Alamak!! iQOO 15 Special Edition HONOR OF KING Review (YouTube Video)
Ya, Guys. Kembali lagi bersama Diar. H, banyak juga yang nanyain, "Bang, kapan bahas IQ 15?" Nih saya udah bawa nih ke meja redaksi Diarcom. Tapi enggak nanggung-nanggung. Ini IQ 15 e versi special edition bersama Honor of King. H. Ini adalah salah satu e smartphone yang pakai chipset terbaru ya, Snapdragon 8 Elite Gen 5. Pastinya kencang. Kita lihat nantiutunya berapa, performanya kayak gimana, bentuk desain seperti apa, dan lain-lain. Yuk, langsung aja kita bahas. Lego [Musik] ya. Ini dia IQ 15 versi special edition Hor of King. Cuman hanya ada diom. Oke, boksnya kayak begini, Guys, ya. Gede banget nih boknya warna biru. Tulisannya di sini IQ. Ada logonya Hor of King. 10 TH. Maksudnya gimana nih? 10 tahun kah? Apa 10 apa ya maksudnya ya? Perasaan Aiku umurnya belum 10 tahun deh. Iya boksnya kayak gini, Guys. Ya, enggak banyak tulisan apa-apa cuman corak-corak aja. Kalau di baliknya kita lihat juga enggak banyak tulisan apa-apa. IQ 15 paling di sini nih varian yang saya ambil. Ini adalah varian RAM 16 GB. Internal storage-nya 512 GB. Oke, cukup berat juga. Saya cukup penasaran nih di dalam box ini dapat apa aja. Langsung aja kita buka. Iya. Uh, saya enggak lempar ya karena ini berat banget. Oke, masih dengan logo Hor of King-nya tuh di sini tuh. Oh, yang 10 tahun itu Hor of King ya. 10 tahun anniversary-nya nih. Oke, di sini enggak ada tulisan apa-apa lagi cuman IQ X Hor of King. Kita buka. Bukanya gimana nih? Eh, kita buka. E, e, iya. Oh, dari sini. Iya, kita buka pelan-pelan. Teng teng teng. Wow. Wow. Ini berbentuk tiga dimensi apa empat dimensi ya? tulisannya IQ X Hor of King. Nah, ini guys kalau kamu lihat pakai mata kepala ya sendiri ya maksudnya enggak pakai kamera lihat langsung nih pakai mata ini tuh dia kayak menjorok ke dalam dia tuh kayak berdimensi ke dalam nih empat dimensi. Kelihatan enggak sih tiga dimensi tuh kelihatan dikit-dikit ya. Kalau ini tuh di dalam sini tuh kayak lebih menjorok ke dalam. Padahal ini sih datar-datar aja ya. Bok tipis. Tulisannya lambangnya 10 TH juga yang artinya 10 tahun eh under of king. Kita lihat di sini. Oh, berbentuk surat amplop hitem. Ada stampelnya. Kita buka aja. Uh, keras cuy. Ah, kita lihat dalamnya apa nih. Iya. Oke, di sini ada semacam quick start guide ya dalam bahasa China. Ada ini dua lembar. Ini kayak semacam postcard ya, postcard ala Hor of King. Tuh, di sini kayak ada buat alamat di sini perangkok. Ya emang zaman perangkok sekarang? Kayaknya udah enggak zaman deh. Kemudian di sini kita bisa lihat. Aduh, pakai bahasa China juga ya. Ini enggak tahu apa. Dan di amplop ini ada sim tray ejector yang keren banget gitu, Guys. Ini logonya Hor of King ya. Lihat. Ih, gila keren banget, Guys. Keren banget loh. Baliknya apa? Oke, sama ya baliknya juga ya. Mantap. Keren. Saya suka nih yang kayak gini-gini. Kita lihat dulu yuk casing-nya ya. casing-nya warna biru. Ada logo Hor of King tulisannya IQ warna hitam ya. Di baliknya sini ada semacam eh silhouette juga simbol-simbol dari Hor of King. Kelihatan ya kotak kecil ini apa ya logonya? Hor of King. Kita buka. Wih, saya dapat harta karun guys. Harta karun. Wow. Wow. Ini apa ya? Wih, cincin cuy. Cincinnya MVP Hor of King. Wow. Oke ya. Saya pasang ya. Coba di jari set. Hei. Halo. Seram juga ya kayak gimana gitu. Oke, kita lihat di sini ada laci nih, Guys, di bawah sini, ya. Set. Oke, set. Oke. Nah, pertama kabel charger type C ya, dual type C tuh. Dan ini kabelnya keren banget. Bertekstur tuh, Guys. Bertekstur. Ini identik sama kabel yang kuat ya. kuat nih, Guys. Mau ditekak-tekuk sepertinya aman karena ini dia bertekstur. Kemudian sini dapat kepala charger juga nih. Iya, ini plastiknya udah saya buang dan ternyata memang ini kepala chargernya ada gambar-gambar atau eh simbol-simbol dari Anor of King. Ini termasuk yang niat ya. Biasanya tuh kepala chargernya putih polos aja gitu. Tapi ini enggak, Guys. Boknya warna hitem panjang kayak begini. Ini apa ya? Ini apa, ya? Coba kita lihat. Oke, ini ternyata buat cantolan si smartphone-nya. Wow. Wow, keren juga. Dan ini talinya juga termasuk kuat loh. Ini kuat banget, Guys. Jadi, tuh bisa taruh gini. Kita panjangin, taruh di tangan gini. Nanti ini taruh di smartphone-nya. Jadi kita bisa gandeng-gandeng si smartphone-nya. Dan ini adalah bok kecil yang isinya seperti kayak kartu ya. Kartu apa nih? Kartu Remi atau kartu quartet? Hm, coba kita lihat. Oh, ada gambar-gambarnya, Guys. Gambarnya keren loh. Gambarnya kayak kayak bukan 3D sih, tapi ini kayak keren aja gitu. Tuh, lihat tuh. Berlaminating gitu ya lah ya. berlayer-layer, berlaminating gitu ya. Ada pernisnya jadi mengkilat tuh. Hmm. Karakter siapa nih? Kalian tahu enggak ini siapa dan ini juga siapa? Wah, ini keren loh karakternya loh. Nah, ini juga ini. Pasti kalian tahu kan ini siapa tuh? Lagi kita lihat. Hmm, ini siapa nih? Coba kamu tulis di kolom komentar nih. Pada tahu enggak ini karakternya siapa aja tuh? Keren-keren loh karakternya loh. Wih ini nih. Oke. Ini juga keren loh. Wow. Wow. Ini juga keren nih. Ada tanduk-tanduknya ya. Di pundaknya juga ada ini. Nah, ini kayaknya ciri khasnya Aner of King ini deh ya. Benar enggak nih? Ciri khas dari Anor King itu sebenarnya itu deh. Tuh. Widih. Huh. Senang saya nih kalau special edition seperti ini ya. Hm. Iya. Okey. Wah, wah, wah, wah, wah, wah, wah, wah. Uh, mantap. Mmm, kita bisa angkat kan? Iya. Mmm, taruh dulu smartphone-nya di sini. Dan di dalam box ini udah enggak ada apa-apa. Langsung aja kita tutup, kita singkirkan. Nah, sekarang kita bahas si smartphone-nya dari IQ 15 edisi spesial Hor of King-nya. Sebelum kita bahas soal desain, kita lihat dulu yuk sim tray yang dipakai dari IQ 15 ini. Kita lihat ya. Kita lihat nih. Iya, keren banget itu scene trajectornya ya. Ini dia. Dia menyediakan dual nano SIM enggak menyediakan slot micr SD ya. Itu adalah tipical dari smartphone flagship ya. Nah, kita bahas nih dari sisi kanan ini kita bisa lihat ada tombol power on off, tombol volume suara, tiga buah garis antena ya. Oke, keren ya. Kemudian ini dia frame-nya ngotak cuman ujung-ujungnya rounded ya. Nah, di bagian atas ini cukup ramai ya. Ada dua bogar antena, ada mikrofone, ada infrared blaster dan speaker. Kemudian di sebelah sini kita bisa lihat polos aja cuman ada dua buah garis antena. Nah, di bagian bawah ini ada speaker, dua bogar antena, mikrofon, port, dan slot SIMT yang udah kita buka tadi. Nah, di bagian belakang ini yang keceh, Guys. Beh, ada bum kameranya seperti ini ya. Ada tiga buah kamera, LED flash, dan lihat corak belakangnya itu, Guys. Warna biru bergradasi, ya. Biru gelap ke biru terang. Ada logo Under of King-nya. Wow. Wow. Keren sih, ada logo IK dan di pinggir-pinggirnya ini kayak ada semacam corak bingkai yang menunjukkan gameennya Hor of King. Gila, cakep banget, Guys. Cakep banget ini. Kalau kita pegang-pegang gini, dia berasa agak nimbul ya. gruduk-geruduk gitu, Guys. Oke, ini finishingnya bagus sih. Finisinya bagus ini, Guys. Kalau kena cahaya tuh dia enggak langsung kelihatan semua. Dia kayak pendar-pendar gitu ya. Sebagian sisi sini gelap, sini terang. Kalau diginiin, nah baru kelihatan jelas gitu ya. Keren loh. Tuh, tuh keren loh. Nah, di bagian depan ini ada satu buah lensa selfie dan udah gitu aja. Dan ini layarnya flat ya, bukan curve pinggir-pinggirnya. Oke, langsung aja kita nyalain. Hap. T IQ powered by Android. Ya, ini guys kita lihat tampilan screen lock-nya. Wih, wallpaper-nya khusus Hor of King, cuy. Tuh, karakter-karakternya langsung ditongolin di depan tuh. Wah, gila. Layarnya juga cerah banget. Lagi masuk kita ke home screen. Duh, langsung hilang si karakter-karakternya ya dengan smooth ya. Lihat nih, Guys. Sep, Z. Itu dia keunggulan dari Origin OS yang dipakai dari IQ 15. Yuk, kita lihat nih di bagian setting ya. Kita lihat about phone tuh Origin OS 6. Hmm, emang mulus sih. Origin OS itu adalah sistem operasi atau interface buat smartphone yang mulus banget. Banyak animasi-animasi kerennya. tuh, Guys. Gila. Nanti speknya kita lihat di saat kita lagi benchmark, ya. Oke, kita lihat nih, Guys. Baselnya juga simetris, ya. Presisi. Atas, kiri, kanan, bawah. Tuh, ya, bezelnya rapi. Dan ini refresh rate-nya itu udah 144 Hz. Tuh, kita bisa lihat udah set di high 144 Hz. Jadi tentu mulus ya buat scrolling-srolling di layar ini. Hmm, mantap. Oke, jadi kita bisa lihat juga nih interface-nya, Guys, ya. Icon-ikonnya tuh udah ala Hor of King tuh. Wow. Oke, mulai dari wallpaper, warnanya, icon-ikonnya ini udah ala Hor of King banget. Coba kita lihat wallpaper-nya yuk. Wallpaper-nya yuk. Kita lihat wallpaper-nya mana ya. Coba kita masuk ke menu setting aja dulu. Kita lihat home screen dan ini wallpaper-nya kita lihat ada berapa ya. Wallpaper honor of king ini cuman ada satu guys ya. Enggak menyediakan wallpaper yang lain-lainnya tuh cuman satu. Oke. Nah, jadi si IQ 13 ini memiliki dimensi dengan panjang 163,7 mm, lebar 76,8 mm dengan ketebalan 8,1 mm berat 215 gr. Jadi termasuk smartphone yang agak sedikit berat tapi ini tetap solid dan enggak berasa jumbo, Guys. Tuh, oke, mantap. Finishingnya tuh solid di tangan, mewah banget, ya. Kemudian di IQ 15 ini memiliki bentang layar 6,85 inch dengan jenis layar eh LTPO AMOLED one billion color 144 Hz. Resolusi layernya di 1440 * 3.168 piksel. Hm, mantap, oke, jadi ini juga udah IP 68 dan IP, Guys, ya. Oke, mantap sekali. Sekarang kita bahas benchmark. Nah, untuk di IQ 15 ini AnT2u benchmark-nya kita bisa lihat menyentuh skor berapa nih. Wow, Rp4.542. Memang ini tipikal dari chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang antutunya nyentuh di angka 4 juta. Nih kita bisa lihat tuh speknya ya. Pakai Snapdragon 8 Elite Gen 5. GPU-nya pakai Adreno 840. Hmm, mantap. Kemudian kita bisa lihat juga di sini baterainya 7.000 mAh. Gede kan? Kemudian di sini OS-nya pakai Android 16 juga yang terbaru. Dan untuk connectivity-nya juga lengkap nih, Guys. GPS ada, Wii-nya 7, Bluetooth 6.0 lagi NFC ada, fingerprint ada biometric face juga ada. Hm, mantapnya. Sekarang untuk Geek Band 6-nya berapa nih skornya? Kita lihat. Dia mendapatkan skor 3.463 untuk single core dan 10.483 untuk multiore-nya. Sedangkan di 3D mark-nya kita bisa lihat okelah ya sling s white life udah max out mantap. Sekarang kita tes buat mainin game yuk. Seberapa mulus sih FPS-nya? Seberapa stabil? Yuk kita mulai dari game apa dulu, ya? Game ini aja deh. Delta Force nih. Saya lagi demen-demennya main Delta Force juga. Banyak yang request kan, "Bang, ayo dong main game-ennya game Delta Force dong." Oke, ya, Guys. Sudah masuk ke game-nya Delta Force, ya. Kita bisa lihat nih, Guys, ya. Settingannya. Kita masuk ke grafik. Oke, udah di-et nih. Grafiknya qualitynya standar. FPS-nya 120 FPS, cuy. Mantap nih. Kita mau mainnya dipetingin di FPS-nya atau di grafiknya nih? Grafiknya sih bisa di-et ke ultimate, ya. Tuh, FPS-nya juga ultimate. Kita mau yang mana nih? Kita set FPS-nya aja dulu ya. Oke, kita mulai ya. Dan kita sebelum kita mulai, kita masuk ke game mode-nya nih. Di sini ada di sisi pinggir kita swipe. Nah, performanya udah saya maksimalin tuh monster bisa balance, bisa baterai saver udah saya set ke monster dan refresh rate-nya udah yang high ya 144 Hz. Langsung aja kita mulai. Woyo ayo ayo ayo saya tembak ya. Ayo L saya tembak loh. Oh kena kan? Kena kan? Kena kan? Jangan macam-macam ya. Saya pakai main pakai IQ nih. IQ 15 cheatsetnya kencang loh wei. Yo. Wow. Wow. Wow. Wow. Wow. Hei. Jangan ngumpet-ngumpet aja di situ. Ayo. Tak tembaki lu. Idi main curang main. Oh L kena. Sip. Mantap. Mantap, mantap. Heh, heh, he. Kamu ngapain di atas? Kamu ngapain di atas? Hah? Kamu ngapain di atas? Ayo, mana lagi? Hei, hei, he, he. Hm. Loh, kan kena macam-macam sih. Nih curang nih pada main smoke asep-asepan nih. Kokang dulu. Kokang. Kokang ya. Aduh, Asep. Asep saya enggak bisa lihat. Woi, woi. Bella mana? Bella nih. K enggak ada Bella di sini. [Tepuk tangan] Eh seru bener sih. Eh, kamu ngapain merah di situ? Sembarangan. Gila suaranya keren banget sih. Suaranya keren banget, Guys. Tereo. Wuh, rame-rame keren. Ayo, ayo. Mana lagi? Mana sih musuhnya? Mana? Diasep-asepin gini. Hmm. Loh. Aduh, peluru saya habis. Al l gila keren. Lupa waktu nih kalau saya main game Delta Force nih, Guys. Aduh, saya mati. H jadi sama tim saya udah dites FPS-nya, Guys, ya. Main Delta Force ini dengan settingan grafiknya standar 120 FPS. Itu waktu permainan 15 menit. Rata-rata FPS-nya bisa di 118 FPS. Kemudian FPS terendah di 80-an FPS saat kondisi tertentu dengan maksimal suhu di 38 derajat Celcius. Kita lanjut ke game yang lain ya, Guys. Ini udah masuk ke game-nya Gensin Impact pakai IQ 15. Kita bisa lihat nih, Guys. Di sini saya mainin pakai game-nya settingannya grafik highest highest 60 fps. Rata kanan, ya. Yuk, langsung aja kita let's go. Bantai. Yuhu. Eh, musuhnya gede banget. Ih, helikopter atau apa tuh? Baling-baling. Hei, saya juga punya senjata rahasia. H. Hm. L kan. Hm. L kan. H kan. Hm. Gila, enggak ada nge-lag sedikit pun. Animasinya banyak banget. Enggak ada nge-lag sedikit pun. Keren nih. IQ 15. Ye, saya mati, cuy. Saya mati, cuy. Ngelawannya lawan rajanya nih. Ngelawan babon. Wuduh. L kabur kabur kabur kabur. Ih rajanya ini musuhnya musuhnya jago bener sih. Waduh musuhnya jago bener. Ah kena tembak lagi. Bentar lagi saya mati nih. Bentar lagi saya mati dan mati deh. Gila suaranya guys. Kabur aja deh, kabur. Wih, gila keren banget tembakannya. Kabur. Wah, nabrak batu saya mati. Gila, gila, gila. Oke, jadi sama tim saya udah dites nih, Guys, ya. FPS-nya main game Gensin Impact dengan settingan high 60 FPS selama 15 menit. Rata-rata FPS di 60 FPS dan stabil dengan FPS rata di 50-an FPS saat kondisi lagi ramai dan suhu maksimal di 38 derajat Celcius. Mantap. Adem ya? Ternyata adem ya. Lebih adem daripada red magic loh ini. Wow keren juga. Mantap. Nah, untuk GFX Benz dari IQ 15 ini ASC Rin Open Jer-nya di 77 FPS, AS Ruin Vulcan high tier-nya di 88 FPS, T-Rex offsreen-nya di 702 FPS dan performa CPU rata-rata di 62%. Kita tes menggunakan aplikasi CPU thoting test selama 30 menit. Untuk tasling red maksimal di 1000 Hz, kita tes dengan aplikasi Touch Sampling Red Tester. Maksimal sentuhan yang bisa diterima layar bersamaan bisa 10 jari. Dan sensor yang ada di IQ 15 udah lengkap dan semua berfungsi dengan baik. Mulai dari akselerometer sensor, light sensor sampai magnetic sensor. Dan pemakaian baterai di IQ 15 kita pakai untuk menonton video dengan kualitas 1080p sekitar 30 menit. Baterai berkurang 3%. Berikutnya kita gunakan scrolling-solling TikTok dan Instagram. Kurang lebih 30 menitan, baterai berkurang 4%. Dan kita pakai bermain game kurang lebih 30 menit, baterai berkurang 8%. Kemudian untuk layarnya juga kita udah tes brightness test normal brightness di 850 nitz color gamesnya di mode bright 100% sRGB dan 100% DCP3. Nah, sekarang kita bahas kamera dari IQ 15 yang mana memiliki tiga buah kamera belakang yang terdiri dari 50 megap F1.9 main kamera, ada 50 megapel F2.7 untuk periscop telefoto, 50 megapel F2.1 satu untuk ultrawide dan kemudian kamera depannya ini 32 megap. Yuk, kita lihat hasil contoh foto dan record video dari IQ 15 ini sebagai berikut ya, Guys. Ini saya ngerekam kamera belakang dari IQ 15. Formatnya full HD 30 fps. Kalau saya lihat di layar ini smooth. Dan lihat tuh awannya, Guys. Teksturnya ya. Walaupun ini sebenarnya lagetnya agak nge-flat sih, tapi dia bisa mendetailkan si awannya tuh. Oh, kita coba lensa ultra wide. Mm, cakep banget. Kalau kita zoom ya ke ini tangki air ya. Satu kali, dua kali, tiga kali, 10 kali. Bisa lagi enggak? Oh, masih sampai 15 kali. Nah, kelihatan tuh ya mereknya. Back lensa normal satu kali Z jebret full HD 60 fps sama ya dengan 30 fps bisa ke lensa ultra wide tuh. Bisa lensa zoom juga dua kali, 3 kali, 10 kali dan sampai 15 kali. Back lensa normal satu kali. Zet jebret. Ah, gila. 4K 60 FPS bisa ultra wide bisa lensa satu kali, dua kali, tiga kali, 10 kali, 15 kali. Wow. Dan kembali ke lensa normal satu kali. Mantap. Brad 8K 30 FPS. Nah, kalau udah 8K enggak bisa ke lensa ultra wide nih. Zoomnya juga maksimal dua kali aja tuh. Back lensa normal satu kali dan ini 8K. Terasa enteng ya. Terasa enteng loh. Iyalah chipsetnya juga keren soalnya. Nah, sekarang kita tes sensor fingerprint yang ada di layar. Kita lihat nih sound-sere perekaman sidik jarinya. Oke. Hmm, mantap. Enggak ada mental-mental nih. Saya yang sebel kalau ada mental-mental tuh langsung cepat loh. Face unlocking juga kita tes. Ini adalah proses perekaman wajah. Lihat bawah, kiri, kanan, atas, bawah. Iya. Dan oke, sekarang kita tes sensor fingerprint yang di layar. Telunjuk enggak bisa. Jadi tengah enggak bisa jempol. Hmm, mantap. Kondisi screen off. Beh, mantap. Kita swipe face unlock. Cepat. Face unlock lagi. Hap. H. Mantap. Nah, sekarang kita cobain casing bawaan dari IQ 15-nya. Kita pasang. Ini casing-nya dari karet Oke, seperti itu. Lebih suka enggak pakai casing sih, tapi ya udahlah ya. Nah, kesimpulan saya sama IQ 15 ini adalah pertama soal desainnya. Desainnya sih masih mirip-mirip aja ya dengan versi yang sebelum-sebelumnya ya. Kameranya ada di sini ngotak begitu ya. Ujung-ujungnya rounded kayak begini. Walaupun sebenarnya agak-agak dibedain tapi secara konsep sih masih sama. Kemudian untuk performa jelas ini kencang banget pakai chipset terbaru. Kayaknya ini bisa dijadikan adalah smartphone dengan chipset terbaru yang pertama yang ada di Indonesia tahun lalu kan begitu kan. Nah, mestinya tahun ini juga nih mungkin di bulan Desember IQ 15 akan hadir. Nah, kemudian untuk kamera hmm ini adalah smartphone dengan performa kencang tapi kameranya juga bagus. videonya. Kamera belakang bisa ke 8K loh, kamera depan bisa 4K 60 fps. Jarang-jarang loh kamera depan bisa ng-record video 4K 60 fps. Soal pengalaman gamingnya sih wah dengan chipset sekencang ini main kayak Delta Force Genson Impact aman smooth. Terus surpringly saya suka ini karena apa? Adem dipakai main game cuma 38 derajat celcius. Red magic kemarin 40 derajat celcius. Hah, sekarang kekurangannya apa sih? Minusnya apa sih? Kalau saya pikir sih masih sama dengan yang terdahulu ya. Jadi awalnya itu adalah IQ itu adalah HP gaming awalnya. Nah, sekarang memposisikan sebagai smartphone berperform tinggi. Udah itu aja atribut gaming-nya dihilangkan. Mestinya tetap dipertahankan ya. Karena kan main game tuh asik banget kalau ada atribut-atribut game-nya. Kayak ada RGB light-nya, ada fan coolernya, ada tombol L1R1-nya gitu kan. Itu keren banget. Dulunya ada tapi dihilangkan. Menurut saya itu sayang banget sih. Oke, Guys. Jadi, itu dia IQ 15 semoga bisa menambah kalian. Sampai jumpa di video selanjutnya. Bye.
