Jungkat

AION UT 2025: Hatchback Cina Rasa Eropa (YouTube Video)

  • 30/12/2025

Ini tuh rasanya seperti menyetir [musik] mobil besar. Bantingannya nyaman. Bahkan kita lewat kon blok seperti [musik] ini enggak masalah gitu buat mobil ini. Ya menurut saya ion UT ini satu dari sedikit mobil [musik] Cina yang rasanya tuh kental Eropanya. [musik] Benar-benar mobil ini relaxing to drive. [musik] Let's go. Let's [musik] go. Salah satu mobil listrik paling cute, paling keren yang ada di pasaran dari segi desainnya. Tapi apakah mobil ini dibawanya sehebat tampangnya atau sekeren tampangnya? Di sini kita akan cari tahu. Karena di video kali ini kita akan melakukan tes lengkap terhadap ION UT. Jadi bukan hanya first impression-nya berkendaranya, tapi juga saya akan bawa mobil ini dengan jarak yang cukup panjang untuk memberitahukan ke Anda bagaimana rasanya, bagaimana ketika kita berakselerasi, performanya, konsumsi energinya, apa saja kelebihannya dan apa saja kekurangannya bagi Anda terutama yang sedang mempertimbangkan untuk membeli mobil listrik dengan bentuk yang sangat keren ini. Ini adalah tes lengkap dari ION UT. Sebelumnya Adit sudah pernah membuatkan first impression review dari mobil ini. Jadi kita akan konsentrasi di rasa berkendaranya. Tapi sedikit highlight ion UT ini adalah eh latest dari ion. Sebelumnya mereka ION Y Plus, kemudian mereka punya Hypetech HT, kemudian mereka punya ION V dan akhirnya ion UT. ION UT ini harganya di kisaran Rp330-an sampai Rp360-an juta. Dan dari bentuk bodinya dia akan bersaing langsung dengan BYD Dolphin serta Wooling Cloud EV. Nah, tapi dari segi desain dibandingkan kompetitornya, mobil ini langsung menang kalau ada kompetisi desainnya. Bahkan mobil ini juga e mendapatkan penghargaan eh sebagai best desain di Miland Desain Wek. Begitu menurut klaim dari Ion. Dan rasanya enggak salah karena mobil ini bentuknya tuh ada keretro-retroannya ditambah nuansa modern dan lagi Anda juga memiliki pilihan untuk warna ee single monotone atau dual tone seperti ini. Dan karena dia menggunakan atap kaca untuk tipe yang termahalnya panoramic roof, dia juga menambahkan aksen hitam di atas mobil sehingga ada tiga warna sebenarnya, hitam, putih, dan warna yang Anda pilih. Sehingga membuat mobil ini tampilannya makin menarik. Velegnya juga enggak kalah atraktif walaupun ini enggak gede-gede banget ya. ini 17 inci dengan lebar 2155 R17 tapi bentuknya cukup eye catching dan di sini adalah untuk mengecharge ee baterainya. Nanti kita akan bahas baterainya lebih lanjut. Nah, mundur ke belakang ini juga desainnya senada dari depan sampai belakang. Ada empat buah lampu tuh di tempat fog lamp itu sebenarnya adalah DRL-nya dan lampu se di depan itu juga terefleksi juga di bagian belakang. Jadi secara desain ini mature sekali. ee secara desain itu ee terlihat dipikirkan dari depan sampai belakang dan dia tidak terlihat seperti mobil Tiongkok sama sekali. Bahkan ini pantas untuk menyandang merek Eropa dengan desain seperti ini. Sekarang kita bicara penggeraknya. Jadi, ada dua trim dari Ion UT ini ee versi termurah yang harganya Rp330-an juta menggunakan motor listrik dengan daya 100 kW alias 136 HP. Nah, untuk tipe teratas seperti yang kami bawa ini ee dia tenaganya bisa sampai 150 kW atau itu di atas 200 HP. 2011 HP untuk tenaganya yang mana itu sangat besar dan itu yang terbesar di kelasnya. Dan tenaga tersebut disalurkan ke dua roda depan. Tentu saja tanpa transmisi karena ini adalah sebuah mobil elektrik. Serta akselerasinya diklaim 0 sampai 100 km/h tuntas dalam 8,5 detik. Tapi nanti kita akan buktikan sendiri berapa aktualnya. Nah, tenaga tersebut datang dari listrik yang disuplai oleh dua jenis baterai. Untuk tipe yang terendah itu disuplai dari baterai berkapasitas 44 kWh yang dia bisa melajukan mobil ini sekitar 400 km. Sedangkan di tipe tertinggi baterainya mencapai 60 kWh yang diklaim bisa melajukan mobil ini sampai 500 km. Dia juga dilengkapi dengan fasilitas fast charging, DC charging, di mana kalau kita charge dengan DC charging, dia 30 sampai 80% bisa diselesaikan tidak sampai setengah jam. Walaupun kelihatan kompact, tapi sebenarnya ion UT ini dimensinya cukup besar. Panjangnya hampir 4,3 m, 4,27 m. Bahkan lebarnya itu 1,85 m. Artinya di atas 1,8 m. Dan mestinya bagasinya juga besar. Nah, menurut klaim mereka itu bisa 440 L bagasinya. Sekarang kita lihat. Jujur aja enggak kerasa seperti 440 L sih sebenarnya. Ini juga kapasitasnya enggak yang lega-lega amat. Anda bisa lihat ini kami masukkan satu koper medium, satu koper cabin size. Ah, ini sebenarnya adalah koper favorit dari Crew Auto Driver. Ini adalah dua produk dari Bowler. Yang pertama ini adalah yang lightweight. Dan yang kedua ini yang ukurannya medium size ini adalah ziper polyarbonate. Dan kami memang sangat suka dengan bowler ini karena dia desainnya keren, simpel, kemudian enteng tapi kokoh. Jadi sangat praktis dan sangat e useful buat digunakan sehari-hari ketika kita mau eh short escape gitu ya. Nah, ini ketika kita masukkan ke kabin ion UT ini ya udah pas mungkin. Mungkin kalau misalnya Anda masih mau tambahan, Anda bisa tambah juga backpack satu. Nah, ini juga backpack dari eh Bowler. Dia bentuknya keren sekali, materialnya juga berkualitas. serta ini cocok sekali buat bawa barang-barang ringan sampai ke laptop pun juga masih bisa masuk ke dalam backpack ini. Nah, ini udah mungkin kalau mau tambah satu koper lagi bisa ditumpuk di atasnya. Itu kalau misalnya Anda mau bawa lima penumpang. Tapi kalau misalnya Anda hanya berdua, Anda bisa lipat bangku paling belakang ini 60 40. Nah, barulah di sini Anda punya space sampai 1600 L. Sebenarnya mungkin klaim 440 L itu termasuk space di bawah. Tapi space di bawah ini untuk unit yang ee sudah diberikan ke konsumen ini ada ban serep. Nah, ban serep ini cukup menyita tempat. Tapi minimal ketika kita ee kempes bannya di jalan, kita enggak usah repot-repot pakai tah repair kit. Kita punya ban sere yang ini ukurannya adalah eh space saver. Jadi ini hanya untuk temporari use tapi minimal Anda bisa tidak tergantung ke tire repair kita, old fashion ban kempes kita ganti dengan ban serep. Nah, oke. Jadi segitu kapasitas bagasinya. Dan untuk loading serta unloading-nya juga mudah karena Anda bisa lihat di sini bibirnya itu tidak berbeda jauh dengan lantai dari bagasi. Jadi sangat mudah tinggal di slide seperti ini. Nah, itu dia space 1600-nya. Kalau enggak dimuatin barang, dia enggak terlalu rata sih, tapi minimal cukup besar. Oke, kita masukin lagi. Oh, ya. Dan bowler ini juga sudah dilengkapi dengan kunci TS lock. Jadi, Anda bisa ngunci sendiri. Tapi kalau misalnya otoritas ee di bandara itu mau memeriksa tas Anda, dia bisa pakai kunci TSA. Jadi dia mereka tidak perlu merusak e koper Anda. Karena kalau misalnya di koper Anda ada barang yang dicurigai itu otoritas itu punya hak untuk membuka koper Anda. Dan kalau mereka tidak bisa membuka secara normal, mereka punya hak untuk membongkar koper Anda dengan cara apapun. Nah, tapi kalau sudah ada kunci TSA ini, Anda bisa pastikan mereka bisa memeriksa tas tanpa merusakkan tas Anda. Dan ini e bentuknya stylish sekali. Ini cocok banget sama ION UT karena dia bentuknya karakternya tuh stylis, modern eh kompact dan efisien. Tapi walaupun bagasinya enggak besar-besar amat, ruang belakang mobil ini lega. Ini posisi berkendara ideal saya. Saya tingginya 177 cm dan Anda bisa lihat masih lega sekali la room-nya. Kemudian di bawah juga masih ada space buat saya menjulurkan kaki. Paha juga tersangga dengan sangat baik. Headro masih lega walaupun ini menggunakan panoramic roof. Jadi di belakang ini nyaman dan kalau misalnya Anda ingin memperbesar bagasi, Anda bisa tegakkan sedikit kursi ya. Kita lebih tegak tapi bagasinya jadi lebih besar. Tapi kalau misalnya enggak ada barang di bagasi, kita bisa posisi yang rileks. Dan bicara rileks, dia juga sudah dilengkapi dengan arm rest. Nah, jadi armr-nya juga proper. Dia tingginya mirip sama armr yang di kanan. Jadi ini ee mobil kompact tapi sangat nyaman akomodasi belakangnya. Ada dua buah cup holders juga di armr-nya serta masih ada laci di tiap pintu. Kemudian ada dua ventilasi AC belakang dan ada USB slot serta ada tempat penyimpanan lagi di bawah serta di balik kursi depan juga ada tempat penyimpanan. Jadi, ini proper sekali belakangnya. Bahkan kalau Anda enggak nyetir sendiri, Anda menggunakan jasa pengemudi, Anda juga tetap bisa duduk nyaman di belakang. Sekarang kita ke depan. Nah, bagian depannya nih stylish sekali. Sekarang kalau kita bicara posisi duduk ya, ini posisi duduknya eh ideal walaupun dia tidak bisa teleskopik. Ah, sayang sekali sih. Kenapa tidak bisa teleskopik? Oke, untuk saya ini kebetulan pas. Tapi kalau teleskopik pasti akan bisa ee membuat berbagai macam postur tubuh itu lebih cocok. Rasanya rasanya enggak rasanya enggak pas gitu kalau zaman sekarang itu masih ada mobil yang belum bisa teleskopik. Nah, tapi anyway ini desainnya stylish. Anda lihat ini ada laci yang unik sekali. Modelnya retro. Kapasitasnya enggak gede, tapi ini menambah sentuhan artistik di dalam mobil. Sini bisa nyimpan barang-barang kecil dengan tua seputar metal seperti ini. Dan ee bentuk dashboard-nya juga tidak membosankan. E kurva-kurvanya itu modern, tapi juga ada kesan retronya. Ini seperti dashboard-dashboard zaman dulu dan dia soft material. Tapi soft materialnya sayangnya enggak kesemuanya. Ini di atas masih plastik keras. Di sini juga plastik keras. Di sini di trim pintu ini yang terlihat kurang begitu mahal ya rasanya. Yang di trim pintu ini memang material keras juga walaupun di sandaran tangan kembali lagi dia menggunakan soft material. Di sini ada tempat penyimpanan yang cukup besar serta sambungan USB di sini ada dua, ada satu USB C, satu USB A dan di sini di entertainment system-nya terlihat sudah ada fasilitas untuk Apple CarPlay walaupun untuk Android Auto tidak terlihat ada di sini. Jadi entah ini belum bisa Android Auto atau Android Autonya harus menggunakan kabel, tapi yang sudah pasti ada hanya Apple CarPlay. Kemudian mobil ini juga dilengkapi dengan sejumlah mode berkendara. Yang ini juga bisa dipilih dari layar. Jadi layar ini banyak sekali fungsi yang bisa dilakukan. Bahkan untuk menutup atau membuka tirai atas ini juga menggunakan sentuhan dari layar. Nah, tapi ada agak kebanyakan yang dimasukin ke layar karena Anda bisa lihat tombol fisik hampir enggak ada, enggak ada sama sekali di konsol. Jadi, banyak sekali fungsi yang dimasukkan ke dalam layar ini. Ya, sedikit merepotkan memang, tapi memang ini jadi memberikan kesan yang modern. Ada tiga driving mode, ada comfort, sport, dan power save. Nah, power save ini dia akan me aktifkan regenerative breaking semaksimal mungkin hampir seperti one pedal only. Jadi, bisa sampai berhenti. Tapi sayangnya enggak sampai berhenti. Kemudian pengaturan lampu juga ini di dalam layar. Untungnya di sini ada shortcut-nya jadi ee mudah untuk langsung mengakses lampu. Intinya ini layar yang nyawanya mobil ini ya di sini. Kalau kalau enggak ada ini akan susah untuk mengendalikan semua fitur-fitur. Kemudian ada layar instrumennya. Layar instrumennya ini saya suka sekali karena dia kecil tapi resolusinya bagus dan Anda bisa ubah-ubah tampilannya dengan tombol di setir. Bahkan dia bisa menampilkan fitur adasnya serta juga peta. Peta itu bisa ditampilkan di dalam mobil ini. Nah, cuman karena ini mobil tes map-nya itu belum diaktivasi. Tapi kalau sudah diaktivasi akan ada gambar map yang cukup keren untuk dilihat. Di sini ada wireless charging dengan ventilasi. Di sini juga ada laci. Lacinya enggak terlalu besar, kecil tapi ya cukup memadai. Dan di pintu yang tempat penyimpanannya ini lumayan besar. Lampu ini depan sampai belakang sudah LED dan pendaraan cahayanya tuh soft gitu. Jadi terasa mahal lampunya. Tuas transmisi di sini. Jadi di sini sudah clear semuanya bisa untuk meletakkan badang barang. Oke, sekarang kita langsung jalan untuk merasakan apakah mobil ini rasanya seenak atau se baik tampilannya. Let's go. Sebelum kami berjalan lebih jauh, kami lajukan dulu mobil ini ke SPBU Shell untuk diisikan listriknya di Shell Recharge. Nah, sekarang Anda bisa melakukan pengisian listrik kendaraan elektrik Anda di Shell Charge dengan biaya yang lebih terjangkau, Rp2.166 per kWh ditambah Rp25.000 biaya layanan per transaksi. Untuk info lebih lanjut, Anda bisa kunjungi www.sell.co.id/sellrecharge. Kasih. Oh ya, satu lagi untuk mendapatkan keuntungan maksimal di Shell, Anda juga bisa bergabung menjadi member Shell Go Plus melalui aplikasi Shell Asia. Shell recharge merupakan wujud dukungan Shell Indonesia terhadap agenda pemerintah dalam penyediaan energi yang lebih bersih. Dengan daya pengisian fast charging hingga sebesar 60 kW, proses pengisian daya dari 0 sampai 80% untuk sejumlah mobil dapat dilakukan dalam waktu sekitar 30 menit saja. Shell Rearge. Kini pengisian daya mobil listrik Anda menjadi lebih mudah. Selesai mengisi listrik, kami langsung lajukan mobil ini untuk merasakan impresi berkendaranya. Dan satu yang langsung terasa adalah kenyamanan [musik] dan kedewasaannya saat dikendarai. Ini tuh rasanya seperti menyetir mobil besar. Bantingannya nyaman. Bahkan kita lewat kon blok seperti ini enggak enggak masalah gitu buat mobil ini. Dia terasa sangat dewasa bantingannya dan ee dia juga cukup hening. Walaupun ini kacanya bukan double glass ya, tapi dia cukup hening peredamannya dan setirnya juga entengnya pas. Kita juga bisa memilih keentengan setirnya tapi ini pas dan benar-benar mobil ini nyaman dan santai gitu menyetir mobil ini tuh. Biasanya dengan bantingan yang nyaman pengendalian akan dikorbankan. Nah, bagaimana dengan pengendalian dari ION UT ini di jalan raya? Ya, tentu saja ini bukan mobil untuk di diajak TRK D ya. Jadi ketika kita menikung ya masih terasa ada e limbungnya tapi masih dalam batas sangat aman. Masih terprediksi enggak yang seperti mobilnya itu gugup dan sulit untuk dikendalikan. Tapi ya karakternya memang bukan karakter mobil sport, tapi lebih ke karakter mobil yang nyaman ya, karena suspensinya lumayan nyaman. Tapi kalau saya disuruh pilih ini mobil, sebagian besar akan kita pakai itu di dalam kotak. Jadi buat apa suspensi keras-keras demi handling yang memukau tapi enggak nyaman? Mendingan settingannya nyaman walaupun ya handling bukan yang paling superior gitu ya. Karena kita juga jarang menikung ekstrem dengan mobil seperti ini. Mobil ini juga memiliki tenaga yang besar. Tapi sekarang kita coba buktikan apakah klaim pabrikan mengenai akselerasinya benar. Mobil ini klaimnya 0 sampai 100 km/h bisa dituntaskan dalam 8,5 detik. Berapa aktualnya? Kita coba bersama. Kita matiin AC dulu. Kemudian kita masukkan driving mode ke sport. Dan tidak lupa kita akan matikan ISC. Oke, Penyalonan tenaganya tuh gradual ya. Wah, tapi di atas 60 km/h kuat sekali ini. Luar biasa. Anda bisa lihat klaimnya adalah 8 kom 5 detik. Tapi ternyata aktualnya jauh lebih kencang. 0 sampai 100 km/h dalam 7,05 detik. Wow. Dan satu lagi yang menyenangkan dari mobil ini, walaupun mobil ini terasa kencang dan itu kencang sekali 07 detik, tapi penyaluran tenaganya tuh gradual, jadi terasa natural dan enggak terasa jerki. Walaupun kita pakai mode sport gitu ya, tetap masih bisa enak. Tapi saran saya kalau misalnya lagi gak pengen ngebut-ngebut amat pakai mode comfort itu benar-benar smooth penyaluran tenaganya. [musik] Dalam kondisi standar, mobil ini punya ADAS dengan fungsi yang lengkap [musik] dan ini sangat membantu keamanan serta keselamatan di jalan. Ya, jadi sistem adaptive cruise control dan landip assist-nya itu cukup halus asal Anda enggak dipotong. Kalau dia kalau Anda lagi ee berjalan dengan sistem autopilot dan tiba-tiba dipotong ee oleh mobil di depan gitu ya. Jadi ada karena kan biasanya ada jarak depan itu dia bisa ngremnya agak agak kencang gitu ya. Enggak enggak natural gitu. Tapi minimal sistem ini bisa menemani Anda sambil merayap di kemacetan karena dia ada traffic jam assist-nya. Dan eh dari yang saya tes, dia juga ada sistem emergency breaking yang biasanya itu merepotkan kalau di Jakarta karena sering ngerem sendiri. Ini enggak enggak terlalu sering ngerem sendiri tapi ya kadang-kadang kalau ada motor yang terlalu dekat ya dia ngerem. Itu fiturnya bisa di ee nonaktifkan. Untungnya di sini menunya lengkap, jadi kita bisa nonaktifkan yang kita enggak mau. Tapi untuk emergency braking emang dia nyala lagi, nyala lagi. Tapi secara overall ini sistem ADAS yang cukup lengkap. Dia rear cross traffic alert, ada, door open warning-nya juga ada landeping assist, land departure warning. lengkap lengkap untuk di harganya ini sangat baik walaupun memang bukan yang tercanggih ya dia kadang-kadang ngerem masih suka agak ee mendadak gitu tapi kalau di tol seperti ini dan jalanannya lancar ini akan sangat membantu Anda dalam perjalanan ke luar kota yang jadi lebih santai lagi. Ion UT diklaim bisa menempuh 500 km charge. Bagaimana dengan hasilnya di dunia nyata? Mobil ini memiliki konsumsi listrik itu kira-kira 8 km/ kWh. Artinya dikalikan dengan 60 kWh yang merupakan kapasitas baterainya didapat jarak sekitar 480 km. Ya, cukup dekat dengan klaimnya. Dan kalau misalnya Anda berkendara lebih santai gitu ya, mungkin tidak pernah lebih dari 80 km/h, rasanya sih 500 km bisa tercapai. Tapi memang sama seperti mobil listrik lainnya. Kalau misalnya di atas 80 km/h ini bertambah borosnya lumayan gitu mobil listrik itu. Jadi untuk mendapatkan claim range itu ya Anda maksimal di 80 km/h. Tapi kalaupun Anda berkendara enggak terlalu eco driving, dengan mudah Anda mendapatkan 400 km lebih dengan mobil ini yang mana itu cukup jauh untuk ukuran hatchback compact seperti ini. Tentu saja ion UT juga tidak luput dari sejumlah kekurangan. Ini beberapa di antaranya. Yang pertama, okelah sejumlah fitur itu bisa dimasukkan ke dalam entertainment systemnya, tapi penyetelan spion tidak seharusnya dimasukkan. Dan ini penyetelan spionnya dimasukkan ke dalam layar bikin kita jadi repot kalau mau ngatur spion. Hah. Dan yang kedua adalah klaksonnya. Mobil ini bentuknya Eropa, rasanya juga seperti Eropa, tapi klaksonnya tet tet tet tet. Sangat kurang berwibawa. Kemudian ee ini miner sih ya, suara SE-nya itu sangat sangat kecil suaranya. Jadi kadang-kadang suka enggak aware gitu kalau misalnya kita pakai ini apa pakai se itu. Cuman ya itu minor sih ya. Tapi saya belum menemukan caranya atau mungkin saya yang tidak menemukan caranya untuk memperbesar volumenya. Tapi ini volumenya agak kekecilan. Nah, satu hal lagi yang agak mengganggu ada di bagian belakang. Di belakang memang ada USB slot, tapi USB slot-nya cuman satu dan itu juga USB A gitu. Kurang sesuai dengan napas mobil ini sebagai mobil yang bisa mengangkut keluarga. Artinya minimal butuh dua slot di sini dan juga tidak senada dengan mobilnya yang sudah modern. Mestinya ada A, ada C atau kalau mau ada dua-duanya C dan C gitu ya. Karena sekarang sudah jarang sekali ee gadget kita menggunakan USB A seperti ini. Tapi di lain sisi, ia juga punya sejumlah hal menyenangkan. Yang pertama, mobil ini memiliki pendingin kursi dan tidak ada pemanas. Biasanya kebalikannya. Ada pemanas enggak ada pendingin. Tapi ini ada pendingin kursi bikin ini jauh lebih bermanfaat buat sebagian besar konsumen yang kita di negara tropis di Indonesia. Enggak banyak yang butuh pemanas, tapi di sini ada pendingin kursi. Kemudian yang kedua, rata-rata pembeli mobil ini kan mungkin keluarga muda yang punya anak kecil. Nah, di sini ada spion cembung untuk melihat kondisi anak di belakang. Jadi, Anda enggak perlu mengalihkan perhatian seperti menengkok ke belakang seperti ini. Kalau lagi nyetir, Anda tinggal lihat sepintas ke spion. Anda bisa tahu anak Anda sedang melakukan apa. Apakah seat belt-nya dilepas atau tidak bisa dicek dari sini. Kemudian berikutnya ada di bagian belakang. Berikutnya adalah head di belakang yang ada tiga. Jadi bukan hanya kanan dan kiri, tapi juga di tengah. Tapi yang sangat menyenangkan adalah headr tengah ini ketika tidak dipakai oleh e penumpang di belakang itu dia posisinya rata. Bukan hanya rata dengan sandaran, tapi juga rata dengan bagian atasnya sehingga tidak menghalangi pandangan. Barulah ketika ada orang mau duduk, kita bisa angkat seperti ini. Jadi ini headr setengah yang benar-benar dipikirkan. Bukan sekedar ada, tapi dipikirkan supaya ee seamless desainnya dan tidak mengganggu pandangan ke depan. kalau tidak digunakan. Dan satu lagi yang menyenangkan di mobil ini adalah karakter dari auto hold-nya. Jadi, mobil ini memiliki auto hold yang bisa kita aktifkan terus karena dia nanti aktif sesungguhnya itu tergantung injakan pedal rem kita. Jadi, kalau misalnya kita stop and go, kita tinggal injak rem secukupnya aja dia akan stop and go. Dia tidak akan aktif auto hold-nya. Tapi begitu kita berhenti agak lama, kita rasa ah ini mendingan kita pakai auto hold. kita tinggal tambah injakan. Enggak terlalu keras kita harus injakan kita tambah injakan sedikit lagi dia udah langsung aktif auto hold-nya. Jadi ini benar-benar auto hold yang menyenangkan untuk digunakan. Dengan sejumlah kelebihan dan kekurangannya, ion UT ini harus diakui memang memberi nuansa yang berbeda di kelasnya. Ya, menurut saya ION UT ini satu dari sedikit mobil Cina yang rasanya tuh kental Eropanya. Bahkan kalau misalnya ini mobil mau dilabelli Citrun atau Renault gitu ya, masih sangat layak kualitas berkendara mobil ini untuk menyandang merek legendaris Eropa tersebut. Mobil ini nyaman, praktis, stylish. irit, mudah dikendarai dan rileks gitu nyetirnya. Ini benar-benar cocok buat Anda yang pengin lebih dari sekedar mau hatchback listrik biasa. Ini ada rasa premiumnya di mobil ini ya. Walaupun kalau dari segi harga ya, dia lebih mahal daripada JQ J5 gitu ya. Jacko J5 adalah sebuah SUV, sedangkan ini hanya sebuah hatchback. Tapi rasa berkendaranya ini tetap di harganya. Bahkan sampai harga di atasnya itu enggak banyak yang bisa menyaingi rasa premium berkendara di mobil ini. Dan berita baiknya lagi kalau Anda pakai jasa driver, belakang juga masih cukup lega. ya. Harga R60 jutaan. Jadi terasa lumayan mahal ya sekarang karena semua bersaing harga. Tapi ya minimal mobil ini masih memberikan sejumlah hal lebih dibandingkan kompetitornya yang lebih murah. [musik] Jadi begitulah hasil review kami terhadap ION UT ini. Jangan lupa Anda klik like bila menyukai video ini, komentar di bawah dan subscribe ke channel Otoriver jika Anda belum. Main-main ke website kami di www.odriver.com serta download aplikasi kami Autodriver di Google Play Store. Terima kasih banyak Anda sudah menyaksikan. Sampai jumpa di video selanjutnya. Bye bye.

Lihat di YouTube