadi, misalnya kamu tuh enggak mau privacy display tuh nyala pas lagi nonton Netflix. Tapi kalau di aplikasi kayak chat ya, privacy display-nya mau kamu nyalain. Keren, ada yang lebih keren. Kamu bahkan bisa aktifin privacy display di bagian pop up notifikasi aja. Yes. Jadi bisa selektif. Privacy display bisa enggak nyala di seluruh bagian layar, bisa cuman bagian notifikasi doang. Jadi mohon maaf jangan bandingin sama tempered glass murahan itu. Ini inovasi yang lebih canggih. Dan Samsung Galaxy S26 Ultra adalah smartphone pertama yang menggunakan teknologi ini. Nah, yang ketiga yang baru dari Samsung Galaxy S26 Ultra ini adalah AI-nya. Kini menggunakan [musik] agenic AI. Hah, apaan lagi itu? Dan apa ini AI? Sebenarnya eh ini perlu video khusus sih, cuman ya saya akan jelasin sedikit biar lebih kebayang ya. Sebelumnya kita ada di era generative AI. AI yang bisa jawab pertanyaan kita, ngapus orang di foto dan generate lubang yang ditinggalkan atau bahkan nge-generate sesuatu dari nol hanya dengan nulis prom atau minta pakai voice doang. Nah, bedanya agentic AI itu lebih produktif. Jadi, dia itu tuh udah bisa mikir duluan dengan data yang dia punya. dan bahkan mengambil keputusan sebelum kita suruh. Jadi bisa dibilang dia tuh lebih mirip kayak asisten pribadi gitu. Contoh ini adalah now notch. Jadi EAI-nya tuh secara otomatis membaca layar yang sedang kita lihat dan secara proaktif menyiapkan apa yang kita butuhkan. Ketika kita membuka chat misalnya ya terlihat bahwa ada teman yang minta foto kucing peliharaan kita. Tanpa perlu menyuruh apapun noch langsung kasih tombol buat langsung share foto kucing kita. Dan kalau dipencet, dia secara otomatis langsung organize foto-foto kucing yang kita punya. Selanjutnya ya kita tinggal pilih aja nih foto kucing mana yang mau kita share. Semudah itu. Ada juga fitur automation. Jadi untuk pesan Uber atau transportasi online tinggal ngomong aja cariin Uber ke Ancol misalnya. Jadi dia akan langsung buka app di background pilihin tujuan dan kita tinggal duduk manis aja. Agentic AI itu memang udah sampai ke tahap ini. Soop. Dia tuh bisa buka aplikasi dan langsung ngambil keputusan sendiri. Selanjutnya ada fitur yang namanya call screening. Nah, fitur ini akan kepakai banget buat warga Indonesia yang sering banget ditelepon sama nomor tak dikenal. Jadi, sistemnya itu nomor yang tak dikenal itu nelpon kita, terus kita tinggal minta asisten kita untuk angkat teleponnya. Nanti dia akan jawab. Jadi obrolannya tuh ya kayak benar human like aja yang nanti ee AI kita tuh bakalan nanya namanya siapa, terus keperluannya apa. Nanti kita akan dikasih reportnya dalam bentuk tulisan ee namanya siapa, keperluannya apa. Kalau misalnya keperluannya kayak nawarin pinjol atau kredit panci, ya tentu kamu bisa langsung reject aja. Tapi kalau misalnya ternyata dia itu adalah e raja Nigeria ya yang pengin memberikan apa kekayaannya kepada kita ya kamu bisa angkat itu. Jadi ya kerennya seperti itu ya. Beberapa fitur lain juga dapat upgrade. Contohnya foto Asis yang bisa disuruh lengkapin gambar puzzle atau kue yang kemakan cuman modal prom sederhana doang. Enggak harus gambar-gambar atau Creative Studio yang bisa bikinin kamu stiker atau misalnya ini ya kartu ucapan sesuai kebutuhan. kan bentar lagi mau lebaran nih. Jadi tuh kamu bakalan punya kartu lebaran yang eksklusif. Nah, sekarang kita ke spesifikasinya. Samsung S26 Ultra pakai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 54 Galaxy. Baterai 5000 mAh, kini support fast charging sampai 60 watt. Dan secara dimensi Samsung S26 Ultra ini juga lebih langsing. Kini punya ketebalan di 7,9 mm aja. Lah diet dia puasa kali ya. Tentu selain Samsung S26 Ultra ini, Samsung juga bawa adik-adiknya yaitu Samsung S26 Plus dan Samsung S26. Fitur-fitur EA yang dibawa di S26 Ultra hadir juga di S26 Plus dan S26. Tapi fitur-fitur yang butuh hardware kayak privacy display, aperture kamera utama yang lebih besar, dan APV enggak ada di S26 dan S26 Plus. Kenapa kagak ada APV ya? Padahal chipset S26 Plus dan S26 kan pakai chipset baru Exyos 2600 yang udah pakai manufacturing process di 2 nanometer pertama di dunia loh ini. Nah, untuk harganya kalian ya tahu ya karena sekarang kan ya harga RAM naik. Jadi tentu saja Samsung Galaxy S26 series ini juga ada koreksi harga. Untuk harganya sebagai berikut. Tentu seperti biasa promo double storage berlaku. Bayar yang 256 GB dapat yang 512 GB dan membayar yang 512 GB bakalan dapat yang 1 TB. Selain smartphone nongol juga Samsung Galaxy Buds 4 dan Samsung Galaxy Buds 4 Pro. Kini dapat improvement di active noise cancelling dan kemampuan bass. Lebih lengkapnya nanti aja sama Omir di Instagram. Dan ya segitu aja yang saya bisa kasih tahu tentang Samsung Galaxy S26 Ultra ini. E untuk review-nya ditunggu aja ya, soalnya saya juga udah PO. Jadi ya subscribe kalau belum. Sekian aja dari Moldi. Asalamualaikum. Enak banget hidup kayak begini. [musik]
Video Lainnya
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Ketika hampir semua produsen ponsel berlomba-lomba menyematkan emblem 'Ultra' pada produk andalan mereka, sebuah pertanyaan besar muncul: apakah sang pionir masih...
Persaingan di pasar ponsel pintar kembali memanas setelah sebuah perangkat baru hadir dan langsung mengguncang dominasi merek yang selama ini dikenal sebagai raja...
Tecno Camon 50 Pro 5G sempat dipandang sebelah mata saat pertama kali meluncur karena label harganya yang menyentuh angka 5,5 jutaan terasa terlalu mahal. Namun,...
Samsung tampaknya mulai mengubah strategi di pasar kelas menengah dengan meluncurkan Galaxy A37 dan Galaxy A57 di pertengahan tahun 2026 ini. Langkah berani raksasa...
Pasar ponsel kelas 9 jutaan sedang memanas, dan Bestindotech turun tangan untuk menguji tuntas tiga kontestan yang paling banyak diperbincangkan: Xiaomi 17T, Vivo...
Memulai bisnis laundry sering kali terlihat sebagai ladang uang yang mudah dan menjanjikan, namun realitas di lapangan kerap kali berbicara sebaliknya. Berangkat...
Pasar perangkat audio nirkabel premium bersiap menghadapi guncangan besar lewat kehadiran lini Soundcore Liberty 5 Pro Series. Di tengah dominasi merek-merek mapan...
Pasar ponsel flagship premium baru saja diguncang oleh perangkat Android seharga 32 juta rupiah yang digadang-gadang sebagai daily driver mutakhir. OPPO Find X9...
Perdebatan panjang mengenai takhta kamera smartphone terbaik tampaknya telah mencapai titik balik yang mengejutkan. Di tengah dominasi raksasa seperti iPhone,...
Memilih ponsel kelas menengah terbaru sering kali berujung pada dilema antara performa gaming yang buas atau kenyamanan ekosistem perangkat yang matang. Samsung...
Sistem operasi robot hijau kembali membawa lompatan besar lewat kehadiran Android 17 yang kali ini tidak sekadar bersolek di sektor visual. Google tampak sangat...
Langkah berani Samsung dalam merombak lini audio nirkabelnya lewat Galaxy Buds 4 Pro berhasil mencetak standar baru yang belum pernah dicapai generasi sebelumnya....
Bagi kaum mendang-mending yang enggan melirik jenama asal Tiongkok, bursa ponsel pintar sering kali terasa sempit dan penuh kompromi. Namun, episode terbaru Kotek...


















