Jungkat

AION UT mulai dijual di GIIAS 2025 (YouTube Video)

  • 29/06/2025

[Musik] Mobil listrik terjangkau zaman sekarang di Indonesia biasanya kecil-kecil kayak bajay. Tapi di samping gua ini ION Uy terjangkau tapi ukurannya enggak kayak bajay. Detailnya juga menarik. Penasaran? Cek terus video ini. Yang pertama langsung kita bahas soal desainnya. Desainnya hatchback, tapi ada satu detail unik yang langsung gua mau bahas, yaitu lampunya. Lampunya mengingatkan kalian sama apa? Editor N tambahin lampunya ini kayak alisnya Angry Bird. Percaya apa enggak tuh? Ini kayak matanya Angribert. Ini kayak alisnya LED tentu saja full dikasih aksen bagus di sininya. Di sininya juga udah adaptif dan di bawahnya dia kayak ada matrix headlight. Bahkan di sininya ada tulisannya matrix cube. Jadi kotak matrix. Jadi empat biji. Di sini position lamp. Tapi kalau kalian nyariin se-nya ini jadi lampu SE. Item menarik lagi adalah ininya flat ya. Jadi kayak meja. Asli kayak meja. Biasanya desain-desain mobil ini dia agak menggembung gitu. Di sini flat tapi di sininya agak nggembung. Keuntungannya adalah ketika kalian lihat dari bagian dalam itu enggak terlalu kelihatan cap-nya dan jadi mobilnya kelihatan clean. Tambahan lagi juga enggak lupa memberikan aksen-aksen yang mirip kayak saudaranya si ion Y atau Y Plus. Lihat nih guratan grill di bagian bawahnya ini mirip kayak ion-ayon lainnya. Berlanjut ke bagian sampingnya. Terutama bagian bannya dia pakai ban ring 17. Ini versi yang paling tingginya premium 500 e km range-nya. Dia ada versi yang di bawahnya dia pakai ring 16. Bannya sendiri untuk yang versi 17 ini dia pakai ukuran 2155. Dan uniknya lagi biasanya mobil listrik dia pakai kayak pelek. Bukan kaleng sih ya metal tapi biasanya pakai tutup dop gitu kan pakai tutup. Ini enggak full metal. Jadi lebih wah kesannya dari sampingnya. Desainnya keren. Gua lumayan demen desainnya karena sekilas sebenarnya dia agak-agak mirip kayak BYYD Dolphin sekilas. Terutama aksen di sininya. Tapi di sini dia tampil lebih slick, enggak terlalu aneh-aneh garis desainnya. Dan pilarnya dikasih warna yang berbeda. Yes, atapnya two ton hitam ada putih dan kombinasi warna ini hijau. Keren ya kekinian. tambahan lagi untuk soket pengecasannya dia pakai tipe CCS2 dan waktu pengecasannya cepat karena 30 sampai 80% pengisian hanya dalam waktu 24 menit saja. Spionnya dikasih aksen hitam biar beda. Ada 360 kamera depan kanan kiri dan belakang. Di sini juga ada blind spot indikator dan pindah ke bagian sini. Dia model-model flush handle, tapi dia bikin flat rata enggak pop up. Cuman dia bikin kayak handle mobil zaman-zaman tahun '90-an atau 2000-an. Jadi masih model kayak begini, bukan model yang tarik biasa ya. Cuman balik lagi karena dia mobil listrik, dia bikin seaerodinamik mungkin, dia bikin serata mungkin. Jadi kalau kalian tarik garis ini kelihatannya flat. Cakep sih jadinya sedikit dari bagian belakang sampingnya di sini ada aksen lagi ya. Lagi-lagi mengingatkan gua sama BYD Dolphin. Tapi di sini dia kayak dipainting futuristik lah, tapi enggak terlalu lebay malah bagus. Tarikan putihnya ini garis putihnya juga dia berlanjut ke bagian belakang. Ada spoilernya ini kayak lampunya mobil-mobil F1 gitu loh. Kemud kotak ini dua biji. Belakangnya lumayan clean dan matrix Cube LED yang ada di depan yang positioning lampnya itu berlanjut desainnya ke bagian belakangnya. Jadi kayak kotak kubus gitu empat biji kayak es batu. Kalau gua ditambah aksen juga yang kayak depannya, tapi sekarang di depan, di bagian belakangnya sini dibikin lebih bold dan warnanya merah untuk lampu remnya. Untuk kalian yang demen mobil agak minimalis, mobil ini cocok buat kalian karena di belakangnya tidak banyak aksen aneh-aneh. Cuma ada tulisan ion UT dan di sini juga sudah elektrik. Bagasinya harganya berapa ya? Udah elektrik nih. Oke, kita lihat bagian bagasinya. Oke, sekarang kita lihat bagasinya. Bagasinya sebenarnya ukurannya enggak sampai gimana-gimana banget. Di sini ada tempat penyimpanan kanan kiri juga ya. Dan bagasinya ini bisa kalian tuh geser ya jadi lebih dalam biar lebih muat lebih banyak. Tapi kalau misalnya kalian mau bawa barang-barang yang agak-agak diflat folded gitu ya, ini bisa digeser ke atas sini ya biar dia agak lebih rata dan ini bisa di lipat ke depan sini. Oh sorry ah ini kurang pas tuh. Begitu ini dilipat ke sini ini jadi flat sampai ke bagian depan. Jadi kalau kalian mau bawa-bawa lemari, mau pindahan ini saya efektif banget buat bawa ke depan. Oke, sekarang kita tutup dan kita akan masuk ke dalam interiornya si ion UT. Oke, sekarang kita di dalam interiornya si EON UT dan gua lumayan demen interiornya. Pertama kita bahas dulu ya soal materialnya. Materialnya memang semuanya plastik, tapi plastiknya bukan plastik yang kasar murahan gitu loh. Di sini plastiknya lumayan solid. Di sini juga dia masih kayak aksen pattern-pattern gitu. Kayak ada wajik-wajik di sini. Di sini kayak fake stitching. Tapi di sininya dia kasih lagi plastik yang agak berbeda teksturnya. Jadi kayak lebih licin yang di sebelah sininya. Dan di sini dia soft touch. Jadi soft touch. Soft touch. Di sini sayangnya enggak soft touch, tapi di sininya soft touch. Dia kasih kayak lapisan leader terus ada kayak busanya empuk enak. Tambahannya lagi beberapa aksen-aksen tambahan di sini kayak warna abu-abu gitu ya tapi dipainted di gloss gitu ditaruh di apa namanya power window-nya. Jadi kelihatannya lebih mewah dan tambahannya lagi juga dia kasih aksen piano black sama handle yang chrome. Intinya sih ya mobil ini berusaha enggak kelihatan murah karena dia tambahin berbagai macam aksen-aksen dan warna dan material yang biarpun enggak sampai wah-wah banget tapi bikin dia kelihatan lebih fresh. Oke, sekarang kita bahas posisi duduknya dan nyetirnya. Nih setirnya. Sayang sekali bukan yang paling ergonomis karena biarpun dia bisa naik turun tapi dia belum bisa teleskopik dia cuman tilt to. Cuman untungnya untuk versi yang premium ini pengaturan kursinya sudah full elektrik. Maju mundur naik turun sama recline-nya. Dan seperti tadi gua bilang karena dia kap depannya itu enggak balbius, enggak apa ya enggak ngegembung ya. Dia agak rata. Jadinya lu pas nyetir dari sini itu hidungnya enggak kelihatan. Serius hidungnya enggak kelihatan. Jadi kelihatannya dia kayak flat ke depan dan pilar A-nya ini menurut gua gede banget. Benar-benar gede banget. Sepintas jadi kayak bawa mobil MPV yang lebih gede daripada seharusnya. Oke, sekarang langsung kita ngomong ke bagian tengah dan setirnya. Setirnya gua suka. Biarpun dia enggak pakai flat bottom, flat bottom buttom tapi enak digenggam ya. Cenderungnya setirnya malah bulat banget. Tuas di sininya juga agak kecil. Ada tombol berapa tombol pengaturan kayak voice command. E di sini ada kayak apa ya namanya? Kayak dialnya bolanya Blackberry. Alah bolanya Blackberry udah enggak zaman ya. Di sini bisa kalian klik juga nih kanan kiri. Di sini tuas untuk PRND-nya atau transmisinya. Di sini buat lampu dan wiper. Instrumen panelnya kecil banget di depan sini. Dan menurut gua ini instrumen panel paling comon, paling pasaran yang pernah gua lihat. Karena hampir semua mobil dari Tiongkok punya instrumen panel yang mirip-mirip kayak gini. Bahkan resolusinya mirip, bahkan layout-nya juga mirip. Lanjut ke bagian sininya. Di sini ada head unit yang lumayan gede beberapa belas inci seperti biasa. Dan bagusnya adalah responnya bagus banget. Di sini kalian bisa nampilin macam-macam ya, AC-nya segala macam kalian bisa lihat di sini ya. Lagi-lagi dia enggak punya tombol fisik sama sekali. Ini mirip kayak ion-ayon lainnya. Kita bahas dikit soal layarnya. Ukurannya sih lumayan ya pengaturan AC seperti tadi gua bilang di sini ya bisa kalian atur semuanya setup-nya tuh suhunya memang dia bukan dual zone ya dia satu single zone doang tapi kalian bisa atur dia udah auto. Terus kameranya juga kalian bisa atur 360-nya bisa dari sini. Oke. Dan bisa ada 3D-nya juga tuh. Eh, mobilnya setirnya lagi belok. Oke, terus ini bisa kita exit dari sini. Pengaturan kunci. kunci atau kagak dari sini. Pengaturan mobil bisa kalian atur di switch control-nya, window-nya bisa kita open dari sini. Tailgate-nya window lock, open all segala macamnya. Sunset juga bisa atur dari sini. Lighting system bisa kita atur juga mau auto atau tidak. Head adjustment-nya bisa. Headl eh delay-nya juga bisa, reading lamp-nya, smart cabin yang tadi, rear rear viiew mirror atau seat ventilation-nya juga bisa. Smart driving. Jadi ini segala macam feature-feature adas-nya. Yes, dia udah punya ADAS. Ada forward collision, prevention, rear collision, rear cross traffic alert, blind spot, door open warning, land departure assist. Wish, lumayan juga ya. Emergency lan keeping, safe speed warning, integrated cruise assist sampai integrated parking system dengan radar sound-nya. Driving energy consumption bisa kita lihat dari sini ya, casis power itu buat auto hold, eh stability control dan APB. bisa kita lihat juga atau kalau kita mau parkir juga bisa kita e unlock tanda kutip ya parkirannya kalau mau di towing body aksesoris ada self cleaning-nya self crying kenapa child ya what the hell deah e window lock-nya panoramicnya segala macam setting-settingannya basic setting voice sound system notice bisa kalian atur tambahannya lagi kalau kita pencet home masuk ke hom dan kalau kita pencet sini kita bisa lihat The old on the air update-nya juga ada di sini, termasuk pilihan untuk Apple CarPlay. Bagian bawahnya ada kisi-kisi AC. Lucu ya biasanya kisi-kisi AC ditaruh agak di atas atau di samping sini ditaruh di bawah. Terus ini gua juga enggak ngerti ini apaan. Ini kayak aksen aja nih. Kayak ada aksen silver di sini. Di bawah sini kayak tombol buat nyalain rokok. Jangan merokok ya. Tapi ini ternyata adalah bukan bukan tombol nyala rokok karena ini adalah laci. Oh my God. Lacinya solid banget. Di sini dia kasih kayak pembatas lagi. Entah kenapa gua juga bingung dia bikin laci model begini karena menurut gua ergonominya agak ya begitulah ya. Lh. Terus kenapa lu enggak kasih konsol aja gitu loh gede ke sebelah sini? Karena di bawah sini udah ada konsol lagi. Ada e USBC juga di bawah sini. Dan kalau kita geser dikit ke sini ada glove box dan ada coat hanger kayak gantungan buat tas. Glowbox-nya malah Globoxnya padahal lumayan dalam loh. Kenapa lu harus bikin laci lagi di sini? Kenapa enggak lu bikin clean aja atau bikin deck gitu loh? Mungkin biar agak beda center konsolnya juga dia mulai apa ya namanya ya? Kekinian lah ya agak panjang ke depan. Kalian bisa taruh wireless charging di sini beserta ventilasinya bagus. Cup holder dua biji. Dan di sini juga masih kalian bisa dapetin satu tempat penyimpanan yang dalam. Ini kuncinya ya. By the way ya. Kayak gini atau kayak gini? kayak telur. Terus kurang ajarnya ada yang nempelin KFC di sini. Yes, makan siang kita adalah KFC hari ini. Kita lihat dikit ke bagian atasnya. Ini adalah varian premium 500 km lebih range-nya. Paling mahalnya kita lihat bagian sini. Ini spionnya biarpun apa namanya ya? Kecil ya. Gua bilang sih kurang gede tapi dia keren kayak frameless gitu. Di sininya bukan bukannya apa ya tempat kacamata, tapi ini spion untuk melihat masa lalu kalian. Ini bisa kalian lihat orang di belakang. Jadi kalau ngomong nanggepin enggak sih ni orangnya? Kalian bisa lihat dari sini. Hazard lampu. Ih, ini lucu nih. Kayak buat Oh, dia ada lampunya terus kacanya gede banget. Terus kayak tutupnya kayak buat casingnya iPad gitu kayak pakai manet gitu. Dan di sebelah sini kalian bisa lihat panoramic roof yang gede dari depan sampai belakang. Sayangnya memang tidak bisa dibuka. Dia bukan sunroof, tapi dia udah ada tutupan buat e apa namanya? Corton-nya. Jadi ada tutupannya, ada blind-nya lah istilahnya. Jadi untuk panoramic roof ini shade-nya atau blind-nya ini tidak ada tombol manual sama sekali di bagian atasnya. Kalian harus ngotak-ngatik di sini, cari switch control dan kalian bisa pencet langsung dari sini. Kenapa sih kalian tidak membikin tombol saja biar lebih gampang? Sebelum pindah-pindah ke belakang, kita ngomongin sedikit suar korsinya. Korsinya keren ya. Desainnya agak-agak sporty gitu. Agak-agak rada-rada bucket seat. Pengaturan electric full di sebelah kanan. Di sebelah kiri juga pengaturannya juga electric full. Untuk versi premium ini dia udah kulit dan dia ternyata sudah ventilated. Udah ada kayak bolongan-bolongannya. Dan kalian bisa atur di sini fent smart. Jadi smart itu dia bisa nyocokin temperaturnya atau suhunya si kursi ini sesuai dengan suhu aktualnya. Kalian bisa kontrol temperaturnya ini atau ventilator-nya ini untuk kursi kanan mau eh kursi penumpang maupun kursi pengemudinya. Oke, sekarang kita di baris keduanya si Eon UT dan ini posisi duduk nyetir gua tadi. Ini posisi duduk gua saat ini. Wow, gede loh ini. Reom gak bohong. Balik lagi ya. EON UT ini panjangnya sekitar 4,27 m dan wheel base-nya salah satu yang terpanjang di kelasnya. Jadi ini tercermin langsung dari posisi duduk kalian yang lega banget. Dan surprisingly, surprisingly ya kalau kalian bandingin ini let's say sama Dolphin, Dolphin lantainya tinggi juga gitu kan. Ini juga sebenarnya enggak enggak rendah-rendah banget tapi ok lah ya. Cuman gara-gara dia lainnya gede banget, jadi gua bisa duduk agak nyaman ya. Posisi duduknya enak. Si korsinya ini juga bisa men-support paha ya sampai ke ujung. Jadi buat perjalanan jauh enggak lelah ya, enggak cepat lelah. Tambahannya lagi kinya ini juga dia bisa recline biarpun cuma satu step tuh. Jadi bisa dia agak tegak ya kayak gini duduknya agak tegak atau dia bisa agak rebah dikit. Kalau rebah dikit kayak gini, headroom-nya memang cuman ke sisa dikit karena dia hatchback ya, cuman paling sekitar 34 centtian. Tapi sisanya enak karena kalian masih bisa dapetin amres yang solid ya, beserta cup holdernya. Dan di sini amr-nya kayak floating gitu, keren. Jadi duduk bisa nyaman tambah headr yang tiga biji dan semuanya bisa diadjustable. Canggih juga loh. Lumayan banget. tambahannya lagi, biarpun dia enggak punya ventilasi AC yang bagaimana banget, dia ada ventilasi AC satu di tengah dan USB-nya, sayangnya bukan USBC, USB A satu di sini. Sama kayak buat slot kalau kalian misalnya mau ngecas, naruh handphone-nya di sebelah sini. Kira-kira ini bagian belakangnya dari si EON UT. Eh, keren juga ternyata nyalain matinya begini. Oke, sekarang kita lihat motor listriknya. Nah, dia pakai motor listrik ada dua macam, 100 dan 150 kW. Torsinya mencapai 210 Nm dan akselerasin mencapai 8,3 detik saja. Baterainya ada dua macam juga, 44 dan 60 kWh Range-nya untuk yang 44 dia bisa sekitar 400 km. Yang 60 kWh dia bisa mencapai 500 km dalam sekali pengecasan saja. Cukup dong buat harian. Oke, sekarang kita sampai pada kesimpulannya si Eon UT. Kesimpulannya apa? Kesimpulannya gua belum tahu harganya. Karena mobil ini sangat potensial banget. For your information, mobil ini di negara-negara lain dijual hanya seharga mulai dari R50 jutaan. Kalian bayangin, kalian bisa dapetin mobil yang mobil beneran EV panjang hampir 4,3 m. Space-nya lega, featurnya canggih, range-nya bisa dari 400 sampai 500 km yang nanti buat versi Indonesia ya. Tapi dengan harga let's say starting from di bawah 300 atau 300 kecil. Menurut kalian harga yang pas buat si Aut ini berapa? Tulis di komennya. Oke, mungkin sekian. Itu aja. Thank you sudah nonton video kali ini. Kalau kalian suka video ini, klik like, subscribe, tekan tombol komen dan saran untuk video-video terbaru dari Autonet. Thank you nonton Audi Sign out. Bye bye.

Lihat di YouTube