Jungkat

All New MG ZS Hybrid+ 2025 (YouTube Video)

  • 29/04/2025

[Musik] Produk pertama yang dibawa oleh MG ke Indonesia berapa tahun yang lalu akhirnya sudah dapat generasi terbaru. Yes, ini adalah The All New MG ZS. Dan enggak cuma itu aja, ZS yang ini sudah hybrid. Seperti apa mobilnya? Yuk, kita bahas lebih lanjut mobil ini. Hai, Guys. Welcome back to ATM Max dengan saya S Katana dan kita masih melaporkan dari proofing ground-nya Maxes yang ada di Shanghai. Karena kemarin kita join di Auto Shanghai 2025 bersama dengan teman-teman dari MG Indonesia atau Seik Motor Indonesia. Dan di sebelah saya ada sebuah mobil yang sebenarnya ini masih testing. Ini adalah sebuah all new MGZ hybrid Plus. Jadi dia menggunakan teknologi hybrid generasi terbaru kalau enggak salah generasi ketiga ya dari Seik Motor yang berbeda dengan MG VS. Nah, tapi sekarang strateginya beda. MGZ itu akan fokus di teknologi ice dan juga hybrid aja. Sejates elektrik akan digantikan sama si S5 si merah yang kita pernah review juga. Dan VS juga sepertinya tidak akan dilanjutkan. Dia akan benar-benar ngomongnya ini adalah ZS hybrid. plus dan kita akan bahas ya mobil ini karena banyak yang menar mobil ini. Kita mulai dari desainnya dulu di bagian depannya. Kalau kalian lihat wajah depannya ini mirip sama apa? Mirip sama MGH HS yang ada di Indonesia saat ini. Karena itu adalah bahasa desain yang digunakan mulai dari MG1, MGH HS yang ada di Indonesia saat ini. Tapi memang eh kalau MGH HS yang baru agak sedikit beda walaupun dia masih mempertahankan grill yang lebar seperti ini yang ada sentuhan UK-nya ya. Ya, kalian tahu maksudnya apa? Dan tarikan garis yang di bawah ini memang menjadi sebuah ciri khas yang dipertahankan oleh MG sejak HS dan juga CS-nya. Dan ini meruja mesinnya nyala tadi. Dari tadi itu mobilnya nyala tapi mesinnya mati karena ingat ini adalah hybrid. Headlamp-nya dia sudah menggunakan proyektor dengan LED DRL bagian atas seperti ini. Di tengahnya ada kamera di sini. Logo MG-nya cukup gede. Dan di atas sini juga ada kamera buat adasnya. Itu aja sih bagian depannya. Kita lihat ke bagian sampingnya. Yes, ini bagian sampingnya. Dan ini adalah bagian yang paling penting yang saya mau tunjukkan ke kalian karena dimensinya ini bertambah dari 4,3 m yang setara dengan HRV, Yaris, Cross, Grand Vitara melar lebih panjang jadi 4,4 m. 4430 mm. Yang membuat mobil ini lebih gede setara dengan Omoda dan CX30. Dan enggak cuma itu aja, mobil ini tentunya dia menggunakan bahasa desain yang mungkin kalian merasa kalau lihat di gambar itu kesannya kok masih mirip dengan yang lama. Ya, saya juga mikir kayak gitu. Tapi setelah lihat yang asli, ternyata memang dia tarikan garisnya mengingatkan dengan yang lama. Tapi di bagian belakang ini dia karena dimensinya nambah, bentuknya pun berubah. Dan tarikan garis ini merupakan sebuah kontinuitas ya dari desainnya MG. Jadi sebenarnya itu bagus. spionnya ada lampu se dan juga ada kameranya. Velegnya dual tone dengan ban profil 215/50 R18 18 inci. Dan kalau kalian lihat sebenarnya ini untuk fitmentnya sudah cukup bagus ya. Ada chrome brush gitu ya, aluminium brush di bagian ee window lainnya. Handle pintunya biasa aja dan ini masih lepas karena ini mobil tes ya. Dan di bagian bawah di sini ada untuk e pemanisnya ya, warna hitam gituing-kadingannya dengan silver katanya. Ya, itu aja kita lihat ke bagian belakangnya ya. Di bagian belakang juga di sini masih ada beberapa ciri khas dari MJZ terutama untuk bentuk lampunya. Walaupun sekarang kalau kita lihat sebenarnya lebih mirip lampunya BMW Eropa banget ya. dengan tarikan garis di bawah jendelanya ini agak ditarik itu kayak sebuah ducttail walaupun enggak sepanjang tarikan garisnya yang punyanya S5-nya ya. Ada wiper, ada defoger, ada Highmon stop lamp di sini dan di sini masih ada seperti ini karena ini mobil tes lagi ya. Ada ZS hybrid plus emblem-nya di sini. Ada sensor parking-nya juga tiga titik ya di bagian bawahnya. Dan bumpernya di bagian bawah ada reflektor lurus seperti ini dengan ornamen silver. Dan apakah itu knalpet asli? Ternyata tidak. Dia cuma ornamen ala-ala knalpot seperti itu. Logo MG-nya di sini dan ada kamera untuk di bagian belakangnya. Sekaligus kita lihat ke bagasinya ya. Ya, dia belum powergate, tapi di sini kita bisa adjust untuk ketinggian dari bagasinya. Bagasinya juga lumayan gede ya, walaupun ya mungkin di kelasnya bukan yang paling gede, tapi di sini untuk barang-barang harusnya cukup dan ada separator tray seperti ini. Ada lampu juga. Dan itu aja kita lihat ke interiornya seperti apa. Oke, jadi kita udah masuk ke interior dari si MGH HS hybrid ini. Dan yang paling kentara adalah untuk tuas transmisinya ini keren ya. Dan kalau dibilang ergonominya lumayan lah ya. Jadi kita bisa pegang dengan enak dan bentuknya keren. Tapi mungkin jangan sampai ke bentuk aja ketatap di sini ya. Sakit kayaknya. Di sini ada layar yang dia posisinya di bawahnya dari e kisi AC-nya. Biasanya mobil jam sekarang kan dibalik tuh kisi AC-nya taruh bawah, layarnya pop up ke atas ya, floating gitu. Ini dia masih mempertahankan susunan yang sama dengan ZS yang lama. Jadi layarnya ditaruh di tengah seperti ini. Mungkin biar enggak terlalu ganggu juga tapi ee teman-teman dari saya juga bilang kisi AC yang lebih tinggi ini biar lebih enak untuk pancarannya. Untuk panel semumnya juga sudah digital berwarna dan juga bagus ya. Setirnya juga sama dengan S5 dengan tombol-tombol yang mirip dengan punyanya MG4 EV juga di sini. Sayangnya ini bukan wireless charging ya. Jadi kayak tempat buat naruh-naruh doang. Di sini juga bukan. Tapi ada colokan type C-nya, engine start stop-nya, button-nya di sini, electronic parking brake di sini, dan riding mode-nya di sini. Driving mode-nya di sini. Dia juga ada dua cup holder lagi di sini. Ada konsol tengah, kursinya sudah berlapis kulit sintetis. Di sini depan ada tempat buat naruh-nar barang dikit aja, kecil. Dan setirnya dia tilt dan teleskopic. Hm. Oke juga nih. Dan dia kursinya sudah elektrik pula. Untuk paling rendah kita bisa set segini dan bisa turunin segini ya. Visibility ke depan juga masih cukup jelas dan masih berasa agak sedikit comending dibandingkan dengan S5. S5 bisa lebih rebahan lagi mungkin karena platformnya beda ya. Dia ini untuk spionnya masih DNW biasa ya di sini. Dan udah itu aja dia enggak ada sunroof-nya tapi mungkin akan ada tipe yang ada sunroof-nya. Warna internya hitam kebanyakan seperti ini dan kuncinya seperti ini. Oke, kita lihat ke bangku baris kedua. Oke, kita duduk di bangku baris kedua dari MGZ ya. Mungkin kalau tadi saya bilang salah bilang HS mohon dimaafkan ya karena namanya juga mirip ya. Dan di sini duduknya tersupport full, bagus di sini. Sisa e ruang kakinya juga lumayan. Ini posisi duduk saya tadi. Ruang kepalanya juga sisanya banyak ya. Apalagi karena dia enggak ada panoramic sunroof ataupun sunroof. Ada kisi AC di sini, ada colokan e type E di sini. Sayangnya di sini dia masih ada tonjolan ya. Dan kalau kita duduk di tengah seperti ini ya kaki kita mungkin akan sedikit keganggu ya. Dan dia di sini tidak ada untuk armres-nya, tapi kantong masih ada ya. Oke, itu aja di bangku baris keduanya. Oke, jadi setelah lihat langsung mobil ini, lihat eksterior, interiornya, apa aja perubahan yang ditawarkan dan kita akan cantumin spesifikasinya di bawah seperti ini. Dan hybridnya di sini dia menggunakan teknologi generasi terbaru di mana teknologi hybrid dari mobil ini sudah generasi ketiga. Di mana kita juga ditunjukin ya gimana skenario dari series paralelnya. Jadi ada delapan skenario dia dan beda dengan VS kemarin yang kayaknya mesinnya enggak mati-mati gitu ya. Yang di sini mesinnya bisa mati dan harusnya dia lebih irit pula. So, kita sampai kesimpulan di mana menarik untuk melihat apakah MG akan membawa mobil ini ke Indonesia dengan teknologi hybrid-nya plus harga yang bersaing. Kenapa? Karena sekarang orang sudah melag dengan yang namanya elektrifikasi dan hybrid adalah opsi salah satu yang paling masuk akal untuk orang Indonesia, terutama bukan buat orang-orang yang bukan di kota-kota gede gitu yang enggak banyak charging station. Masih bisa ngerasain elektrifikasi, masih bisa ngerasain earit-nya pula. Plus enggak usah pusing-pusing sama yang namanya range dan juga charging. Dan mobilnya makin gede ya. Interiornya juga masih e cukup enak, masih banyak tombol-tombol dan sebagainya. Jadi kita enggak perlu pusing dengan mobil China sekarang yang kebanyakan layar doang ya. Kita tunggu aja seperti apa. Apakah MG akan segera masukkan ke Indonesia atau enggak atau mungkin kita harus nunggu lagi? Kita lihat aja. Itu aja dari Autonom kali ini. Thank you buat teman-teman yang nonton sampai akhir. Kalau kalian suka, boleh like, share ke teman-teman kalian. Komen juga di bawah. Sampaikan pendapat kalian seperti apa dan juga subscribe buat yang belum. Mampir juga ke Instagram, TikTok, dan juga website-nya Autonetmax. Itu aja. Sampai ketemu di kesempatan selanjutnya. Bye.

Lihat di YouTube