Alasan-alasan Tidak Beli iPhone 12 di Tahun 2024 (YouTube Video)
Kalian lagi berencana untuk beli iPhone 12? Mendingan jangan kali ya. Hai, apa kabar semuanya? Balik lagi di Project Review dengan Butu Reza. Kita ngebahas smartphone lagi dan enggak kerasa kita udah sampai di akhir bulan Agustus yang artinya bentar lagi bulan September dan iPhone baru udah dekat banget. Seperti biasa kalau ada iPhone yang baru pengin rilis iPhone seri lama itu bakal ada penyesuaian seperti turun harga yang bikin jadi menarik untuk dibeli. Untuk tahun ini jatahnya itu jatuh ke iPhone 12. Harganya turun dan ini cukup banyak diomongin karena kelihatannya menarik banget. Dia ada di angka R jutaan. Nah, di sini saya ada unitnya saya dapetin di studio ponsel. Seperti biasa saya ah cobain HP ini kurang lebih berarti pas video ini tayang satu ya 10 harian lah ya. 10 harian dan saya bisa bilang mendingan jangan beli iPhone 12, jangan beli iPhone 12. Okelah, harganya emang murah gitu. Dan di review pun saya sempat bilang bahwa iPhone 12 ini dulunya adalah smartphone yang bagus sekali pada waktunya. Tapi review-nya itu kan udah 4 tahun yang lalu gitu ya, hampir 4 tahun yang lalu, udah lama. Dan kalau untuk 2024 pasti situasinya udah gak sama lagi. Faktor pertama yang menurut saya paling krusial nih dan kayak dilupain oleh sebagian orang karena harganya yang murah tadi adalah kapasitas penyimpanan, kapasitas internalnya, storage-nya. Emang ini harga Rp8 jutaan kecil ya untuk sebuah iPhone 12 tapi itu untuk yang versi 64 gig ya. Sekali lagi 64 gig masih dalam kondisi kosong aja. Ini saya belum instal aplikasi macam-macam. Dia segini dan setelah saya kurangin beberapa aplikasi bawaan dari Apple ya masih dapatnya segini juga bukan yang lega banget. Jadi enggak signifikan sama sekali. Buat sebagian orang bisa jadi ini bukan suatu hal yang bisa dikatakan masalah. Tapi buat sebagian lagi yang mungkin beli iPhone itu handphone-nya mau dipakai bikin konten buat rekam video. Karena sayang ya udah beli iPhone enggak dipakai untuk video gitu karena videonya emang bagus banget. kayak 64 gig itu bakal cepat banget keisi penuh. Tambah lagi buat user yang mungkin gak rajin backup, gak rajin hapus-hapusin file yang enggak penting, itu udah bakal cepat banget. Lagian ini udah di ujung 2024 gitu ya, enggak lama lagi 2025 masih pakai 64 gig. Itu enggak recommended sih menurut saya. Apalagi kalau buat mereka yang ingin jadi handphone utama. Kalau jadi handphone kedua ya mungkin masih bisa lah, masih oke. Tapi kalau untuk handphone utama mungkin untuk sebagian orang itu agak sulit. Habis itu untuk soal spek sama performa ini juga menurut saya layak dibahas. Oke. iPhone 12 sebenarnya sama sekali enggak bisa dibilang yang jelek banget untuk hitungan sebuah iPhone yang sudah berumur gitu. Kapasitas storage emang kecil tapi chipsetnya masih lumayan. Pemakaian harian ini masih sangat lancar menurut saya buat aplikasi yang umum. Buat yang mungkin beli iPhone-nya cuma buat apa? Instagraman, buat TikTokan, buat nonton YouTube, ya itu sebenarnya enggak jadi masalah. Main game juga masih bisa meskipun emang enggak terlalu recommended menurut saya. Saya cobain main Mobile Legends masih bisa. Saya main Zenle Zone Zero ya di medium masih bisa meskipun ya ada sedikit patah-patah kalau efeknya lagi agak ramaian tapi ya masih bisa jalan dengan settingan yang dikondisikan. Untuk layar juga sebenarnya secara visual masih okah ya meskipun di 2024 ngelihat 60 Hz tuh masih agak gimana gitu kalau buat saya. Tapi balik lagi kalau buat mereka yang memang ada di marketnya si iPhone 12 ini si iPhone 12 untuk user casual yang punya prinsip yang penting iPhone ya mestinya sih enggak masalah. Habis itu untuk OS posisinya sekarang ada di iOS 17 sekian lah. iOS 18 tentu dia masih akan dapat gitu ya dalam beberapa waktu yang dekat ini ya. Karena mestinya bulan depan sih udah dapat gitu iOS 18 dan kalau tidak diubah sama Apple, kemungkinan besar si iPhone 12 ini juga masih akan dapat paling enggak di iOS 19. Kelihatannya emang lumayan banget meskipun kalau dari segi fitur yang namanya iPhone lama kayak gini seringan kan enggak kebagian fitur baru secara utuh dan cuma dapat yang receh-receh aja. Tapi pada intinya untuk pemakaian yang standar ya masih okelah, masih dapat. Jadi kesimpulannya iPhone 12 kalau secara spesifikasi dan experience memang masih oke, tapi tetap saya sangat tidak merekomendasikan untuk ngebeli smartphone ini karena kapasitas internalnya tadi yang cuma 64 GB. Okelah R jutaan tapi ya itu dia 64 gig kayak kecil banget. Terus mungkin ada yang nanya, "Tapi, Bang, kalau misalnya beli iPhone 12, iPhone 12 yang 128 gimana tuh?" Nah, ini menurut saya malah makin parah enggak recommendednya. Alasannya karena ada ini si iPhone 13, iPhone 13. Ini iPhone yang enggak ada versi 64. Paling kecilnya itu dia 128 gig. Dan kalau saya cek di studio ponsel tempat saya dapetin kedua smartphone ini ya, bedanya itu tahu enggak? Enggak sampai Rp200.000. sama-sama 128 gig, tapi kita dapat iPhone yang umurnya lebih muda dan specs yang lebih baik. Spek yang lebih baik itu ada di chipset, kapasitas internal, baterai, dan juga kamera. Kayak lengkap gitu bedanya. Untuk iPhone 13, iPhone 13 dia pakainya A15. Chipset yang sama seperti iPhone 14. Benchmark kalau kita bandingkan dengan iPhone 12 jelas lebih kencang. Dan untuk pemakaian pun menurut saya memang terasa lebih lancar termasuk untuk urusan buat gamingnya lebih enak, lebih lancar meskipun tetap dengan settingan yang dikondisikan dan bukan rata kanan apalagi buat game yang baru-baru gitu ya. Kalau main Mobile Legends doang sih mestinya enggak masalah gitu, lancar-lancar aja. Tapi kalau misalnya mau main Zen Zone Zero, mau main watering wave itu mesti pakai settingan yang diatur ya, enggak bisa yang rata kanan. Terus kayak cobain juga misal buat kita eksport video di Capcut gitu ya. Buat yang pengin bikin konten enggak perlu dijelasin langsung dilihat aja dan bisa langsung kelihatan bedanya mana yang lebih oke. Kemudian kalau kita ngomongin tentang OS ya keduanya emang sama-sama bakal dapat iOS 18 bulan depan tenang aja. Tapi karena iPhone 13 dia akan lebih mudah setahun dibandingkan iPhone 12 dukungan dari software-nya, dukungan dari update-nya bakal lebih panjang. Satu lagi kita masuk ke bagian kamera. Okelah, kalau kita lihat dari segi specs mirip-mirip tapi tetap ada fitur dan berujung pada hasil yang berbeda. Salah satu fitur yang berbeda itu ada namanya photographic style di mana tersedia di iPhone 13 di mana kita bisa ngatur kurang lebih gambarnya pengin seperti apa dengan tone, dengan warna, ketajaman, dan segala macam ya bisa diset seperti sekarang. Habis itu di iPhone 13 ini juga kebagian cinematic video alias mode video potrait seperti ini. Dan kalau menurut saya untuk standar 2024 pun ini masih bekerja dengan sangat baik dan tidak tersedia di iPhone 12. Lanjut aja langsung sekarang ke hasil fotonya. Kalau dalam kondisi terang mungkin tidak kelihatan yang signifikan, tapi kalau kita lihat lebih teliti seperti dari segi warna, dari segi detail, ketajaman, bedanya sih tuh ada banget. Skin tone juga enggak sama nih dari kedua iPhone ini. Dan kalau buat saya iPhone 13 itu lebih oke. Kemudian kalau untuk foto-foto di bagian low light hasilnya ya seperti ini ya. Generasi baru hasilnya kalau menurut saya sih lebih oke dibanding yang sebelumnya. [Musik] Oke, jadi kalau sekarang ini buat sampel kita komparasi iPhone 12 sama iPhone 13 4K 30 sama-sama ada matahari yang enggak terlalu terk tapi masih cukup lah ya geser kalau enggak kena matahari seperti ini hasilnya audio bisa didengar skin tone-nya kelihatannya pasti beda. Ya, kalau kita balik lagi ke sebelah sini ngikutin fokusnya. Menurut kalian gimana? Bagusan mana? iPhone 12, iPhone 13. Untuk kondisi seperti ini silakan nilai sendiri dan habis ini kita cobain lagi ke situasi low light-nya. Lanjut, sekarang kita cobain untuk perakaman video dari iPhone 12 dan iPhone 13. Kita bisa lihat langsung di sini perbedaannya ya. Sama-sama di 4K 30 fps seperti sekarang. Warna merah dari controllernya itu udah beda banget dari kedua smartphone ini ya. Saya langsung lihat hasilnya kurang lebih seperti sekarang. Yang ke sini. Nah, ini juga beda ya. Langsung lihat videonya iPhone 13 sama iPhone 12. Kalau yang saya lihat di sekarang sih di layar handphone ya bagusan 13 ya. Cuman enggak tahu kalau udah kita pindahin ke komputer atau ke layar handphone kalian masing-masing. Untuk dari segi warna, nah ini ke boneka Pocita. Langsung lihat ya. Detailnya juga beda. Kalau di iPhone 13 detail bulunya masih kelihatan. Yang di 12 enggak terlalu ya. Saya lihat ke sini. Cuma satu lagi ke sini untuk detailnya. Oke, itu dia untuk kamera belakang. Kita pindah kamera depan. Nah, untuk kamera depan dalam ruangan hasilnya ya seperti ini ya. Bisa langsung lihat perbedaannya. Nah, itu skin tone dari warna mukanya pas kena cahaya ini pas agak ketutupan seperti Nah, kurang lebih seperti itu ya untuk video dari iPhone 12 dan iPhone 13. Kalau lihat di sini sih menurut saya mutlak bagusan iPhone 13 dibandingkan iPhone 12. Makanya saya lebih merekomendasikan untuk langsung ke iPhone 13 atau iPhone 13 aja. Jadi dengan perbandingan yang barusan saya omongin, saya makin yakin dan bisa bilang bahwa iPhone 12 ini enggak worth dan sekalian aja ke iPhone 13 ya. Karena secara specsur itu lebih baik, harganya pun beda dikit untuk kapasitas internal yang sama. Masih mau beli iPhone 12? Ya, buat saya enggak masalah juga gitu. Namanya kan pilihan masing-masing. Tapi kalau mau beli yang R jutaan ini pasti Rio udah siap dan ngerasa cukup dengan internal 64 GB tadi ya. Jadi mau beli yang mana? iPhone 12 64 gig atau mau beli iPhone 13 yang 128 itu balik lagi ke preferensi masing-masing. Silakan diputuskan sendiri. Semoga video ini ngebantu sebagai referensi bagi yang membutuhkan. Putra pamit. Sampai ketemu lagi di video berikutnya dan seperti biasa, have a nice day.
Video Lainnya
Kehadiran bocoran seputar iPhone 18 Pro di tengah riuhnya pasar smartphone tahun ini memicu perdebatan sengit mengenai urgensi melakukan upgrade. Lewat pendekatan...
Kabar mengejutkan datang dari jagat media teknologi tanah air seiring keputusan DKID Media untuk menyudahi KOTEK (Komedi Teknologi) tepat di episode kesepuluhnya....
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Rumor mengenai lonjakan harga ekstrem pada lini Reno terbaru sukses memicu perdebatan hangat di kalangan pencinta gawai. Pasalnya, seri yang biasanya menyasar kelas...
Kabar kurang menyenangkan datang bagi para pencinta ekosistem Apple, menyusul rumor kuat mengenai lonjakan harga perangkat masa depan mereka akibat ketergantungan...
Tecno Camon 50 Pro 5G sempat dipandang sebelah mata saat pertama kali meluncur karena label harganya yang menyentuh angka 5,5 jutaan terasa terlalu mahal. Namun,...
Pasar ponsel murah kembali diguncang oleh kehadiran perangkat sejutaan yang sekilas membawa visual mewah layaknya lini premium masa depan. Di balik desainnya yang...
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sederet perangkat antimainstream yang siap mengubah total kenyamanan setup harian Anda. Mulai dari inovasi TWS dengan konsep...
Mencari gawai ringkas yang benar-benar bisa diandalkan untuk mobilitas ekstrem kini bukan lagi sekadar angan. Lewat gebrakan layar Flexible OLED PaperMatte yang...
Pasar ponsel kelas 9 jutaan sedang memanas, dan Bestindotech turun tangan untuk menguji tuntas tiga kontestan yang paling banyak diperbincangkan: Xiaomi 17T, Vivo...
Dunia kreasi konten video bersiap menghadapi pergeseran besar seiring hadirnya Insta360 Luna Ultra, sebuah kamera pocket gimbal dual-lensa yang digadang-gadang...
Langkah berani Apple menggandeng Gemini demi mendongkrak kecerdasan Siri akhirnya menjawab skeptisisme panjang para pengguna setia. Pembaruan besar ini tidak hanya...

















