AKHIRNYA!! Unboxing MacBook Pro TERMURAH versi M5 Chip (2025) (29/30) (YouTube Video)
Hai, selamat datang kembali di Ic live. Gua Indra dan jaket saya kebesaran. Tapi gak apa-apa karena di sini udah ada tulisannya. Satria zoom, Sat. Zoom dekat lagi. Nah, pokoknya ini jaket khusus untuk mer-review Mac device. Kalian pasti udah pada baca ya judul video ini ya. Betul sekali. Dalam box cokelat ini ada sebuah MacBook Pro terbaru Apple yang baru saja dirilis beberapa hari lalu atau minggu lalu ya pokoknya di bulan Oktober inilah. Dan sekarang udah nyampai nih di studioc Live. Ini kita buka dulu ya untuk box coklatnya. Woh. Oke, sudah mulai kelihatan ya. Kita langsung saja buka ya kan. 1 2 3 set. Ihya kan. W. Let's go. MacBook Pro 14 inch with M5 chip 2025. Ya, di belakangnya sini masih tersegle. Dan seperti biasa, gua akan mengajak kalian untuk sama-sama nih kita bareng-bareng merasakan unboxing experience dari MacBook Pro terbaru Apple yang dilengkapi chipset M5 chip ini. So, ya ikuti terus video ini saya Indra. Let's get started. Oke, sebenarnya kalau dari dus-nya ini enggak ada bedanya ya sama MacBook Pro yang M4 chip sebelumnya atau mungkin M3 juga kayak gini ya desain depannya. Jadi kan biasanya kalau tiap MacBook baru, iPhone baru, iPad baru itu kan ganti wallpaper. Tapi ini masih menggunakan stok wallpaper yang sama. Apa jangan-jangan ini dus dari MacBook tipe sebelumnya juga. Oke, untuk tipenya ini yang varian M5 chip yang terbaru. Konfigurasinya 16 GB UI memory atau RAM, 512 GB storage. Dan ini yang 14 inch tepatnya 14,2 inch 10 core CPU dan 10 core GPU. Dan di belakangnya ada green kayak gini nih di bagian atas sama bawahnya. Eh, ada lu tiba-tiba. Set. [tertawa] Aneh ya game kayak gitu ya. Emang kerjanya begitu ya? Enggak usah diheranin ya. Aneh. Kasih lihat dulu dong jaket gua belakangnya apa. Apa sih? Can the power. Wah, tolongin mous enggak bisa berhenti gitu bahasa Indonesianya. Power apa ini maksudnya? Chipset Apple silicon terbaru itu can stop the power gitu engak sih liriknya? Udah kerja nih. Sini sini nih. Kita sobek dulu Green Peel-nya ya, Guys. Oke. Huh. MacBook Pro M5 chips. Kayak apa sih? Harusnya si sama aja ya karena ini warnanya Oh iya warnanya belum warnanya. Ini space black, Guys. Bisa dilihat dari packaging-nya tuh. Dan huh oke untuk varian warnanya selain SP ini pastinya ada silver ya. Oke kita ke sampingkan dulu si MacBook Pro-nya ini. Di dalamnya kita mendapatkan magnetic power cable-nya ya. bisa dibilang. Terus di belakang sini harusnya ada ya. Betul. Ada wall charger-nya nih yang kaki tiga kayak gini. Ini berapa watt ya dapatnya ya? Sebentar. Oh oke. Dapatnya di sini yang 70 watt. Jadi buat teman-teman yang belum tahu kalau misalnya kalian ee beli unit internasional kalian dapatnya kepala tiga kayak gini. Terus caranya yang di slide kayak gini sampai bunyi klik. Oke. Dan dia di sini portnya cuma satu ya. Kaynya lebih seru chargerana MacBook Air deh. MacBook Air itu kan dapatnya dua port USBC kan, jadi bisa dipakai buat ngecas iPad, ngecas iPhone gitu. Dan di sini kita akan mendapatkan coba kita cek apakah masih mendapatkan stiker ya kan. Oh tidak. Ternyata guys, stiker Apple sangat rare sekali ya sekarang. Jadi cuma ada documentation, manual book, segala macam. Udah ya enggak dapat apa-apa lagi kita langsung masukin aja. Kita beresin dulu yuk. Oke, mari kita langsung lihat warna space black MacBook Pro M5 chip ini, Guys. Ih, A, looks-nya stey banget. Sekarang kita dengarkan suara sambutan [musik] pertama kali untuk di setiap semua lineup MC Product Apple. Halo. Ini exactly the same MacBook sih sebenarnya e sama yang varian M4. Tapi ya gua sih no complain ya. Ini OS-nya udah macOS taho 26. Udah ada liquid glass design-nya gitu ya di sini. Tapi sebelum gua aktivasi di sini e gua mau mention dulu soal harganya. Jadi MacBook Pro with M5 chip ini itu starting price-nya 1599 US dar atau konversi kasarnya di Indonesia itu sekitar Rp26.500. Mungkin nanti kalau udah masuk Indonesia di sekitar R7 jutaan sampai R8 jutaan. But ya ini masih baru banget. Jadi mungkin kalau kalian ngecek di Autorest Indonesia ya belum masuk barangnya. Estimasi masuk mungkin di sekitar I don't know akhir November atau mungkin bisa juga di bulan Desember. Tapi buat teman-teman yang pengen punya early ya, teman-teman bisa cek di YouTube shopping di bawah gua sertain deh nanti. Dan ini by the way gua kemarin dibantu preordernya sama Studio Ponsel. So thank you so much Studio Ponsel. Dan apakah starting price 1599 itu murah, Bang? Murah untuk lineup MacBook Pro yang pakai chipset M5. Jadi MacBook Pro with M5 chip ini bisa dibilang lineup MacBook Pro termurah untuk varian chip M5. Karena nanti di awal tahun pasti keluar tuh yang varian M5 Pro, M5 Max ya kan. Untuk yang ultranya nanti bakal keluar di Mac Pro sama Mac Studio gitu lah. Jadi ya harusnya nanti yang M5 Pro, M5 Max itu bakalan jauh lebih mahal lagi. Sedangkan yang M5 ini ya harganya under R30 jutaan lah [musik] bisa dibilang seperti itu. Untuk desainnya ini overall sama dengan e MacBook Pro with M4 Pro, M4 Max Chip. Sebentar nih saya ambilkan MacBook Pro andalan ITP ya kan yang seharga mobil Agia. Ini adalah MacBook Pro with M4 Max chip. RAM-nya 128 GB ya kan. Ini kita udah pernah review juga di eh channel EK Live atau kalian bisa nonton video di sini buat yang penasaran. Jadi ini bisa dibilang spek rata kanannya MacBook Pro yang pakai chipset M4 Max ya. Dan di sini kalian bisa lihat untuk keyboard-nya, untuk speakernya, untuk layarnya semua benar-benar sama gitu. Jadi bisa dibilang MacBook Pro yang M5 chip ini adalah MacBook yang sama memang seperti di tahun sebelumnya hanya aja diperbarui sama Apple di bagian jeroannya ya. Ketiplek banget di sini masih sama ya, masih ada Touch ID, keyboard-nya juga masih sama. In a good way ya, karena gua suka banget dengan keyboard-nya MacBook Pro ini. Terus untuk IO port-nya juga masih sama ya semuanya ada magnetic Maxsafe charger-nya. Sebelah kiri ada dua USBC port masih ada AUX 3,5 mm jack. Terus sebelah kanannya dikasih ini yang gua demen dari sebuah MacBook Pro ya kan ada full size HDMI, satu USBC port lagi sama SDXC card reader gitu. Jadi ya MacBook Pro ini bisa dibilang buat teman-teman khususnya para content creator ya yang tidak usah berurusan dengan donggel-donggelan lagi sebenarnya gitu. Karena ya butuh berapa tahun ya kita harus memperjuangkan menyuarakan pelalikin dong full size HDMI atau card reader gitu kan. Tapi akhirnya di MacBook Pro kekiniannya Apple ini udah balik lagi. Di sini gua akan aktivasi dulu ya. Sementara itu kalian bisa lihat dulu nih cinematic MacBook Pro M5 chip 2025 ini. [musik] So, mungkin gua akan quick review sedikit aja kali ya soal MacBook Pro with M5 chip ini. Seperti yang udah gua infokan tadi sebelumnya, dari desain enggak ada yang berubah. Tapi ya gua enggak begitu peduli ya soal desain atau apapun karena gua masih nyaman banget dengan MacBook Pro gua sebelumnya. keyboard-nya enak banget feel-nya. Terus touchpad-nya juga ini. Hm, mantap sekalilah. Buat kalian-kalian ini yang udah biasa editing video, editing konten di MacBook Pro-nya pasti udah paham apa yang gua omongin di sini. Terus apaagi ya? Oh ya, speakernya ini masih sama juga seperti yang dipakai sama e MacBook Pro gua sebelumnya. Jadi bisa dibilang walaupun ini dapat update chipsetnya, tapi tidak ada yang di-downgrade sama sekali sama Apple dari segi e fitur-fiturnya atau komponen-komponennya. Spek layar juga sama. IO Port juga sama udah gua infoin tadi ya. Terus juga yang paling gua demen sih ini nih warna space black-nya guys. Seriously bawah MacBook Pro ke cafe meeting kayak begini aja ini tuh enak banget gitu low effort banget ya. Gua tahu ada yang lebih enak lagi MacBook Air tapi MacBook Pro ini masih bisa dikategorikan dalam laptop yang kompact gitu enak buat dibawa-bawa. Dan yang terpenting adalah nih kita coba dulu ya. Katanya laptop kalau bisa dibuka dengan satu jari itu tandanya laptopnya mahal ya kan? Kita tes satu jari. Ah. lulus ya. Emang beneran mahal mau diapain lagi? Untuk chipset M5-nya ini menggunakan arsitektur 3 nanm dan konfigurasinya 10 core CPU 10 core GPU yang pastinya udah di-enhance lagi sama Apple khususnya buat jalanin komputasi yang berbasis AI. Terus juga untuk rate racing-nya ini udah menggunakan generasi ketiga yang mana klaim dari Apple untuk performa grafisnya ini ada peningkatan 45% jika dibandingkan dengan chipset M4 di generasi sebelumnya. Dan sama ya di MacBook Pro M5 chip ini menghadirkan 16 core neural engine yang mana improvement-nya ini 30% untuk peningkatan memori bandwid-nya yang terintegrasi sampai 153 GB. Jadi memang MacBook Pro with M5 chips ini adalah sebuah entry level MacBook Pro. Bisa dibilang buat teman-teman yang pengin workflow kerjanya itu diselesaikan hanya dengan satu MacBook aja. Apalagi ini kan memang sudah diciptakan untuk bisa running optimize fitur-fitur Apple Intelligence yang harusnya bisa mempermudah kerjaan kita untuk ke depannya. Dan gua tuh udah suka banget ya dengan layarnya MacBook Pro ini. Enggak cuma MacBook Pro sih, sebenarnya Apple Studio Display karena warnanya ini benar-benar tajam terus juga enak di mata, enggak capek lu berjam-jam terus akurat gitu. Dan kemarin tuh pada saat MacBook Pro M5 chip ini diluncurkan enggak cuma MacBook Pro doang ya, ada juga iPad Pro with M5 chip. Kita masih nunggu unitnya sampai di studio Check Live. Terus ada juga Apple Vision Pro with M5 chip gitu. Dan semuanya ya majority itu cuma improve di bagian performanya aja gitu. Untuk chipsetnya diperbaruilah sama Apple. Jadi harusnya ini bakal jadi good sign lah buat teman-teman yang udah ada planning upgrade ke MacBook Pro di tahun 2025 ini. Mungkin buat teman-teman yang sebelumnya pakainya MacBook Pro chipsetnya M1 Pro chip atau mungkin yang sebelumnya pakai MacBook R3, M4 dan pengen ngerasain pakai daily driver untuk kerjaannya pakai MacBook Pro. Gua rasa MacBook Pro with M5 chip ini bakalan cocok banget untuk kalian karena mengingat dari harganya juga masih di kisaran R25 jutaan. Tapi mungkin buat teman-teman yang sebelumnya pakai M4 Pro, M3 Pro atau yang M3 Max, M4 Max, kalau emang kalian pengin ngejar performa yang pol-polan, mending sabar dikit. Karena ya harusnya estimasinya di awal tahun lah Apple ngeluarin yang varian M5 Pro sama M5 Max. Barengan sama Mac Mini dan Mac Studio juga nanti harusnya untuk yang varian M5 Ultranya. Jadi sekarang itu chip Apple Silicon itu kastanya terbagi empat ya. Jadi anggap aja nih satu M5 ya kan ada M5 Pro, M5 Max dan yang terakhir ini M5 Ultra. Nah yang varian ultra ini enggak bakal keluar buat di MacBook ya. Dia nanti bakal keluarnya tuh buat di Mac Studio atau Mac Pro. Wah itu udah levelnya udah gila-gilaan lah. Karena gua buat produksi video YouTube aja pakai M4 Max ini yang RAM 128 GB ini ibaratnya lu kayak ngupas bawang tapi pakai murah masak gitu. Dan chipset M5 ini juga udah sangat kuat sekali ya untuk editing video 4K. Bahkan Satria aja itu ngedit video-video di Live 4K 10 bit 422 itu pakai MacBook Air with M4 chip ya. MacBook Air zaman dulu waktu masih pakai Intel chip version meledak ya kan panas. Tapi sekarang ya berkat chipset Apple Silicon yang udah jauh lebih efisien jadinya ya PD ngedit di MacBook Air ya. Apalagi di MacBook Pro ini yang ada fannya karena ya teman-teman pasti sudah pada tahu kan MacBook Air itu fanless design tidak ada fannya, tidak ada kipasnya itu. Jadi ya makanya MacBook Pro with M5 chip ini buat teman-teman yang mungkin produksi video YouTube apalagi kalau mainannya kayak reels Instagram, video-video portret ya mau 4K pun gua rasa bakal kelibas habis sih dengan MacBook Pro with M5 chip ini. Jadi teman-teman udah dengar ya opini gua tadi untuk siapa sebenarnya MacBook Pro with M5 chip ini? Silakan komentar di bawah, apakah kalian MacBook Pro user atau kalian prefer nungguin MacBook Air with M5 chip nantinya atau kalian merasa, "Ah, gua stay dulu, Bang, di MacBook Pro gua." Karena MacBook Pro gua ini masih sangat-sangat memumpuni sekali ya, untuk nyelesaian kerjaan-kerjaan gua. Silakan komentar aja di bawah diskusi dengan teman-teman yang lainnya. Dan segitu dulu aja unboxing MacBook Pro with M5 chip kita kali ini dan sedikit quick review tadi dari gua. Next, mungkin gua akan coba gaming ini ya, karena dari kemarin ngetes gaming-nya itu di MacBook Pro yang Pro Series atau Max Series. Tapi kita akan coba nih di polosan M5 kayak apa performance-nya. Harusnya sih oke lah ya, optimis banget lah gua. So, like and share this video. Subscribe juga untuk menantikan video-video lain dari Iclife. Dan kita ketemu lagi di video berikutnya. Saya Indra. Until next time, goodbye.
Video Lainnya
Di tengah lonjakan harga kebutuhan sehari-hari, menemukan perangkat pendukung produktivitas yang andal tanpa menguras kantong menjadi tantangan tersendiri bagi para...
Kehadiran bocoran seputar iPhone 18 Pro di tengah riuhnya pasar smartphone tahun ini memicu perdebatan sengit mengenai urgensi melakukan upgrade. Lewat pendekatan...
Kabar mengejutkan datang dari jagat media teknologi tanah air seiring keputusan DKID Media untuk menyudahi KOTEK (Komedi Teknologi) tepat di episode kesepuluhnya....
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Mencari laptop tipis dan ringan di tengah lonjakan harga RAM global belakangan ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pelajar dan mahasiswa yang bersiap...
Rumor mengenai lonjakan harga ekstrem pada lini Reno terbaru sukses memicu perdebatan hangat di kalangan pencinta gawai. Pasalnya, seri yang biasanya menyasar kelas...
Kabar mengejutkan datang bagi para pencinta ekosistem Apple karena raksasa teknologi ini dikabarkan siap merombak strategi harga mereka secara global. Kenaikan...
Kehadiran laptop berprosesor mobile sering kali dipandang sebelah mata oleh para pencinta performa, namun adu tanding terbaru antara MacBook Neo dan laptop gaming...
Kabar kurang menyenangkan datang bagi para pencinta ekosistem Apple, menyusul rumor kuat mengenai lonjakan harga perangkat masa depan mereka akibat ketergantungan...
Tecno Camon 50 Pro 5G sempat dipandang sebelah mata saat pertama kali meluncur karena label harganya yang menyentuh angka 5,5 jutaan terasa terlalu mahal. Namun,...
Pasar ponsel murah kembali diguncang oleh kehadiran perangkat sejutaan yang sekilas membawa visual mewah layaknya lini premium masa depan. Di balik desainnya yang...
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sederet perangkat antimainstream yang siap mengubah total kenyamanan setup harian Anda. Mulai dari inovasi TWS dengan konsep...
Kehadiran Huawei MatePad Mini sukses memberikan angin segar di tengah tren pasar yang dipenuhi tablet berukuran raksasa. Membawa dimensi super tipis dan panel...

















