AKHIRNYA DIJUAL, BENTUKNYA KELIHATAN MAHAL BANGET Padahal LEBIH MURAH dari HR-V? (YouTube Video)
[Musik] Ini adalah GWM Oa 03 atau di Cina disebutnya Oa Goodcat ya. Hatchback full electric compe kgwm. Nah, sebenarnya sih Or 03 ini udah cukup lama ya pernah dipamerin di Indonesia. Tapi emang belum dijual-jual dan akhirnya sebentar lagi bakal dijual di sini. Nah, tapi dia bakal ketemu sama siapa dan apa aja keunikannya? Bal smart di 10an beri GWM Ora 03 dan harga. So, apaagi sih orang? Masa ada brand Cina baru lagi. Well, sebenarnya orang ini gak baru-baru banget ya. Kalau GWM kalian tahu kan? Iya GWM Great Wall Motor yang jual tank itu. Nah, Oa ini salah satu sub brand di bawah GWM ya. Jadi di bawah GWM ada beberapa brand ya. Kalau tank itu fokus jual SUV offroad mewah. Haval jual SUV. W khusus bikin mobil mewah. Ora khusus bikin mobil listrik. Dan Power yang khusus jual pickup. Oh dan ada Sowo yang khusus bikin motor ya. Nah, OA ini udah ada beberapa model. Goodcat atau 03 ini, Ballet Cat dan Lightning Cat atau 07. Nah, si Ora 03 ini beda negara, beda panggilan ya. Di Cina namanya hamau atau kalau diterjemahin jadi goodcat. Di Thailand, Malaysia, Singapura disebutnya Oa Goodcat. Di Indonesia dan Eropa disebutnya Oa 03. Dan di Eropa dulu sebelum 2023 disebutnya Oa Funky Cat. Nah, di Australia, New Zealand, dan Filipina disebutnya GWM Ora aja ya. Oke, variannya 03 cuma hadir dalam satu varian aja ya di Indonesia. Waktu kita publish video ini belum ada harganya. So, kalau udah ada nanti kita tambahin di kolom komentar ya. Dua, pilihan warna. Or 03 ada lima pilihan warna dan tergantung kalian pilih warna apa, itu bakal pengaruh ke warna interiornya juga ya. Putih beratap hitam Hamilton white with black roof. Hitam sun black dan merah atap hitam mars red with black roof. Ini bakal dapat interior yang warna hitam ya. Hijau dengan atap putih, verden green with white roof. Ini bakal dapat interior hijau dan abu-abu. Dan coklat muda dengan atap coklat hazle wood beige with brown roof. Ini bakal dapat interior beige dan coklat ya. Tiga, eksterior unik. Kalau ada yang paling mencolok dari Ora 03 ini udah pasti desain eksteriornya lah ya. Tema retro futuristik gini emang sekarang lagi disenengin banget. Dan menurut kita eksekusi GWM di Ora 03 ini cukup bagus ya sampai bikin mobil ini masih belum kelihatan tua meskipun udah dijual di Cina dari akhir 2020 lalu. Kalau GWM bilang sih philosofi desa ini aa aesthetic of life yang lekukan-lekukan estetiknya ini bikin kelihatan kayak telur dengan bentuk yang sempurna ya. Dan kalau lihat depannya sekilas kayak ada Porsche-por sedikit mungkin bukan kebetulan sih ya atau yang ngedesain juga desainernya Porse. Anyway buat yang gak ada gambaran panjang orang03 ini 4,2 man yang artinya dia bisa ketemu kompetitor sesama mobil listrik kayak MG4 Revoling Cloud TV, BYD Dolphin dan yang paling baru kemarin ada FinFast VF6 ya. Oke, detail depannya ini kayak kombinasi Porsche dan Beatle banget ya dengan lampu membulatnya itu atau Extreme Magic Retro Catch Highlights kalau GWM bilang ya panjang banget ya. Ini ada tulisan intelligent light-nya di dalam kap depannya luar biasa menonjol ya. Ini juga yang bikin sira 03 ini kelihatan unik banget dari depan bumpernya polos rata tanpa grill yang nguatin identitas mobil listriknya. Nah, yang unik di ujung kiri kanannya ada motif-motif gini ya. Entah buat nunjukin apa sih. Sedangkan radiator grillnya sangat tipis ya. Honeyom di bawah dan di ujung kiri kanannya ada list chrome mengitar gini. Detail lampu depannya full LED di area LED yang melingkar, lampu besar dan lampu jauhnya dari projjecttor LED yang sama dan lampu sein LED yang gantiin di relnya ya. Sampingnya ini juga membulat-bulat banget ya dengan lekukan yang GWM sebut retro free curving waste ini. Ini agak mengingatkan kita sama desain sampingnya Nissan March generasi ketiga ya. Nah, bagian bawahnya yang ada item dove-nya itu cuma di bawah pintu aja ya. Sisanya body color makanya clean nih kelihatannya. atapnya juga yang tutone gini nambah kesan unik ya dan spionnya juga wararna atap tuh velegnya 18 inci FP gini dan GW yangm bilang jadi satu-satunya di kelasnya yang gak pakai cover-coveran emang oke sih ya bentuknya dan ini di balut ban 21550 R18 ya sisa detailnya paling kayak handle pintunya yang sewarna body gini pilar B-nya piano black dan list jendela bawahnya ada chrome-nya ya belakangnya nah ini yang paling unik sih karena kalau kalian cari mana coba batok lampu belakangnya enggak ada kan karena lampu belakangnya diintegrasikan ke kaca belakangnya sini ya. Unik sih ngasih kesan pintu bagasinya yang clean banget tuh ya. Meski sayangnya jadi enggak ada wiper belakang juga ya. Di kacanya yang mau ngilih itu ada logo GWM buat nguatin brandnya. Jadi kalau di depan ada logo OA, kalau di belakang logonya GWM ya. Dan di bumpernya yang kiri kanan itu bukan cuma reflektor ya. Nanti kita kasih lihat di detail lampunya. Dan ada tambahan bumper hitamnya di paling bawah yang lekukannya tajam-tajam gini ya. Oh dan antenanya pakai si review gini. Detail lampu belakangnya, lampu malamnya LED yang di kaca belakang itu lampu remnya si lampu panjangnya tambah terang dan ada high stop lamp lagi. Lampu seninnya LED yang di bawah, lampu mundurnya juga LED di bawah dan ada fog lamp halogen di tengah bawah. Nah, karena lampu malamnya posisinya full di bagasi jadinya kalau pintu bagasinya lagi dibuka, si lampu malamnya bakal pindah ke bawah yang LED juga. Nanti begitu bagasinya ditutup bakal pindah ke atas lagi. Empat, interior berkelas. Kalau luarnya retro futuristik, dalamnya untungnya masih dilanjutin sih ya temanya. Kayak bentuk setirnya yang tutone dan membulat sempurna itu dengan listrum unik di paling bawahnya di lapis kulit ya. tentunya ini kelihatan kayak retro banget ya. Tombol-tombol di tengah juga ala switch kokpit pesawat yang kayak punya Mini dan juga desain dasb overall-nya juga okelah ya. Sekali lagi belum kelihatan tua buat mobil yang keluar dari akhir 2020 ya. Kayak yang kita bilang tadi warna interiornya apa? Tergantung kalian ambil eksteriornya warna apa ya. Dan kita senang sih di interior yang two gini nambah kesan lebih eksklusif ya di harga-harga segini. Dashboard-nya yang paling atas ini pakai lapis kulit yang ada jahitannya dan kita senang desain ventilasi AC kiri ke tengah yang kayak dilingkarin satin chrome gini. Okelah ya. Oh, si ventilasi AC yang ngadap ke atas dibuat unik gini ya. Ada tiga lubang yang miring-miring. Head unit dan instrumen clusternya yang dibikin satu panel piano black panjang ini juga tertata rapi ya. Konsol tengah di bawah kontrol AC-nya dibikin sangat rendah buat ngasih kesan lebih lega dan naik tinggi lagi pas di knop transmisi dan laci konsol tengahnya ya buat lanjutin tema membulatnya. Joknya bentuknya enggak neko-neko. Standar aja tapi di lapis kulit sintetis gini yang pakai motif 3D mesh-nya dan kelihatan lebih oke sih ya yang diwarna interior two tone gini. Sedangkan ini jok belakangnya masih pakai motif yang sama dan tutonnya juga masih cukup kelihatan ya. Cuman emang sayang aja enggak ada headr buat penumpang tengahnya. Ada panoramic sunroof. Meski ang ukurannya enggak terlalu besar tapi cukup okelah nambah kesan mewah. Dan pintunya ini pintu depannya yang paling atasnya pakai bahan empuk ya. Dan lanjut ke motif unik yang di sekitar handle-nya itu yang warna terang ini plastik dan ada bahan kulit sintetis lagi bermotif kayak yang di jok ya. Dan lanjut ke sandaran tangannya yang ada jahitannya juga. Yang pintu belakangnya hampir sama. Paling bedanya di paling atasnya plastik aja ya, enggak soft touch. Sisanya serupa lah sama pintu depannya. Detail lainnya di dalam. Pegangan tangan plafon di depan hanya ada di sisi penumpang aja. Di driver enggak ada. Yang di belakang di kanan kiri masih pakai mode lipat yang sama tapi enggak ada gantungan bajunya. Sunvisernya enggak ada cart holdernya di kiri kanan. Tapi dua-duanya ada kaca yang bisa ditutup buka meski tanpa tambahan lampu. Lampu kabinnya di depan ada dua LED gini. Sayangnya di belakang ada tambahan lampu lagi ya. Dan spion tengahnya masih day and night manual. Kalau silau kita cetekin gini. Tapi gimana rasanya duduk di dalam kabinnya? Lima. Konfigurasi cok buat masuk ke depan. Pintu depannya termasuk berat banget ya. Nice. Dan bukanya juga luar biasa lebar nih pintu depannya. Okelah ya. Nampak ke dalamnya cukup tinggi tapi masih gampang kayak naik ke crossover compact inilah ya. Oke, posisi duduk by default-nya termasuk cukup tinggi. Lantainya juga agak tinggi ya. Jadi sudut paha kita emang agak naik nih meskipun jelas enggak naik di bingko gitu sih. Jadi masih cukup nyaman. Meski emang enggak seyaman di kebanyakan mobil bensin seukuran gini ya. Visibilitas ke depannya pandangan kita clear, tapi emang kut mesinnya bentuknya sangat mendelap ya. Meskipun emang ujung kiri kanannya lekukannya cukup tinggi dan masih kelihatan. Jadi masih ada sedikit patokan buat lihat ke depan lah ya. Sedangkan ke sampingnya bagus ya, kacanya cukup besar dan karena spionnya di pintu jadi kita bisa lihat ke belakang spionnya. Jok drivernya elektrik en arah. Selain slide recline ada atur ketinggiannya juga tapi enggak bisa tiltnya. Sedangkan jok penumpang depan manual ya. Slide dan recline aja. Headr-nya hanya bisa naik turun. Posisinya udah cukup maju. Jadi ergonomis ya buat sandaran sambil nyetir kepala kita enggak ngedanga. Ruang kepalanya aman. Di atas ini emang ada atap kaca tapi emang enggak sebesar itu sih ya. Jadinya enggak terlalu ngasih feel lega pas kita ngelihat ke atas juga. Di tengah ada sandarannya gini yang dilapis kulit jadi empuk ya. Dan ini empuk banget dan ini enggak bisa digeser maju mundur tapi masih bisal buat sandaran tangan sambil pegang setir gini. Yang di pintu juga dilapis kulit jadi cukup empuk. Seat belt-nya sayangnya enggak bisa diatur naik turun ya. Dan setirnya sayangnya hanya bisa tilt aja enggak bisa teleskopik. Meski emang jaraknya udah cukup jauh dari dashbor sih, sandaran kaki ge drivernya ada gundukan tapi tanpa pet plastik ya. Sekarang kita ke belakang. Pintu belakangnya juga masih berat nih. Meski enggak seberat yang depan. Bukannya juga masih lebar meski sekali lagi enggak selebar yang depan. Nah, karena pintunya enggak terlalu besar juga dan atapnya agak turun belakangnya, jadi pas napa ke dalam kita perlu agak nunduk ya kepalanya. Nah, posisi duduk di belakang sini lebih tinggi dibanding di depannya. Karena ada baterai besar di bawah lantai, jadi emang posisi lantainya agak tinggi nih. Tapi enaknya dudukan jok ini dibuat miring banget ya. Efeknya sudut paha kita jadi cukup ketopang yang enggak naik-naik banget ya. Enggak sempurna sih. Emang masih cukup naik sudut pahanya tapi udah cukup ok lah. Agak mirip di MG4 gitu ya. Jok ini enggak bisa digeser maju mundur tapi ruang kakinya udah termasuk sangat lega nih. Buat mobil 4,2 m sih okelah ya. Lega banget ini. Ruang graf satunya juga masih aman meski jok depannya dibuat paling turun. Head rest-nya yang kiri kanan adjustable. Meski sayangnya yang tengah gak ada headr-nya. Ya, jok ini sudut trik lainnya fix ya. Enggak bisa diubah-ubah ya. Posisinya enggak terlalu tegak sih. Emang masih cukup rileks lah meski jelas enggak serileks cloud TV gitu misalnya yang bisa direbahin ya. Ruang kepalanya enggak banyak sisanya nih ya. Terutama bagian belakang ini nyaris mepet ya. Meski emang atasnya masih agak lega. Dan karena panora mikrofnya cukup jauh di depan jadinya kita enggak dapat feel leganya ya di belakang sini. Sandaran tangan pintunya di lapis kulit jadi empuk. Dan di tengah ada armr lipat gini ya. Nice lah. Oke, buat duduk bertiga. Napak ke tengahnya masih cukup gampang. Kaki kita gak perlu terlalu ngelipat. Lantai tengahnya ada gundukannya kecil. Jadi sebaiknya kaki kita di kiri kanannya. Ya, dudukan jok tengahnya lebih tinggi dibanding kiri kanannya. Tapi sangat-sangat empuk ya. Tapi sandaran ini jauh lebih keras dan lebih maju ya dibanding kiri kanannya. Dan karena enggak ada headr jadi orang dewasa pasti ngedanga di tengah sini. Ruang kepalanya sama kayak di kiri kanannya dan seat beltnya di tengah sini tiga titik ya. Enam, detail fitur. Fitur Aura 03 ini sebenarnya cukup banyak meski emang gak ada yang outstanding banget gitu sih ya di kelasnya. Mulai dari panoramic sunroof-nya tadi atau lebih pasnya dibilang sunroof yang gedean sedikit aja kali ya. Ini full elektrik dari buka tutup shade-nya elektrik sampai bisa tilt dan slide juga ya kacanya. Ini remote kuncinya ya. Ada logo oranya gini dan tombolnya ada lock unlock dan buka bagasi tentunya ada passif kills entry-nya. Jadi kalau mobilnya kita kunci, remote-nya tinggal dikantongin. Dekatin gerak bagian dalam handle pintu depannya dan kuncinya kebuka. Spionnya juga sekaligus kebuka ya. Buat kunci lagi, tap yang ini di handelnya dan spionnya juga kelipat lagi. Kalau mau lipat spionnya biasa pakai knop yang di pintu driverin sini ya diputar ke atas. Buat nyalain mobilnya cukup buka kunci mobilnya dan duduk aja di jok driver. Sedangkan buat matiin lagi tinggal keluar dan kunci mobilnya. Atau kalau mau matiin mobil tanpa ngunci bisa klik tombol yang di kanan dan baw sini ya. Lampunya otomatis tuasnya di kiri setir ya. dan ada tombol buat aktifin auto high beam-en di pinggir dan ada pengaturan ketinggian sorotan lampu ya dan wipernya juga otomatis not bad ya meski sayangnya emang enggak ada wiper belakang sih dan kalau kita mau set wipernya di intermittent variable bisa ubah-ubah settings-nya di head unit ini ya jendelanya keempat-empatnya auto up down di depan sini ada wireless charger buat charge HP yang C compatiblenya di bawah conttrol AC-nya ada powerlet 12 volt dan 2 USB port E ya dan di belakang spion tengah ada satu USB port type A juga yang biasanya buat dash cam nih ya dan di belakang cuma ada satu tambahan USB port type A lagi aja. AC-nya auto climate control, jadi kita bisa sethu dan nanti kecepatan kipasnya bakal menyesuaikan ya kalau di mode auto. Ada beberapa tombol physical di bawahnya. Meski emang ini cuma buat matin nyalain kipas dan AC-nya aja ya. Dan buat di fogor kaca belakang dan di frroser kaca depannya aja. Enggak ada buat atur temperatur dan kecepatan kipasnya pakai tombol fisikal. Buat atur suhunya dari kanan head unit sini ya. Begitu kita klik dia bakal muncul slider buat memudahkan aturnya. Suhu paling dinginnya 16 derajat celcius dan paling panasnya 32 derajat. Ada settings juga buat atur mode autonya. Mau ekonomik buat lebih lama nyesuain, standar atau strong buat lebih cepat nyesuainnya. Dan ada buat arahin angin ke kaki dan ke atas ya. Sayang ya enggak ada fitur kayak pendingin atau penghangat jok gitu. Nih rem parkirnya elektrik dan masih ada tombol fisiknya ya. Klik sambil injak pedal rem buat matiin dan tarik buat aktifin. Dan ada brake hold juga buat nahan rem mobilnya pas sudah berhenti. Biar kaki kita enggak perlu terus-terusan injak pedal remnya. Setirnya yang sebelah kanan ada buat atur mid-nya dan buat adaptif cruise-nya. Sedangkan yang sebelah kiri ada buat atur volume, telefoni, voice comand, dan buka kamera. Instrumennya unik nih ya. Ada layar LCD 7 inci di tengah yang full color gini, tapi ada tambahan indikator baterai dan power meter di kiri kanannya. Nah, yang di kiri kanan ini fix ya, mereka bukan layar. Nah, temanya layar di tengah sini bisa diganti-ganti ya, ada dua dan pas diganti dia ada animasinya nih. Yang satu gini disebut technology dan yang satu lagi gini disebut classical. Dan warna utama layarnya juga bisa diganti-ganti. Ada auto yang bakal nyesuaiin sama mode berkendara. Green buat jadi hijau aja atau red buat jadi merah aja. Oke, isi instrumen clusternya yang paling bawah itu ada indikator gigi dan indikator mode berkendara ya. Di tengah ada kecepatan dan di kirinya ada putaran motor ya. dan yang kanan ada konsumsi energi. Menu yang bisa diganti yang di tengah sini dari layar speedo digital, 3M A, dan total waktu berkendaraannya. Kecepatan rata-rata trip A, konsumsi energi rata-rata, sisa jarak berkendara, arus dan tegangan yang aktif. Ada TPMS atau pengukur tekanan ban, ada indikator energy flow dan pohon eco driving. Kalau geser ke kanan ada media yang lagi diputar, geser kanan lagi ada telepon. Geser kanan lagi ada warning, dan geser kanan lagi ada settings. Nih mulai dari overspeed settings yang bisa ngasih peringatan kalau kita nembus kecepatan tertentu, tim selection buat ganti tema. Skin settings buat ganti warna tadi. Backlight setting buat terang gelapin instrumen cluster. Driving data buat reset datanya. Unit buat ganti satuan unit. Bisa ganti bahasa, dan ada pengingat servisnya. Terakhir, head unitnya. Layar sentuh 10,25 inci gini. Enggak gede sih buat standar sekarang, tapi dibandingbanyakan mobil Jepang di harga segini sih masih cukup gede lah ya. Ada tombol on off capacitif nih di sebelah kanannya yang bisa kita pakai buat reset head unitnya kalau ditahan 30 detikan. Ya, interface-nya cenderung simpel banget. Agak outdated sih emang buat mobil Cina yang keluar di tahun 2025. Di paling kanan ada beberapa shortcut kayak home settings mobil buat atur suhu AC langsung buat atur kecepatan kipas dan buat masuk ke smartphone connection. Kalau swipe down dari atas juga bisa akses quick control kayak atur volume dan brightness, mati nyalain Bluetooth, wireless charger, layar, dan bisa ganti mode berkendara juga dari sini. Nah, dia ada Apple CarPlay dan Android Auto. Tapi sayangnya masih butuh kabel ya, jadi belum wireless. Nah, nanti kita bisa munculin interface yang lebih familiar sama HP kita gini dan bisa pakai aplikasi kayak Apple Music, Spotify, Google Maps, Waze, dan sejenisnya. Lanjut medianya. Selain radio juga bisa Bluetooth, setel lagu atau video dari USB. Ada menu telepon. Sistem settings ini lebih ke settings yang berhubungan sama head unit ya. Misalnya di setting sound ada buat atur seberapa kencang suara alarm mobilnya. Ada speed volume compensation juga yang bisa bikin volume medianya makin keras pas kita jalan lebih kencang. Dan sebaliknya bisa ganti tema warna juga nih dari dark mode gelap gini atau jadi yang terang gini. Nah, yang asik dia ada menu vehicle settings dari subifrequently. Ini yang sering dipakai ya. Di sini ada steering wheel assist mode ya yang buat ngubah bobot setir mobil. Ada tiga mode light, comfort, dan sport. Step menu in car sama ya, ada buat ubah-ubah bobot setir lagi. Park unlocking ini buat otomatis buka semua kunci pas kita udah berhenti dan matiin mobil. Ada buat atur pas buka kunci. Yang kebuka pintu driver doang atau semua pintu. Ada auto lock pas kapan. Spion lipat otomatis diaktifin atau enggak. Atur interval wiper tadi. Ada buat atur lampu kabin tetap nyala berapa lama. Follow me home ada buat atur. Kalau kita klik dua kali kunci mobil, mau buat bunyi doang, kedipin lampu doang, atau dua-duanya mati nyalin war charger dari sini. Dan ada indikator juga ya kalau lagi charging. Submenu driving ini buat atur fitur safety adas-nya ya. Submenu parking buat kalibrasi kamera dan sensor. Dan ada low speed emergency braking nih dan others buat atur ulang semua preferensi kita. Tujuh, detail safety. Nah, fitur safety-nya Ora 03 ini termasuk lengkapnya dari yang basic dulu. Remnya rem depan cakram ventilasi dan rem belakangnya cakram. Sistem rems, IBD, dan brick assist komplit ya. Airbag-nya ada enam. Dua airbag depan, dua airbag samping yang ada di samping kedua jok depan, dan dua airbag pilar yang memanjang. Ada stability control dan traction control juga sampai disebutin sama GWM nihnya ya. Sistemnya dari Bos 9.3 meski kita juga enggak tahu ya artinya apa. Yang buat matiinnya pakai tombol ini ya. Ada heill start assist juga yang bisa nahan rem beberapa detik pas berhenti ditanjakan waktu kaki kita mau pindah dari pedal rem ke pedal gas biar mobilnya enggak merosot dulu. Kameranya ada empat. Satu di depan, satu di masing-masing bawah spion, dan satu di belakang. dan bisa ngasilin gambar 360 derajat gini ya. Ini garisnya bakal gerak kalau kita putar setirnya. Sebenarnya ada mode tiga dimensi yang bisa klik mau dari angle mana nih dan nanti bakal dia tunjukin gini. Tapi dari yang kita coba sih enggak bisa putar-putar mobilnya sendiri langsung ya. Ada tampilan top down-nya juga ya. Sensor parkirnya di belakang ada empat titik yang terintegrasi tapi di depan enggak ada ya. Dan dia ada indikatornya di head unit kayak gini. Nice. Ada sistem low speed emergency brake juga yang manfaatin sensor belakang ini buat otomatis ngeram ya kalau terdeteksi udah terlalu dekat sama objek di belakang. Dudukan ISOFIX ada di jok belakang buat pasang jok bayi dan ada TPMS atau tire pressure monitoring system buat ukur tekanan ban. Nah, GWM juga nyebut hal kayak Ora 03 ini pakai high strength steel di lebih dari 63% rangka bodinya dan diperkuat dengan delan komponen baja thermofor terutama di bagian sampingnya. Oke, Adasnya Ora 03 ini udah dilengkapi fitur safety active atau ADAS alias Advance Driver Assistance System yang hanya memanfaatkan kamera di balik spion tengah ini buat baca kendaraan dan pejalan kaki di depan dan buat baca garis pembatasnya. Pertama ada sistem rem otomatis yang terdiri dari front collision warning yang bisa kasih peringatan kalau ada kemungkinan nabrak dengan objek kendaraan atau pejalan kaki di depan. Autonomous emergency braking vehicle dan autonomous emergency breaking pedestrian yang bisa ngerem otomatis kalau udah dikasih peringatan tadi dan enggak kita gubris juga. Dan ada autonomous emergency Breaking Junction yang bisa ngerem otomatis kalau di persimpangan jalan ada kemungkinan nabrak dengan kendaraan dari lawan arah yang dituju. Lanjut ada lane departure warning yang bisa deteksi garis pembatas lajur kiri kanan di atas 60 km/h dan bakal dikasih peringatan dan getaran ke setir kalau kita terdeteksi mau keluar lajur itu tanpa kasih lampu scin dan ada lane keepeping assist juga yang bakal balikin mobilnya ke dalam lajur lagi kalau udah terdeteksi mau keluar lajur tadi ya. Nah, ada lane centering keeping juga yang bukan cuma bakal balikin mobil ke dalam lajurnya lagi kalau udah keluar, tapi bakal tetap jaga mobilnya di tengah-tengah lajur terus-terusan supaya kita bisa lepas tangan dari setir buat sementara waktu ya. Dan kalau lane centering ini di kebanyakan mobil Cina hanya bisa aktif kalau adaptif cruia diaktifkan. Di ora ini kata GWM bisa aktif secara independennya meski emang hanya di atas 60 km/h aja ya kalau mau diaktifkan independen dari adaptive cruise-nya. Ada adaptif cruise control yang selain bisa jaga kecepatan konstan tanpa berlunjak pedal gas, bisa juga jaga jarak dengan mobil di depan kita. Jadi kalau mobil depan kita memelan, kita juga bakal memelan tanpa perlujak pedal rem. Dan kalau mobil di depan mengencang lagi, kita juga bakal tambah kencang lagi tanpa berlunjak pedal gas sampai batas kecepatan yang sudah kita set tadi, ya. Ini ada intelligent cruise assist-nya juga yang bisa aktifin adaptive cruise plus lane centering tadi sekaligus dari kecepatan 0 sampai 150 km/h. Jadinya selain enggak perlu injak pedal gas dan rem, kita juga bisa lepas tangan dari setir buat sementara waktu ya. Dan ada traffic jam assist yang artinya bisa ikutin mobil depan memelan sampai dia berhenti dan kita bisa jalan lagi juga ya. Nah, yang unik ada yang disebut wisdom dodge system. Jadi kalau kita mau nyusul mobil yang besar kayak truk atau bus gitu, sistemnya bakal ngebaca skenario itu dan otomatis bikin jarak horizontal mobil kita dengan kendaraan besar itu jadi lebih lebar atau lebih jauh supaya lebih aman ya proses nyusulnya. Ada traffic sign recognition juga yang bisa baca rambu batas kecepatan jalan dan buat aplikasiin kecepatannya ke kecepatan cruise control kita. Sayangnya enggak ada sistem blind spot monitoring atau rear cross traffic gitu ya. Tapi gimana udah termasuk lengkaplah ya. 8 bagasi dan storage. Bagasinya Ora 03 masih manual. Dia ada tombol pembuka kunci bagasi doang di remote-nya. Jadi kalau kita klik ini dan tahan pas mobilnya masih kekunci nanti dia bakal cuma buka kunci bagasinya aja. Nah nanti remote-nya bisa kita tinggalin dan kita bisa buka bagasinya doang. Sementara setiap pintu lainnya masih kekunci. Tapi dia juga nyambung sama passif close entry-nya ya. Jadi kalau mobil habis kita kunci remote-nya tinggal kita kantongin. Dekatin pintu bagasinya dan klik satu-satunya tombol di belakang sini dan pintu bagasinya kebuka. Oke, ini bagasinya Ora 03. Yes, dari ruang belakang yang lega di dimensi kompaknya ini aja jelas ya. Ora kelihatannya emang lebih pilih korbanin ruang bagasi dibanding ruang penumpang. Nah, bentuk bibirnya unik nih ya. Di bagian bawahnya sini lebar banget ya. Tapi di atasnya sangat-sangat menyempit. Dan karena bentuk bagasinya ini miring banget, jadinya kita kalau mau naruh barang yang lebih tinggi cuma bisa di dekat jok aja ya. Nah, karena bentuk pintu bagasinya juga bibir bagasia jadi sangat-sangat tinggi dari tanah ya. Jadi kalau mau angkat barang berat kayak galon gitu bakal susah. dan jarak dari bibir ke lantainya juga cukup tinggi nih. Jadinya kalau mau keluarin barang perlu diangkat banget dulu ya. Yang unik ada parcel shelf atau cover bagasi tapi bentuknya mungil banget ya. Ini mungkin parcel shelf paling kecil yang pernah kita lihat. Nah, ini fungsinya kalau kita pasang kalau kita taruh barang di bagasi jadi enggak bisa diintip dari luar ya. Di atasnya bisa kita taruh barang kecil kayak tisu gitu. Sedangkan kalau mau masukin barang lebih tinggi tinggal dilepas aja ya. Lanjut detail bagasinya. Di sebelah kanan sini paling cuma ada gantungan belanjaan aja ya. Yang bentuknya dibikin mirip sama logo Ora nih. Maksimal 3 kg ya bebannya. Yang di kiri juga ada gantungan yang sama lagi dan ada lampu LED-nya ya di sampingnya. Di bawah lantainya masih ada beberapa kotak-kotak storage buat naruh charger portable, kompresor, cara tambah ban, dan sejenisnya ya. Oke. Kalau meluasin kapasitas bagasi, jok belakang bisa dilipat pakai konfigurasi 60 bing 40 pakai tali di pinggir sini ya. Nah, kalau yang kanan dilipat, kita bisa masukin barang yang lebih panjang sambil tetap duduk berdua di belakang. Dan kalau yang kiri dilipat juga, bagasinya jadi lebih luas gini ya. Meski emang gundukannya cukup tinggi nih, dan jok yang kelipat juga agak miring ya. Jadi kalau mau geser barang ke depannya perlu diangkat dulu ya, enggak bisa langsung main dorong aja. Buat tutupnya disediain handle di sisi kanan dalam sini. Dan ini sisa storage di dalam kabin. in motor dan baterai. In case dari tadi enggak tahu, Ora 03 ini adalah mobil full listrik ya atau EV. Meski sayangnya di bawah cupnya ini emang enggak ada space buat bagasi tambahannya. Anyway, Oran 03 yang masuk Indonesia dipakaiin motor depan yang bertenaga 105 kW atau 141 HP dan torsinya 210 Nm. Enggak terlalu spesial sih di kelasnya, tapi not bad lah buat mobil dengan dimensi kom ini. Transmisinya kayak hampir setiap mobil listrik direct dengan reduction gear ya yang di sini dikontrol pakai knop rotari di tengah sini ya. Yang entah kenapa enggak ada gigi B-nya. Putar ke kanan sambil injak pedal rem buat masukin ke gigi D. putar ke kiri dua kali buat masukin ke R atau mundur dan putar ke kanan sekali buat masukin ke netral kalau udah mau parkir. Baterainya ada di bawah mobil pakai baterai LFP atau lithium iron phosate. Kapasitasnya 47,8 kWh sekali lagi enggak terlalu spesial di kelasnya tapi not bad ya. Dan diklaim bisa nempuh jarak sekali charge penuh hingga 410 km ya dari pengetesan metode NEDC. Mode berkendaranya bisa diganti-ganti pakai tombol di kanan dashboard sini ya. Ada mode normal, sport, eco, dan auto ya. Dan enaknya setirnya juga bisa diganti-ganti bobotnya ya dari vehicle setting sini ada tiga pilihan light, comfort, dan sport. Tentunya ada regenerative breaking. Jadi kalau kita lepas pedal gasnya, mobilnya bakal memelankan laju sembari sangat perlahan nge-charge baterainya. Meski emang enggak bisa kita ubah-ubah ya tingkat ren-nya. Charge-nya ada di kiri depan sini. Tinggal kita tekan aja cup charging-nya. E charging-nya pakai port type 2. Enggak dikasih tahu ya daya charge-nya maksimum AC-nya berapa. Sedangkan DC charging-nya atau fast charging-nya pakai port CCS2 bisa terima daya maksimum hingga 69 kW dan diklaim bisa nge-charge dari 30 sampai 80% dalam 30 menit. 10. Detail-detail lain orang 03 di Indonesia awalnya bakal diimpor rutuh atau CBU langsung dari Thailand ya. So, unit awal-awal yang diterima konsumen bakal CBU Thailand. Sedangkan nantinya di tahun 2026 bakal CKD atau dirakit lokal di pabrik GWM di Wan Erang. nya. Sayangnya waktu video ini keluar dim belum ngasih info soal garansi kendaraan, garansi khusus baterai, dan program free service-nya. Ya nanti kalau udah ada kita bakal tambahin detailnya di kolom komentar deh. Sat soal GM Ora 03 ini silakan sampaikan komentar di bawah. Klik like dan video ini. See you next time.
